Blog Pribadi-Pribadi Muslim

Bangkit Saudaraku….Harapan Itu Masih Ada….

  • Blog Stats

    • 357,098 hits
  • Update Terbaru

    Tanggal 5 November 2008 - 1 Buah Tulisan
  • Agenda

    Tidak Ada
  • Sekilas Info..

  • Hafez

  • Abu Zaydan

  • Ingin tau update terbaru di blog ini ke email anda? klik aja


  • My blog is worth $14,678.04.
    How much is your blog worth?

  • Agenda

    Tidak Ada
  • Software Bagus Gratis Hanya 24 Jam !!

  • Koleksi Gambar

    DPRa Basirih 4 Banjarmasin

    100_1065

    100_1058

    DPW PKS Kalsel 3

    DPW PKS Kalsel 2

    DPW PKS Kalsel 1

    More Photos
  • Arsip

Profil Syuhada: Imad Aqil

Ditulis oleh Hafez di/pada Mei 13, 2008

Beliau adalah Imad Hasan Ibrahim Aqil, dilahirkan pada 10 Juli 1971 di Kamp Pengungsi Jabaliya, Jalur Gaza. Keluarganya eksodus dari desa Beir Eir, termasuk wilayah Mijdal, setelah terjadi perang Palestina (nakbah) 1948. Menyelesaikan pendidikan dasar di salah satu sekolah yang ada di Kamp Pengungsi Jabaliya, lulus dengan peringkat lima besar. Kemudian melanjutkan ke tingkat menengah (SMP) dan lulus sebagai peringkat teratas di antara teman-temannya. Menyelesaikan sekolah menengah atas (SMU) jurusan Biologi tahun 1988 dan kembali meraih peringkat pertama di level sekolahnya, juga seluruh wilayah Bait Hanun, dan bahkan di seluruh Kamp Pengungsi Jabaliya.

Selanjutnya beliau mengajukan berkas-berkasnya untuk mendaftarkan diri di Institut el Amal di kota Gaza untuk jurusan Studi Farmasi. Namun, setelah selesai mendaftar dan membayar kelengkapan administrasi, beliau ditangkap militer Imperialis Israel dan dimasukan dalam bui pada tanggal 22 September 1988, untuk menjalani prosen pengadilan dengan tuduhan masuk Gerakan Hamas, serta terlibat dalam aktivitas-aktivitas gerakan intifadhah. Beliau dibebaskan pada bulan Februari 1990 setelah mendekam dalam penjara rezim imperialis Israel selama 18 bulan. Pada tahun akademik 1991-1992 Imad Aqil diterima di jurusan Syariah pada perguruan tinggi Hitthin, Amman Yordania. Namun, rezim imperialis Israel Israel melarangnya berangkat ke Jordania, karena kegiatan dan keterlibatannya dalam intifadhah.

Pada awal tahun 1991, beliau terpilih sebagai komandan penghubung antara ”Korps As-Syuhada’ ” – yang merupakan kelompok pertama dalam Brigade Izzuddin al Qassam – dengan pimpinan Brigade Izzuddin al Qassam. Tadinya, Korps Syuhada’ ini secara prinsip beroperasi untuk membunuh orang-orang berbahaya yang melakukan kerjasama dengan pihak imperialis Israel. Sampai akhirnya mereka berhasil mendapat beberapa potong senjata untuk mempersenjatai kelompok anggota Korps, sebagai persiapan pelaksanaan operasi militer terhadap patroli-patroli militer imperialis Israel. Pada tanggal 26 Desember 1991, Mujahid Imad Aqil menjadi orang yang diburu oleh pihak rezim imperialis Israel, setelah didapat beberapa keterangan pengakuan dari beberapa anggota gerakan yang mendapat penyiksaan berat.

Pada tanggal 22 Mei 1992, beliau pindah ke Tepi Barat untuk membentuk kelompok jihad di wilayah tersebut. Pada tanggal 13 November 1992, beliau kembali ke Jalur Gaza setelah mengorganisir kegiatan militer di Tepi Barat, serta setelah tertangkapnya puluhan anggota Brigade Izzuddin al Qassam di Tepi Barat, hal yang memaksa beliau untuk kembali ke Jalur Gaza. Pada bulan Desember 1992, Asy Syahid Imad Aqil menolak keluar dari Jalur Gaza untuk keluar dari Palestina. Beliau bersikeras untuk tetap tinggal di Jalur Gaza demi mendapat syahadah (mati syahid) di tanah suci Palestina.

Setelah dua tahun masa perburuan dan pengejaran yang dilakukan militer Imperialis Israel atas dirinya – di mana beliau malang melintang di Jalur Gaza dan Tepi Barat memerangi Zionisme dan membentuk kelompok-kelompok jihad – pada hari Rabu 24 November 1993, setelah berbuka puasa bersama rekan-rekannya di daerah asy-Syaja’iyyah kemudian keluar. Namun ternyata, militer Imperialis Israel telah mengepung daerah tersebut. Dan terjadilah baku tembak antara aktivis perlawanan militer Imperialis Israel yang menewaskan beberapa serdadu Imperialis Israel dan syahidnya Imad Aqil, setelah terkena salah satu rudal penghancur tank yang digunakan pasukan Israel dalam pertempuran tersebut, tepat kengenai wajah beliau yang suci.

Satu Tanggapan ke “Profil Syuhada: Imad Aqil”

  1. YAN JUSUF GANI berkata

    assalammu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

    AMANU… HAJARU..JAHADU..
    INNAA SHALATI WA NUSUKI WAMAYAYAA WAMA MAATI LILLAAHI RABBIL ‘ALAMIN…LAA SYARIKALA WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIN…
    ALLAAHU AKBAR…
    ‘ISKARIMAN AWMUTSYAHIDAN….
    MEREKA TIDAK MATI…TAPI TETAP HIDUP DISISI ALLAAH TA’ALA
    KITA YANG MASIH HIDUP…. BERUSAHALAH AGAR TAK MATI SIA SIA…
    WAHAI UMMAT ISLAM … JANGANLAH PERNAH KALIAN MERASA AMAN N TENTRAM DARI KEBUSUKAN HATI MUSUH-MUSUH ALLAAH…
    KARENA MEREKA TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI MEMERANGIMU… SAMPAIKAN KALIAN MENGIKUTI KEMAUAN MEREKA…
    WAHAI KAUM MUSLIMIN…
    PILIHLAH SATU DARI JANJI ALLAAH…
    HIDUP MULIA ATAU MATI SYAHID SEBAGAI SYUHADA-NYA…
    KEMARIN DAN HARI INI ADALAH MEREKA… SAUDARA2 SEIMAN N SEAQIDAH KITA NUN DISANA… YANG DIBANTAI DAN DISIKSA…
    ESOK HARI… BISA JADI GILIRAN KITA..
    TINGGAL KALIAN PILIH…
    TURUT BERSAMA PARA MUJAHIDEN BERJIHAD MENEGAKAN KALIMATULLAAH… ATAU
    DIAM SEBAGAI PENONTON… MENUNGGU KEMATIAN YANG SIA SIA..

    BORN TO JIHAD
    DIE FOR ALLAAH..AS SYUHADA…

    LABAIK ALLAAHUMMA LABAIK…
    HAYYAA ‘ALAL JIHAD… HAYYAA ‘ALAL FALAH..

    MARI KITA KOBARKAN SEMANGAT GAZA !!!
    GAZA = GERAKAN ANTI ZIONIS & USA….

    wassalammu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh

    MY EMAIL : mujaheedien@yahoo.co.id

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>