Blog Pribadi-Pribadi Muslim

Bangkit Saudaraku….Harapan Itu Masih Ada….

  • Blog Stats

    • 440,635 hits
  • Update Terbaru

    Tanggal 5 November 2008 - 1 Buah Tulisan
  • Agenda

    Tidak Ada
  • Sekilas Info..

  • Hafez

  • Abu Zaydan

  • Ingin tau update terbaru di blog ini ke email anda? klik aja


  • My blog is worth $14,678.04.
    How much is your blog worth?

  • Agenda

    Tidak Ada
  • Software Bagus Gratis Hanya 24 Jam !!

  • Koleksi Gambar

    DPRa Basirih 4 Banjarmasin

    100_1065

    100_1058

    DPW PKS Kalsel 3

    DPW PKS Kalsel 2

    DPW PKS Kalsel 1

    More Photos
  • Arsip

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Aliran Sesat’

Yang Tersisa dari Monas…

Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 9, 2008

Ada beberapa poin penting yang harus dilihat secara cermat dalam kasus Monas 1 Juni 2008 :

Pertama, menurut Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Heru Winarko, beliau menyesalkan massa AKKBB. Pasalnya, mereka mulanya hanya berencana berdemonstrasi di Bundaran HI, tetapi ternyata AKKBB beraksi sampai ke Monas. “Ternyata, mereka menuju Monas juga, ” kata Kombes Heru Winarko (Republika, 2 Juni 2008. Artikel berjudul, “Bentrokan Akibat Pemerintah Lamban, ” hal. 1).

Dari keterangan di atas, jelas AKKBB telah melanggar hukum. Mereka melampaui batas izin aksi yang diajukan ke pihak kepolisian. Jika mereka beraksi sesuai izin semula, bisa jadi kasus tersebut tidak perlu terjadi.

Kedua, dalam tayangan dokumentasi kasus Monas Di GlobalTV siang hari, di sana diperlihatkan petikan kejadian-kejadian di Monas tersebut. Pada mulanya, para pemuda FPI hanya kumpul-kumpul di salah satu lokasi Monas sambil mendengarkan orasi pimpinan aksi yang membawa TOA. Mereka kadang bertakbir dan juga membaca kalimat “Laa ilaha illa Allah.”

Artinya, mereka tidak memiliki agenda untuk menyerang siapapun. Aksi mereka pada awalnya tertib, tidak anarkhis, dan damai. Mulai timbul masalah ketika AKKBB melakukan aksi dan orasi dengan sound system kuat, tidak jauh dari lokasi para aktivis FPI. Satu sisi, AKKBB mendukung Ahmadiyyah, di sisi lain mereka melakukan aksi di dekat para pemuda FPI. Anda bisa bayangkan, meneriakkan dukungan keras-keras untuk Ahmadiyyah di dekat telinga aktivis FPI. Itu bisa dianggap oleh mereka sebagai nantangin perang. Saya melihat, para pemuda FPI lebih tepat disebut terprovokasi oleh aksi massa AKKBB. Mereka tidak ada niatan sejak awal untuk berbuat kekerasan. Semula mereka beraksi dengan tertib.

Ketua MK, Jimly Asshidiqqie, berkomentar, “AKKBB harus mawas diri, menghentikan provokasi, dan kemudian jajaran NU, Muhammadiyyah, sampai ke daerah (juga harus mawas diri -pen). Begitu juga dengan FPI, tidak usah terprovokasi, ini bahaya benar.” (Republika, 3 Juni 2008). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agenda, Lain-Lain | Bertanda: , , , , , | 1 Komentar »

Breaking News !

Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 4, 2008

Bismillah…

Baru saja saya menerima sebuah pesan dari seorang syabab HTI:

Aslm. hari ini RADIO DAKTA 107FM Di kabarkan akan diserang oleh pihak pendukung AKKBB, terkait sikap indipenden RADIO DAKTA yang menyuarakan dan meninformasikan kasus FPI versus AKKBB dengan informasi objektif, tepat, akurat dan bermanfaat, hari ini masyarakat pendukung RADIO DAKTA tlah berjaga jaga, tidak ada yang menakutkan karena kami yakin Allah Swt pasti membela kami. Mohon doa dan tolong sebarkan ke teman teman perjuangan. KAMI TIDAK GENTAR!!!

====================================================================

Saudara-saudaraku, pengikut aliran sesat kembali memancing konflik. Bersiap siagalah !!!! Kepada kalian yang mampu, berjagalah di seputar Radio Dakta. Namun ingat, jangan mulai menyerang duluan. baru kalau mereka menyerang, kita balas serangan mereka.

Ditulis dalam Agenda | Bertanda: , | 4 Komentar »

Ahmadiyyah Agama Tersendiri

Ditulis oleh Shiddiq di/pada Mei 15, 2008

Bismillahi…..Ba’da tamhid

Setelah lama mengikuti perkembangan Aliran Ahmadiyyah ini lewat media Televisi maupun koran..dan melihat keputusan Dewan Syari’ah Pusat PK Sejahtera maka Ahmadiyyah bukan Islam dan Ahmadiyyah adalah Aliran Agama tersendiri……

Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, mengusulkan Ahmadiyah dijadikan agama tersendiri. Cara serupa, kata dia, diterapkan di Pakistan yang merupakan asal ajaran itu, dan berhasil meredam konflik.

”Untuk mengakhiri polemik, pemerintah bisa membuat peraturan yang menyatakan Ahmadiyah termasuk minoritas non-Islam seperti di Pakistan,” kata Yusril, Kamis (8/5).

Pakistan menyatakan Ahmadiyah sebagai minoritas non-Islam sejak 1974–setelah masyarakat Pakistan yang mayoritas Muslim berkonflik dengan penganut Ahmadiyah selama puluhan tahun. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Kajian, Lain-Lain | Bertanda: , , | 8 Komentar »

Inilah Sebagian Aliran Sesat Di Indonesia..

Ditulis oleh Hafez di/pada Oktober 29, 2007

ha-aliran_paham_sesat-b2.jpgPerjuangan selalu mendapat dua tantangan. Tekanan dari luar dan duri dalam daging. Ada banyak pola yang mencoba untuk meruntuhkan bangunan Islam, termasuk aliran-aliran sesat yang mengeruhkan sejarah gemilang.

Aliran sesat tampak makin marak, bahkan mengalami euforia (mabuk kebebasan) di masa Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menduduki jabatan sejak Oktober 1999 sampai 23 Juli 2001. Dari ruwatan kemusyrikan sampai JIL (Jaringan Islam Liberal) yang tak mengakui hukum Tuhan muncul secara resmi. Hingga ada tokoh aliran sesat yang keceplosan, “Mumpung presidennya Gus Dur.” Orang mulai bingung. Lantas terbit buku Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, 2002, terbelalaklah masyarakat. Ada yang simpati, tapi ada yang gerah. Dari pihak sesat pun berkelit bahwa yang berhak menentukan sesat itu hanyalah Tuhan. Si sesat masih berteriak pula bahwa yang mengorek kesesatan itu pemecah belah. <img Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Kajian | Bertanda: | 127 Komentar »

Depag Teliti Al-Qiyadah Al-Islamiyah

Ditulis oleh Hafez di/pada Oktober 27, 2007

Membuat ajaran yang menyimpang dari Alquran dan Hadits dengan mencatut nama Islam, aliran Al Qiyadah Al-Islamiyah dianggap melakukan penodaan agama dan dinilai sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Departemen Agama pun membentuk tim kecil untuk meneliti kelompok yang melakukan penyimpangan akidah itu.

Al-Qiyadah Al-Islamiyah antara lain membuat syahadat tanpa mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW. Menanggapi hal ini, Dirjen Bimas Islam Depag, Prof Dr Nasaruddin Umar, menyatakan, kalau memang ada kalimat syahadat yang diganti, sudah pasti sebuah masalah yang jelas-jelas merupakan penyimpangan akidah.

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Kajian | Bertanda: , | Leave a Comment »