Blog Pribadi-Pribadi Muslim

Bangkit Saudaraku….Harapan Itu Masih Ada….

  • Blog Stats

    • 442,234 hits
  • Update Terbaru

    Tanggal 5 November 2008 - 1 Buah Tulisan
  • Agenda

    Tidak Ada
  • Sekilas Info..

  • Hafez

  • Abu Zaydan

  • Ingin tau update terbaru di blog ini ke email anda? klik aja


  • My blog is worth $14,678.04.
    How much is your blog worth?

  • Agenda

    Tidak Ada
  • Software Bagus Gratis Hanya 24 Jam !!

  • Koleksi Gambar

    DPRa Basirih 4 Banjarmasin

    100_1065

    100_1058

    DPW PKS Kalsel 3

    DPW PKS Kalsel 2

    DPW PKS Kalsel 1

    More Photos
  • Arsip

HIDAYAT NUR WAHID TERNYATA……….

Ditulis oleh Shiddiq di/pada Januari 6, 2009

Dr. Hidayat Gabung Ulama Dunia Temui Pemimpin Arab Selamatkan Gaza

Oleh: Tim dakwatuna.com


Kirim
Wakil Ketua Yayasan Al-Quds Internasional, Hidayat Nur Wahid (kanan) bersama Ketua Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Basuki Supartono (tengah) dan Wakil Ketua BSMI, Agus Koeshartono memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (1/1). Hidayat Nurwahid dijadwalkan akan menuju Qatar untuk menghadiri pertemuan sejumlah pimpinan dunia Arab guna mencari solusi krisis di Palestina. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/nz/09.

Wakil Ketua Yayasan Al-Quds Internasional, Hidayat Nur Wahid (kanan) bersama Ketua Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Basuki Supartono (tengah) dan Wakil Ketua BSMI, Agus Koeshartono memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (1/1). Hidayat Nurwahid dijadwalkan akan menuju Qatar untuk menghadiri pertemuan sejumlah pimpinan dunia Arab guna mencari solusi krisis di Palestina. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/nz/09.

dakwatuna.com – Persatuan Ulama Muslim Internasional menegaskan akan menjadwalkan kunjungan ke sejumlah pemimpin dan raja kawasan Arab guna menyelamatkan rakyat Palestina.

Utusan para ulama ini akan bertemu dengan Raja Arab Saudi, Abdullah bin Abdul Aziz, Raja Yordania Abdullah Kedua, Presiden Mesir, Husni Mubarak, dan Presiden Suriah, Basyar Asad.

Rombongan Ulama Internasional ini dipimpin langsung oleh Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, selaku Ketua Persatuan Ulama Muslim Internasional, Syaikh Dr. Salman bin Fahd Audah, Wakil Ketua lembaga ini, Isham Basyir selaku Menteri Wakaf Sudan, kemungkinan juga akan bergabung mantan Presiden Sudan sebelumnya, Musyir Sawwar Dzahab, ahli fatwa Amman, Yordania Syaikh Ahmad bin Hamd Al Khalili, Dr Hidayat Nur Wahid, MA. Ketua MPR-RI mewakili ulama Asia Tenggara dan sejumlah ulama-ulama internasional lainnya.

Kunjungan ini bertujuan menyuarakan aspirasi bangsa-bangsa yang sedang marah karena situasi yang terjadi di Gaza, menuntut segera dihentikannya diplomatik dengan Israel, menuntut dibukanya perbatasan, segera mengirimkan bantuan kemanusiaan, menyelamatkan orang yang luka-luka, menyuplai obat-obatan, makanan, pakaian dan lain-lain.

Syaikh Salman Fahd Audah sebelumnya telah menghimbau pemimpin-pemimpin Arab untuk menghentikan hubungan diplomatik dan tegas terhadap Zionis Israel. Kenapa demikian? Adalah karena tuntutan nasionalisme dan kebangsaan yang tidak mungkin ditutup-tutupi, karena mereka sebagai pemimpin, sebagai penguasa harus amanah terhadap tuntutan bangsa dan umat.

Beliau juga mendorong kepada pengusa Arab untuk segera turun tangan membuka perbatasan dan menyudahi blokade. Tindakan nyata ini jauh lebih dibutuhkan daripada sekedar pertemuan-pertemuan atau pernyataan-pernyataan yang tidak jelas, yang justeru menunjukkan kelemahan dan tak berdayanya dunia Arab.

Beliau juga mengajak persatuaan dunia Arab dalam melihat persoalan Gaza ini, saatnya umat muslim dunia bersatu, termasuk juga mendesak kelompok-kelompok di Palestina tidak ada yang berkhianat terhadap umat dan bangsanya, namun semua bersatu dalam membebaskan negerinya dari penjajah Zionis Israel.

Dr. Hidayat patut mendapat apresiasi yang luar biasa, karena posisi beliau yang mewakili ulama Asia Tenggara, dalam pertemuan besar dan bersejarah tersebut.

Sekaligus mengindikasikan bahwa seandainya Indonesia berani mengambil peran-peran signifikan dalam percaturan dunia secara umum dan dunia Islam secara khusus, sebenarnya dunia Islam mengharapkan seperti demikian dan memberi peluang untuk itu. Indonesia mestinya bisa.

Beranikah pemimpin kita menggalang kekuatan baru dunia yang lebih damai, dan mensudahi dominasi asing yang pasti tidak akan pernah menjadikan negeri ini merdeka secara utuh?. (it/ut)

50 Tanggapan ke “HIDAYAT NUR WAHID TERNYATA……….”

  1. Shiddiq berkata

    ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR……INILAH PEMIMPIN YANG DI IDAMKAN….

  2. [...] banget! Huehueeuehe…waktu jadi panitia, kayaknya ya begitulah yang terjadi. Hayo, yang kesepet ngaku [...]

  3. iwanmalik berkata

    Bubarkan saja PBB, islam harus lebih berperan untuk menyelamatkan palestina
    http://iwanmalik.wordpress.com
    Info Pendidikan & Wirausaha

  4. mamas86 berkata

    Harus BERANI…!!!!

  5. Rizky HI'08 berkata

    judl blognya kontroversial melulu nih…

    bikin ane gatel mau mengakses blog ini…

    http://ibnulkhattab.blogspot.com/2009/01/palestina-dan-politik-luar-negeri-ri.html

  6. Agustian berkata

    Memang harus ada inisiatif spt ini….
    sulit kalau mengharapkan orang lain, apalgi PBB…:)

    salam

  7. Ibn Abd Muis berkata

    Setuju buanget. Sebaiknya PBb dibubarkan saja dari pada cuma menguntungkan barat lebih khususnya Zionis Israel dan AS.

    Sudah sering Israel melanggar sendiri kesepakatan yg dibuatnya dgn AS tanpa keikutsertaan Dunia Arab terkhusus Palestina. Dan selama itu juga PBB tidak pernah memberi sangsi.
    Mending dibubarin aja dan bikin lembaga baru yg bisa lebih netral! :evil:

  8. omiyan berkata

    ayo pak wahid teruskan perjuangan anda !

  9. Akh_ria berkata

    kita seharusnya mengupayakan berbagai hal. Subhanallah kita punya satu pemimpin umat muslim harapan kita. Kita juga tidak bisa tinggal diam saja selain demo dan dana kita, kerahkan semua usaha (tulisan, expose besar-besaran, provokasi untuk kebaikan)..sebarkan semangat jihad Saudara kita PAlestina..
    Allahu akbar

  10. siddieq berkata

    benar pemimpin yg benar2 amanah..mas shidiq namany sama dengan saya, salam kenal

  11. MasRoy berkata

    HAMAS..!!! Hidup Mulia Atau Mati Syahid..!!!

  12. mujahidallah berkata

    Presiden 2009..insya Allah..Hehehehehe..

    Kang shidiq or Kang Hafez..izin copas ya!! :)

  13. Shiddiq berkata

    Monggo Mas silahkan….moga bermanfa’at yaaa..

  14. [...] hidayat [...]

  15. Hanya Daulah Khliafah Islamiyah Yang Bisa Melindungi Umat, tidak palestina,irak, afganistan namun seluruh tanah-tanah muslim.tidak ada sekat nasionalisme yg membatasi umat namun lebih luas lg hanya akidah yang merekatkan umat dalam kalimat syahadat dibawah naungan Daulah Khilafah Islamiyah,InsyaAllah.

  16. kapitalise sistim kufur kok masih disukai,ada apa dng umat? demokrasi kok jadi panutan,ada apa dng umat?
    Mo dibawa kemana semuanya? G’ ada jln keluar,tetap bakal mutar-mutar disitu aja,bohong kl semua itu bs membawa keadilan,lah yg bikin sistim itu manusia tentu banyak kelemahannya? knp G’cb pake sistim yg sesuai syariah,katanya Al-Qur’an pedoman? kok peraturan didalamnya dipertimbangkan.mana bs jd pedoman kl cm diambil setengah lalu dibuang setengah!! ingat hanya kembali ke syari’ah dan khilafah hidup akan indah.

  17. Shiddiq berkata

    @Dedywahyu.p
    Anda kayaknya pesimitis dech ama negri ini…anda bicara masalah daulah..khilafah klo emang anda ingin menjalankannya silahkan tampil terjun sekaligus untuk perubahan jangan hanya membahas terus dan menyalahkan “orang2 yang berbuat kebaikan untuk umat ini”..klo perlu anda bikin Partai yang misinya seperti yang anda inginkan..BTW HIZBU = GOLONGAN = PARTAI….Dan klo menurut pendapat saya Tegakkan Syari’ah didalam diri kita, keluarga duluy baru bicara masyarakat….klo kitab gembar-gembor masalah syari’ah tau-tau kitanya atawa keluarga kita yang melanggar syari’ah itu sendiri…peace…say ” Save our Palestina “

  18. insan sitorus berkata

    aneh. isu penderitaan rakyat palestina kok malah dimanfaatin utk tujuan kepentingan politik oknum dan kelompok tertentu. pak wahid, jika ingin membantu bok ya jgn main eksposlah. ingat kata Nabi Muhammad, jika tangan kanan memberi seolah tangan kiri tdk tahu. jangan riya gitu dunk…

  19. Shiddiq berkata

    @Insan Sitorus
    Istighfar saudaraku…anda telah su’udzon terhadap seorang muslim yang notabene adalah saudara kita jg.Perlu anda ketahui PKS dari dulu hingga sekarang peduli dengan sesama muslim…apa itu mau dekat pemilu kek, atawa besok pemilu..PKS tetap peduli dengan sesama muslim…bukan hanya Palestina…yang sudahsduah itu sepertiIraq,Bosnia,Afghanistan,Chechya…dll tidak ada kepentingan…cobalah anda husnudzon kepada Sdr2 kita di PKS…klo ustad HNW berangkat mewakili ulama Asia tenggara ya Alhamdulillah dan media massa pasti akan tau dan membuat berita soalnya beliau adalah ketua MPR RI…Peace say ” Save our Palestina “

  20. husin berkata

    Assalamualaikum,
    pada zaman reformasi Kammi dengan lantang berteriak “TURUNKAN SUHARTO”
    Pada zaman gusdur “TURNKAN GUSDUR”
    Pada ZAMAN SBY sikap kammi mendua ada yang setuju turunkan SBY dan ada yang tdk setuju… itu gara2 PKS dah kntrak politi ma demokrat mpe 2009..
    sebagai aktifis kammi saya kecewa berat. mana kesatuan dalam menggapai khilafah?
    yang ada pemanfaatan kammi sebagai penggerak PKS.
    terus terang saya capek jika PKS masih kental mewarnai pergerakan KAMMI..
    sya iri melihat temen2 HMI, PMII, IMM, walau mereka adalah platform golongna tertentu, namun masih menjaga indepedensi.
    inilah fakta temen2 kammi. ternyata partai yang kita idamkan, juga tergiur dengan kekuasaan..
    komparasi diatas saya rasa cukup jelas.
    dan menghadapi pemilu 2009 saya sudah pesimis bahwa PKS akan menjalankan amanah perjuangan…
    tapi, saya masih tetep setia pada pergerakan “UNtuk islam” sudah malas saya terlibat politik komoditi.
    wass..

  21. malano.daughter berkata

    @Insan Sitourus
    Tak kenal maka tak sayang, saya rasa peribahasa itu cocok untuk komentar anda, saya yakin, pertama anda tak kenal siapa itu Hidayat Nurwahid? kedua anda tidak kenal apa dan seperti apa Partai Keadilan Sejahtera itu? dan ketiga saya meragukan apakah anda seorang muslim atau tidak?. Point terakhir menurut saya lebih penting, sikap saya disini adalah apa yang terjadi di Palestina itu bukanlah suatu isu belaka, melainkan kenyataan,,,ingat teman ada ribuan orang lainnya yang ingin terjun langsung membantu saudara2nya di Palestina sana, bukan hanya seorang HNW yang notabene adalah seorang ketua MPR RI sekaligus tokoh PKS,,andai saja kesempatan itu mudah untuk membantu Palestina secara langsung pasti tidak hanya HNW yang berangkat melainkan ribuan bahkan jutaan umat islam rela mempertaruhkan nyawa melawan Israel,,
    maaf teman, bukan permasalahan siapa dan apa kepentingan HNW bertemu ulama dunia, tapi silahkan anda tanyakan, jika anda seorang muslim yang melihat saudaranya diperlakukan keji apa yang telah anda lakukan untuk saudara2 anda itu?? bukankah manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat??? terimakasih,,,

  22. ardi berkata

    keep u’re spirit to figth ZIONIS

  23. BaNi MusTajaB berkata

    Mengapa Presiden SBY tidak menyuruh Menlu untuk berkeliling dunia bertemu para petinggi negeri lain, khususnya eropa dan amerika, dalam mencari solusi di Gaza? Dan mengapa pula Sang Menlu tidak terlalu terdengar apresiasinya terhadap situasi Gaza?
    Sesungguhnya eksekutif negeri ini tidak terlampau pusing dengan situasi Gaza. Target pencapaian pemilu lebih dinomor utamakan.

  24. taUbat berkata

    Pantauan dunia telah tertuju pada figur sebagai harapan solusi kedepan.
    Dengan berbagai pertimbangan dan potensi yang telah dimiliki.

    Semoga bukan hanya di Negara kita saja di solusinya tapi duniapun mendapat manfaatnya.

    Selamat harapan kedepan Indonesia masih ada……..

  25. i am juden ! berkata

    SIAPAKAH ORANG PALESTINA ?
    APA & DI MANA PALESTINA?Pertanyaan-pertanyaan di atas akan terjawab setelah anda membaca artikel di bawah ini. Bagaimanapun, fakta-fakta sejarah harus ditegakkan sekarang. Tidak pernah ada sebuah peradaban atau sebuah bangsa yang merujuk pada “Palestina” dan dugaan sebuah “negara Arab Palestina” yang memiliki bukti-bukti kuno merujuk ke Tanah Suci dari zaman dahulu sekali adalah salah satu cerita bohong terbesar yang pernah dibuat di dunia ini! Tidak ada, atau tidak pernah ada, sebuah kebudayaan atau bahasa “Palestina” yang jelas. Lebih lanjut, tidak pernah ada sebuah negeri Palestina yang dipimpin oleh seorang Palestina Arab dalam sejarah, atau tidak ada sebuah gerakan nasional Palestina-Arab yang serius sebelum tahun 1964… tiga tahun SEBELUM orang-orang Arab dari “Palestina” kehilangan Tepi Barat [Yudea dan Samaria] dan Jalur Gaza sebagai hasil dari Perang Enam-Hari tahun 1967 (yang dimulai oleh bangsa-bangsa Arab). Bahkan apa yang disebut sebagai bekas pemimpin bangsa “Palestina”, alm. Yasser Arafat, adalah seorang MESIR! Singkatnya, apa yang disebut sebagai “Palestina” Arab adalah bangsa buatan… sebuah bangsa tanpa sejarah dan tanpa otentisitas (keaslian)… yang tujuan keberadaannya semata-mata adalah untuk menghancurkan Negara Yahudi!

    Israel pertama kali menjadi sebuah negara pada tahun 1312 Sebelum Masehi (SM), 2000 tahun sebelum munculnya Islam! 726 tahun kemudian pada tahun 586 SM orang-orang Yahudi kuno ini di Tanah Israel [Yudea] diserbu dan Bait Suci Yahudi PERTAMA milik Israel (di Gunung Bait Kota Tua Yerusalem) dihancurkan oleh Nebukadnezar, raja Babylonia kuno. Banyak dari orang-orang Yahudi dibunuh atau dibuang; walaupun demikian banyak juga yang diperbolehkan untuk tetap tinggal di sana. Orang-orang Yahudi inilah bersama dengan anak-cucu mereka dan orang-orang Yahudi lain yang datang kembali untuk tinggal 500 tahun kemudian, membangun kembali Negara Israel dan juga Bait Suci Kedua di Yerusalem di atas Gunung Bait. Dengan demikian klaim bahwa bangsa Yahudi tiba-tiba muncul 50 tahun yang lalu persis setelah peristiwa Holocaust (pembantaian etnis Yahudi selama Perang Dunia II) kemudian ramai-ramai datang ke Palestina dan mengusir bangsa Arab adalah gila, sama sekali tidak masuk akal!

    Kemudian pada tahun 70 Masehi (M) (hampir 2000 tahun yang lalu), giliran Kekaisaran Romawi yang memasuki Israel kuno dan menghancurkan Bait Suci Yahudi KEDUA, membantai atau mengusir banyak dari populasi bangsa Yahudi. Banyak orang-orang Yahudi meninggalkan harta bendanya sebab tidak tahan akan kondisi kehidupan di sana dalam berbagai hal… walaupun demikian ribuan orang Yahudi tetap tinggal di sana dan memberontak selama berabad-abad dengan tujuan untuk membangun kembali sebuah Negara Yahudi di Tanah Suci ini.

    Selama 3250 tahun, berbagai macam Bangsa, Agama dan Kekaisaran menduduki Yerusalem, ibukota kuno milik Israel. Wilayah itu berturut-turut dikuasai oleh bangsa Ibrani [Yahudi], Assyria, Babylonia, Persia, Yunani (Makedonia), Makkabe [Yahudi], Romawi, Byzantium, Arab, Mesir, Eropa prajurit Perang Salib, Mameluk, Turki (yang menguasainya tapi kurang perhatian, membuatnya menjadi terbelakang, mengabaikan daerah itu dari abad ke-16 sampai Inggris mengusir mereka selama Perang Dunia I) dan kemudian sekali lagi oleh bangsa Yahudi pada tahun 1948. Tidak satupun dari mereka yang berupaya keras, atau setidaknya memiliki sedikit niat, untuk membangun sebuah Negara milik mereka sendiri… KECUALI bangsa Yahudi!

    Haruslah dicatat bahwa pada tahun 636 M, ketika orang-orang Arab perampok datang ke tanah itu dan beranak-pinak bahkan melebihi orang-orang Yahudi, mereka tidak membentuk satupun negara Arab di sana… dan tentu saja tidak sebuah negara “Palestina”. Mereka hanyalah “orang-orang Arab” yang, seperti dilakukan juga oleh bangsa-bangsa lain sebelum mereka, berpindah ke sebuah area geo-politik bernama “Palestina!” Dan ingatlah satu fakta ini… orang-orang Yahudi tidak”merebut” (kata kesukaan dari orang-orang Arab pelaku propaganda) tanah tersebut dari orang-orang Arab. Jika mau jujur, orang-orang Arab-lah pada tahun 636 M yang menyerbu dan mencurinya dari orang-orang Yahudi!

    Kesimpulan:

    Tidak ada negara, selain negara kuno Israel dan kemudian lagi pada tahun 1948 dengan kelahiran kembali Negara ke-2 Israel, pernah memimpin sebagai sebuah entitas nasional berdaulat di atas tanah ini. Kekaisaran Yahudi yang perkasa menguasai dalam jangka waktu panjang seluruh area ini bahkan sebelum bangsa-bangsa Arab – dan Islam mereka – pernah dilahirkan! Bangsa Yahudi memiliki salah satu Akte Kelahiran paling sah daripada bangsa-bangsa apapun di dunia. Setiap dilakukan penggalian arkeologi di Israel, hanyalah mendukung fakta bahwa Bangsa Yahudi telah berada di sana selama 3.000 tahun. Koin mata uang nasional, barang-barang pecah belah, kota-kota, tulisan-tulisan Ibrani kuno… semuanya mendukung klaim ini. Ya, bangsa-bangsa lain juga telah mendiaminya, tetapi tidak ada fakta yang keliru bahwa bangsa Yahudi berada di tanah itu secara terus-menerus selama lebih dari 3.000 tahun. Hal ini mendahului dan tentunya mengecilkan klaim-klaim yang dimiliki bangsa-bangsa lain di wilayah itu. Bangsa Filistin kuno sudah punah. Banyak bangsa-bangsa kuno lainnya sudah punah. Mereka tidak memiliki garis tanpa putus sampai saat ini seperti yang dimiliki orang-orang Yahudi. Dan jika anda ingin membicarakan agama, baik. TUHAN MEMBERI Tanah Israel kepada Bangsa Yahudi. Dan TUHAN melakukannya bukan kebetulan!

    “PALESTINA?”

    Istilah “Palestina” datang dari nama yang diberikan oleh penjajah Kekaisaran Romawi kepada Tanah Israel kuno dalam usahanya untuk menghapus dan menghilangkan keabsahan keberadaan Yahudi di Tanah Suci. Nama “Palestina” ditemukan pada tahun 135 SM. Sebelumnya dikenal sebagai Yudea, yang merupakan kerajaan selatan dari Israel kuno. Penguasa Romawi yang bertanggungjawab atas daerah Yudea-Israel begitu marah terhadap orang-orang Yahudi dengan pemberontakan mereka sehingga ia memanggil para ahli sejarahnya dan bertanya kepada mereka siapa musuh bebuyutan dari bangsa Yahudi di dalam sejarah masa lalu mereka. Para ahli tulisan berkata, “bangsa Filistin.” Maka, Penguasa mendeklarasikan bahwa Tanah Israel selanjutnya akan disebut ”Filistia” [selanjutnya diharam-zadahkan menjadi "Palaistina"] untuk mempermalukan bangsa Yahudi dan menghapuskan sejarah mereka.
    Karena itu namanya ”Palestina.”

    Satu hal lagi. Sangatlah sering seseorang mendengar para pelaku revisi dan propaganda menemukan hubungan sejarah kuno antara “Filistin” (”Penyerbu” dalam bahasa Ibrani) dan Arab “Palestina.” Tidak ada kebenaran terhadap klaim ini!

    Bangsa Filistin adalah salah satu dari sejumlah Bangsa Pelaut yang mencapai wilayah Mediterranea timur kira-kira pada tahun 1250-1100 SM. Mereka sebenarnya merupakan sebuah campuran dari beberapa kelompok etnis, terutama dari laut Aegea dan asal usul Eropa tenggara [Yunani, Kreta dan Turki Barat] dan mereka meninggal lebih dari 2.500 tahun yang lalu! Para Filistin tersebut bukanlah Arab… dan begitu juga Delilah dan Goliat! Melainkan orang Eropa. Para Arab “Palestina” hanyalah… Arab! Dan jika para Arab “Palestina” ini memiliki akar sejarah dengan bangsa Filistin kuno itu sama saja seperti menghubungkan Yasser Arafat dengan bangsa Eskimo!

    Para penduduk kuno dari Palestina sudah lama punah dari bumi. Bangsa Kanaan, Fenisia (Libanon kuno) dan Filistin, semuanya dikalahkan oleh bangsa Israel sebelum tahun 1060 SM. Kebanyakan dari identitas-identitas budaya ini lenyap pada era neo-Babylonia, atau, abad ke-6 SM. Bangsa-bangsa Arab bahkan tidak berada di Palestina sampai pertengahan abad ke-7 M, setelah seribu tahun kemudian, setelah sejarah Yahudi 1.300 tahun di Palestina. Bangsa-bangsa Arab yang kemudian tinggal di Palestina tidak pernah membangun diri mereka sendiri atau tanah tersebut, melainkan tetap sebagai pengembara dan pura-pura primitif.

    Bahkan kata “Palestina” tidak punya arti dalam bahasa Arab – setiap kata dalam bahasa Arab memiliki arti yang berasal dari Al Qur’an, tetapi kata “Palestina” tidak. Jika mau jujur, nama “Palestina” selalu di-asosiasikan dengan orang-orang Yahudi. Dalam tahun-tahun yang menuju kepada kelahiran kembali Israel pada tahun 1948, mereka yang berbicara mengenai “Palestina” hampir selalu merujuk kepada penduduk Yahudi di wilayah itu. Sebagai contoh, surat kabar “Palestine Post” [menjadi ”Jerusalem Post” yang sekarang] dan “the Palestine Symphony Orchestra” semua anggotanya orang Yahudi. “Resimen Brigade Palestina” secara eksklusif terdiri dari para sukarelawan Yahudi di Angkatan Darat Inggris untuk Perang Dunia II. Dalam kenyataannya, para pemimpin Arab menolak gagasan identitas unik “Arab Palestina”, malahan bersikeras bahwa Palestina hanyalah bagian dari “Suriah Raya.”

    KEMBALI KE ZION (SION)
    Kembali melalui baik ruang dan waktu ke tanah leluhur mereka. Zion adalah gunung/bukit tempat kota Yerusalem.

    Tanah Israel tidak pernah tanpa orang Yahudi sama sekali, walaupun pada beberapa waktu jumlahnya hanya puluhan ribu. Ini disebabkan tanah itu sebenarnya tak dapat dihuni ketika orang-orang Yahudi sekali lagi memulai hak pemberian TUHAN dan kewajiban untuk kembali secara besar-besaran ke tanah dari nenek moyang mereka (Gerakan Zionis) dalam tahun 1880-an.
    Retorik lucu tentang keberadaan Arab dalam jumlah besar yang diserbu oleh “orang-orang Yahudi yang menginvansi ” dengan cepat terhapuskan oleh Mark Twain, yang mengunjungi daerah itu pada tahun 1867. Dari bukunya, “The Innocents Abroad”…
    “Sebuah Negara terpencil yang tanahnya cukup kaya, namun seluruhnya cocok untuk berkabung… sebuah permukaan luas untuk berdukacita yang sunyi…. sebuah ketandusan…. kami tidak pernah melihat seorang manusiapun di seluruh rute perjalanan…. nyaris tidak ada pohon atau semak belukar di manapun. Bahkan pohon zaitun dan kaktus, tanaman-tanaman pendamping puasa dari sebuah tanah yang tak berharga, nyaris meninggalkan negeri itu.”
    Orang-orang Yahudi tidak menggantikan siapapun, sebab sangat sedikit orang-orang yang benar-benar memiliki tanah itu. Kebanyakan merupakan para pemilik yang tidak berada di tempat itu, yang tinggal di tempat lain. Fakta yang lain yang hampir tidak diperlihatkan oleh “para ahli sejarah baru” adalah bahwa orang-orang Yahudi yang tiba di sana tidak pernah mengusir seseorang dari tanah itu. Semua tanah dibeli secara legal dari para pemilik semula… apakah mereka dari “Palestina” itu sendiri ataupun dari tempat lain. Lagi pula, jumlah dolar yang banyak dibayarkan untuk tanah itu yang, dalam banyak kasus, tidak berpenghuni dan hampir tidak lebih dari tanah rawa-rawa dan daerah berbatu-batu. Hanya sekitar 120.000 orang Arab tinggal di sebuah daerah yang sekarang membentuk Negara Israel, Yordania dan yang disebut sebagai “Tepi Barat” [Yudea dan Samaria] di antaranya. Pada tahun 1890, jumlah orang Yahudi yang telah menetap di Palestina mencapai 50.000 jiwa, pada tahun 1907, berjumlah 100.000 jiwa. Di Yerusalem sendiri orang-orang Yahudi berjumlah lebih dari 25.000 jiwa, dari total populasi di kota tersebut yang hanya berjumlah 40.000 jiwa orang Yahudi, Kristen dan Arab. Orang-orang Arab, bagaimanapun, memang adalah penduduk mayoritas di pinggiran negeri yang jarang penduduknya, yang berbatasan dengan Yerusalem.

    Dari tahun 1888 sampai tahun 1915 terdapat sekitar enam kali wabah belalang yang membuat tanah itu hampir tidak dapat dihuni. Pada tahun 1915 sebuah wabah belalang menyebabkan sekitar 40.000 orang meninggal dan sejumlah besar orang-orang Yahudi dan Arab meninggalkan tanah itu. Mereka-mereka yang kembali tidak melakukannya sampai sekitar tahun 1922 ketika uang para Zionis untuk mengklaim kembali tanah itu mulai datang dan sebuah jalur pipa dipasang. Kemudian mulailah berdatangan baik orang-orang Arab dan Yahudi dalam jumlah besar.

    Para Zionis Yahudi di Palestina mula-mula adalah para pelopor idealistis yang tiba di pra-negara Israel itu dengan itikad untuk tinggal dengan damai bersama tetangga Arab mereka dan meningkatkan kualitas hidup bagi semua penduduk tanah itu. Para Zionis pra-Israel (dan kemudian menjadi Israel) telah mencoba untuk membangun secara damai bagi manfaat bersama Yahudi dan Arab di tanah itu. Tetapi kepemimpinan Arab selalu, dimulai di masa-masa awal, mengambil jalan hina dengan bersikeras bahwa solusi satu-satunya adalah orang-orang Yahudi harus keluar dari tanah itu, bahkan jika itu berarti melanjutkan kemiskinan dan stagnasi. Jika permintaan Arab tidak dipenuhi, mereka selalu mengambil jalan dengan kekerasan.

    Mayoritas jumlah besar dari orang-orang Arab datang ke daerah itu setelah para pelopor Zionis pertama-tama ini mulai mengeringkan rawa-rawa yang terinfeksi malaria dan membajak tanah itu! Dalam melakukannya, orang-orang Yahudi ini menciptakan peluang-peluang ekonomi dan ketersediaan medis yang menarik orang-orang Arab baik dari teritori di sekeliling dan daratan-daratan yang jauh! Dalam kenyataannya, 90% dari orang-orang Arab bermigrasi ke sana dalam 100 tahun terakhir. Kebanyakan dari orang-orang Arab di “Palestina” merupakan para penyelundup dan penduduk liar yang berasal dari Suriah, Yordania, Mesir, Irak dan daratan-daratan lain yang hanya mengambil kepemilikan bagian-bagian tanah. Hal ini begitu melemahkan klaim mereka bahwa mereka telah berada di sana sejak “zaman dahulu kala!” Orang-orang Arab ini datang dari kumpulan suku-suku yang tak teratur dengan tradisi saling menteror terus-menerus dan mencoba untuk merampas tanah dari tetangga mereka. Kebanyakan dari mereka merupakan orang-orang buangan sosial dan para pelaku kriminal yang tidak dapat menemukan pekerjaan di negara-negara mereka sendiri maka mereka mencari keberuntungan mereka di tempat lain. Sayangnya, para imigran Arab ini memasukkan ke dalam Tanah Suci kebudayaan tua mereka menteror tetangga untuk merampas tanah. Dalam kenyataannya, bangsa “Palestina” Arab yang sekarang, yang dipimpin oleh Ismail Haniyah dan Hamas-nya (Hamas… tidaklah lebih dari Sebuah Jaringan Para Pembunuh Menyamar Sebagai Pemerintah!) tetap tidaklah lebih dari para penjahat kejam jalanan, penggertak dan ‘Saddam Kecil’ yang dibangun di suatu tempat di seluruh kebanyakan dari dunia Arab. Sementara itu PLO (Palestine Liberation Organization / Organisasi Pembebasan Palestina) sekarang sudah tidak pernah kedengaran lagi sepak terjangnya.

    Namun sementara para Yahudi yang kembali sangat termotivasi untuk memperbaiki tanah itu, para Arab dibakar oleh rasa iri hati dan kebencian karena ketiadaan mereka dalam hal kepemimpinan untuk menginspirasi dan memotivasi mereka akan keberadaan mereka di sana, dalam kenyataannya, mereka adalah orang asing secara sejarah terhadap tanah itu! Tidak seperti para Yahudi, orang-orang Arab itu yang berimigrasi ke sana tidak memiliki bukti-bukti kuno yang mengarah ke tanah itu atau kenangan-kenangan sejarah tanah kampung halaman … Tanah kuno orang Yahudi ini!

    Masalah nyata yang dihadapi para Arab itu saat ini adalah ketiadaan sebuah tanah kampung halaman. Sebab-akibat sejarah dari masalah mereka dan rasa frustrasi adalah fakta bahwa negara-negara tempat mereka berasal tidak bersedia menerima mereka kembali. Inilah sebabnya mengapa begitu banyak dari mereka tinggal, sampai saat ini, di dalam kamp-kamp pengungsi, di negara-negara Arab tetangga, tanpa hak-hak sipil yang fundamental. Dalam rasa frustrasi, mereka merasa bahwa satu-satunya harapan dan pilihan yang dimiliki mereka adalah mencoba dan mencuri negara orang lain!

    Kesimpulan:

    Tidak ada sejarah orang “Palestina Arab” sebelum orang-orang Arab membuatnya dengan singkat setelah tahun 1948, dan kemudian khususnya setelah bulan Juni 1967 Perang Arab-Israel! Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Belanda “Trau” (31 Maret 1977), anggota komite eksekutif PLO Zahir Muhsein berkata, “Bangsa Palestina itu tidak ada. Penciptaan sebuah negara Palestina hanyalah cara untuk melanjutkan perjuangan kami menentang negara Israel bagi persatuan Arab. Dalam kenyataan sekarang tidak ada perbedaan antara orang Yordania, Palestina, Suriah dan Libanon. Hanya untuk alasan politis dan taktis kami sekarang berbicara tentang eksistensi dari sebuah bangsa Palestina, semenjak kepentingan nasional Arab mengharuskan kami menerima eksistensi dari sebuah ‘bangsa Palestina’ yang jelas untuk menentang Zionisme. Telah ada juga sebuah perang “konsep” untuk kepemilikan istilah “Palestina” yang telah dipindahkan kepada Arab di mana, sebelum tahun 1967, “Palestina” selalu sinonim dengan negara Eretz Israel dan Tanah Israel.

    Situs-situs Arkeologi sampai hari ini terus berlanjut untuk menghasilkan artifak-artifak dengan tulisan Ibrani (bahasa Yahudi), bukan teks fiksi “Palestina” atau huruf Arab!
    Apa yang disebut sebagai bangsa Arab “Palestina” hanyalah, sebagaimana mereka sekarang, adalah bangsa Arab yang tidak berbeda secara budaya, sejarah ataupun etnis dari bangsa Arab lain yang tinggal di mana saja dari ke-24 negara-negara Arab tempat asal mereka beremigrasi. Gagasan bahwa bangsa “Palestina” adalah semacam sub-kelompok dari bangsa-bangsa Arab dengan identitas unik mereka sendiri adalah fiksi murni! Propaganda hebat… namun tetaplah fiksi murni! Dan jika para Arab TIDAK melanjutkan pencucian otak generasi demi generasinya untuk percaya OMONG KOSONG SEJARAH ini tentang kaitan “Palestina Arab” kuno dengan Tanah Suci, kebanyakan dari mereka mungkin telah mendapati diri mereka sendiri adanya sebuah kehidupan nyata yang sekarang dengan sedikit pertumpahan darah dan keprihatinan penderitaan bagi setiap orang!

    Ingat: Ketika kami menggunakan bahasa mereka (contoh: “Tepi Barat” bukannya Yudea-Samaria, “wilayah yang dijajah ” bukannya tanah-tanah Yahudi yang dibebaskan, “perkampungan-perkampungan” bukannya komunitas Yahudi, “Palestina” bukannya Arab, “Haram esh Sharif” bukannya Gunung Bait, dll.), kami mengizinkannya dipakai untuk mendefinisikan isu-isu, menciptakan atau mengubah sejarah dan mengendalikan debat.

    KESERAKAHAN, KESOMBONGAN, IRI HATI!

    Bangsa-bangsa Arab dan/atau Muslim saat ini mengendalikan 22 negara… 99 persen dari KESELURUHAN tanah besar Timur Tengah sementara Israel menduduki hanya 1/2 dari 1 persen bintik noda di atas peta yang sama ini. Tetapi bagian itu tetaplah terlalu banyak bagi orang-orang Arab untuk dibagikan. Mereka menginginkan semuanya. Seberapa sering kita mendengar tangisan terkenal mereka, “Kami akan berjuang sampai titik darah terakhir untuk setiap butir tanah terakhir!” Dan itulah yang pada akhirnya dipersoalkan di semua peperangan sekarang ini. Dan seberapapun banyaknya konsesi-konsesi tanah yang mungkin dibuat oleh orang-orang Israel bagi “perdamaian,” itu tidaklah pernah cukup! Perjanjian damai apapun antara Israel dan dunia Arab pada akhirnya tidak berarti. Perjanjian yang baru-baru ini diadakan, yaitu “Persetujuan Damai Oslo” tahun 1993 tidak membawa hasil apapun kecuali para pembom pembunuh ke dalam Israel. Bahkan perjanjian-perjanjian damai Israel-Mesir dan Israel-Yordania dibuat dengan sebuah berkas tunggal dan, jika anda membaca surat-surat kabar mereka, yang dikendalikan oleh pemerintah, anda akan berpikir mereka masih berperang dengan Israel!

    PERDAMAIAN ITU TIDAK MUNGKIN!
    Tidak Ada Lagi “Moderat” di Timur Tengah

    Sejak Bangsa Yahudi membangun kembali kedaulatan di tanah kuno kampung halaman mereka, mereka mencari perdamaian sejati dengan para tetangga mereka. Sayangnya, para tetangga mereka tidak berkeinginan untuk berbagi eksistensi secara damai bersama mereka. Mereka, seperti Bin Laden saat ini, merasa bahwa mereka memiliki kewajiban agama untuk menghancurkan Negara Yahudi non-Arab/Muslim (dan, untuk hal itu, SEMUA pemerintahan non-Arab/Muslim di dunia). Kampanye Arab melawan Israel tidaklah berakar di dalam segala keluhan-keluhan yang bisa dinegosiasikan, melainkan di dalam sebuah perlawanan dasar terhadap eksistensi kedaulatan Yahudi di dalam wilayah yang mereka rasa sebagai Timur Tengah MEREKA! Tujuan akhir para Arab adalah menghapus sejarah Yahudi dari “Palestina”… dan kemudian menghapus Israel dari permukaan Bumi.

    Ketika PLO dibentuk pada tahun 1964, tujuan utamanya adalah menghancurkan Israel. Setelah Perang Arab-Israel 1967, tujuan mereka menjadi dua-jalur: Selain (1) menghancurkan Israel sekaligus (sama dengan tujuan sebelum tahun 1967) juga (2) membentuk negara Palestina-Arab untuk digunakan sebagai tempat landasan untuk menghancurkan negara Israel. Strategi-strategi yang berbeda, namun tujuan akhir sama… sebuah negara TANPA BERDAMPINGAN dengan ISRAEL, tetapi DI TEMPAT ISRAEL. Itu saja… sangat sederhana!

    YERUSALEM DAN GUNUNG BAIT

    Selama 3.300 tahun sejarah, Yerusalem merupakan ibukota hanya untuk Bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi selalu tinggal di Yerusalem, kecuali ketika mereka dibantai atau diusir. Terdapat, bagaimanapun, keberadaan Yahudi yang nyaris tak putus-putus di Yerusalem untuk masa 1.600 tahun terakhir. Dan sejak permulaan tahun 1800an, populasi Yerusalem telah didominasi oleh orang-orang Yahudi. Bahkan ketika orang-orang Yordania merebut dan menduduki Yerusalem dari tahun 1948-1967, mereka (orang-orang Yordania) tidak pernah berupaya untuk mengubahnya menjadi ibukota mereka (menggantikan Amman) ataupun menjadikannya ibukota dari semua bangsa “Palestina”-Arab. Bahkan selama 19 tahun Yordania “menduduki” sebagian besar Yerusalem, para pemimpin Arab dari negara-negara Arab yang lain nyaris tidak pernah berupaya untuk mengunjungi kota ini! Hanya kepada bangsa Yahudi-lah Yerusalem memiliki arti khusus yang mendalam!
    Kenyataannya adalah bahwa Yerusalem tidak pernah menjadi sebuah ibukota Arab dan ia tidak pernah menjadi, jika orang-orang Yahudi memperbaikinya, sebuah kota propinsi yang berdebu yang sukar memainkan peranan ekonomi, sosial ataupun politik.

    Ada mitos yang lain sehubungan dengan isu Yerusalem dan Gunung Bait-nya. Mitos itu adalah bahwa Yerusalem adalah benar-benar sebuah kota Arab dan maka ia adalah fokus pusat Islam. Sesungguhnya adalah bahwa bangsa-bangsa Arab memperlihatkan sedikit ketertarikan (interest) terhadap Yerusalem sebelum tahun 1967 setelah Perang Enam-Hari. Lagi pula, Mekkah dan Medinah (keduanya di Arab Saudi) adalah kota paling suci Islam!

    Kitab Suci Al Qur’an Islam menyebut Mekkah 2 atau 3 kali (secara tidak langsung, namun tidak benar-benar tertulis). Ia menyebut Medinah 5 kali. Ia tidak pernah menyebut nama Yerusalem. Tidak ada bukti sejarah yang mendukung gagasan Muhammad pernah mengunjungi Yerusalem! Dan jika ia benar-benar mengunjungi Yerusalem, tidaklah mungkin sampai 6 tahun setelah kematiannya. Oleh karena itu, dugaan bahwa Muhammad naik ke Surga (Isra Miraj) dari sebuah bukit batu di Yerusalem (Dome of the Rock yang sekarang) adalah sangat menggelikan!

    Satu hal lagi tentang Yerusalem secara umum dan Gunung Bait-nya secara khusus. Yerusalem muncul di dalam Alkitab Yahudi 669 kali dan Zion (yang biasanya berarti Yerusalem, kadang-kadang Tanah Israel) 154 kali, atau 823 kali seluruhnya. Alkitab Kristen menyebut Yerusalem 154 kali dan Zion 7 kali. Semuanya diberitahukan, di Perjanjian Lama (Alkitab Ibrani) dan Perjanjian Baru, istilah “Yehuda” atau “Yudea” muncul 877 kali, dan “Samaria” digunakan di 123 kejadian.

    Ini makin lebih baik lagi. Lihatlah lebih dekat Al Qur’an Suci mereka, kami telah mengungkap sesuatu yang sangat menakjubkan. Para Muslim ini mungkin sebenarnya lebih bersifat Yahudi dari pada Muslim! Al Qur’an menyebut “Israel” 47 kali, “Yahudi” 26 kali! Bahkan “Kristen” memperoleh 15 penyebutan!

    OK, jadi mungkin Muhammad hanya lupa untuk menyebut “Yerusalem”. Mungkin ia juga lupa menyebut Haram-esh-Sharif, nama versi mereka untuk Gunung Bait Yudaisme. Mungkin ini adalah sebuah kelalaian yang jujur. Panasnya padang gurun pasir bisa melakukan hal-hal aneh terhadap otak seseorang. Tetapi seharusnya “Palestina” disebut-sebut di seluruh Al Qur’an. Lagi pula, bangsa “Palestina” kuno kembali pulang, benar? SALAH. “Palestina” dan “bangsa Palestina” tidak dapat ditemukan di manapun. Mungkin inilah sebabnya dengan apa yang disebut “Palestina” Arab ini yang katanya memiliki akar sejarah kuno SEMUA KEMBALI PULANG pada bulan Juni 1967!
    Begitu banyak hubungan kuno agama dan fisik bagi orang-orang Arab, Muslim atau “Palestina” kepada satu ons lempengan tanah di tempat yang disebut wilayah “yang diduduki”!

    Dari tahun 1948 sampai 1967, ketika Yerusalem Timur dan Gunung Bait “diduduki” oleh Pasukan Yordania menyusul Perang Arab-Israel 1948-9, Yerusalem sendiri diabaikan oleh dunia Arab. Tidak ada pemimpin Arab pernah berkunjung, bahkan tidak berdoa di Mesjid al-Aqsa atau Dome of the Rock (keduanya berlokasi di Gunung Bait YAHUDI). Juga perlu dicatat selama periode 19 tahun pendudukan Yordania ini, tidak seorangpun Yahudi diizinkan di sana… tidak ada yang bisa dilihat bagi mereka karena orang-orang Arab menghancurkan 58 buah sinagog-sinagog Yahudi di Yerusalem! Bahkan para Arab dari “Palestina” menempatkan prioritas yang begitu rendah terhadap Yerusalem di mana piagam pendirian PLO, Perjanjian Nasional Palestina tahun 1964, tidak membuat keterangan apapun tentang Yerusalem. Hanya ketika kaum Yahudi merebutnya kembali setelah “Perang Enam Hari” 1967 (yang dimulai oleh bangsa-bangsa Arab) dunia Arab TIBA-TIBA menjadi bergairah dengan Yerusalem!

    Dapatkah siapa saja satu orang Muslim di dunia ini menghasilkan bukti yang dapat dipercaya mengenai hubungan mereka dengan tempat suci ini, selain mimpi Muhammad? Percaya atau tidak, ada satu dan hanya satu-satunya sumber bagi klaim Muslim terhadap Yerusalem dan tempat Gunung Suci ini, adalah penyebutan di Al Qur’an mengenai mimpi Muhammad akan “tempat jauh” yang tidak diketahui. Mungkin “tempat jauh” ini adalah Gedung Putih di Washington DC atau “peternakan ayam” di Nevada?

    Sesungguhnya, Dome of the Rock dan mesjid Al-Aqsa hanyalah dua dari ratusan ribu mesjid-mesjid Muslim di seluruh dunia. Kecuali untuk dua mesjid kecil, Yerusalem sendiri tidak punya arti penting bagi Islam. Dalam kenyataannya, terdapat lebih banyak tempat-tempat suci umat Kristen di Yerusalem dari pada milik Muslim!

  26. muhfirman berkata

    assalaamu’alaikum wr.wb.

    sebelumnya, mas, bisa ndak komen dari mas juden di atas itu dihapus saja. saya sudah belajar kok tentang sejarah konflik palestina – israel, dan paparan dari mas juden itu banyak salahnya, dan sangat-sangat subjektif.

    selebihnya, saya hanya ingin mengucap syukur jika pemimpin-pemimpin kita sudah bergerak untuk menyadarkan semua pemimpin umat islam sedunia agar peduli dan benar-benar melakukan tindakan nyata untuk menyelesaikan konflik Palestina – Israel.

  27. mengundang seluruh Blogger untuk ikut berkampanya “Dari Blogger Untuk Palestina” atau “1 Blogger 1 Dollar” banner bisa dilihat di situs suaranews.com. Terima kasih.

  28. Shiddiq berkata

    Wa’alaikumusalam sdr muhfirman

    Klo menghapus komen sih bisa aja mas…keterangan dia(Juden) itu sama seperti debat semalam antara Ust.FerryNoor dkk/Palestina Vs Pro Israel…ngga ada isinya…
    Untuk si Juden ini biar kan aja dia buka aib Yahudi?israel laknatullah itu…

    Peace save our Palestina

  29. Akhi berkata

    Berdakwah dengan berdemo dibawah bendera Hizbi? Sebelum diutusnya Rasulullah sholallohu’alaihi wassalam masyarakat jahiliyyah juga eperti ini.. Bergolong2golongan, setiap golongang berbangga dengan apa yang ada pada mereka….

  30. kangmansur berkata

    Sudah Tabiat Monyet… memang Juden.
    Selamanya Bangsa Monyet.

  31. bang kimun berkata

    Wah, lucu sekali paparan #25 itu yoo? kerana israel pernah ada disitu terus diusir terus balik lg kesitu sambil ngusir & mbunuh orang yg disitu jadi betul?
    berarti kalo orang belanda dateng ke indo terus ngebantai kita juga boleh dong, kan dia sudah ratusan tahun ngejajah bangsa kita (menguasai tanah kita)? terus juga kita boleh ngusir singapur, malaysia, dan mdagaskar sambil ngebunuh mereka karena kita dulu disitu pernah berada dalam kekuasaannya Majapahit selama beberapa ratus tahun dong? wah2 bisa kacau ni dunia persilatan pakde, pakde..

  32. adri berkata

    Saya tidak mengatakan lucu untuk nomer 25 itu akhi.. tapi dungu..

    Kalau tidak puas, silahkan diskusi di email saya adri_rilda@yahoo.com

    Agar jelas kedunguan anda….

  33. Shiddiq berkata

    Jika komen.25 itu muslim kita do’akan dia toubat tapi kalau dia Yahudi atau sekutunya maka LAKNATULLAH ‘ALALYAHUDI WAL MUSYRIKIIN.

  34. krisna wijaya berkata

    Gue setuju tuh ma Kang Mansyur,kalo yahudi itu monyet dan keturunannya pasti monyet 100 % he he he. ini yang dinamakan tipu daya yahudi ya. o o o gini ya. Mas Shidiq nggak uash di tanya muslim apa bukan, kerena gue yakin ini 100 % yahudi.
    he he he. nggak usah dlaknat deh, mereka mang udah psti terlaknat.
    Bang kimun ente bener, ntar kita kerjasama ma orang Indian kita bunuhin aja orang yahudi di sana pasti boleh kan, karena dari Zaman si Yudea dan si yesus mana ada monyet yahudi di sana. hehehe bolehkan punya pendapat kaya gini Den, tapi ditanggung pala lu di kemplan ma mbah lu. kalo lu punya pendapat itu.
    atau kalo lu yahudi di tinggal disini bisa dong lu gue bunuh dan gue ambil rumah lu karena menurut sejarah nggak ada suku Yahudi di Indonesia

  35. Kenapa manusia beragama saling bermusuh2an dalam kehidupan dunia ini? Kenapa umat Islam dan umat Yahudi berperang sampe berabad2 lamanya di timur tengah? Kenapa umat Islam, umat Kristen dan umat Yahudi gak pernah akur atau cuma pura-pura akur? Kenapa masing2 agama bersikeras bahwa agamanya adalah yang paling bener dan mengecilkan agama lain? Jawabannya adalah karena agama yang ente anut telah membuat otak sampeyan kagak nalar lagi!! Agama telah membuat panjenengan menjadi bego, mandeg, budeg, kagak logis, munafik, palsu dan kagak rasional!! Pemikiran atas agama adalah pemahaman atas mitos-mitos kuno yang sudah ketinggalan jaman, yang tidak sesuai lagi dengan keadaan masa kini. Dari sudut pandang agama, lebih baik meniru alias menjiplak perilaku nenek moyang daripada menemukan cara baru yang lebih kreatif untuk menyibak kebenaran masa kini. Wow keren banget mengagumi masa lalu agama, bernostalgia dalam kisah2 ”hebat” di kitab suci, kemudian tidur dalam mimpi2 semu yang berisi keanehan, ketidakmasukakalan, bunuh2an dan kekerasan. Terus ketika ente terbangun dari bobo, mimpi itu terus ente realisasikan dalam bentuk fakta yang mengerikan? Membunuh orang kafir adalah oke2 aja coy, buset dah, itu kata kitab suci di 3 agama besar timur tengah lho.Ini membuktikan bahwa agama justru jauh dari nilai2 kemanusian, itulah fakta yang ada di sekitar kita, yang sering kita lupakan, haruskah itu terus dibangga2in? Keyakinan akan iman agama selain udah ketinggalan jaman, juga terbukti jauh dari nalar dan bukti empiris. Agama selalu berkotbah akan kebenaran gagasan tetapi tidak ada pembuktiannya. Sama sekali tidak ada bukti empiris dari agama yang bisa di-verifikasi, di-falsifikasi dan di-validasi secara ilmu pengetahuan dan teknologi. Kalau ada yang bilang ada, itu cuma ilmiah semu (freak science / pseudoscience). Kacian deh lu!! Lalu nganggep gagasan, kalimat, sabda dan semua yang ada di kitab suci adalah sakral? Untuk apa menganggap sakral hanya untuk menuruti apa saja yang dikatakan kakek, mbah, opung, eyang kita, tanpa pernah berpikir memakai nalar, bahwa yang dikatakan sakral itu sebenarnya aneh bin ajaib sekaligus mengerikan? Sebenernya mah kagak ada seorangpun yang sungguh bener2 yakin akan keyakinannya, ia hanya dapat menunjuk dan mengikuti atawa mengekor aja pada suatu komunitas insan-insan yang berkeyakinan sama, padahal suatu konsensus bersama atas suatu keyakinan belum tentu menunjukkan bahwa keyakinan itu bener, iya gak coy?

  36. blackboard berkata

    Nuh wahid cuma cari popularitas aja yah menjelang pemilu!
    WASPADALAH! :-D

  37. Shiddiq berkata

    @Blackboard
    Alhamdulillah nambah lagi pahala ustadz HNW .ada yang su’udzon neeh.
    Sekedar anda tau ya mister blackboard….semua itu dilakukan beliau karena rasa persaudaraan sesama muslim….apalagi disana sedang terjadi tragedi kemanusiaan…yah wajar sesama manusia saling tolong menolong….lain halnya klo ********* …tp klo ********* bisa salaing melindungi antar sesamanya..apalagi kita…so peace save our palestina

  38. MUJAHID berkata

    nih komentar buat ABDULLAH JOHANNES sebenarnya ente percaya kalo ente muslim di quran aje ada bahwa sesungguhnya orang kafir nggak puas menghancurkan umat islam sebelum umat islam mengikuti kehidupan orang kafir misalnya minum-minuman keras,judi sampe cara berpakaian yang memperlihatkan aurat seperti menunjukkan lekuk tubuh sekarang ane maw bertanya apakah ente sudah merasa sempurna dengan apa yang ente lakuin emanganya ente tuhan maha sempurna jadi ente ngga usah bawa nama-nama kitab umat karena yang ente bilang bisa meneyebabkan umat islam marah besar kecuali islam liberal ye yang selalu setuju-setuju aja tapi ane nggak tw ya kitab apa yang ente anut injil kitab umat kristen atw talmud kitabnya orang yahudi laknatullah wassalam

  39. Bang Kimun berkata

    @Abdullah(?) johannes :
    Melihat comment anda, saya simpulkan anda bukan beragama Islam, Kristen, ataupun Yahudi. Berarti anda beragama mungkin Budha,Hindu,Konghucu,atau Kepercayaan pada “Tuhan”, atau Tidak percaya sama sekali pada Tuhan.

    Anda menyoroti masalah “mudahnya” Islam menumpahkan darah dan peperangan. Terus terang saja, Islam berbasis kepada persahabatan dan persaudaraan dengan seluruh umat manusia, karena seluruh umat manusia pada dasarnya memang bersaudara, yaitu berasal dari anak cucu Nabi Adam AS.
    Tidaklah mudah untuk umat Islam dalam membuat suatu peperangan. Perang itu adalah jalan terakhir yang ditempuh apabila umat Islam sudah menempuh jalur2 perdamaian dengan musuh2nya. Perang itupun hanya dilakukan selama mereka memerangi umat Islam. Jika mereka sudah menyerah dan tidak mengganggu umat Islam, tentu saja umat Islam tidak akan terus2an menyerang.

    Apa yang membedakan antara kondisi dulu dengan sekarang? orang tua membunuh bayinya sendiri? jaman dulu lebih parah lagi, dikubur hidup2..jaman sekarang prostitusi & pornografi sudah merebak di masyarakat? jaman dulu orang thawaf untuk berhaji dengan bertelanjang dan bercampur antara laki2 dan perempuan! sekarang teknologi canggih, .. jaman dulu juga jangan dikira seperti jaman batu,..piramid saja sampai sekarang pakar2 di seluruh dunia masih dibuat terheran2 dengan teknologi jaman “purba” tsb. bahkan cukup banyak barang2 temuan dari masa ribuan tahun sebelum masehi yang belum bisa dipahami oleh ilmuan sekarang karena teknologinya yang terlalu canggih..silahkan searching sendiri di internet artikel2nya, bahkan jaman mesir kuno saja sudah dikenal konsep listrik dengan ditemukannya hieroglyph bertemakan sketsa
    lampu katoda!. jadi canggihan mana dulu dengan sekarang? Tolong tarik kata2 anda yang menyebutkan bahwa agama Islam sudah ketinggalan jaman.!

    Anda menuduh kami orang2 bodoh yang hanya nurut saja apa kata orang tua kami..saya katakan disini bahwa tidak semua orang islam adalah berasal dari keluarga yang islam.begitu pula keluarga islam belum tentu menghasilkan keturunan2 yang Islam pula apabila sudah besar nanti.
    anda menuduh kami merasa benar dengan pendirian kami. tapi anda sendiri lupa bahwa anda juga merasa bahwa pendirian anda adalah yang paling benar, dan pendirian kami salah semua. kalau begitu apa bedanya anda dengan kami?
    tentu beda, kami berada di jalan yang lurus. Anda? kami tidak tahu pakai jalan yang mana, mudah2an lurus juga,..

    Saran saya, pelajarilah Islam dengan tanpa niat untuk mencari keburukan2nya, tapi niatkanlah untuk mencari kebenaran. mudah2an Allah SWT berkenan menunjukan kepada kita cahaya kebenaran dan menuntun kita semua kepada jalanNya.
    Amiin.

  40. save palestine spirit will never die.

    insya Alloh.

  41. [...] Hidayat Nur Wahid TERNYATA………. Dr. Hidayat Gabung Ulama Dunia Temui Pemimpin Arab Selamatkan Gaza Oleh: Tim dakwatuna.com Wakil Ketua Yayasan […] [...]

  42. rifai berkata

    Mudah-mudahan nanti (Insya Allah) kalo Beliau jadi Presiden kita nggak cuma bisa demo doang, tapi bisa ikut bantu menggempur Yahudi/Israel Laknatullah.

    Allahu Akbar

  43. heru berkata

    Alhamdulillah Pak Hidayat udah kesana.mudah-mudahan perbatasan dibuka dan bukan cuma bantuan medis dan makanan yang bisa masuk, tapi Rudal, senjata api, dan peralatan perang lainnya biar Hamas bisa ngancurin Israel

  44. hanafi berkata

    Mudah-mudahan nanti (Insya Allah) kalo Beliau jadi Presiden kita nggak cuma bisa demo doang, tapi bisa ikut bantu menggempur Yahudi/Israel Laknatullah.

    Allahu Akbar,
    tapi juga semoga kalau dipikir juga, masak golput haram, jangan ngawur gituah, semoga allah selau memberi jalan yang benar
    Allahu Akbar,

  45. asabila berkata

    TO HUSIN anak KAMMI:
    Kalau ente faham, Islam Syamil, Kamil dan Mutakamil. Dan Kamu juga kader KAMMI yang aktif ngaji. Gak akan kamu berkata seprti itu. KAMMI dibentuk sebagai wasilah dakwah Islam, kegiatan KAMMI 1998 adalah kegiatan politik; membentuk masyarakat Madani. KAMMI yang sekarang entah seperti apa saya juga tidak tahu perkembangannya. Kalau ente anggota KAMMI apa yang sudah ente perbuat.??? be syamilah

  46. kue putu berkata

    Hidayat Nur Wahid cuma numpang ngetop di waktu gaza di bom israel, ya mengail di air keruh deh…..orang spt dia sangat berbahaya bagi republik ini…

  47. Shiddiq berkata

    To:Kue Putu
    Menurut saya anda yang berbahaya bagi republik ini…tukang fitnah …he mas Putu ada ngga ada Gaza jg HNW tetep HNW dan popularitas beliau kayaknya ngga ngaruh ama kejadian gaza…coz tragedi gaza siapa aja boleh bantu..contonya aja wartawan TVOne dan stasiun TVnya jd ngetop gara2 tragedi tersebut…gitu lho kueputu

  48. helley berkata

    Dalam Surat Al-Quran , Injil dan Taurat :

    Buah Tin, kenapa Allah bersumpah demi buah tin dan Zaitun (Qur’an Surat At Tin ( سورة التين ) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
    1. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
    2. وَطُورِ سِينِينَ dan demi bukit Sinai,

    Tentunya buah tin memiliki makna yang sangat tinggi. , Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh & cancer . Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.
    Unsur yang terkandung dalam buah Tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah Tin juga mengandung yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, belerang (fosfat), chlorin, serta asam malic dan nicotinic.

    Jika ada saudara-saudaraku yang berminat untuk mengkoleksi pohon AT-TIN , kami menyediakan bibit pohon Attin .
    - Varietas :Conadria Fig , Tinggi Pohon : 50-100 cm ,
    - Harga Rp. 250,000 per pohon , atau Rp. 350,000 per pohon ( berbuah )
    - Hubungi Helly – HP# 0816 999 638 atau 0816 188 2594.

  49. Zico Alviandri berkata

    Allahu Akbar… ustadz…. Aku mencintaimu karena Allah…

  50. Rakyat Biasa berkata

    Forum bebas bicara untuk menyampaikan ungkapan cinta, opini, keluh kesah, harapan, kritik, dan saran kepada para pemimpin kita

    http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>