Nama Panggilan Hidayat Nurwahid
Ditulis oleh Hafez di/pada Oktober 2, 2007
Bicara tentang nama, Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (47) punya banyak pengalaman menarik. Di beberapa tempat di Indonesia, bahkan di luar negeri, pria kelahiran Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, ini disapa dengan nama berbeda-beda. Pengalaman ini dia ceritakan pada acara silaturahmi dengan Wali Kota Solo Joko Widodo, Muspida Kota Solo, serta ulama dan pengusaha Muslim di Solo, akhir pekan lalu.
“Nama saya kan Muhammad Hidayat Nur Wahid. Kalau berada di Madinah, saya dipanggil Muhammad karena dikira nama saya Muhammad, Hidayat dikira nama bapak saya, dan Nur Wahid nama kakek saya,” ujarnya.
Sementara di Jakarta, teman-teman memanggilnya Hidayat. Di kampung kelahiran, dia justru akrab dipanggil Nur. “Pernah ada teman dari Jakarta datang ke Prambanan mencari saya, karena yang dicari Hidayat, ya enggak ketemu,” tuturnya.
Adapun di luar negeri ia biasa dipanggil Wahid karena dikira itulah nama keluarganya. Sapaan Wahid juga muncul saat dia berada di kawasan Indonesia Timur.
Pada deklarasi Partai Keadilan Sejahtera di Jayapura, ia didatangi beberapa warga setempat. Mereka minta disampaikan salam untuk Gus Dur (mantan Presiden Abdurrahman Wahid).
“Saya pikir biasalah titip salam. Eh ternyata, malam sebelum saya datang, RRI Jayapura mengumumkan kalau deklarasi akan dihadiri adik kandung Gus Dur, yakni Hidayat Nur Wahid,” ceritanya.
Dikutip dari Website Resmi Hidayat Nurwahid







