Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘FPI’
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 11, 2008
Satu hari setelah terjadinya Insiden Monas (01 Jun 2008), Kedubes AS di Jakarta langsung bereaksi, mengirimkan fax ke sejumlah media massa (02 Jun 2008). Isinya, mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan oleh sebagian anggota FPI terhadap puluhan anggota masyarakat yang menghadiri undangan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (detikcom 03 Jun 2008).
Menurut penilaian Soeripto, anggota Fraksi PKS di DPR, pernyataan Kedubes AS itu sebagai bentuk campur tangan AS dalam masalah dalam negeri (Republika 04 Jun 2008).
Bagi yang paham, pernyataan sikap Kedubes AS tidak hanya ditafsirkan sebagai adanya intervensi, tetapi menunjukkan indikasi adanya keterlibatan AS di dalam insiden Monas.
Artinya, pernyataan sikap itu merupakan bentuk tanggung jawab sang pemberi tugas terhadap anak buahnya yang terluka parah di lapangan Monas. Ini indikasi pertama. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: AKKBB, Amerika Serikat, FPI, Majelis Mujahidin Indonesia, Monas | 12 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 9, 2008
Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU), lembaga di bawah PBNU, turut
membela Habib Rizieq. Lalu bagaimana tanggapan Gus Dur yang juga merupakan warga NU?
“Itu terjadi tidak sah, Hasyim Muzadi adalah koruptor,” ujar Gus Dur saat menggelar jumpa pers di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Senin (9/6/2008).
Gus Dur menuduh ada motif uang di balik dukungan Hasyim Muzadi dan LPBH NU pada Habib Rizieq.
“Uang, masa nggak paham,” ujar mantan Presiden RI ini.
Saat wartawan bertanya apakah itu bentuk dukungan NU kepada FPI, Gus Dur mengulangi pernyataannya.
“Iya dia koruptor, saya Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: FPI, Gus Dur, KH Hasyim Muzadi, NU | 15 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 9, 2008
Ada beberapa poin penting yang harus dilihat secara cermat dalam kasus Monas 1 Juni 2008 :
Pertama, menurut Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Heru Winarko, beliau menyesalkan massa AKKBB. Pasalnya, mereka mulanya hanya berencana berdemonstrasi di Bundaran HI, tetapi ternyata AKKBB beraksi sampai ke Monas. “Ternyata, mereka menuju Monas juga, ” kata Kombes Heru Winarko (Republika, 2 Juni 2008. Artikel berjudul, “Bentrokan Akibat Pemerintah Lamban, ” hal. 1).
Dari keterangan di atas, jelas AKKBB telah melanggar hukum. Mereka melampaui batas izin aksi yang diajukan ke pihak kepolisian. Jika mereka beraksi sesuai izin semula, bisa jadi kasus tersebut tidak perlu terjadi.
Kedua, dalam tayangan dokumentasi kasus Monas Di GlobalTV siang hari, di sana diperlihatkan petikan kejadian-kejadian di Monas tersebut. Pada mulanya, para pemuda FPI hanya kumpul-kumpul di salah satu lokasi Monas sambil mendengarkan orasi pimpinan aksi yang membawa TOA. Mereka kadang bertakbir dan juga membaca kalimat “Laa ilaha illa Allah.”
Artinya, mereka tidak memiliki agenda untuk menyerang siapapun. Aksi mereka pada awalnya tertib, tidak anarkhis, dan damai. Mulai timbul masalah ketika AKKBB melakukan aksi dan orasi dengan sound system kuat, tidak jauh dari lokasi para aktivis FPI. Satu sisi, AKKBB mendukung Ahmadiyyah, di sisi lain mereka melakukan aksi di dekat para pemuda FPI. Anda bisa bayangkan, meneriakkan dukungan keras-keras untuk Ahmadiyyah di dekat telinga aktivis FPI. Itu bisa dianggap oleh mereka sebagai nantangin perang. Saya melihat, para pemuda FPI lebih tepat disebut terprovokasi oleh aksi massa AKKBB. Mereka tidak ada niatan sejak awal untuk berbuat kekerasan. Semula mereka beraksi dengan tertib.
Ketua MK, Jimly Asshidiqqie, berkomentar, “AKKBB harus mawas diri, menghentikan provokasi, dan kemudian jajaran NU, Muhammadiyyah, sampai ke daerah (juga harus mawas diri -pen). Begitu juga dengan FPI, tidak usah terprovokasi, ini bahaya benar.” (Republika, 3 Juni 2008). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: Ahmadiyah, AKKBB, Aliran Sesat, FPI, Jimly Asshidiqqie, Monas | 1 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 5, 2008
Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) meneriakkan yel yel saat meninggalkan sel tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta (5/6). Kepolisian membebaskan 51 anggota FPI karena tidak terbukti terlibat dalam bentrok di pelataran Monas pada hari Minggu (1/6) lalu. (ANTARA/Jefri Aries)
Sumber: Kantor Berita ANTARA
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: FPI | 25 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 4, 2008
Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak melibatkan NU menyusul insiden Monas 1 Juni. “NU akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan provokasi,” tegasnya. Hasyim menyesalkan penggunaan dan pelibatan nama NU dan kelompok NU dalam masalah ini.
“Karena relevansinya tidak ada antara NU dan Monas, NU dan FPI. Tapi, kenapa lalu ditulis korban itu adalah orang NU?” ujar Hasyim Muzadi dalam pernyataan tertulis pada detikcom, Selasa (3/6/2008).
Maka, di sini ada pelibatan orang-orang NU yang menjadikan NU sebagai pihak yang juga terlibat dalam bentrok fisik itu. “Ini tidak boleh terjadi dan harus dicegah. Bentrok fisik sangat merugikan. Kita ingin menyelesaikan masalah Monas, bukan memperluas masalah itu,” tegasnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Kajian, Lain-Lain | Bertanda: FPI, KH Hasyim Muzadi, Monas, NU | 15 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 4, 2008
Asep (30) seorang pemuda Matraman, Jakarta mendatangi Habib Rizieq di kantornya, Jalan Petamburan, Jakarta Barat. Pria yang mengaku anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), Asep mendatangi markas FPI untuk menyampaikan penyesalanya ikut aksi di Monas.
“Saya menyesal dan insyaf dan tidak mau demo lagi. Saya juga tidak mau dendam terhadap laskar Islam,” ujar Asep kepada wartawan di Markas FPI Petamburan, Jakarta Selasa siang (3/6).
Mengenakan kaos biru dan kedua tanganya masih diperban, Asep menjelaskan, perihal keikutsertaan dalam aksi di Monas, Ahad (1/6) lalu. Menurut Asep, dirinya hanyalah pemuda kampung yang tidak mengetahui tentang AKK-BB. Sebab, dirinya saat melakukan demo hanya dibayar. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: AKKBB, FPI, Monas | 19 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 3, 2008
Bismillah….
Baru saja pulang kantor dan menyalakan televisi, yang tertampil adalah berita tak berimbang tentang FPI. sangat tak berimbang. RCTI, SCTV dan media lain sangat gencar mencela FPI dengan memberitakan aksi anarkis massa NU dan PKB sebagai aksi “balasan”. anehnya, aksi itu sepertinya dibenarkan. padahal aksi FPI itulah yang aksi balasan. silahkan lihat kronologis ahlussunnah vs aliran sesat. sudah jelas ahmadiyah itu sesat masih juga dibela. Coba lihat polisi begitu garang memukuli mahasiswa yang menggelar aksi tak berijin tapi giliran penganut aliran sesat yang demo tanpa ijin, polisi santai-santai aja bah…
Tulisan ini memang saya tujukan sebagai aksi balasan atas pemberitaan yang tidak berimbang atas para mujahid-mujahid Allah. Darah ini sudah mendidih di ubun-ubun melihat tidak berimbangnya pemberitaan. kalaulah tidak ingat info dari “atas” bahwa agenda pembubaran FPI ini adalah skenario negara “tertentu” untuk menggembosi kekuatan Islam yang makin kuat di Indonesia, tentulah blog ini sudah saya penuhi dengan sumpah serapah pada mereka yang merusak kantor FPI.
Siapa yang diuntungkan dengan pembubaran FPI? sudah tentu mereka yang merasa terancam dengan keberadaan FPI. siapa mereka? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kajian, Lain-Lain | Bertanda: Amerika Serikat, FPI, NU, pks | 22 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 3, 2008
Kecaman Duta Besar AS terhadap insiden Monas mendapat reaksi dari anggota komisi III DPR RI Ma’mur Hasanuddin. Menurutnya AS tak pantas turut campur persoalan dalam negeri Indonesia.
“AS tidak patut ikut campur dan turut mengecam FPI, karena mereka selalu diam menyaksikan pembantaian Israel terhadap anak-anak dan wanita Palestina. Dunia juga melihat bagaimana tangan AS berlumuran darah di Afgan dan Irak”, kata Ma’mur usai rapat pleno Fraksi PKS di Senayan.
Ma’mur juga mengingatkan agar AS tidak ikut memperkeruh opini terhadap apa yang terjadi di dalam negeri Indonesia.
Menurutnya persoalan kekerasan yang terjadi harus dilihat secara proporsional, jangan hanya melihatnya secara sepihak. Dia juga menyayangkan sikap Presiden yang over acting dalam menyikapi kejadian di Monas. “SBY diam melihat kekerasan polisi terhadap mahasiswa, kok tiba-tiba bicara keras terhadap FPI tanpa mengumpulkan bukti-bukti terlebih dulu, sepertinya SBY sedang mengalihkan isu BBM ke isu pembubaran FPI” ujarnya.
Pada saat yang sama Ma’mur mengajak masyarakat melihat persoalan ini secara jernih dan jangan saling memprovokasi. “kita tidak ingin bangsa ini terlibat konflik hanya karena sekelompok provokator”, tambah dia.
Ditegaskannya bahwa bagaimanapun kekerasan harus diselesaikan secara hukum. Namun demikian penyebab kekerasan itu juga harus diusut tuntas agar keadilan dapat ditegakkan.
Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Ditulis dalam Lain-Lain, Politik | Bertanda: Ahmadiyah, FPI, pks | 15 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 3, 2008
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid dan Mantan Ketua MPR Amien Rais, menjadi dua dari 289 nama yang dilaporkan oleh Front Pembela Islam (FPI) ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/6).
Nama kedua tokoh nasional itu ikut tercantum dalam iklan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) yang mengundang secara terbuka untuk menghadiri aksi yang dilaksanakan hari Minggu (1/6) lalu. Selain Gus Dur dan Amien, nama-nama lainnya diantaranya, Syafii Anwar, Asmara Nababan, Adnan Buyung Nasution dan Todung Mulya Lubis.
“Kami juga melaporkan seluruh pengurus jemaat Ahmadiyah Indonesia dan Gerakan Ahmadiyah Indonesia. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: Ahmadiyah, Amien Rais, FPI, Gus Dur | 11 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 3, 2008
Minggu, I Juni 2008 massa Hizbut tahrir Indonesia berkumpul bersama ormas islam lainnya melakukan aksi menolak kenaikan BBM di Jakarta menuju Istana negara. silahkan buka website resmi HTI. Diantaranya adalah : Perwakilan Serikat Kerja PLN, HTI, FPI, dsb.
Demo ini sudah mendapatkan ijin dari aparat kepolisian setempat dengan pengawalan yang rapih dan ketat. Dengan kata lain demo ini adalah kegiatan yg resmi dan legal berdasarkan UU yang berlaku di republik ini. Pada saat ayng bersamaan muncullah kelompok yang menamakan dirinya Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan berkeyakinan (AKK-BB) yang nota bene adalah pro Ahmadyah.
Seperti yang dilansir dalam siaran TV mengenai kegiatan AKK-BB ini sebelumnya tidak diperkenankan oleh Kepolisian terkait untuk melakukan aksi di wilayah Monas, Karena akan berbenturan dengan pihak yang tidak mendukung acara mereka. dengan kata lain, kegiatan AKK-BB ini tidak mendapat ijin untuk melakukan kegiatan diwilayah Monas. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: Ahmadiyah, FPI, Komando Laskar Islam, Monas | 7 Komentar »
Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 2, 2008
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyatakan bahwa pernyataan mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang minta agar FPI dibubarkan sama sekali tak berdasar. Menurut dia, hanya segelintir orang yang menghendaki pembubaran FPI. Ia bahkan mengklaim bahwa mayoritas rakyat Indonesia justru masih menginginkan keberadaan FPI.
“Saya ingat, waktu Gus Dur masih jadi Presiden, di salah satu TV swasta dia pernah mengatakan akan membubarkan FPI. Empat bulan kemudian, malah dia yang bubar. Yang tidak suka keberadaan FPI hanya segelintir orang. Kalau dia (Gus Dur) menyuruh membubarkan FPI, bukan FPI yang bubar. Tapi Gus Dur yang bubar. Jangankan satu Gus Dur, satu juta Gus Dur pun akan kami lawan!” kata Rizieq di maskas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (2/6).
Ucapan Rizieq ini kemudian disambut teriakan “Allahu Akbar” oleh massa FPI. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: Ahmadiyah, FPI, Gus Dur, NU | 190 Komentar »