Ditulis oleh Hafez di/pada April 19, 2008
Bismillah….
Pagi ini, Sabtu 19 April 2008 saya masuk kantor seorang diri dan berbincang sejenak dengan ibu-ibu yang membersihkan rumah. Perbincangan beralih ke soal agama… ibu ini punya pandangan yang “aneh” yang menurut saya itulah gambaran akar rumput yang sebenarnya…bukan gambaran hasil seminar.. dia berpendapat bahwa kiyai yang asli itu hanya mikir akhirat, ndak mikir dunia..orang mau korupsi ya korupsi aja kalau perlu kita ikut korupsi kalau mau..”coba liat anak-anak pondok (ponpes) itu, yang laki-laki pakai peci haji, yang perempuan pake jilbab tapi kalo dah keluar dari pondok pecinya dikantongin, jilbabnya dilepas…munafik mereka itu, murtad mereka“. “rumah saya disebelahnya guru haji ***** dan tiap sabtu mereka ngadain pengajian, dan kalau sudah sabtu saya pasti pergi dari rumah biar ga dengar pengajian mereka, soalnya mereka ngurusin dunia..si anu di negara anu korupsi, ngapain mereka ngurusin korupsi? urus aja diri sendiri toh nanti mati ga satu kubur” Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Lain-Lain | Bertanda: Renungan | Leave a Comment »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juli 16, 2007
Adalah wajar bila seorang makin berharap menjadi kaya, orang bodoh bercita-cita menjadi pintar, pejabat rendahan menginginkan jabatan yang tinggi. Seorang pengangguran ingin cepat mendapat pekerjaan tetap, seorang politisi ingin segera mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian | Bertanda: Iman, Lupa Diri, Renungan, Ujian | 1 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juli 16, 2007
Hudzaifah.org - Apa kabar saudaraku? Bagaimana keadaan imanmu hari ini? Bagaimana pula kabar imanmu hari ini? Karena engkau pasti tahu bahwa yang menjadi ukuran kita selamat di Yaumil Akhir nanti adalah tingkat amal kita di dunia. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian | Bertanda: Iman, Mahsyar, Neraka, Renungan | Leave a Comment »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juli 15, 2007
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi,
datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah.
Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Tamu itu, memang tampak
seperti orang yang tak bahagia.Tanpa membuang waktu, orang itu menceritakan semua masalahnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian | Bertanda: Air, Garam, Gelas, hikmah, Kajian, Pemuda, Renungan, Sabar, Tabah | Leave a Comment »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juli 15, 2007
Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko souvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju pada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu” , kata si nenek pada suaminya. “Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat” , ujar si kakek.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian | Bertanda: Cangkir, hikmah, Kisah, Renungan, Tembikar | 1 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juli 11, 2007
11 tahun hidup di Ibu Kota yang akhirnya menghadirkan sebuah anugerah terindah yang di miliki. Yang dengannya tak sedikitpun melupakan makna seorang sahabat, ya izinkan ana menyebut antum sebagai “sahabat”. ana ingin menggelari antum “sahabat”, panggilan mesra Nabi al-Musthafa pada generasi setia di zamannya, sapaan akrab terdengar begitu merdu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian | Bertanda: dakwah, Kajian, Refleksi, Renungan, Sahabat, tarbiyah | Leave a Comment »