Blog Pribadi-Pribadi Muslim

Bangkit Saudaraku….Harapan Itu Masih Ada….

  • Blog Stats

    • 359,563 hits
  • Update Terbaru

    Tanggal 5 November 2008 - 1 Buah Tulisan
  • Agenda

    Tidak Ada
  • Sekilas Info..

  • Hafez

  • Abu Zaydan

  • Ingin tau update terbaru di blog ini ke email anda? klik aja


  • My blog is worth $14,678.04.
    How much is your blog worth?

  • Agenda

    Tidak Ada
  • Software Bagus Gratis Hanya 24 Jam !!

  • Koleksi Gambar

    DPRa Basirih 4 Banjarmasin

    100_1065

    100_1058

    DPW PKS Kalsel 3

    DPW PKS Kalsel 2

    DPW PKS Kalsel 1

    More Photos
  • Arsip

Gus Dur Mencium Medali Yahudi!

Ditulis oleh Hafez di/pada Juni 17, 2008

Bulan Mei lalu, ada dua isu panas di tengah masyarakat kita. Pertama soal rencana pemerintah menaikkan harga BBM. Yang kedua, soal kelompok sesat Ahmadiyah yang hendak dibubarkan namun mendapat dukungan dari koalisi liberal dan kelompok non-Muslim.

Di saat itulah, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika Serikat memenuhi undangan Shimon Wiesenthal Center (SWC) untuk menerima Medal of Valor, Medali Keberanian. Selain untuk menerima medali tersebut, Durahman juga menyatakan ikut merayakan hari kemerdekaan Israel, sebuah hari di mana bangsa Palestina dibantai besar-besaran dan diusir dari tanah airnya. Medali ini dianugerahkan kepada mantan presiden RI ini dikarenakan Durahman dianggap sebagai sahabat paling setia dan paling berani terang-terangan menjadi pelindung kaum Zionis-Yahudi dunia di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia.

Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19..00 waktu Los Angeles.

Lazimnya acara penganugerahan penghargaan, maka dalam acara ini pun selain medali, ada juga sejumlah dollar yang dihadiahkan Shimon Wiesenthal Center kepada sang penerima. Hanya saja, berapa besar jumlah hadiah berupa uang ini tidak disebutkan dalam situs resmi Wiesenthal Center tersebut ( www.wiesenthal.com ).

Dalam acara dinner yang dihadiri tokoh-tokoh Zionis Amerika dan Israel, di antaranya C. Holland Taylor (CEO LibForAll), Rabbi Marvin Hier (Pendiri SWC, dinobatkan oleh Newsweek Magazines sebagai Rabbi paling berpengaruh nomor satu di AS tahun ), Rabbi Abraham Cooper (menempati urutan ke-25 Rabbi paling berpengaruh di AS tahun 2008), CEO Sony Corporation, dan lainnya, antara penerima penghargaan dengan tuan rumah—para Zionis Amerika dan Israel tersebut—berlangsung obrolan santai namun serius.




Kiriman: Bgabang Via Email

49 Tanggapan ke “Gus Dur Mencium Medali Yahudi!”

  1. hengky_amikom berkata

    semoga alloh memerikan hidayahnya

  2. bgabang berkata

    Tulisan bgabang copy dari http://www.swaramuslim.net

  3. jaka berkata

    Wah… semoga Gus Dur Khusnul Khotimah. dan masa akhirnya diampuni semua dosa-dosanya.. beraaaaat dur gus dur. kapokmu kapan.

  4. heruyaheru berkata

    Orang yahudi juga sangat menghormati dan menghargai nabi muhammad lho…

  5. [...] mampir di blog ini. Pas saya chat sama seorang teman, teman saya ini bilang :” Mungkin Gus Dur [...]

  6. AMAR berkata

    Gus Dur emang gitu…. kok repot….

  7. wangga berkata

    Al-Qur’an dituduh menyadur Bible

    Menjawab Islam Liberal

    Kehebatan al-Qur’an yang penuh dengan mukjizat, disambut dengan kedengkian oleh pihak Nasrani. Mereka berusaha menyerang otentisitas al-Qur’an dengan berbagai metode. Setelah gagal, mereka frustasi dan terus-menerus melakukan
    kritikan untuk menanamkan keraguan terhadap umat Islam.

    Salah satu kritikannya adalah menuding al-Quran sebagai kitab saduran.Adalah Mohamad Guntur Romli, aktivis JIL yang getol menjajakan liberalisasi agama berkedok Islam. Dalam artikelnya belum lama ini, Guntur mencak-mencak menuding al-Qur’an sebagai kitab saduran yang menyunting (mengedit) keyakinan dan kitab-kitab sebelumnya.

    “Kisah Isa (Yesus) dalam al-Qur’an yang menegaskan, Isa hanyalah seorang Rasul, bukan anak Tuhan, dan tidak ada penyaliban terhadapnya adalah “saduran” dari keyakinan sebuah sekte Kristen,” tulisnya.

    Guntur menegaskan pula, “Al-Qur’an tetap memiliki banyak sumber dan ‘proses kreatif’ yang bertahan serta berlapis-lapis. Al-Qur’an adalah ’suntingan’ dari ‘kitab-kitab’ sebelumnya, yang disesuaikan dengan pentingan
    penyuntingnya,” (koran Tempo, 4 Mei 2007).

    Tuduhan ini sebenarnya sudah basi, dan sama sekali tidak ada yang baru. Para

    orientalis dan misionaris Kristen sudah terlalu sering melontarkan tuduhan ini. Misalnya, FJL Menezes (1911) dalam karyanya The Life anda Religion of Mohammad:The Prophet of Arabia menuduh : “Tidak ada suatu apapun dari al-Qur’an itu, selain ciptaan dan rekaan Muhammad dan para sahabatnya.”

    Dalam jajaran pengritik al-Qur’an, tercatat nama-nama orientalis terkemuka, antara lain : G. Sale dalam buku Preliminary Discourse (1899) yang menyebutkan bahwa Muhammad adalah penulis asli al-Qur’an. Di belakang hari,
    kritikan serupa dikemukakan oleh Sir William Muir dan Wollaston (1905), Lammens (1926), Champion dan Short (1959), Glubb (1970), Robinson (1977), dan seterusnya.

    Di Indonesia, tuduhan yang sama dilontarkan oleh evangelis Jansen Litik, Suradi ben Abraham, Pendeta Muhamad Nurdin, dan lain-lain. Jauh sebelumnya, Louis Hoyack dalam buku De Onbekende Koran menuduh al-Qur’an telah menjiplak Bibel : “De Koran staat vol van verhalen, ontleend aan het Oude en Nieuwe Testament, en ook aan andere bronnen, maar waar de profeet het noodig oordelde, een weinig geretoucheed” (hlm.74). (Al-qur’an berisi dongengan-dongengan yang dicuplik dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, juga dari sumber-sumber lain, tetapi di mana dianggap perlu oleh sang nabi maka diadakan penyuntingan disana-sini).

    image Bila ditelaah secara kritis, kritik Guntur terhadap al-Qur’an itu

    sungguh tidak bermutu, karena tidak disertai data-data yang akurat dan faktual. Dalam ulasannya mengenai proses turunnya al-Qur’an, Guntur menganalisa bahwa ketika berbicara tentang pewahyuan al-Qur’an, Allah memakai
    dhamir nahnu (kata ganti plural “kami”). Menurutnya, kata “awhayna(kami wahyukan) dipakai dalam al-Qur’an lebih dari 30 kali, sedangkan kata “awhaytu” (aku wahyukan) hanya dipakai 8 kali. Bertolak dari data “awhayna” ini, Guntur menyatakan, proses turunnya al-Qur’an melibatkan kerja kolektif antara Tuhan dan manusia.

    Dari penjelasan ini, terlihat jelas betapa Guntur adalah orang yang miskin data. Menurut penelitian Tim FAKTA dengan fasilitas program al-Qur’an digital, kata “awhaytu” dalam al-Qur’an hanya ada satu kata, yaitu dalam surah al-maidah:111, Itu pun bukan tentang pewahyuan al-Qur’an, melainkan ilham kepada para pengikut setia Nabi Isa (Hawariyun).

    Selain itu, pemakaian kata ganti Nahnu (Kami) bukan berarti bilangan Allah itu jamak (plural), dan tidak berarti bahwa proses turunnya al-Qur’an itu melibatkan kerja sama antara Tuhan dan manusia. Dalam bahasa Arab, pemakaian kata ganti jamak untuk kata orang pertama tunggal (mutakallim mufrad) berarti penghormatan dan pengagungan (lit-ta’zhim).

    Tidak benar tudingan Guntur bahwa pewahyuan al-Qur’an itu hasil kerja sama antara Tuhan dan manusia dengan menyadur dan menyunting kitab-kitab sebelumnya. Tudingan ini terbantah oleh ayat al-Qur’an surah al-Baqarah:41. Dalam ayat ini Allah memakai kata ganti tunggal “anzaltu” (Aku turunkan) ketika berbicara tentang turunnya al-Qur’an. Pada ayat tersebut Allah berfirman : “Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (al-Qur’an)…”.

    Ketika melontarkan tudingan al-Qur’an menyadur kitab sebelumnya (baca:Bibel), lagi-lagi Guntur memamerkan kemiskinannya dalam hal data. Sebagai seorang
    peneliti, seharusnya Guntur membuktikan tuduhannya atas berbagai pertanyaan berikut :
    Pertama, jika al-Qur’an adalah kitab suci yang menyadur Bibel, maka ayat Bibel mana saja yang disadur, dan ayat al-Qur’an mana yang dianggapnya menyadur itu.

    Kedua, Berdasarkan sejarah yang diyakini Guntur, kapan Nabi Muhammad membaca dan meneliti Bibel ketika menyadurnya dalam al-Qur’an?

    Ketiga, menurut al-Qur’an, Muhammad adalah nabi yang ummiy (buta aksara). Tudingan bahwa beliau menyadur kitab-kitab sebelumnya, berarti menuding bahwa beliau bisa membaca. Siapa nama guru Nabi Muhammad yang mengajarkan baca-tulis?

    Dalam artikelnya Guntur hanya bisa menuding tanpa membuktikan fakta dan data yang akurat. Karenanya, tudingan ini boleh disebut sebagai asbun.

    Secara singkat, semua tuduhan itu kandas dengan sendirinya oleh firman Allah dalam surah al-’Ankabut:48-49 yang menyatakan Muhammad adalah nabi yang ummiy. Kenyataan bahwa al-Qur’an sepanjang sejarah dunia tidak pernah berubah
    setitikpun, membuktikan bahwa al-Qur’an adalah Kalamullah (firman Allah) yang redaksinya sama sekali tidak melibatkan campur tangan manusia. Sebab jika al-Qur’an adalah hasil karya manusia, pastilah dikemudian hari akan mengalami editing (perubahan), karena hasil karya manusia memiliki banyak keterbatasan.

    Jelaslah bahwa al-Qur’an bukan kitab saduran. Lantas siap ayang sebenarnya menyadur? Bisa jadi kelompok liberal yang menyadur fitnah-fitnah dari kaum orientalis dan misionaris. (sabili/fakta)

  8. affcell berkata

    s7 ma komen wangga, uraian yg bagus

  9. ryu berkata

    Tragis memang…
    Seorang ulama yang di elu-elukan oleh mayoritas kaum Islam tradisional tidak lagi patut dijadikan panutan umat..
    Dan yang lebih tragis lagi adalah seolah-olah mereka membutakan mata mereka sendiri terhadap fakta yang sudah sangat jelas bahwa apa yang mereka ikuti adalah jelas-jelas salah dan justru akan menghancurkan agama dan saudara mereka sendiri.
    Taqlid buta.. ya, taqlid buta.. Saat mereka justru membela gus dur yang membela AKKBB dan kaum yahudi yang sampai hari kiamat tak akan rela Islam berjaya..
    Wailu lilummatii minassuuu’i ‘ulama’…

  10. daeng limpo berkata

    Gus Dur :D

  11. [...] Zionis-Yahudi dunia di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia. Silakan baca di sini, sini. Dia juga pernah mengusulkan untuk membubarkan MUI, silakan buktikan di sini. Dan keanehan [...]

  12. suharman berkata

    itulah manusia

  13. mujahidallah berkata

    Mas hafez..sepertinya ane ga beda ama antum terkait dengan menulis dimedia.Dibulan juni ini ane banyak mendapat sms ancaman dari rekan2 pergerakan diunsoed gara-gara ane mengkritisi teman ane (hmi dipo) yang ngomong didepan muka ane bahwa syariat itu tidak penting. alhasil ane diancam akan dipukuli oleh rekan2 pergerakan.ane juga sempat diundang diskusi bareng ba’da isya hingga jam 1 pagi.capeeee…

    Yang lebih wah lagi,waktu ane nulis tentang gusdur (waktu itu sempet ane tulis diblog ane dan sedikit mengomentari tentang beliau (gusdur)tapi wacananya sudah ane hapus.)ane katakan bahwa : “Orang kayak gini (baca :gusdur) kok dibilang ‘ulama??orang udah buta mata hatinya kali ya” Eh..ancamannya bukan cuma dipukuli tapi
    ane ingin dibuat terkenal dimedia, alias pengen dibunuh.hhhh…

    emang jika ane katakan bahwa gusdur nyeleneh salah ya? :) heran.

  14. Hafez berkata

    antum salah ngomongnya…kalo ane yang diundang, ane bakal tepuk tangan didepan mereka: wah selamat..ulama anda sudah resmi jadi sahabat dan pembela yahudi, kaum yang dilaknat Allah dalam al qur’an!

    oalahhh ancaman bunuh…. saya sih dah kenyanggggg… dah ane tunjukin tempat duel yang enak (sepi, jauh dari rumah penduduk, alamat jelas) sampe ane kasih rute angkot! tapi yahhh Alhamdulillah Allah masih kasih ane umur buat bales comment antum :P

  15. idam berkata

    orang-orang munafik akan senantiasa ada di muka bumi ini.

    mereka yang menyebarkan paham2 selain islam adalah pembawa berhala versi modern!

    amr bin luhay gaya baru.

    re: heruyaheru
    “Orang yahudi juga sangat menghormati dan menghargai nabi muhammad lho…”

    kayanya ente pendukung gus dur…

    baca lagi sirahnya…
    yahudi sebaliknya sangat membenci beliau dan selalu berkonspirasi.

  16. m4rx berkata

    Boz gw salut atas blog boz…
    Blh g’ aq kutip utk blog beta aq…
    Ne blog beta aq…

  17. Rifai berkata

    ASSAMU’ALAIKUM WR WB
    ikhwah fillah, dan terbuktilah sekali kebenaran ayat ….

    Walantardo ankal yahuudu walan nasharo hatta tattabi’u millatahum. Inilah makar mereka (yahudi and nasrani)

    Semoga Allah SWT menyadarkan GUSDUR.

  18. akhina fulan berkata

    semoga Tuhan (Allah swt) membalas semua yg terjadi kepadaaaa mu (Gus Dur..) suatu saat nanti,(yaelah afghan banget!!!)

  19. lukman hakim berkata

    biarin ajalah gus dur kan udah tua

  20. Sofian berkata

    Saya posting dua buah tulisan dari Gus Dur dengan harapan semoga dapat menjernihkan pandangan.

    Benarkah Arafat Pemimpin Gerakan Islam?

    Oleh: Abdurrahman Wahid*

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membawa tiga orang pemimpin organisasi Islam Indonesia ke upacara penguburan Yasser Arafat, pemimpin Palestina yang meninggal dunia di Paris dalam usia 75 tahun. Ketiga orang itu adalah Hidayat Nurwahid (PKS), Hasyim Muzadi (NU) dan Din Syamsuddin (MUI). Walaupun ia juga membawa pejabat pemerintah lainnya dan Agung Laksono (Ketua DPR RI), namun hal itu menunjukkan SBY menganggap Arafat sebagai pemimpin gerakan Islam. Karena itulah, patut kita pertanyakan benarkah Yasser Arafat seorang pemimpin gerakan Islam? Jawaban akan hal ini memang tidak penting sekali artinya, karena bagaimanapun juga Arafat adalah orang besar yang memiliki kharisma tersendiri. Tetapi dalam kompleksitas pekembangan politik di Timur Tengah, status seseorang, apakah ia seorang pemimpin gerakan Islam ataukah pemimpin gerakan kebangsaan, menjadi sangat penting artinya. Untuk memperoleh kepastian tentang status Arafat itulah tulisan dibuat dan agar masyarakat kita tahu benar dan tidak keliru memahaminya.

    Terlebih dahulu kita harus menyadari benar bahwa kabilah Filistin (dari mana bangsa Palestina berasal) sebenarnya bukanlah bangsa Arab. Suku Filistin, Phoenisia (dari mana orang Lebanon berasal) dan Israel adalah tiga dari dua belas kabilah (suku bangsa) yang mendiami kawasan pantai timur laut Tengah itu beberapa ribu tahun yang lalu. Nama-nama mereka diabadikan oleh kitab suci Torah (dalam bahasa Al-Quran disebut Taurat). Karenanya bahasa mereka sangat berdekatan dan sangat banyak persamanya dengan bahasa Arab. Kita tidak tahu tepat, bahasa siapa yang diambil dan yang dibuang, namun yang jelas kemudian bahasa Filistin dan Phoenisia akhirnya hilang dari peredaran untuk digantikan oleh bahasa Arab. Tetapi cukup banyak kalangan bangsa Arab tidak mau mengakui hal itu.

    Karena perasaan seperti itulah, almarhum Raja Hussein dari Yordania dengan gampang memerintahkan legiun Arab untuk menumpas gerilyawan Palestina di perbatasan Yordania pada tahun 1970. Ini adalah suatu bukti bahwa perasaan orang-orang Palestina dianggap oleh cukup besar bangsa Arab sebagai bukan dari kalangan mereka.Tetapi justru Inilah yang membuat Arafat besar di mata orang-orang Palestina, dan memberikan kepadanya kharisma sebagai pemimpin yang dicintai rakyat. Yaitu karena Arafat berhasil membuat orang-orang Palestina diterima oleh mayoritas bangsa Arab sebagai bagian dari diri mereka.Walaupun ia tidak menerima Pan Arabisme Nasionalis-Sosialistik dari Gamal Abdel Nasser, atau mendukung pemerintahan tidak demokratis dari para penguasa Arab, namun hasilnya pada umumnya rakyat Arab menyetujui anggapan bahwa orang orang Palestina adalah bagian dari bangsa Arab. Ini ditunjang oleh kenyataan bahwa banyak sekali kaum profesional (terutama guru/tenaga pengajar,para dokter dan hakim) adalah orang orang Palestina, yang tersebar di banyak negara-negara Arab. Bahwa Arafat dianggap sebagai salah seorang pemimpin dunia Islam oleh satu dua orang pemimpin lain, tidak berarti bahwa anggapan itu benar.Tak ada seorangpun pemimpin Arab lainnya, maupun rakyat Arab sendiri, menganggapnya demikian.

    Dalam hal ini, penulis lalu ingat akan disertasi berjudul “Islam Against the West: Shakib Arslan and the Campaign for Islamic Nationalism” yang ditulis oleh Cleveland tentang diri Shakib Arsalan pengarang buku “Limadza Ta’akh-kharal Muslimun wa Taqaddama Ghairuhum” (Mengapa orang Islam terkebelakang dan yang lain-lainnya maju?). Dalam distersasi doktoralnya itu Cleveland menyebut Arsalan bukanlah orang Arab, karena sebab itu Arsalan mengemukakan Islam ideologis sebagai acuan, agar ia dapat diterima di kalangan kaum Muslimin sebagai pejuang yang gigih. Ini dilakukannya agar ia tetap menjadi anggota parlemen dari wangsa atau dinasti Utzmaniyyah (Ottoman empire) yang mengusai dunia Islam sebelum tahun 1924.

    Ini adalah kenyataan sejarah yang tidak dapat dibantah oleh siapapun. Inipun yang menjadi sebab dari timbulnya beberapa gerakan sempalan (splinter groups) dalam gerakan Islam seperti Hammas dan Brigade Al Aqsa di kalangan orang-orang Palestina. Bagaimanapun juga mereka tetap saja menjadi minoritas dari bangsa Palestina, sehingga tidak dapat dikatakan bangsa Palestina adalah bangsa Muslim, karena cukup besar juga prosentasi orang beragama Kristiani di kalangan mereka. Walaupun Arafat menyantuni dan terkadang tampak lemah di hadapan dua kelompok Muslim itu dalam banyak hal, tidaklah berarti ia dianggap pemimpin Islam oleh mereka. Bahkan dalam kenyataan, ia harus berpisah ranjang dari istrinya yang bernama Suha yang beragama Kristiani, jelas karena ia dimarahi oleh golongan keras itu, dan ia tidak menggunakan haknya sebagai seorang pria Muslim yang boleh beristri Kristiani atau Yahudi.
    ****

    Dari kasus diatas, dapat dilihat bahwa Arafat bukanlah pemimpin Islam melainkan seorang pemimpin kebangsaan (nationalist leader) Palestina. Kenyataan inilah yang harus kita pegangi untuk tidak melakukan perhitungan politik yang salah. Karena bangsa Palestina kebanyakan adalah muslim dengan sendirinya puncak teratas kepemimpinan bangsa itu beragama Islam. Hal itu tidak hanya berlaku bagi Arafat, tapi akan berlaku pula bagi para pemimpin Palestina lainnya, seperti Mohammed Dahlan, Ahmad Qorei alias Abu A’la yang sekarang menjadi perdana menteri, Mahmud Abbas alias Abu Mazen (mantan perdana mentri dan wakil Arapat dalam gerakan Al-Fatah yang menjadi tulang punggung PLO).

    Dalam mengembangkan kebijakan luar negeri, yang berdasarkan atas pertimbangan-pertimbangan geopolitis, pengetahuan dasar semacam ini sangat diperlukan agar kita tidak membuat kesalahan politik yang besar terhadap bangsa Palestina. Karena ini mengandung implikasi sangat luas dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang terkait dengan kawasan Timur Tengah. Kepentingan kita sebagai negara dan bangsa, harus diutamakan di atas pertimbangan pertimbangan ‘emosional’ kita. Dengan tidak mengutamakan pendapat- pendapat obyektif dan rasional dalam menentukan kebijakan luar negeri kita, sama seperti dengan kebijakan ekonomi, budaya, demi kepentingan kita sendiri sebagai bangsa dan negara, maka hal itu akan mengakibatkan kita menjadi pihak yang lemah.

    Dalam hal pandangan obyektif ini, penulis pernah mengemukakan kepada seorang ahli pertanian agar kita juga”pandai” dalam mengembangkan sikap swasembada beras yang dikembangkan oleh pemerintah Orde Baru. Dalam pandangan penulis, istilah swasembada beras berarti menyesuaikan jumlah hektar sawah untuk ditanami padi guna kepentingan bahan makanan kita sendiri. Sementara areal tanah selebihnya, harus ditanami produk-produk agribis lainnya untuk dijual di pasar dunia.

    Sekali kita keliru dalam memandang peta politik internasional, akan sulit untuk memperbaiki kesalahan dalam kebijakan luar negeri. ”Kesalahan” itu dilakukan Amerika Serikat dengan dengan menduduki Iraq pada saat ini, berakibat pada meluasnya perlawanan bersenjata di bumi Mesopotamia itu terhadap AS. Akibatnya AS harus banyak mengorbankan banyak tentaranya dan melakukan pemboman besar-besaran atas kota Fallujah di Iraq tengah. Belum lagi perlawanan bersenjata di Baqubah di timur laut Iraq (perbatasan dengan Iran dan Najaf makam Sayyidina Ali, sekitar 130 KM diselatan Baqdad). Begitu pula AS tidak segera menampakan keinginan membentuk. pemerintahan federal, karena komposisi penduduk yg beragam kaum yaitu orang Kurdi, Sunny dan Syiah di kawasan negara itu, namun tetap menyatakan perlunya negara unitaris di kawasan itu.
    *****

    Tentu saja dengan berbicara tentang bangsa palestina, kita tidak dapat meninggalkan pembicaraan mengenai hubungan kita dengan negara Israel. Harus digunakan kenyataan, bahwa diperlukan adanya sikap yang adil terhadap bangsa palestina dan bangsa dan negara Israel. Pada ujungnya, ini berarti perlunya pengakuan Israel akan negara Palestina merdeka. Persoalanya adalah bagaimana hal itu juga kita perjuangkan? Dengan mengakui secara resmi adanya negara Israel atau tidak? Kalau jawabnya ya, apakah dasar-dasarnya ?

    Di sini ingin penulis ingin kemukakan bahwa Israel secara konstitusional adalah negara yang mengakui Tuhan dan agama. Kalau kita dapat memberikan pengakuan diplomatic kepada negara-negara yang tidak mengakui Tuhan dan agama seperti Uni Sovyet dahulu dan Republik Rakyat Tiongkok, tentu saja sangat mengherankan bahwa kita sebagai bangsa dan negara yang tidak berdasar agama tertentu, tidak memberikan pengakuan diplomatik kepada bangsa dan negara Israel. Semua ini adalah proses politik, yang dalam sejarah berarti tindakan membuat kebijakan yang umum, bukan?

    Jakarta, 18 November 2004

    http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=1638&Itemid=60

  21. Sofian berkata

    Palestina, Setelah Arafat Wafat

    Oleh: Abdurrahman Wahid

    BARU-baru ini penulis terlibat percakapan dengan seseorang yang mengenal betul bangsa Palestina. Ia katakan, kematian Arafat akan membawa bangsa Palestina kepada era baru, terutama dengan rencana Marwan Barghouti menjadi calon presiden Palestina dalam pemilihan 9 Januari mendatang.

    Rencana itu disampaikan istri Marwan, seusai menjenguk suaminya yang dipenjara seumur hidup oleh pengadilan Israel karena dituduh melakukan tindakan teroristik terhadap sebuah komunitas Yahudi. Maka bisa dibayangkan, jika Marwan menang, akan terjadi perubahan besar di Palestina.

    PERTANYAANNYA kini, mungkinkah itu terjadi? Mengapa tidak. Menurut orang itu, tidak ada larangan bagi seseorang dalam penjara Israel dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan atas tindakan teroristik. Kemungkinan Marwan menang dalam pemilihan itu juga amat besar, karena ia adalah seorang “pejuang” Palestina yang amat populer, terutama di kalangan kaum muda Palestina.

    Bagaimana dengan hukumannya? Bila ia memperoleh kemenangan dan terpilih menjadi Presiden Palestina, kawan bicara penulis itu yakin, Marwan akan dibebaskan oleh Pemerintah Israel. Demikian kuat penghargaan bangsa Israel atas keputusan politik yang dicapai melalui sebuah pemilihan, sehingga kawan penulis itu yakin atas keputusan Pemerintah Israel. Penulis tidak membantah karena ia juga tahu sikap dasar bangsa Israel.

    Mengingat percakapan berlangsung di sebuah ruang tunggu kelas utama lapangan terbang Changi, Singapura, dan karena ia harus segera keluar, penulis tidak dapat bertanya lebih jauh tentang hal itu. Penulis hanya memperkirakan keadaan menurut apa yang diketahuinya, sebagai bahan ramuan yang membentuk pandangan penulis tentang berbagai hal setelah bangsa Palestina ditinggalkan Yasser Arafat untuk selama-lamanya.

    Banyak yang penulis ketahui, tetapi tidak dapat dikatakan dalam tulisan karena akan “merugikan” perjuangan bangsa Palestina mendirikan negara sendiri yang independen dan berdaulat. Namun, apa yang akan dikemukakan dalam tulisan ini, menunjang perjuangan itu.

    Di antara hal-hal yang jarang diketahui di negeri kita adalah kenyataan bahwa kepemimpinan Yasser Arafat dalam kehidupan bangsa Palestina juga berarti kepemimpinan “kelompok Tunisia” di lingkungan gerakan Al-Fatah, yang menjadi tulang punggung Organisasi Pembebasan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO). Karena pimpinan formal bangsa Palestina umumnya datang dari gerakan Al-Fatah, dengan sendirinya pimpinan PLO juga “amat diwarnai” kelompok itu, yang biasanya dijuluki “kelompok pengasingan dari Tunisia”.

    Yasser Arafat sendiri, Mahmud Abbas (Abu Mazen), dan Ahmad Qorei (Abu ’Ala) adalah tokoh-tokoh utama kelompok itu. Mereka tidak memiliki pengalaman pahit yang diperlukan untuk perjuangan yang harus dilakukan.

    Karena itu, jika nanti bangsa Palestina memilih Marwan Barghouti sebagai presiden dan Pemerintah Israel melepaskannya dari penjara, dengan sendirinya akan muncul kepemimpinan baru di kalangan bangsa Palestina yang mengalami sendiri pahit getirnya perjuangan bersenjata melawan Israel, yang sering melakukan tindak kekerasan terhadap mereka.

    DIBANDINGKAN dengan perjuangan bersenjata yang dilakukan Marwan dan kawan-kawan, perjuangan “kelompok Tunisia” di bawah Arafat, terlihat hanya bersifat perjuangan diplomatik yang tidak begitu dirasakan warga awam bangsa Palestina. Itu pun sering dilakukan dengan keragu-raguan, seperti saat Arafat menolak penandatanganan sebuah naskah perdamaian di hadapan mendiang Yitzhak Rabin (saat itu Perdana Menteri Israel) dan Presiden Hosni Mubarak dari Mesir.

    Keengganan Arafat itu membuat Presiden Mesir Mubarak marah dan membuatnya membubuhkan tanda tangan. Tetapi karena ia “terpaksa” membubuhkan tanda tangan, maka ia tidak melaksanakan isi kesepakatan yang ditandatanganinya. Cara kerja dan sikap main-main dalam mengambil keputusan seperti itu, akhirnya membuat para pemimpin muda Palestina yang tidak termasuk dalam “kelompok Tunisia” itu tidak begitu percaya kepada kepemimpinan Arafat. Inilah yang sebenarnya membuat para pemimpin muda Palestina mengambil sikap teroristik, seperti dalam kasus Brigade Al Aqsa dan Intifadah.

    Karena itu, kunci untuk menghilangkan tindakan-tindakan teoristik, seperti serangan bom bunuh diri (suicidal bombing), terletak pada pergantian kepemimpinan kelompok lebih muda yang lahir dan dibesarkan di tanah Palestina (kawasan Gaza, tepian barat Sungai Jordan).

    DARI uraian itu tampak situasi di Palestina amat kompleks, selain bangsa Palestina mengalami pertentangan strategi perjuangan di antara para pemimpinnya, juga ada perpecahan berkepanjangan di kalangan bangsa Israel. Hal ini terlihat dalam perbedaan sikap yang diambil para pemimpin Israel. Misalnya, Perdana Menteri Ariel Sharon dari Partai Likud yang memerintah, menjalankan langkah-langkah yang oleh sebagian besar dunia dianggap penuh kekerasan. Sebaliknya, strategi yang diambil Partai Buruh pimpinan Simon Perez mendasarkan diri pada upaya mencari perdamaian dengan bangsa Palestina. Situasi yang sudah kompleks itu bertambah rumit oleh perbedaan sikap Amerika Serikat dari kebijakan Uni Eropa di satu sisi, dan para pemimpin bangsa Arab di sisi lain.

    Sementara itu, orang-orang awam Paletina mengalami diskriminasi lebih besar. Mereka yang memiliki kebolehan atau kelebihan profesional dielu-elukan oleh bangsa-bangsa Arab maupun masyarakat Israel. Jika kita ada di kawasan negara Israel, kita akan lihat betapa besar kebutuhan mereka akan kecakapan profesional itu. Tetapi mereka yang tidak memiliki kecakapan atau keahlian profesional akan berada dalam kamp pengungsian yang terletak di kawasan Gaza maupun Tepi Barat Sungai Jordan.

    Sebagai bangsa yang terbilang paling pandai dan berkecakapan profesional di kalangan bangsa-bangsa Arab, tentu saja kalangan pejuang bangsa Palestina sendiri (terutama kaum muda), timbul pertanyaan: sudahkah strategi dasar perjuangan bangsa Palestina untuk mendirikan negara yang berdaulat secara politis dan maju secara ekonomis, tercapai?

    Hal-hal seperti itulah yang merupakan kebutuhan utama untuk dijawab para pemimpin bangsa Palestina. Nah, jika Abu Mazen atau Abu Ala yang memenangi pemilihan presiden sebagai pengganti Arafat, maka situasi muram yang dihadapi bangsa Palestina tidak banyak berubah. Tetapi, jika orang- orang muda menggantikan Arafat dalam pemilihan nanti, maka akan terjadi perubahan amat besar, penuh berbagai kemungkinan yang diharapkan oleh bangsa itu. Ini adalah proses lumrah tentang pelestarian atau perubahan yang dilakukan atas strategi dasar bagi kemerdekaan bangsa Palestina. Proses yang biasa terjadi dalam sejarah umat manusia.

    Jakarta, 3 Desember 2004

    http://www.gusdur.net/indonesia/index.php?option=com_content&task=view&id=1637&Itemid=60

  22. Sofian berkata

    Pertanyaan saya:

    Adakah yg lebih paham dari Gus Dur tentang persolalan yg dihadapi bangsa Palestina?

  23. HERI RISTAMAJI berkata

    kita sebagai umat nabi muhammad saw,telah diajarkan lewat Al’quran supaya tidak membela kaum yahudi,karena kuaum yahudi ditakdirkan sebagai penjahat yang pintar bukan berarti kita harus takut.dan yang dilakukan Gus Dur menurut saya adalah tindakan yang kurang tepat…apabila saya adalah orang pintar maka saya mungkin bisa menerangkan dimana letak kasalahannya…dan sebagai orang yang belum faham saya menganggap beliau telah tidak menuruti aturan yang diberlakukan Allah melalui Al’quran yang mulia…beliau telah mengambil langkah yang salah yang dipantau banyak mata kaum muslim yang mayoritas belum mengerti.

  24. dondi jalil berkata

    Assalamualaikum Warahmatullah

    Gitu aja repot,.. itulah komentar Gusdur !!

    Syukur alhamdulillah, akhirnya kita bisa faham dan ngerti kemana arah perjuangan beliau selama ini,.. (udah ngerti dan tahu lama sih, cuma bertambah pointnya aja,..)

  25. asrof berkata

    Assalamu’alaikum

    itu terlalu baik untuk dikatakan perjuangan, itu adalah sandang pangan gus dur. tergantung seberapa besar proyeknya donk. kalo ada yang bisa kasih lebih mahal untuk ngerjain yang lain ya terima ajalah, masa terima ajasih…. gitu aja kok repot. pragmatis, taktis, dan ekonomis… weleh-weleh

  26. sambada berkata

    gusdur bangsatnya agama …,pengkhianat agama..!

  27. [...] Zionis-Yahudi dunia di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar seperti Indonesia. Silakan baca di sini, sini. Dia juga pernah mengusulkan untuk membubarkan [...]

  28. Cesc berkata

    Weleh2, hati orang hanya ALLOH yang tau … Gak baik ‘nuduh orang yg bukan2′ (kebiasaan lama warisan kompeni nie), lbh baik instropeksi diri n jaga birahi ^_0.

    INTINYA

    1.jgn mao ‘diadu domba’ ama orang laen (apalage ama orang2 bani israel keparat tsb)
    2.kita ank muda islam jangan bicara golongan
    Apalage ngejelekin gol laen
    -no nu -no muhammadiyah -no hti -no islammodern JUST I.S.L.A.M (mao aja dikotak2in orang)

    SESAMA ORANG ISLAM DILARANG MENGHUJAT !!

  29. ion berkata

    wah……cape dech……….
    kpn taubatnya gusdur …

  30. siddieq berkata

    ada juga ya orang aneh seperti GUS DUR

  31. aank berkata

    gus dur//////////////

    biarkan allah yg membalas………………….

    syp2 yg bersalah//////////////////////

    gt ja kok repot…………..

  32. BOMBSAI berkata

    DASAR MUNAFIK !!!

  33. abu sayyaf berkata

    Kemarin 13 Jan 2009, di salah satu chanel TV nasional, ketika ditanya mengenai masalah di Timteng Palestina vs Syaithon Israel, Sang Gusdur menjawab :”Ya jelas salah hamas dong..kan dia yang duluan..kalau mau PBB itu, ya tangkepin itu orang2 hamas teroris.Israel itu cuma bela diri saja…” Lebih jauh lagi dia berujar “Sekarang ini banyak yg bilang : Israel biadab,..Israel ga betul..yang betul itu Hamas yang biadab ..!”

    MAASYAA ALLAH! WALLAHI! Kata2 yang biadab seperti itu TIDAK MUNGKIN keluar dari hati seorang muslim! Bagaimana bisa si laknatullah ini membenarkan syaithon israel MEMBANTAI saudaraku Muslimin & muslimat hingga 1000 orang (itu baru yang syahid karena penyerangan sejak desember 2008 ini saja, terus selama 30 tahun ini sudah berapa totalnya?)
    lalu dengan entengnya menyalahkan Hamas atas pembantaian ini?

    Sungguh, sejak israel “dimerdekakan” Inggris, dia terus menerus merampas tanah2 milik palestina dan menyiksa mereka dengan pajak dan sulitnya mendapat kebutuhan hidup. yang dilakukan PLO selama perundingan hasilnya adalah seperti yg terlihat sesaat sebelum Arafat meninggal, yaitu luas wilayah israel menjadi meluas berkali2lipat!

    Kalau memang hamas itu jelek, kenapa kemarin dia menang cukup gemilang di pemilihan umum? bukankah itu berarti bahwa rakyat Palestina mendukung Hamas? Oleh karena itu, omong kosong saja apabila ada orang yang bilang Hamas itu tidak didukung rakyat Palestina. Malah kita harus waspada dengan orang2 seperti itu.

    Dan satu lagi. Betul kita harus bersatu. tapi harus bersatu dibawah kalimat yang sama, bahwa TIDAK ADA ILAH SELAIN ALLAH,..DAN BERSAMA2 BERADA DIBELAKANG BARISAN RAKYAT PALESTINA menjadi PENENTANG AGRESI INI! bukan bersatu untuk tenang2 aja asyik masyuk berjoged dan ketawa ketiwi seperti sebagian besar rakyat indonesia sekarang ini (disaat saudara2nya sedang menderita sekalipun!).

    HAI LSM-LSM yang katanya PEMBELA HAK ASASI MANUSIA! PEMBELA HAK ASASI PEREMPUAN ! RIEKE DIAH PITALOKA DSB! MANA TERIAKANMU UNTUK 1000 orang lebih yang meninggal disana ? Atau jangan2 males karena si bos ga ngasih fulus sama kalian?

    HASBUNALLAH WANI’MAL WAKIL!!
    ALLAHU AKBAR! ALLAHU AKBAR! ALLAHU AKBAR!

  34. [...] hafezswaramuslimayokgila-dunia-gilasilahkan cari yg lain di google [...]

  35. rama berkata

    Jangan mau dipecah belah! Udah loe semua belajar agama yang bener, nggak usah ngurusin orang sesat kayak gitu!

    Macam kalian ini udah bener aja berani2 ngehakimin orang laen! Kalian sudah melangkahi Allah, itu tugas Dia untuk menghakimi, bukan loe2 semua!

    Kasitau sekalian tuh si Front Pembela Islam, ISLAM NGGAK PERLU DIBELA! ISLAM ITU UDAH KUAT, DAN AKAN TERUS BERTAMBAH KUAT TANPA PERLU DIBELA! Apalagi dibela sama sekelompok pengangguran yang dimanfaatin para politisi, kasian!

  36. Non kafir berkata

    :”Ya jelas salah hamas dong..kan dia yang duluan..kalau mau PBB itu, ya tangkepin itu orang2 hamas teroris.Israel itu cuma bela diri saja…” Lebih jauh lagi dia berujar “Sekarang ini banyak yg bilang : Israel biadab,..Israel ga betul..yang betul itu Hamas yang biadab ..!”

    BENER BANGET NIH! Kalo hamaz gak menembakkan rudal ke israel mana mungkin israel mau perang!
    Masak harus di di jelasin baru ngerti. Lihat siapa yang duluan!

  37. Non kafir berkata

    “Kalau memang hamas itu jelek, kenapa kemarin dia menang cukup gemilang di pemilihan umum? bukankah itu berarti bahwa rakyat Palestina mendukung Hamas? Oleh karena itu, omong kosong saja apabila ada orang yang bilang Hamas itu tidak didukung rakyat Palestina. Malah kita harus waspada dengan orang2 seperti itu.”

    Justru orang harus waspada dengan orang seperti Anda yang buta mata hatinya!
    Semua orang tahu di negara2 Arab di timur tengah kalau berani berbeda pendapat berarti bersiaplah menghadapi kematian.

  38. Non kafir berkata

    “HAI LSM-LSM yang katanya PEMBELA HAK ASASI MANUSIA! PEMBELA HAK ASASI PEREMPUAN ! RIEKE DIAH PITALOKA DSB! MANA TERIAKANMU UNTUK 1000 orang lebih yang meninggal disana ? Atau jangan2 males karena si bos ga ngasih fulus sama kalian?”

    Sungguh Anda ini manusia gak tahu diri!
    Apakah anda berteriak ketika para TKI Wanita di negara2 Arab di timur tengah di siksa dengan cara di seterika, di tusuk, di siram air panah, di perlakukan seperti binatang dan bahkan di perkosa. Saudaramu orang2 arab itu mirip dengan anda mirip anjing!

  39. Bang Adiet berkata

    Udah…daripada mikirin gus dur yang ga jelas mending mikirin saudara2 kita yang hidupnya kurang beruntung dan hampir putus sekolah

  40. Sudra Wedara berkata

    Saya non yahudi. agama saya HINDU. dan saya tidak ingin ISLAM BERJAYA…

    islam adalah agama paling busuk yang saya kenal karena :

    1. Sangat Fasis. islam tidak menghormati agama lain meskipun ada ayat bagimu agamamu dan bagiku agamaku. mereka mengganggap semua orang non muslim ibarat binatang yang bisa dan boleh dimusnakan kapan saja dibutuhkan.

    2. Tidak Berperikemanusiaan.
    Ratusan juta umat islam Bersorak sorai gembira saat WTC dihancurkan dan menewaskan 2000++ nyawa. saya tidak habis pikir apa yang ada dikepala ratusan juga umat muslim ini 2000 orang mati kok malah senang. kalau anda tahu saya sendiri juga tidak menyukai amerika yang menyedot kekayaan indonesia, tetapi kalau orang tidak bersalah dibantai tentu saya sangat sedih.

    Muslim menganugerahkan Gelar Mujahid kepada amrozi CS karena membunuh 200 orang non muslim. ini saya juga sekali lagi tidak habis pikir…..KOK BISA YA? APA SIH ISI KEPALA ANDA KOK MENYUKAI PEMBANTAIAN?

    saya ikut menentang amerika saat menyerang afganistan, tetapi seiring waktu dan semakin terbukanya mata saya akan ISLAM. saya memutuskan untuk lebih baik membela Amerika dan Israel. Paling tidak mereka tidak membunuh saya dan keluarga saya. sedangkan islam membunuh saudara saya sesama orang hindu dan bali dan MERAYAKAN NYA.

    BIADAB SUNGUH BIADAB.

    3. Islam Memusuhi semua non Islam.
    islam memusuhi israel, islam memusuhi amerika, islam memusuhi budha (thailand selatan, Taliban menghancurkan peninggalan agama budha terbesar di afganistan), islam memusuhi hindu (kejadian bom bali1,2,bom di india, terror india, dll), Katolik dan kristen memusuhi islam (perang salib, philipina, dll) pada intinya islam memusuhi semua. dan kekerasan adalah jalan ISLAM.

    4. Islam Tidak tahu terima kasih
    bencana yang melanda aceh agama budha tsu chi adalah penyumbang relawan terbesar. mereka mengelontorkan total 40 milliar uang sumbangan umat dan lebih dari 1500 relawan untuk membantu menyelamatkan orang2 di aceh tetapi tidak 1 pun ucapan terima kasih terlontar dari mereka. saya tahu umat budha tidak mengharapkan ucapan terima kasih itu dan kelihatannya mereka juga tenang2 saja. tetapi saya sebagai pihak ke-3 yang melihat juga bisa menilai bagaimana islam itu sebenarnya.

    pada serangan israel ke palestina penyumbag bantuan obat2an terbesar adalah Prancis tetapi pemimpin hamas malah berterima kasih kepada negara2 arab yang TIDAK MELAKUKAN APA2 CUMAN NGECAM2 DOANG. Aneh ya??? tapi Nyata.

    karena itu kesimpulan saya adalah islam itu agama paling aneh di dunia.

  41. makala berkata

    kenapa tidak ada yang satu pun yg memberitakan ini?
    padahal ini sumbernya dari gusdir sendiri.
    “Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengecam serangan Israel terhadap rakyat Palestina di jalur Gaza.”
    http://www.wahidinstitute.org/Jaringan/Detail/?id=79/hl=id/Gus_Dur_Kecam_Serangan_Israel

  42. blackboard berkata

    Gus Dur itu sedang dihancurkan secara sistematis dan secara luas baik lewat media cetak, media electronic dan internet. Kasihan amat Gus Dur di hari tua harus menjadi caci maki jutaan manusia yang menghujatnya seperti binatang setelah mereka tahu bahwa Gus Dur = Yahudi.
    Cap yang sadis! :-(

  43. widia berkata

    @ sudra
    anda seharusnay berecermin pada agama anda sendiri…HIndu itu tidak menghargai perbedaan dan persamaan derajat manusia..contohnya mereka menerapkan sistem kasta. liohat nasib kasata dalit di india?? anda jangan asal bicara dunk. anda bilang islam melakukan kekejaman di india?? lihatlah apa yang dilakukan para penagnut hindu di india terhadap minoritas muslim? liha dulu sejarah sebelum anda bicara, belajar dulu, jangan asal menghujat. ada muslim yang menganiaya TKI di arab, tp itua dalh oknum, bukan ajaran islam untuk melakuakn itu. bedakan antara perilaku oknum dan ajaran agama. maafkan saya jika kata2 saya ada yg tidak berkenan. belajarlah sejarah terlebih dahulu. wassalam.

  44. Rengky Yasepta berkata

    Ingat! Allah swt adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Barangkali terdapat banyak hikmah dari pengkhianatan (baca: sikap) Gus Dur terhadap Islam. Yaknilah bahwa Islam adalah agama yang paling diridhoi Allah dan agama yang paling benar. Kita tunggu saja penerapan Islam secara kaffah dengan menegakkan syariat Islam di segala bidang kehidupan di bawah naungan satu Kekhilafahan yang menyatukan seluruh kaum muslimin di dunia ini.
    Save the world with shariat Islam! Let’s build Khilafah as the United States of All Moslems whole the world. Allahu Akbar!

  45. Ali berkata

    Assalamualaikum..
    Gitu aja Ko repot…….Biarlah Allah yang akan menegur hatinya nanti, mudah-mudahan dia mash sempet tobat….

    Yang jadi Aneh bukan gusdurnya, tapi pengikutnya ikut..ikutan “buta mata” dan hatinya…karena yang dincar gusdur hanyalah kepopuleran…coba aja lihat fotonya kayaknya dua-duanya itu duduk di depan seperti dua orang anak bodoh yang baru aja diberi mainan medali dan sejumlah uang jajan untuk pulag kampung,,,,,

    Semoga saja ini tidak erjadi lagi oleh ulama indonesia….

  46. elfaz berkata

    semoga hati saudara sudra wedara dibukakan degan cahaya kebenaran.
    anda TAK PAHAM BETUL tentang islam….
    dangkal sekali kalau anda berkata demikian…
    tak pnta anda menghujat seperti itu…

  47. hasyim anthoni berkata

    Palestina…israel..?
    Sebelum anda berkomentar terlalu jauh, sampai menghujat orang, menghina bahkan mencaci maki
    sebaiknya cari tahu tentang sejarah dua negara tersebut lebih dalam, dari sumber yang independen
    kalau perlu datang langsung ke negara tersebut
    Lihat secara langsung..jangan hanya lewat buku apalagi tv atau koran dalam negeri

    Coba jawab pertanyaan saya, Bagaimana pandangan anda terhadap muslim di Timur Tengah ?
    Jelas benar atau salah ?
    Carilah ilmu sebanyak mungkin, adakan penelitian dan penelusuran, adakan perbandingan, baru berkomentar..satu lagi, menghujat bukan perbuatan seorang muslim yang baik

  48. uni hikmah berkata

    iA telah nyata2 menunjukkan pengabdian tanpa batas pada kaum kuffar yang nemenginjak-injak kehormatan kaum muslimin. Layakkah ia dijadikan panutan???

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>