|
Tentang Kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mengenai Konsolidasi Organisasi Dan Amal Usaha Muhammadiyah
MENIMBANG :
- Bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam sejak kelahirannya hingga saat ini tetap istiqamah dan terus bergerak tidak mengenal lelah dalam melaksanakan dakwah dan tajdid melalui berbagai usaha (amal usaha, program, dan kegiatan) yang dilakukannya dengan maksud dan tujuan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya;
- Bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi (persyarikatan) Islam yang memiliki prinsip-prinsip, sistem, dan kedaulatan yang mengikat bagi segenap anggotanya dan harus dihormati siapapun sebagaimana hak-hak organisasi yang bersifat independen dan memiliki hak hidup di negeri ini;
- Bahwa Muhammadiyah sebagai organisasi dalam menjalankan misi dan usahanya harus bergerak dalam satu barisan yang kokoh sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur‘an surat Ash-Shaff (61) ayat 4, yang artinya: “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”;
- Bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang cukup tua dan besar, Muhammadiyah sangat menghargai ukhuwah, kerjasama, toleransi, dan sikap saling menghormati dengan seluruh kekuatan/kelompok lain dalam masyarakat, lebih-lebih dengan sesama komponen umat Islam. Karena itu Muhammadiyah pun berhak untuk dihormati oleh siapapun serta memiliki hak serta keabsahan untuk bebas dari segala campur-tangan, pengaruh, dan kepentingan pihak manapun yang dapat mengganggu keutuhan serta kelangsungan gerakannya.
MENGINGAT :
- Al-Qur‘an dan As-Sunnah sebagai sumber ajaran Islam;
- AD/ART Muhammadiyah serta aturan-aturan lainnya yang berlaku dalam Persyarikatan sebagai landasan konstitusional;
- Keputusan Tarjih, Muqaddimah AD Muhammadiyah, Kepribadian Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah, Khittah Muhammadiyah, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, dan prinsip-prinsip ideal lainnya dalam Muhammadiyah;
- Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-45 tahun 2005;
MEMPERHATIKAN:
Keputusan Rapat Pleno Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 22 Syawal 1427 H / 13 November 2006 M.
MEMUTUSKAN:
MENETAPKAN:
KEPUTUSAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH TENTANG KEBIJAKAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH MENGENAI KONSOLIDASI ORGANISASI DAN AMAL USAHA MUHAMMADIYAH sebagai berikut:
- Muhammadiyah dengan seluruh anggota, pimpinan, amal usaha, organisasi otonom, majelis dan lembaga, sekretariat/kantor, dan berbagai lini/struktur organisasi serta segala usaha yang berada di dalamnya harus bebas dari berbagai paham, misi, dan kepentingan pihak lain yang secara langsung maupun tidak langsung, terbuka maupun terselubung, dapat merugikan dan merusak Persyarikatan Muhammadiyah.
- Secara khusus seluruh anggota dan lini organisasi Persyarikatan termasuk di lingkungan amal usaha Muhammadiyah harus bebas dari pengaruh, misi, infiltrasi, dan kepentingan partai politik yang selama ini mengusung misi dakwah atau partai politik bersayap dakwah, di samping bebas dari misi/kepentingan partai politik dan organisasi lainnya sebagaimana kebijakan khittah Muhammadiyah. Hal tersebut karena selain telah menjadikan kegiatan dakwah dengan institusi/pranata umat Islam seperti masjid dan lain-lain sebagai alat/sarana politik, juga secara nyata-nyata telah menimbulkan sikap mendua di sebagian kalangan Muhammadiyah, termasuk dalam melaksanakan Hari Raya Idul Fitri/Idul Adha, serta menjadikan Muhammadiyah sebagai sarana politik partai yang bersangkutan dan lebih jauh lagi dapat menimbulkan pengeroposan dan mengganggu keutuhan organisasi.
- Segenap anggota Muhammadiyah perlu menyadari, memahami, dan bersikap kritis bahwa seluruh partai politik di negeri ini, termasuk partai politik yang mengklaim diri atau mengembangkan sayap/kegiatan dakwah seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah benar-benar partai politik. Setiap partai politik berorientasi meraih kekuasaan politik. Karena itu, dalam menghadapi partai politik manapun kita harus tetap berpijak pada Khittah Muhammadiyah dan harus membebaskan diri dari, serta tidak menghimpitkan diri dengan misi, kepentingan, kegiatan, dan tujuan partai politik tersebut.
- Seluruh anggota Muhammadiyah di seluruh lini Persyarikatan, termasuk yang berada di amal usaha, dituntut komitmen, integritas, loyalitas, pengkhidmatan, dan kiprah yang penuh dan optimal dalam menjalankan usaha-usaha, menjaga dan berpedoman pada prinsip-prinsip, membela kepentingan, serta memajukan dan memperjuangkan Muhammadiyah menuju pada pencapaian tujuannya. Jika memiliki kelebihan materi/harta, pikiran, tenaga, relasi/hubungan, jaringan, dan rizki Allah lainnya maka kerahkan/jariyahkan secara maksimal untuk membesarkan, mengembangkan, dan menyempurnakan gerakan Muhammadiyah serta seluruh amal usaha, program, dan kegiatannya sehingga mendekati pencapaian tujuan Muhammadiyah.
- Seluruh institusi dalam Muhammadiyah termasuk amal usaha, masjid/mushalla, fasilitas milik Persyarikatan, dan kegiatan-kegiatan yang berada di dalamnya tidak boleh digunakan untuk kegiatan-kegiatan partai politik manapun. Larangan tersebut berlaku untuk kegiatan-kegiatan yang diindikasikan dan memiliki kaitan dengan kegiatan/kepentingan partai politik, termasuk kegiatan-kegiatan yang mengatasnamakan atau memakai simbol-simbol keagamaan/dakwah seperti pengajian dan pembinaan keumatan, yang terkait dan memiliki hubungan dengan partai politik manapun. Maksimalkan/optimalkan seluruh institusi milik Muhammadiyah tersebut untuk sebesar-besarnya dan sebenar-benarnya bagi kepentingan Muhammadiyah.
- Seluruh anggota Muhammadiyah diminta untuk menghormati dan menaati Keputusan Muktamar ke-45 tahun 2005 di Malang, yang menyatakan “Menolak upaya-upaya untuk mendirikan parpol yang memakai atau menggunakan nama atau simbol-simbol Persyarikatan Muhammadiyah.” (Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 45 di Malang: Keputusan Muktamar ke-45 tentang Laporan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2000-2005, VI. Bidang Politik poin 1).
- Seluruh media massa yang berada di lingkungan Persyarikatan diminta untuk benar-benar menyuarakan paham, misi, dan kepentingan Muhammadiyah serta menjadi wahana untuk sosialisasi paham, pandangan, keputusan, kebijakan, kegiatan, dan syiar Muhammadiyah serta menjauhkan diri dari paham, misi, dan kepentingan organisasi/gerakan lain.
- Sebagai langkah konsolidasi sekaligus pencegahan dan penguatan gerakan, seluruh jajaran Pimpinan Persyarikatan, Majelis/Lembaga, Organisasi Otonom, dan Amal Usaha diinstruksikan untuk melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan, kemuhammadiyahan, dan hal-hal yang menyangkut organisasi secara luas. Kegiatan-kegiatan tersebut antara lain sosialisasi putusan-putusan Tarjih, Darul Arqam, Baitul Arqam, Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah, Up-Grading, Refreshing, pengajian-pengajian umum dan khusus, pembinaan jamaah, pengelolaan kegiatan-kegiatan masjid dan mushalla, sosialisasi dan pengamalan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, peningkatan silaturrahim, dan kegiatan-kegiatan pembinaan lainnya yang dilakukan secara sistematik, intensif, berkesinambungan, dan terorganisasi dengan sebaik-baiknya. Secara khusus ditugaskan kepada Majelis Tarjih dan Tajdid, Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus, dan Majelis Pendidikan Kader dengan melibatkan Majelis/Lembaga, Organisasi Otonom, dan Amal Usaha terkait untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut secara terpadu di bawah koordinasi Pimpinan Persyarikatan di masing-masing tingkatan.
- Segenap Pimpinan Persyarikatan, Majelis dan Lembaga, Organisasi Otonom, dan Amal Usaha Muhammadiyah diinstruksikan untuk menegakkan disiplin organisasi, merapatkan barisan/langkah, dan mengokohkan ideologi serta misi Muhammadiyah sebagaimana diatur dalam AD/ART dan peraturan-peraturan organisasi serta telah menjadi prinsip-prinsip Muhammadiyah seperti keputusan Tarjih, Muqaddimah Anggaran Dasar, Kepribadian, Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup, Khittah Perjuangan, dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah serta keputusan-keputusan Muktamar Muhammadiyah.
- Pimpinan Persyarikatan, Majelis dan Lembaga, Organisasi Otonom, dan Amal Usaha Muhammadiyah diinstruksikan untuk mengambil kebijakan dan tindakan-tindakan yang tegas dalam menegakkan misi, aturan, dan prinsip-prinsip Muhammadiyah serta dalam mencegah dan menyelamatkan Muhammadiyah dari berbagai tindakan yang merugikan Persyarikatan sebagaimana disebutkan di atas.
Yogyakarta, 10 Dzulqa’idah 1427 H
1 Desember 2006 M.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah,
Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin, MA.(Ketua Umum)
Drs. H. A. Rosyad Sholeh (Sekretaris Umum)
|
aboutmiracle berkata
yang namanya politik memang begitu mas…
hari ini benar besok bisa salah, hari ini salah besok bisa benar, hari ini kawan besok jadi lawan, hari ini lawan besok jadi kawan…
padahal sama2 Islam juga…aneh ya..?
rahmad budi berkata
Edaran itu ditujukan untuk semua partai.
PKS disebut karena mungkin yang paling mutakhir menimbulkan persoalan di Muhammadiyah. Pahami apa yang terjadi, jangan melihat dari luar saja.
Muhamamdiyah dan NU dulu pernah berpolitik praktis. Tapi kini, di tubuh muhammadiyah saat ini, politik dan dakwah harus dipisahkan. Mereka harus mengambil jarak yang sama terhadap semua parpol.
Anda masih terlalu muda sekali untuk cepat marah-marah bung
Hafez berkata
@ rahmad budi
tentunya lain dengan anda yang jauh lebih tua (70+ mungkin?) dan jauh lebih bijak. Dan setau saya yang masih bau kencur ini, Islam adalah agama yang paling komplit mengatur segala hal termasuk politik. dan mengebiri satu saja elemen didalamnya berarti terjebak perangkap syaitan yang bernama sekulerisme yang jelas-jelas membenci islam yang utuh
maklumlah kalau cepat marah, kan masih ingusan
aboutmiracle berkata
plis..bapak-bapak.cooling down..:) kalau memang kita orang Islam yang tulen, semestinya perjuangan kita bertujuan sama. Kalau setau saya ( yang masih muda ini
) yang namanya memperjuangkan Islam atau dakwah itu tujuannya adalah hendak menegakkan hukum2 Allah ( hukum2 Allah yang 5 jenis ) ke dalam diri, keluarga, jamaah, negara, bahkan dunia.
Jangan sampai tujuan kita bener tapi alat yang kita gunakan salah. Kita mau bunuh nyamuk pake senapan. lebih jelek lagi kita mau dakwah tapi pake alat yang dibuat oleh orang yang bukan Islam atau musuh Islam. Akhirnya kita ribut sendiri. Islam ada kaedah sendiri, yang sudah dicontohkan Rasulullah.
Musuh kita bukan orang Islam, musuh kita adalah ego kita.Ego yang tidak takut pada Allah. Jihad akbar adalah melawan hawa nafsu.Setelah itu baru orang kafir. Kalau kita ikhlas berjuang insyaAllah Tuhan akan tunjukkan mana yang terbaik.
ksatria alamsyah berkata
sikap NU dan Muhammadiyah sudah tepat yang tidak ingin menjadikan Islam Indonesia sebagai “satelit” dari gerarakan Pan-Islamisme Ikhwanul Muslimin (Mesir) yang diusung oleh PKS. Islam Indonesia ingin menjadi tuan bagi dirinya sendiri, bukan budak dari gerakan transnasional asing yang tak berakar dalam bangsa ini. NU dan Muhammadiyah punya saham mendirikan Republik Indonesia ini. So, jika PKS ingin bangun basis jangan menjadi free-rider atas jamiyyah yang sudah eksis. Bersaing saja secara terbuka dan fair, bukan menyusup dan bertingkah polah seperti Yahudi.
wassalam,
Ksatria Alamsyah
Hafez berkata
anda tau ga sumber NU darimana? tau ga asal gerakan muhammadiyah darimana? sampai anda bilang mereka tidak ingin jadi satelit ikhwanul muslimin? tau ga sumber gerakan mereka darimana? atau perlu saya jelaskan?
punya saham?? PKI pun punya saham bung atas perjuangan kemerdekaan negara ini! apakah punya saham berarti tuhan?
bersaing secara fair? setau saya PKS selalu bersaing secara fair. justru orang-orang tua di NU dan muhammadiyah itu yang ga bisa bersaing secara fair. kalah bersaing eh ngluarin dekrit aneh…
bodronoyo berkata
gitu aja repot….. orang ketiga yang diuntungkan tepuk tangan sambil ketawa he.he.he.ehh
goeng berkata
Sebenarnya ketakutan NU dan Muhammadiyah menunujukkan bahwa ternyata mereka merasa kehilangan kader, tapi para kedernya sekarang dapat tempat yang nyaman di PKS. Mau apalagi ???
fanan berkata
yaaa, memang harus gitu thoo.
ada aksi ada reaksi, kalo gak gitu yaa gak seru!
ikuti saja iramanya, fahami dan rasakan riak gelombangnya, begitu sunnahnya. wong sejak zaman nabi adam selalu ada konflik antar manusia, apalagi di zaman edan ini.
ndombleh berkata
ya ikhwah fillah, tenangkan hati yang penting kita bekerja dan beramal untuk meraih ridlo Illahi. biarkan anjing menggongong yang penting beramal setiap waktu
similikithi berkata
dakwah gak kenal nu atau muhammadiyah, kalau menghalangi sikat aja bleh
aboutmiracle berkata
saya sedih, kenapa justru orang Islam sendiri yang saling bertengkar.Bukankah Islam itu rahmatan lil ‘alamin, Islam itu untuk seluruh alam, Islam yang dibawa Rasulullah tidak terbatas untuk orang Indonesia, orang mesir,orang PKS, orang Nu, orang Muhammadiyah dsb.Apakah dulu Rasulullah memmeruntukkan Islam hanya untuk bangsa arab saja?saya yakin tidak…
Musuh kita bukan orang Islam, bukan manusia, bahkan manusia yang belum beriman mesti kita selamatkan agar beriman. Musuh utama kita adalah hawa nafsu atau ego yang memecah belah ukhuwah serta nafsu yang ada dalam diri manusia yang senantiasa menentang Allah.
Cara atau formula dalam berdakwah boleh berbeda, tetapi tujuan kita mesti sama, yakni ingin membesarkan Allah disemua sudut kehidupan kita. Lalu kenapa kita meributkan sesuatu yang sifatnya furu’ sedangkan kita sama2 Islam, punya Tuhan yang sama, punya Nabi yang sama.Apakah Rasulullah pernah mencontohkan permusuhan seperti ini. Saya yakin Rasulullah pun akan bersedih hati apabila melihat ummatnya yang dicintai seperti ini. Bukan musuh yang rugi, tetapi kita umat Islam sendiri yang Rugi.Musuh bertepuk tangan…
Hafez berkata
agree… itulah yang saya herankan..kenapa mereka nyikut pks?? kenapa ga nyikut pds?? jangan-jangan mereka salah tulis waktu ngeluarin dekrit..mau nulis pds keliru pks
kemaren pas ada hadonah datang ke dpc kecamatan saya membahas masalah ini sebenernya saya datang cuman pas akan membahas hal ini saya ada keperluan
ga jadi deh dengerin taklimat dpd… ada yang tau?
aboutmiracle berkata
Dulu guru saya pernah menceritakan bagaimana keagungan akhlak Rsulullah. Bahkan kepada orang yang melempari batu, melempari kotoran unta pun Rasulullah memaafkan dan mendoakan. Padahal mereka bukan Islam. Bahkan ada kisah seorang Yahudi buta yang sangat benci kepada Rasulullah, tetapi Rasulullah sanggup melayaninya, menyuapinya tanpa orang itu sadari bahwa itu Rasulullah.
Mari kita sama2 memaafkan dan mendoakan, bukan saja PKS, bukan saja Nu, bukan saja Muhammadiyah, tetapi semuanya.Kita muhasabah diri kita, boleh jadi diri kita lah yang punya saham dosa atau kesalahn. Bagaimana kita mau mengalahkan musuh atau mengislamkan dunia ini jika kita tak pernah bersatu?
Ksatria Alamsyah berkata
Bung Hafez dan rekans,
PKI tidak punya saham di Repbulik ini. Tidak ada orangnya yang duduk di BPUPKI/PPKI/KNIP. Mereka bangkit saat Republik telah berdiri kokoh tapi apa lacur mereka mendompleng Soekarno untuk merobohkan Negara ini untuk dijadikan Negara Komunis. Jelas? Sama dengan PKI, PKS juga tidak punya saham. Nol. Taktiknya sama dengan PKI, mendompleng SBY tapi pada saat yang sama bersikap munafik (muka-dua). Ikut kekuasaan tapi juga ngeritik untuk ngambil untung sendiri.
Soal PKS underbouw Ikhwanul Muslimin (Mesir) semua sudah pada tahu. Kecuali, umat Islam yang suka dikibulin oleh murabbi-murabbi yang diktator tersebut. Jadi, ini titik beda paling jelas dengan NU atau Muhammadiyah. PKS adalah satelit, tapi NU/Mhd ingin menjadi tuan di negeri sendiri, bukan budak dari gerakan Pan-Islamisme yang menyesatkan Islam Indonesia.
Ingat bung, Islam tidak tunggal. Ada Islam Arab, Islam Iran/Persia, Islam Turki, Islam India, Islam Nusantara, Islam Afrika, dan Islam Barat. Ideologi PKS yang Pan-Islamisme bertentangan secara nyata dengan kebangsaan Indonesia. Anda harus sadari: bukan Orang Islam yang berwarganegara Indonesia, tapi Orang Indonesia yang beragama Islam. Jelas?
Bagi saya sendiri, PKS adalah produk Timur Tengah yang diimpor oleh segelintir budak-budak Arab berkulit sawo-matang dan dijajakan di negeri ini. Persis sama ketika Semaun, Aidit menjajakan komunisme sebagai budak-budak Lenin, Stalin, dan kamerad-kameradnya.
Jazakumullahu khairan katsiran,
wassalam,
Ksatria Alamsyah
warga berkata
Buat bung Alam, tolong kasi bukti, Surat apa?ayat ke berapa? kemudian kalau ada hadits rasulullah, skalian hadits qudsinya tentang Islam itu TUNGGAL????
muzani berkata
Bismillahirrahmanirrahiim…
Saudara sekalian, saya sedih membaca beberapa tulisan kalian.
Sudah sepantasnya kita harus saling tolong menolong dalam hal kebaikan. Bukan saling menghina.
Justru dari pertengkaran kita, akan dapat memecah belah Islam.
.. Ya Allah ampunilah segala kesalahan dan kekhilafan hambamu ini. Sungguh Engkau menciptakan kami berbeda-beda supaya kami bisa saling mengenal…
…Ya Allah damaikan, rukunkan, persatukan kami. sungguh hanya Engkaulah yang mampu membolak-balikkan hati kami. Berilah petunjukMu ya Allah.
mari kita bermuhasabah..
abu salman berkata
kenapa anda tidak mengkaji untuk apa islam (Alqur’an) diturunkan kemuka bumi. Istigfar sobat
Hafez berkata
Bung alam, duduk di BPUPKI bukan berarti punya saham, yang punya saham itu yang ikut berjuang membebaskan indonesia..masak gini aja ga tau
saya jadi tergelitik untuk bertanya..anda muslim bukan sih? emang di internet kita bisa menyamar jadi siapa saja tapi buat saya pribadi, manusia dipegang ucapannya, kalau babi dipegang buntutnya. dan saya meyakinkan diri saya sendiri bahwa anda manusia bukan babi 
Ingat bung, Islam itu tunggal. Islam yang dibawa oleh Muhammad S.A.W, bukan penafsiranmu!. Anda harus sadari bahwa Islam nomor 1, negara nomor 2, atas dasar bahwa Islam adalah buatan sesembahan umat islam dan negara adalah buatan manusia. Jelas?
Kalau anda tau sejarah anda bakal tau kalau Muhammadiyah dan NU juga adalah buatan timur tengah. masak gini aja ga tau? hmmm….kalau anda jam’iyah salah satu dari mereka berarti anda budak arab dong
pedas? impas dong dong
RyoNo berkata
waduh..waduh..
bung Hafedz…ketika ada anjing mengonggong keras ke arah anda bahkan nyaris menggigit anda, apa yang anda lakukan? apa harus anda mengonggong juga bahkan lebih keras atau menggigitnya, kalau begitu apa bedanya anda dengan-maaf hewan yang saya sebutkan tadi. pointnya adalah : pedas jangan dilawan dengan pedas dong, api jangan dilawan pakai api juga…(karena saya tau, anda aktifis PKS yang kata orang sudah terkenal moralitasnya).
Buya Syafe’i Maarif bilang “Dakwah memperbanyak kawan, sedang Politik memperbanyak lawan”.
tolong lepaskan atribut anda sebagai kader PKS bung !, Islam bisa digunakan untuk apa saja, tergantung kepentingannya. bisa untuk meminta-minta, meraih simpati massa, mendulang suara saat Pemilu atau untuk teror sekalipun. dan ini mungkin alasan Muhammadiyah waspada dengan gerakan infiltrasi ideologis yang dilancarkan partai anda, karena mungkin mereka tahu, Muhammadiyah adalah organisasi massa bukan organisasi politik. sedang partai anda mencampurkadukkan antara dakwah dengan motif-motif politik.
reaksi yang sama dilakukan NU ketika mereka tau, bahwa organisasi mereka disusupi oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Apa Pasal?
NU sudah menyatakan bahwa NKRI Final, sedang HTI, sampai kapanpun bilang Khilafaf harus ditegakkan di dunia islam. layakkah HTI bilang begitu di NKRI, apa pernah mereka (HTI-red) merasakan pahit getirnya merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI sehingga negeri ini benar-benar Eksis.
Ideologi-sama seperti barang pun bisa diekspor, Amerika sampai mati-matian mengekspor demokrasi di bumi irak. Arab saudi berani bayar mahal agar aliran wahabi diterima secara luas di Indonesia, tetapi itu semua harus melalui jalur resmi dong, harus “assalmu’alaikum” dulum ‘kulu nuwun dulu..apa kayak amerika yang langsung serang irak dengan alasan demokrasi, atau jangan-jangan kayak wahabi yang langsung bilang bahwa islam pribumi yang dikembangkan para wali sebagai islam yang penuh dengan bid’ah, khurafat, syirik..apa mau kayak HTI yang ujug-ujug bilang bahwa demokrasi yang diterima secara sukarela di indonesia sebagai sistem kafir, thagut, antek-antek barat…(pun demikian PKS)..
kalau sudah begini, saya mengelus dada..ko sekarang ini banyak orang yang geram kalau Partainya di usik, tetapi melihat kondisi agama ini yang carut-marut mereka diam saja bahkan saling tuding, mengkafirkan satu-sama lain..
Raflie berkata
Assalamualaikum…Mas hafidz,terus terang saya juga tersinggung atas keputusa muhammadiyah itu pada awalnya..saya sama seperti anda,bahkan saya lebih kompleks.saya lahir di keluarga NU moderat,tapi karena sekolah SD dan SMP terbaik di kota saya adalah punya Muhammadiyah,maka say-pun sekolah di Mihammadiyah dan bergerak di IPM,sangat aktif dalam gerakan kemuhammadiyahan,meski harus berbenturan dengan keluarga saya yang NU..
Tapi setelah lulus smp saya melanjutkan ke Gontor,pesantren yang mengajarkan muridnya untuk berdiri diatas dan untuk semua golongan.Bukan NU,bukan Muhammadiyah,dan bukan PKS,tapi justru banyak alumninya yang mewarnai Ormas dan Orpol tersebut…Anda tahu,pak Hasim,pak Din symasudin,dan Pak Hidayat Nur wahid adalah alumni Gontor semuanya,yang setiap tahun selalu bertemu dalam wadah badan wakaf pondok modern gontor,mereka bahkan bisa sangat akrab dan penuh canda..Saya masih ingat,pak kahsyim perneh guyon bahwa pak Din Syamsudin adalah NU “Murtad”,karena mudanya pernah aktif di GP Anshor,jadi kesimpulannya orang NU yang “Murtad” larinya ke Muhammadiyah..Pernytaan ini langsung ditanggapi oleh pak hidayat dengan guyon yang sama bahwa orang muhammadiyah yamh “Murtad” larinya ke PKS..Pak din menggapinya denga senyum,dengan ramah dan santun,karena memang begituylah yang diajarkan kepada kami di Gintor…Tasammuh..
Mungkin di daeraha antum, memang tidak terlalu signifikan gangguan PKS terhadap Muhammadiyah atau NU,tapi coba lihat di daerah lain,ada kader PKS yang mencari nafkah di amal usaha muhammadiyah,akan tetapi sering berdakwah dengan cara-cara PKS yang karena memang orgabisasi politik,sering memaklumi hal-hal yang selama ini dijauhi Muhammadiyah seperti Yasinan,tahlilan,bertawashu,.bahkan Rukyah…Nah,tentu hal ini membuat persyarikatan muhammadiyah tersinggung,melihat Rumahnya dicampur adukkan dengan ajaran “bid’ah” seperti itu..Ini baru satu contoh kasus..
Pada intinya saya ingin menyampaikan jangan sampai kita fanatik buta,sehingga seakan-akan organisasi kitra yang paling benar…NU mungkin benar,tapi anggotany bisa saja salah kan?? Muhammadiyah juga mengklaim dakwahnya benar,tapi seperti yang anda bilang,anggotanya bisa saja pasif dan tak bergerak bukan?? PKS juga begitu,anda mungkin betul dengan gerakan anda,tapi apa anda yakin akhwan di daerah lain mengginakan cara-cat6ra yang sama dengan anda sehingga tidak menyinggung Organisasi lain??
Tabyyun dan I’tiraaf,bahwa semakin besar organisasi maka hambatan dakwahnysemakin bearat…Semoga Allah senantiasa melindungi perjuangan kita ini…Amien..
Hafez berkata
@RyoNo
wah anjingnya bukan menggonggong dan nyaris menggigit saya, tapi ustad-ustad saya. dan saya ga terima itu. saya nih orangnya simple kok..orang jual apa saya beli. orang berniat baik-baik sayapun baik.. tapi apa iya berniat baik ngatain sesama muslim (kalau mengaku muslim sih) dengan kata-kata macam budak?
kalau saya sih ga masalah melepaskan atribut sebagai kader pks. pertanyaannya adalah siapkah mereka yang mengeluarkan dekrit aneh itu melepas atribut organisasinya? jangan-jangan melarang orang lain melakukan suatu hal, eh yang melarang malah ahlinya
saya makin heran..di saat saudara-saudara muslim di palestina butuh bantuan dana berperang dengan yahudi, saya datang ke seorang kader NU minta keikhlasannya menyumbang dengan entengnya dia bilang “wah kami lebih memikirkan kondisi masjid kami disini mas” rupanya lebih penting golongannya sendiri…
Hafez berkata
@raflie
saya 100% yakin kader-kader dakwah selalu menggunakan cara-cara yang baik. yakin karena mereka kan ditarbiyah. kalau khilaf? wah kalau pakai faktor khilaf saya yakin 100 % manusia juga bisa khilaf…masak mau dihitung juga?
itu kan diluar perhitungan.
fanatisme macam anti tahlilan, anti qunut subuh dll inilah yang coba dihilangkan kader dakwah. di jawa timur NU nya beda dengan jabar yang lebih enak diajak bicara.. NU disini kalau tau seseorang bukan orang NU sikapnya sudah dingin. generalisasi? mungkin..tapi apa yang terjadi pada saya selama ini juga ustad-ustad saya setiap hari bukan generalisasi…
setiap sholat subuh berjamaah di masjid NU saya “diusir” karena tidak berqunut subuh disaat makmum lain ikut berqunut (karena saya memilih untuk tidak berqunut subuh meskipun saya bukan muhammadiyah). “mas kalau ga qunut sholat saja sendirian”…ya allah..sakit hati ini..tapi saya coba bersabar sampai saat ini..
saat salah seorang ustad DPD Surabaya ingin mendirikan sekolah di daerah rumahnya yang memang mayoritas NU, ditolak..kenapa? karena ustad saya dianggap orang muhammadiyah padahal bukan. aneh ya…beda cara ibadah sudah saling sikut…….padahal sesama muslim…
saya yakin NU di jabar ga begitu..kenapa saya yakin? karena saya belum pernah dengar mereka bersikap seperti itu
RyoNo berkata
wah..benar dugaan saya..berarti anda…(?!?!)
ini mirip dengan orang FBR “ente jual ane beli”, apa sih yang diributkan dan dijadikan masalah? wah ..lahan parkir ilegal alias kerjaan haram. ini juga sama PKSnya bilang dizalimi lah udah kayak kebakaran jenggot…Islam didzalimi baru harus dibela..itu juga dengan cara-cara hikmah..ck..ck..ck..(kayaknya pecuma ngaji..kalo masalah ego/syahwat kekuasaan masih terus diributkan).
dan saya makin suka dengan logika bung hafedz ini..(bolehkah saya berkenalan dengan anda?!)
weleh..bung coba insrospeksi aja deh buat PKS apakah “dakwah” (sengaja pakai tanda kutip..)nya sudah memperhatikan adab, tata-krama belom, ibarat orang mau masuk kan harus ketok pintu dulu, pintunya juga harus pintu depan..introspeksi aja bung…(saya sudah berbusa menerangkan kalo tujuan Muhammadiyah itu baik, back to khittah, sebagai Ormas keagamaan yang netral dari atribut politik..laahh kalo sekarang PKS masuk yach bisa bias dong…ingat bung PKS itu “partai” !!..ck..ck..gitu aja ko ga tau seeh..
Bener banget..orang NU bilang “kami lebih memikirkan masjid yach..bener banget…!!!..ngapain mikir yang jauh-jauh bung kalo di lokal saja masih banyak masalah, pendidikan, kesehatan, kristenisasi merajalela karena kemiskinan deelel…bahkan ibnu taymiyah bilah bahwa dakwah yach harus sesuai dengan prioritas…9jadi gemes aku..)
ngomongin palestina..yang anda maksud Hamas atau Fatah…Hamas-menang pakai demokrasi, tapi tujuannya ngancurin demokrasi, setiap ada perundingan yang dilakukan fatah-pasti besoknya ada Teror..wajar lah Fatah membalas dengan memberhentikan PM Ismail Haniyeh karena kantor-kantor pemerintah diduduki hamas..ck..ck..(saya bukan membela fatah-hamas)..mending kita dukung perjuanggan bangsa Iran saja, yang dengan gagah berani melawan USA dan anteknya..
sungguh logika anda tidak saya mengerti..”membela golongannya sendiri”..weleh..weleh
RyoNo berkata
trus kedua..
waduh bung..kenapa dakwah ko pilih-pilih..dengan bilang “wah..NU di JATIM dingin, kalo diJabar enak diajak bicara” naah itu..nanti juga anda akan bilang “dakwah dijakarta enak yach..fasilitas ada, kalo di Papua..sepi..masyarakatnya masih terbelakang”.
ga boleh begitu yach..contoh dong Rasulullah SAW, Dakwah perlu psikologi, marhalah tergantung kapasitas audiens. Rasullullah SAW paling tau psikologi dakwah…apakah beliau keras dengan orang badui arab yang dengan enteng kencing di Masjid ?
coba hormati dulu orang NU yang pakai qunut itu..kalau anda pakai qunut pun, sholat anda masih sah (dulu saya juga begitu..kalu shubuh tidak pakai qunut..tetapi saya menghormati bapak-bapak NU itu..to..qunut saya karena Allah..tidak membatalkan sholat saya.)
imam mahzab kita…imam syafe’i tidak menganggap ajarannya sebagai mahdzab..orang-orang yang mengikuti saja yang menganggap ajaran beliau sebagai sebuah aturan kaku sebagai mahdzab..
suatu hari..Kh ahmad dahlan bertandang ke masjid NU, dia sholat shubuh lantas jadi imam toh dia menghormati dengan memakai qunut…
udah ya mas..masalah qunut, rakaat tarawih..perbedaan-perbedaan Furu’ jangan dianggap perbedaan mari kita saling menghormati…
eh..main yuk ke http://www.ryono.multiply.com
Hafez berkata
@ ryono
lho kok lebih mementingkan iran-amrik..yang sekarang ditembakin masjid n muslim di palestina! lho..coba anda main ke situs-situs palestina, anda akan lihat bahwa Fatah memang antek yahudi dan kristen. mereka lebih memilih dialog dengan kaum yang jelas allah laknat dalam kitab suci yang mereka yakini (kalau mereka muslim sih) daripada berdialog dengan HAMAS. bagaimana dibilang menghancurkan demokrasi?? lha yang mengeksekusi imam masjid itu Fatah..siapa yang mengahncurkan demokrasi?? lha wong mahmud abbas yang menginjak-injak demokrasi dengan memecat haniyeh, padahal haniyeh dipilih oleh 65% rakyat palestina..bayangkan saja kalau sekarang ketua MPR Hidayat Nurwahid memecat presiden SBY..kira-kira kalau gitu yang edan siapa?
lha saya ngasih contoh tentang kefanatikan masing-masing golongan yang memang terjadi dan ingin dihilangkan pks. contohnya ya seperti posting saya diatas itu, NU dengan kefanatikannya dan muhammadiyah dengan kefanatikannya. yang satu ngusir yang ga qunut, yang satu lagi ngatain qunut bid’ah. kenapa sih mereka sulit banget menghilangkan hal itu? tanyakan pada rumput yang bergoyang
RyoNo berkata
coba saya tanya balik…? anda ini membela hamas, fatah atau Palestina, apakah Palestina identik dengan hamas? (katanya membela Palestina, tapi ko tudingan anda malah ke Fatah, bagaimana kalimat anda diganti “ayo..membela saudara-saudara kita Hamas di Palestina” sekali lagi saya katakan Palestina tidak identik dengan Hamas..baik Fatah dan Hamas sama-sama punya syahwat politik untuk berkuasa di Palestina…) sekarang siapa yang dikorbankan…ya..masyarakat Palestina umumnya..
coba saya tanya balik lagi…kenapa anda tidak membela Irak..yang jelas-jelas dibom-bardir USA dengan sekutunya, belom lagi ada perang saudara Sunni-syiah yang sampai mengorbankan darah kaum muslim sendiri, bahkan masjid-masjid di bom, kemudian dalam konteks Irak , mana yang anda bela Sunni atau Syi”ah….
kenapa anda tidak membela muslim sudan yang didera kelaparan…karena rezim despot dan perang saudara…
jawab yach..?
Nurus Sholihin berkata
Ass……..
Mau ikutan nech debatnya seru banget
Bang hafidz anda harus bisa membedakan berdakwah melalui jalur politik dan berpolitk melalui jalur dakwah, anda tau gak
muahamadiyah bukan membenci dakwah oleh PKS yang tidak disukai oleh Muhammadiyah adalah cara-cara berdakwah yang dilakjukan oleh PKS dengan cara menyusup di Amal Usaha Muahammadiyah, dengan memanfaatkan masjid, kampus, panti asuhan dan amal usaha lainnya milik Muhammadiyah.
kalau memang oraientasi PKS adalah dakwah mana buktinya semua itu bohong..
bung masih ingat gak dulu ketika Pemilu Parlemen 2004 kader-kader PKS melakukan propaganda dengan menyebarkan isu tentang partai demokrat yang dihuni mayorotas non muslim, tapi pada Pilpres putaran II PKS adalah penyokong SBY yang dulu dianggap antek-antek orang nasrani.
Achmad Romadona berkata
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh
Sahabat – sahabat ku yang di cintai oleh Allah Subhanahu wata’ala…
ETIKA BERBICARA
Hendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan. Allooh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:
“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia.” (An-Nisa: 114).
Hendaknya pembicaran dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah, ungkapannya jelas dapat difahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksa-paksakan.
Jangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagimu. Hadits Rasulullooh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menyatakan: “Termasuk kebaikan Islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Janganlah kamu membicarakan semua apa yang kamu dengar. Abu Hurairah Radhiallaahu ‘anhu di dalam hadisnya menuturkan: Rasulullooh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar.” (HR. Muslim)
Menghindari perdebatan dan saling membantah, sekali-pun kamu berada di fihak yang benar dan menjauhi perkataan dusta sekalipun bercanda. Rasulullooh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari bertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar; dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda.” (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa. Aisyah Radhiallaahu ‘anha telah menuturkan: “Sesungguhnya Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam apabila membicarakan suatu pembicaraan, sekiranya ada orang yang menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya.” (Mutta-faq’alaih).
Menghindari perkataan jorok (keji). Rasulullooh Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seorang mu’min itu tidak pencela atau pengutuk atau keji pembicaraannya.” (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Mufrad, dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Menghindari sikap memaksakan diri dan banyak bicara di dalam berbicara. Di dalam hadits Jabir Radhiallaahu ‘anhu disebutkan: “Dan sesungguhnya manusia yang paling aku benci dan yang paling jauh dariku di hari Kiamat kelak adalah orang yang banyak bicara, orang yang berpura-pura fasih dan orang-orang yang mutafaihiqun.” Para shahabat bertanya: Wahai Rasulllah, apa arti mutafaihiqun? Nabi menjawab: “Orang-orang yang sombong.” (HR. At-Turmudzi, dinilai hasan oleh Al-Albani).
Menghindari perbuatan menggunjing (ghibah) dan mengadu domba. Allooh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.” (Al-Hujurat: 12).
Mendengarkan pembicaraan orang lain dengan baik dan tidak memotongnya, juga tidak menampakkan bahwa kamu mengetahui apa yang dibicarakannya, tidak menganggap rendah pendapatnya atau mendustakannya.
Jangan memonopoli dalam berbicara, tetapi berikanlah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
Menghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan perasaan dan tidak mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain dan kekeliruannya, karena hal tersebut dapat mengundang kebencian, permusuhan dan pertentangan.
Menghindari sikap mengejek, memperolok-olok dan memandang rendah orang yang berbicara. Allooh Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan).” (Al-Hujurat: 11).
ETIKA BERBEDA PENDAPAT
Ikhlas dan mencari yang haq serta melepaskan diri dari nafsu di saat berbeda pendapat. Juga menghindari sikap show (ingin tampil) dan membela diri dan nafsu.
Mengembalikan perkara yang diperselisihkan kepada Kitab Al-Qur’an dan Sunnah. Karena Allooh Subhaanahu wa Ta’ala telah berfirman yang artinya:
“Dan jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah ia kepada Allooh (Kitab) dan Rasul.” (An-Nisa: 59).
Berbaik sangka kepada orang yang berbeda pendapat denganmu dan tidak menuduh buruk niatnya, mencela dan menganggapnya cacat.
Sebisa mungkin berusaha untuk tidak memperuncing perselisihan, yaitu dengan cara menafsirkan pendapat yang keluar dari lawan atau yang dinisbatkan kepadanya dengan tafsiran yang baik.
Berusaha sebisa mungkin untuk tidak mudah menyalahkan orang lain, kecuali sesudah penelitian yang dalam dan difikirkan secara matang.
Berlapang dada di dalam menerima kritikan yang ditujukan kepada anda atau catatan-catatan yang dialamatkan kepada anda.
Sedapat mungkin menghindari permasalahan-permasalahan khilafiyah dan fitnah.
Berpegang teguh dengan etika berdialog dan menghindari perdebatan, bantah-membantah dan kasar menghadapi lawan.
NB : Kembalikan lah segalanyah kepada Kitabullah dan Sunah Rasul…
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Nurus Sholihin berkata
oh ia tambahan niii.
kalau memang PKS pingin dakwah jangan berdakwah dilahan dakwahnya Muhammadiyah coba cari lahan baru yang lebih menantang misal di daerah pedalaman sana…….jangan main serobot aja kayak Marinir di Alas Tlogo!
bung juga harus paham muhammadiyah adalah organisasi yang punya AD/ART, Visi Misi dan sistem gerakan tersendiri, begitu juga PKS, keduanya harus saling menghormati karena disitu ada etika, kalau etika organisasi sudah tidak diindahkan siapapun pasti marah.
saya dulu sempat ikut beberapa kali liqo’an yang diadakan oleh temen-temen tarbiyah yang juga aktivis Lembaga Dakwah Kampus di kampus (salah satu kampus milik Muhammadiyah), dengan alsan saya ingin lebih banyak tahu tentang Muhammadiyah karena mereka aktivis LDK milik Muhammadiyah tap yang terjadi malah mereka sering menjelek-jelekkan Muhammadiyah, paakah ini yang namnaya dakwah?????????
selai itu PKS sudah bukan sekedar Partai Politik, tapi sudah menjadi Ormas yang tidak jarang keputusan ORMas bertentangan dengan keputusan Muhammadiyah. contoh: masalah Hari raya kemaren. kondisi ini menyebabkan Banyak warga Muhammadiyah yang bingung….
Kader PKS di daerah-daerah juga banyak mendirikan Yayasan dengan menjadikan warga Muhammadiyah sebagai donatur yang menyebabnkan yayasan milik Muhammadiyah terancam.
cukup dulu ya bung….
ingat kata orang tua
tidak ada kawan dan lawan abadi dalam politik, yang ada adalah kepentingan abadi!!!!!
Hafez berkata
saya setuju sekali dengan saudara achmad romadona, sesama muslim seharusnya bersikap lemah lembut pada saudaranya. ini yang saya kagumi dari ustad-ustad pks. itu juga yang membuat saya tidak tega saat ada yang mencaci menghujat mereka dengan kata-kata yang keras dan tajam..macam budak, macam marinir di alastlogo dan lain-lain.
silahkan lihat mulai atas sampai ke posting terakhir ini, saya rasanya tidak pernah memakai kata-kata kotor macam itu kepada muhammadiyah dan NU. pernah saya ngatain muhammadiyah budak?? dimana? pernah saya ngatain NU budak?? tunjukkan!
untuk saudara sholihin, sekarang kan bisa terlihat siapa yang fanatik pada golongannya…kelihatan siapa yang berdakwah tujuannya untuk allah bukan untuk golongannya. kalau tujuan dakwahnya untuk allah, kenapa sewot propertinya dipakai berdakwah pihak lain?? coba lihat ustad-ustad pks..mereka ga keberatan menanggalkan baju partai demi berdakwah.. sulitkah itu buat orang muhammadiyah dan NU? demi persatuan umat tak lagi saling sikut?
menjelek-jelekkan? beri buktinya bung, jangan lempar batu sembunyi tangan itu fitnah namanya
Muhammadiyun berkata
assalamualaikum semuanya….
Saya jadi sangat tertarik dengan perbincangan kita ini meskipun sebetulnya saya juga sedikit merasa sedih dengan saling tidak mau mengertinya teman-teman sekalian…
Untuk mas hafidz,pernahkah anda melihat masalah ini dari kacamata muhammadiyah? Bukan dari kacamata PKS? Anda tentu sangat mengerti psikologi umat Islam di Indonesia yang sering menganggap Islam adalah apa yang ia tahu..Orang NU menganggap Islam adalah NU,sedangkan Muhammadiyah juga menganggap hal yang sama,yang perlu diingat,masing punya dalil yang kuat untuk membela argumentasinya…Begitu juga PKS,maka kalau anda sedikit saja meluangkan waktu untuk melihat masalah ini dari kacamata Muhammadiyah sebagai pihak yang merasa “terdzalimi” oleh PKS,mungkin anda juga akan menyadari bahwa ada hal-hal sensitif yang membentur cukup keras diantara PKS dan Muhmmadiyah..Contphnya ya tadi itu,dari dulu Muhammadiyah berkeyakinan Qunut itu bid’ah yang harus di berantas ( Mereka punya dalil yang kuat juga untuk mengatakan hal ini bid’ah) harus berbenturan demngan dakwah PKS yang memaklumi hal-hal tersebut sebagai hal yang ikhtilafi,hal ini mungkin biasa bagi kader PKS yang sering diTARBIYAH-i seperti anda,tapi bagi orang muhammadiyah itu adalah salah satu perjuangan penting dari muhammadiyah berdiri…Cara memandang yang berbeda inilah yang membuat kita tidak pernah bisa duduk bersama…
Sejujurnya,sebagai warga Muhammadiyah saya dulu adalah orang yang gelisah dengan berhentinya gerakan dakwah di Muhmmadiyah,karena memang banyank tokoh-tokoh Muhammadioyah yang menghanyutkan diri di dunia poltik dan Amal Usaha yangh bersifat ekonomis,sehingga pri kehidupan Muhmmadiyah selalu diliputi Ketegangan khas politik dan materialisme ekonomi..Saya sendiri merasa gersang di Muhammadiyah,sehingga saya akhirnya sering hadir di Halaqah PKS karena banyak teman-teman saya juga bergabyung disitu..Tapi alangkah terkejutnya saya,karena selain dakwah tentang tarbiyah PKS,sebagian teman-teman yang dulu aktif di Muhammadiyah justru mencela Muhammadiyah sebagai organisasi yang kering spiritual,mengarah ke sekulerisme,dan mulai cinta dunia…Saya mengerti, hal ini pasti bukan “ajaran” resmi PKS,tapi ini adalah mungkin ungkpan pribadi dari sang murabbi.Tapi coba anda renungkan,kalau anada sebagai warga muhammadiyah lalu mendengar hal itu,apa yang terlintas di benak anad?? Tentu anda akan berkesimpulan bahwa ini adalah doktrin PKS bukan?? Inilah masalhnya,kita yang di akar rumput selalu ribut untuk membenarkan idiologi kita masing-masing,padahal sebagaimana yang diceritakan mas Raflie diatas,Pak Hasyim, pak Din Syamsudin.dan pak Hidauat Nur wahid ternyata bisa bercanda dalam baju Islam yang murni tanpa banu organisasi,saling bisa melihat dan mamahami dalam kacamata masing-masing….
Tapi saya mencoba mengambil hikmah dari peristiwa ini,yaitu :
1.Muhammadiyah jadi tersdar bahwa pengaderan dan gerakan dakwah mereka selama ini macet,karena terhanyut oelh hiruk-pikuk politik dan gemerlap ekonomi Muihammadiyah. Sehingga ini akan menjdi shock terapi bagi kami untuk berbenah,kami merasakan PKS sedang menyuntik kami (Meskipun nyuntiknya juga ga bilang-bilang dulu) sehingga kami mungkin meringis menahan sakit dan sedikit dongkol.Tapi kami sadar,bahwa kami sudah sanagt usang dalm menggunakan metode dakwah.Semoga “Suntikan” ini menyehatkan kami..
2.Saya melihat justru PKS makin mandiri setelah peristiwa ini,beberapa teman-teman PKS yang di “cut” dari amal usaha muhammadiyah bahkan berinisiatif untuk mendirikan amal usaha PKS sendiri untu kesejahteraan umat.Sebuah usaha yang pantas diacungi jempol.
3.Saya jadi ingat,sayidina umar bin khatab menyadari kesalahnnya dan bahkan masuk Islam justru ketika dia tahi ada adiknya yang masuk Islam,dan begitu marahnya umar sehingga berniat membunuh adiknya dan bahkan Rasulullah,akan tetapi setelah mendengar ayat al quran beliau malah mendapat hidayah akan kebenaran Islam.Saya pribadi berharap,muhammadiyah akan bersikap seperti umar,sadar kalau ada “anggota keluarganya” yang “murtad” lalu marah-marah,tapi setelah menyadari bahwa memang ada yang lebih baik untuk di contoh maka akan didikuti…
4.PKS juga pasti menyadari bahwa geraknnya sudah sangat diperhitungkan oleh m,asyarakat Indonesia,sehingga tentunya bisa lebih berhati-hati dalm berdakwah..dan “bertetangga”.
Untuk Raflie,titip Gontor juga ya…semoga Istiqamah menjadi media tarbiyah juru dakwah perekat umat dan pejuang Islam sejati yang melahirkan pemipmipn terbaik di masa yang akan datang…
Muhammadiyun berkata
Oh iya…ada satu tambahan lagi memang yang saya merasa Mas hafizd belum mau mengerti.Bahwa muhammadiyah memang mengambil jarak dari semua paratai politik manapun,bahkan PAN dan PMB sekalipun.Jadi maslahnya bukan muhammadiyah keberatan amal usahanya dipakai oleh umat muslim lain.Karena jangankan oleh umat Islam,Rumah sakit Muhammadiyah juga menggunakan Dokter-dokter nasrani,dan juga mungkin masih pada ingat dua tahun yang lalu,ketika ancaman bom menghantui peringatan natal bagi umt kristen,din Syamsudin justru mempersilahkan semua aset gedung muhammadiyah kecuali masjid untuk digunakan memperingati hari besar umat nasrani itu..Jadi muhammadiyah ga kebertan kok fasilitasnya digunakan untuk kepentingan dakwah orang lain.Tapi ya jangan pake baju parpol,karena kalau muhammadiyah mengijinkan PKS sebagai parpol berdakwah di fasilitas muhammadiyah,maka konsekwensinya kan muhammadiyah juga harus mengijinkan PKB,PAN,GOLKAR,PBB,bahkan mungkin PDS untuk “berdakwah” didalamnya kan?? Nah,tentu ini akan jadi maslah baru lagi nanti…
Maaf,niat saya hanya tabayyun,semoga tidak membuat pihak manapun “kebakaran jenggot”
Hafez berkata
@muhammadiyun
biar aja organisasi manapun menghalangi, rakyat yang akan menilai organisasi mana yang paling membawa manfaat buat mereka..PKS atau…
menurut saya orang tuh ada dua macam..suka makan kacang kulit dan satu lagi suka makan kulit kacang..yang makan kacang kulit, mereka ga mempermasalahkan kulitnya tapi yang penting isinya..kalo yang doyan kulit kacang, mereka cuma makan kulitnya doang..coba deh bergaul dekat dengan orang-orang pks…buktikan sendiri bahwa kami bukan pemakan kulit kacang, tapi pemakan kacang kulit.. ga masalah kulit apa yang dipakai asal dakwah tetap berjalan..
tadi sore saya silaturahim ke seorang ustad dpd pks surabaya yang sebenernya sering masuk blog saya tapi ga pernah kasih komen. abis sholat maghrib di mesjid dekat kantor beliau, sambil jalan saya membuka pembicaraan:
eh..kabar ustad r**** gimana ya? beliau kan ketua muhammadiyah? apa bakal pilih pks yak? antum masuk blog saya ga? ada yang belain muhammadiyah mati-matian lho sampai hampir putus urat leher mereka
beliau tertawa lalu menjawab: wah ga tau ustad r****..gimana jamiyah muhammadiyah ga keder lha wong yang ngancam langsung PP muhammadiyah sendiri..emang enaknya kita bikin jamiyah sendiri ya..mungkin namanya jamaah tarbiyah indonesia atau apalah..iya tuh yang masuk situs ente pada rame..
beliau lalu tertawa ringan sambil berjalan menuju kantor. sayapun mengikuti dari belakang sambil teringat nasihat seorang ustad: kita ini golongan yang tak suka berdebat tapi banyak berbuat. mungkin itu kenapa tak banyak ustad yang kasih komen meskipun mereka membaca tulisan ini. hmm…rasanya saya bakal belajar mengikuti jejak mereka. tak suka berdebat banyak berbuat
aji berkata
pak hafez selamat anda sudah lulus jadi kader pks Insya Allah PKS jauh dari politik uang sehingga nantinya nada tidak kecewa setelah membela habis habisan dengan sistem berpikir apa saja dan berbagai cara taunya dagangang sapi atau ini juga yg saudara maksud yg penting dakwah
Hafez berkata
ustad anis matta pernah berkata: saat kita menjadi kader dakwah tidak berarti kita berubah menjadi malaikat, kita tetap manusia biasa yang punya kekurangan. seorang ustad tarbiyah menambahkan bahwa pks itu seputih susu yang kalau ada nila menetes kedalamnya akan sangat mudah terlihat, lain dengan partai yang seperti kopi, kalau diteteskan nila kedalamnya ga akan keliatan karena kalah dengan warna kopi yang hitam pekat.
menurut saya hal ini jelas terlihat saat ada kader pks yang diduga korupsi, SEMUA pihak langsung mengarahkan pandangan mata mengarahkan telunjuk ke pks. coba kalau orang partai lain yang diduga terlibat korupsi, boro-boro mengarahkan pandangan dan telunjuk..paling-paling cuma melengos sambil berkata: ah, biasa tuh…
Syadzwan berkata
Astaghfirullah….
Astaghfirullah….
Astaghfirullah….
Ternyata perbincangan ini sudah bukan lagi untuk saling memperbaiki,tapi sudah menjadi ajang adu argumentasi untuk pembenaran langkag masing-masing..
Saya adalah orang yang sebetulnya memonitor terus perkembangan diskusi ini,pada mulanya memnag saya berharap ada hal positif yang bisa diambil dari tukat fikiran kita saat ini.Saya adalah seorang pengagum kiprah PKS sejak partai ini masih bernama partai keadilan.Harapan saya waktu itu adalah PKS bertambah besar dan mampu mewakili aspirasi umat Islam kesekuruhan,tanpa harus terkotak-kotak dengan baju NU maupun Muhammadiyah.Partai yang mewakili umat Islam secara utuh,rahmatan lil’alamin,lil’inonisiyin.Sekarang doa saya terkabul,PKS sudah besar,sudah dipercaya,diminati banyak orang,bahkan dianggap sebuah ancaman,bukan hanya lawan dari sesama parpol,tapi juga dari umat Islam sendiri.Sampai sekarang-pun saya adalah pengagum PKS.Tentu saja secara organisasi,bukan perorangan di PKS.
Saya adalah juga orang yang sangat sedih membaca surat keputusan PP Muhammadiyah itu.Tapi setelah membaca sebagian posting dari teman-teman muhammadiyah yang ada disini,saya juga pada akhirnya menyadari,ada kekhilafan dilakukan oleh ikhwan PKS dilapangan.Saya berharap diskusi ini menghasilkan jalan tengah yang sejuk diantara PKS dan Muhammadiyah.
Akhi hafiz,mari kita baca lagi penjelasan teman-teman muhammadyah atau yang menurut anda membela muhammadiyah yang posting disini.Saya melihat pada awalnya mereka sekedar menanggapi protes anda dengan santun dan hikmah.Tapi justru emosi mereka terpancing ketrika membaca bahwa anda tetap memepersalahkan muhammadiyah {tentu dengan kaca mata anda) dengan berbagai dalih yang anda sampaikan untuk membela hizbul ‘adaalah kita tercinta ini.Sejujurnya saya menunggu ada teman-teman yang coba tabayyun dengan bahasa yang indah,dan akan ditanggapi dengan indah juga oleh anda sebagai “tuan rumah”. Sehingga Blog anda ini bisa memberi manfaat untuk merekatkan umat.
Akhirnya saya baca tulisan dari saudara muhammditun diatas,yang scara gentle mengakui kesalahn-kesalah muhammadiyah,bahkan “merendahkan diri” dengan ungkapan bahwa PKS telah menyuntik Muhammadiyah sebagai shock terpai yang semoga saja menyehatkan.Bahkan dia juga memuji PKS sebagai partai yang panatas di ambil ibrah oleh muhammadiyah..Dia juga menceritakan beberapa kehilafan teman-teman PKS yang menghina Muhammadiyah dalam dakwah tarbiyahnya,tapi saudara muhammdiyun dengan penuh pengertian menyadari bahwa apa yang di ungkpakan sebagian teman-teman ihwan itu sebagai pendapat pribadi,dan bukan doktrin PKS,cuma dia mengajak anda untuk menggunakan kacamata muhammadiyah.Tujuannya betul,agar perbinacngan kita ini mengarah kepada twahaw bil-haq dan fastabiqul khairat,buakn saling menuduh dtau membenarkan pendapat masing-masing.
Tapi anehnya,antum justru membuat dikotomi yang aneh tentang kacang kulit.Sehingga membentuk opini bahwa antum pencinta kacang kulit dan muhammadiyah pecinta kulit kacang.Lalu bagaimana dengan teman-teman ihwan kita yang khilaf dengan menyatakan bahwa muhammadiyah itu gersang spiritual,materilistis,dan cenderung sekuler,yang saya yakin pandapat ini juga berasal dari pandangn atas pribadi orang-orang muhammadiyah, bukan ajaran muhammadiyah itu sendiri.Bukankah ini juga makan kulit kacang namanya??
Akhi hafidz,ini kritik buat kita,anda benar dengan mengatakan nila setitik akan terlihat di susu putih harokah kita,maka itu mari kita bersihkan susu putih itu dari nila,bukan menyikapinya dengan tetap kekeuh berkata bahwa susu kita paling bersih.Karena nila yang setitik itu sangat jelas sekali mengganggu kemurnian perjuangan kita.
Dari jawaban antum saya juga menagkap kesan bahwa langkah PKS berdakwah dengan baju partai di amal usaha muhamamdiyah itu sebagai tindakan yang bisa di benarkan.Sekali lagi dengan analogi kacang kulit.Maka saya juga akan menganalogikan hal yang sama.Bahwa muhammdiyah jualan kacang atom,bukan kacang kulit,maka yang diabmil yang kacangnya untuk dibungkus tepung lalu di goreng.Maka kalau mau ikut berdakwah ya memang musti lepas kulit kacangnya.Karena jualan muhammadiyah memang kacang atom bukan kacang kulit.Saya sendiri sering mengingatkan teman-teman ikhwan yang berdakwah di masjid-masjid Nu maupun di Universitas muhammadiyah untuk tidak membawa nama partai.Sampaikanlah Islam itu seutuhnya,tanpa embel-embel partai.Insya Allah kalau orang yang kita dakwah-i itui sadar,maka dia pasti akan bergabung dengan komunitas kita.Sering sekali itu saya ingatkan kepada segenap kader-kadaer dakwah di daerah saya.
Sejujurnya khi,saya dulu lari ke PKS karena hati saya merasa sumpeg,melihat umat Islam terkotak-kotak menjadi Islam NU,Islam muihammadiyah,Islam Persisi,dan sebagainya.Saya berharap PKS bisa menyatukan kita umat Islam dengan prinsip-prinsip tasammuh dan ikhtiraam.Tapi pada perkembangnnya terakhir ini,saya merasa kok PKS seperti membentuk kotak sendiri yang bukan NU dan bukan Muhmmadiyah.Padahl saya ingin PKS itu ya NU ya Muhammadiyah ya Islam,karena memang semua berasal dari sumber yang sama.Entah siapa yang salah dalam hal ini.Antum mau bukti?? Baru-baru ini saya baru saja khitnah untuk adik saya dengan seorang wanita aktifis dakwah.Ketika kami khitbah,sungguh aneh pertanyaan yang diajukan oleh keluarga mempelai wanita…”Waktu pemilu kemarin antum nyoblos apa?” PKS atau bukan…Saya tersentak,untungnya keluarga saya adalah penyokong PKS sejati jadi-nya ya adik saya jadi nikah.Coba kalau ternyata keluarga saya dari golongan NU tulen,atau Muihammadiyah fanatik,mungkin saya khitbah kami ditolak.Padahal,apa memang ada edaran dari DPP PKS agar warga PKS menikah dengan sesama warga PKS saja? Tidak ada kan?? Tapi ini terjadi…sungguh terjadi…
Jadi itulah akhi hafidz,ada yang belum sempurna mengenal PKS rupanya diantara kita.Tahu PKS hanya dari luarnya saja,belum tahu betul gimana garis perjuangannya,cara-cara penyampaiannya,metodenya,dan sopan santunnya.Ini tantangan buat kita.Apa yang disampikan “para pembel;a muhammadiyah” dalam blog ini semua adalah tabayyun versi mereka.Kalau antum munyuruh mereka untuk bergaul denan anggota PKS agar tau isi perjuangan kita,ada baiknya antum juga bersilaturrahmi dengan sesepuh muhammadiyah atau NU untuk sekedar menajlin silaturrahmi dan tabuyyun ajkan setiap permasalahn yang ada.Agara tidak ada “dzaniy” diantara kita dan mereka.
Akhi,”para pembela muhammadiyah” itu telah menjadi cermin yang memeperlihatkan ada kotoran diwajah kita.Mari coba kita bersihkan,bukan de4ngan memcahkan cermin itu.Merak juga saudara kita,yang mungkin saja lebih ikhlas di mata Allah karena tidak mengharap dukungan suara sebagaimana kita di partai politik ini.
PKS hanyalah wadah bagi perjuangan kita ini akhi,dia bukan tujuan..PKS hanyalah “sabil” dari sekian banyak “sabil” menuju “As-Shirat Al Mustaqim” Janal raya yang lebar dan lurus,yang berasl dari berbagai jalan kecil atau “sabil”.
Dan untuk teman-teman Nahdliyin maupun muhammadiyiin,saya harap kita bisa sering-sering silaturahmi dan saling mengunjungi,agar bendera kita bisa terus tegak berdiri,ditengah terpaan gelobang sekularisme dan penyakit “wahn” di dunia ini…
Hasbunallah wa ni’mal wakiel…
Raflie berkata
Saya jadi ingat peristiwa & tahun yang lalu,tetap disaat PKS baru berdiri dan PAN juga demikian.Pak hidayat nur wahid yang waktu itu menjabat sebagai presiden PKS hadir di Gontor untuk sidan badan wakaf.Saya alhamdulillah berkesamapatn mengantarkan beliau ke bandar adi sucipto ketiaka beliau hendak pulang dari Gontor.
Iseng iseng saya betanya..”Ust,kenapa antum mendirikan Partai Keadilan? Kenapa tidak bergabung saja dengan PAN agar suara umat Islam tidk terpecah?”
Jawban beliau pada waktu itu sungguh membuat saya kagum,”Indonesia ini plural,umat Islamnya juga begitu,ada yang tradisional,ada yang abangan,dana ada yang moderta.Mereka semua Islam,dan suaranya perlu kita wadahai.Maka biarlah PAN berdiri sendiri dengan dasar pancasila-nya,karena kalau PAN berasas Islam,maka suara umat Islam tradisuonal maupaun abangan bisa masuk PDI-P semua,dan ini bahaya (Karena anggota PDI-P banyak kristennya).Nah,untuk mewdahi suara umat Islam dengan karaktiristik yang lain (Beliau menggunakan umat Islam dengan karakteristik lain,bukan Islam karakteristik) ya seperti teman-teman aktifis dakwah kampus dan untuk mewadahi suara perjuangan mereka, maka kami bentuklah [aratai keadilan ini.Semoga semua umat Islam dengan berbagai karakter ini bisa mai perjuangkan suaranya di gedung MPR”
Jawaban yang bijak,PKS adalah “sabil”,”PAN” juga begitu,untuk satu tujuan mulnya Izzul Islam wal muslimin…Kalau ada yang khliaf,ya mari saling mengingtakan..Gitu aja lah…
@Muhammdiyun…Mhn doa juga ya untuk almamater kita tercinta…
Hafez berkata
@Syadzwan
semua komentar saya disini adalah reaksi atas komentar mereka. seperti yang saya bilang: mereka jual saya beli; mereka santun sayapun santun. mereka kasar saya juga bisa kasar.
maaf, karena emang tingkatan saya masih rendah. lain dengan ustad-ustad yang begitu keluar surat dekrit aneh itu malah datangin din syamsudin makan kacang ijo bareng, ketawa-ketawa, berfoto bareng..subhanallah
wah…jadi komen macam “…….jangan main serobot aja kayak Marinir di Alas Tlogo!” ini santun ya? silahkan browsing sendiri lah satu-satu dan tunjukkan yang santun
saya ga pernah bilang pks adalah malaikat, juga ga pernah bilang NU muhammadiyah dajjal 100%. sedikit banyak saya juga tau kok sifat-sifat manusiawi kader kader dakwah, tapi buat apa dibahas?masak mau bahas ustad yang ngambek ama istrinya trus ngumpet di satu tempat? saya sih ga mau
@Raflie
saya setuju dengan saling mengingatkan bukan saling sikut dan bantai..tapi lumayan juga jadi banyak yang masuk blog sayah
Syadzwan berkata
Tuh kan…
Antum lagi-lagi menggunakan kacamata PKS dalam membaca tulisan saya.Coba baca lagi posting mas Rahman Budi,atau yang paling jlas ya mas Muhammadiyun yang terang-terngana mengaku warga muhammadiyah.lalu perhatikan lagi jawaban antum bagi keduanya.Terutama sekali lagi mas muhammadiyun.Dimana ada kata-kata dari dia yang menyinggung partai kita,bahakan kehilafan teman-teman kitapun dimakluminya dengan sangat anggun,dengan mengatakan bahwa itu adalah pendapat pribadi,bukan institusi PKS.Padahal sebagai kader muhammadiyah dia mendengara sendiri jam’ah tempat dia bernaung di hina-hina oleh teman-teman ikhwan.Saya yakin hal itu dia lakukan tidak lebih hanya sekedar ingin bersilaturrahmi dengan antum.Tapi kok jawaban antum jadi lucu,membuat dikotomi Kacang kulit segala.Dan tetap memberikan pembelaan bahwa apa yang dilakukan teman-teman ikhwan itu masih dalam batas yang “bisa dimaklumi”.Lagi-lagi itu pasti dalam kacamata POKS yang antum pakai.Kenapa justru antum tidak mencoba juga untuk sedikit “tawadhu” dengan meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan teman-teman ikhwan tadi yang anda sendiri mengakui bahwa kesalahan itu pasti ada dan antum tidak merasa perlu membahasnya.Padahal antum tentu pernah mendengar hadis nabi mengenai kebahagiaan orang yang sibuk meneliti aibnya sendiri sehingga tidak ada waktu untuk mengomnetari orang lain.Lha,lalu kenapa kita tidak intorpeksi diri terhadap kehilafan-kekhilafan kita dalam berdakwah…??
Antum setuju pendapat akhi Raflie untuk tidak siku-sikutan sesama orang Islam.Tapi lagi-lagi antum “merendah” dengan mengatakan bodoh dibandingkan dengan ustadz-ustadz yang mendatangi Din Syamsudin lalu makan kacang ijo bareng-bareng lalu ketawa-ketawa.Siapapun yang paham internet pasti menerti itu hanyalah majas maksudnya justru menjelekkan Din Syamsudin dan para ustadz itu.Nah,kalau tulisan anda dibaca oleh teaman-teman muhammadiyah,apa tidak menimbulkan preseden buruk yang baru??
Kesalahn-kesalah manusiawi yang dikakukan sebagian teman-teman ihwan itulah salah satu penyebab timbulnya dekrit aneh itu.Selain tentunya dari kesalahn muhammadiyah sendiri yang itu juga sudah diakui sendiri dalam tulisan sauadra muhammadiyun.Nah,biar kejadian ini tidak terulang lagio dimass mendatang,ya alangkah baiknya kita memerbaiki lagi jlaur dakwah dan pembinaan kader kita.Saya pribadi selalu menekankan kepada segenap kader bahwa kita berdakwah untuk memanggil umat ke jalan Allah.Perkara mereka mau nyoblos PKS atau tidak,ya terserah mereka,toh kalau mereka biasa berbuat bagi dan ingin lingkungan yang baik,Insya Allah mereka juga bakal gabung dengan perjuangan kita.
Saya juga yakin,antum juga belum mencoba untuk silaturrahmi dengan sesepuh muhammadiyah dan atau kyai sepuh NU untuk sekekdar tabyyun untuk menghindari konflik akar rumput antar kita.Padahal antum sudah “menyuruh” mas muhammadiyun untuk gaul dengan teman-teman PKS biar tahu apa dan bagaimana PKS sebenarnya.Dan mungkin saja mas Muhammadiyun sudah melakuakan ajakan antum itu,nah sudahkah anda melakukaknnya juga??
Di wilayah dakwah kami,kami malah sudah mencoba membangun klinik kesehatan kecil bagi masyarakat,selain juga untuk menyalurkan teman-teman ikhwan yang di PHK dari rumah sakit muhammadiyah karena “kekhilafan” mereka berdakwah tentang PKS di Amal Usaha Muhammdiyah.Tapi kami tidak menjauh dari muhammadiyah.Sebagian dokter di klinik kami juga dari RS Muhammadiyah.Bahkan kalau pasien agak gawat ya kita rujuk ke RS muhammdiyah.Itu semua untuk sekedar menunjukkan bahwa PKS bisa mandiri,bisa bekerja sama dengan organisasi lain.Dengan saling bisa menjaga teritory masing-masing.
Akhi,perjuangan kita masih panjang,kita tidak bisa berjuang sndiri.Kita perlu oranga lain untuk membantu kita.Kita juga butuh masa,untuk mendukung perjuangan Formal kita di gedeng parlemen.Pebanyaklah kawan,jangan salah memandang.NU dan Muhammadiyah adalah kakak kita.Secara psikologis bisa dimaklumi kalau kakak “susah” diingatkan adiknya.Karena memang merasa sudah dewasa dan lebih mampu berdiri sendiri.Tapi jangan hal itu membuat sang adik merajuk lalu memusuhi kakaknya,karena bagaimanapun juga,kita masih perlu nasehat mereka.
Dan satu lagi,coba atum juga lebih selektif lagi memilih kata0kata untuk mengomentari teman-teman muhammadiyah kita.Sama dengan antum yang tidak mau ustadz-ustadz antum dan segala gerakannya dihina.Ya jangan lagi “merendahkan” mereka.Dengan mentebut surat edaran itu sebagai “doktrin aneh” misalnya.Padahal kita semua tah,itu adalah hasil musyawarah para sesepuh mehummadiyah di majlis tanwir mereka.Setahu saya yang duduk di majlis tanwir adalah para asatidz muhammadiyah dengan “kasta” tertinggi dari berbagai daerah.Nah,kalau hasil pemikiran beliau beliau ini antum sebut “doktrin aneh” (meskipun saya sendiri memang mangakui kalau itu aneh) maka ya jangan salahkan juga kalau teman-teman itu menyebut para murabbi kita dengan senutan diktator sebagai bentuk reaksi psikologos dari kata-kata antum.Juga tulisan antum sebelum ini,antum bilang PKS bukan 100% malaikat dan NU-Muhammadiyah juga bukan 100% dajjal.Meskipun secara tulisan hal ini betul,tapi coba antum renungkan kalau tulisan itu dibalik.NU-Muhammdiyah memang bukan 100% maikat,dan PKS juga bukan 100% iblis misalnya.Apa antum ga kebakaran jenggot?? Itu kan sama dengan pernyataan “50% murid sekolah ini suka menyontek” dengan pernyataan lain “50% murid sekolah ini tidak suka menyontek”.Meskipun substansinya sama,tapoi saya kira pernyataan terkhir jauh lebih bisa diterima oleh hati…
Nah akhi, mohon maaf kalau surat terbuka saya ini terkesan terlalu menggurui.Saya ingin kebiasaan kita untuk tawashaw bil haq wa tawashaw bi ashhabr dikalangan ikhwan PKs bisa berlangsung selamanya
Hasbunallah wa ni’mal wakiel….
Hafez berkata
wuah menjelekkan din syamsudin? nun jauh diatas sana saya dicap suudzon oleh seseorang..wakakakakak ternyata yang suudzon ga cuma saya sendirian. DEMI ALLAH YANG MEMEGANG NYAWA SAYA, tidak SEDETIKPUN terbersit dalam hati saya menjelekkan din syamsudin. apalagi para ustad tarbiyah. NAUDZUBILLAH!! emang saya sudah edan menjelekkan para ustad yang sudah membimbing saya kembali pada Islam???? wuah menurut saya ini suudzon super, saya lebih baik mati daripada menjelek-jelekkan mereka. lho saya ini emang bodoh, masih rendah lha kok malah dibilang majas..wah wah wah…
oalah, pengen saya minta maaf to? ya sudah saya minta maaf. nih liat
KEPADA SELURUH ORANG MUHAMMADIYAH DAN NU YANG INGIN SAYA MINTA MAAF, DENGAN INI SAYA MINTA MAAF SEBESAR BESARNYA.
soal dalam hal apa saya minta maaf, silahkan definisikan sendiri. anda ingin saya minta maaf soal A, ya saya minta maaf soal A. anda ingin saya minta maaf soal B, ya saya minta maaf soal B. terserah anda saja asal semua senang
bukankah menyenangkan saudaranya adalah sebuah amal?
Ahkwat-fi-addien berkata
Assalamualaikum….
Ikhwanii fillah,mohon menjunjung tinggi khittah perjuangan partai kita.Partai yang di bangun dengan semangat Izzul Islam wal Muslimin.Yang bisa menaungi kobaran semangat pembaruan Islam dalm semangat keharmonisan dan kebersamaan.
Saya setuju dengan pandapat Muhammadiyun,marilah peristiwa ini kita jadikan ajang untuk salng memperkuata barisan masing-masing.Karena wadah kita berbeda,meskipun tujuan kita sama.Sedikit menjelaskan apa yang di ungkapkan Ust Hidayat Nur wahid sebagaimana yang diceritakan akhi Raflie.Bahwa di Indonesia memang plural.Umat Islamnya juga begitu,ada umat Islam tradisional yang masih memegang teguh keyakinan tradisionalnya.Mereka itu Islam,mereka juga punya jati diri,mereka juga perlu dikembangakan,dididik dan dibina,tanpa harus kehilangan jati diri mereka.Maka untuk umat islam itu Allah berikan wadah NU beserta segenap kyai seppuh yang begitu sabar dan faham kondisi umatnya.Kita tidak bisa begitu saja measuk didalamnya lalu berusaha merubah kebiasaan dan ajaran mereka.Karena hal yang sama sudah pernah dilakukan oleh Kyai Ahmad Dahlan yang mencoba memeprbaharui ajaran Islam pada masanya,tapi juga ditolak,sehingga,beliau “keluar” dari komunitas tersebut lalu membuat komunitas sendiri untuk mengembangkan ide0ide pembaharuannya..Ya Muhammadiyah itu..Karena beliau menyadari tidak mungkin menebarkan ide-ide pembaharuan beliau tanpa membentuk jama’ah sendiri..
Dalam perjalannya,muhammdiyah juga menemui hambatran sebagaimana yang ditemui Partai kita saat ini.banyak ditolak dimasjid-masjid NU banyak dikucilkan,sehingga muhammadiyah berinisiatif membangin infrastruktur dakwahnya sendiri.Sehingga berdirilah masjid-masjid muhammadiyah,RS muhammadiyah,panti asuhan muhmmadiyah dsb..
Sekarang,justru banyak warga nahdliyin yang memanfaatkan berbagai fasilitas muhammadiyah tersebut.Saya berharap,sekarangpun begitu,mari kita jadikan peristiwa ini sebagai tonggak kemandirian kita sebagai partai dakwah.Percayalah,kita tidak akan hancur hanya karena surat edaran itu.Kalau Allah berkehendak kita besar,siapa yang bisa manghalangi? Bahkan seluruh organisasi didunia ini berkumpul untuk memusuhi kita sekalipun,kalau Allah berkendak kita maju,tidak akan mampu menghalangi.
Saya juga menyayangkan memang jawaban akhi hafiz yang cenderung membela partai kita dengan membabi buta,sehingga memberikan kesan bahwa hanya di PKS-lah surga Allah itu berada.Dan hanya di PKS-lah yang kadernya sedikit melakuakan kesalahan manusiawi.Sekali lagi ini hanya kesan saya.Saya yakin di hati antum tidak pernah ada perasaan seperti itu.Padahal mungkin saja memang,dari kesal;ahn-kasalahan yang kita anggap kecil itu ternyata kesalahan besar di mata teman-teman muhammadiyah,sehingga keluaralah surat edaran itu.Ingat analogi tikus,yang keliatan kecil dimata seekor singa,tapi dia adlah raksasa dimata seekor semut..Inilah gunanya melihat peristiwa ini dari sisi lain,dari kacamata yang lain,dari pandangan yang lain.Sya juga setuju pendapat akhi syadwan,ada baiknya antum banyak berseilaturrahmi dengan sesepuh muhammadiyah maupun NU,untuk saling menjlasakn tentang apa dan bagaimana khittah perjuangan masing-masing,sehingga ga salah paham.Ga merasa menang sendiri.
Tidak perlu menanggapi berlebihan komentar teman-teman yang menghina partai kita.Masyarakat sudah tahu kok bagmn sepak terjang perjuangan kita.Karena tanggapan antum yang berlebihan justru akan membuat tanggapan yang lebih pedas buat paratai kita.Berjuang dengan santun,berjuang dengan hikmah..partai hanyalah wadah…
Kami disini,setelah mengetahui ada surat edaran itu segera berkoordinasi dengan akhwat yang lain untuk bertabyyun dengan rektor kami yang juga sesepu muhammadiyah,ternyata beliau juga ikut sidang tanwir di jogja itu,tapi beliau menggapinya dengan biasa saja.Beliau tetap menijinkan kami berdakwah,bahkan beliau banyak memberikan nasehat tenatang kondisi masyarakat kampus yang kami dakwah-i,cuma beliau memang berpesan,agar dakwah kami tidak memakai atribut partai apapun,dengan alasan bahwa kampus memamng harus streril dari politik praktis.kami setuju,kami menyadari kehikalafan kami sebelumnya,dan hubungan kami dengan teman-teman dari muhammadiyah juga kembali bisa mencair.karena kami tahu,kami belum sempurna dalam dakwah kami.masih perlu banyak bimbingan dan perhatian..
Akhi hafidz,semoga ini bisa dijadikan ibrah bagi yang lain.bahwa komunikasi yang baik dan santun bisa mencairkan segalanya.bahkan memperkuayt ukhuwah anatar kita umat Islam…
Syukran…
muhammadiyun berkata
Masya Allah…
Kok malah jadi seperti ini to jadinya…
Mas Hafidz,saya kemari posting jujur juga cuman ingn tabyyun saja kok,lain tidak..Saya tidak mengharap antum meminta maaf pada kami,karena menurut saya justru kami-lah yang harus berterima kasih pada PKS yang sudah mengingatkan kami.Juga minta maaf kalau surat edaran itu sedikit menganggu hubungn diantar kita..
Saya juga hanya sekedar mengingatkan bahwa gerakan kita memang berbeda,kami bergerak dalam bidang kebudayaan,sedangakn PKS bergerak dalam bidang politik.Jadi memang ada hal-hal prinsip yang berbeda diantara kita.Jadi harapan saya dengan adanya tabayyun saya kemarin hubungan kita jadi lebih mesra dalam koridor dan tugas masing-masing untuk membesarkan umat.mambnagun agama kita tercinta ini.Karena saya ini satu alamamater dengan mas Raflie,dari Gontor yang di doktrin berjuang tanpa baju apapun,tapi dengan baju Islam.Kalu toh saya memilih berjuang di Muhmmadiyah,tidak lebih karena memang keluarga say itu muhammdiyah tulen.tapi keinbginan saya satu,hanya ada satu Islamdi Indonesia ini,meskipun dalam wadah yang berbeda..
Semoga mas hafid dan ikhwan PKS yang lain bisa kembali bergandeng tangan dengan kami untuk terwujudnya cita-cita mulya tersebut..
aji berkata
ini kader bahaya sangat menyakitkan bagi kami warga muhammadiyah, sombong, seperti tidak berpendidikan dan TIDAK MAU MENERIMA NASEHAT, saya takut sistem pengkaderan di PKS menghasilkan kader model begini karena jangan jangan memang salah model pengkaderannya dan jika tidak ada perubahan ditubuh pks dalam berhubungan dengan muhammadiyah maka kami kader muda Muhammadiyab mulai hari ini kami akan menyiarkan kesombongan ini pada alumni Muhammadiyah diseluruh indonesia dan selamat tinggal PKS sampai bertemu di 2009
Atik berkata
Assalamualaikum
Terima kasih atas infonya, terus terang saya belum baca surat edaraan ini. Mengapa sebagai saudara sesama muslim kita sering terjebak menyatakan diri sebagai golongan yang “Paling membela Islam” padahal masing-masing kita udah punya rumah dan jalan sendiri-sendiri. Anda pun akan merasa terganggu jika rumah Anda diganggu orang lain to. Jadi ayo kembangkan sikap “Berfastabikul khoirat” di jalan dan rumah kita masing-masing. Ingat ketika sebuah dakwah dikendarai dengan kendaraan politik bias antara kepentingan dakwah dan kepentingan politik (yang berorientasi pada kekuasaan) itu sangat tipis!
Atik n NIa aktivis IMM UNIVERSITAS NEGERI MALANG
Denie berkata
inilah huru-hara politik, NU dan Muhammadiyah enggan berpolitik praktis, tapi membiarkan kadernya aktif di PAN dan PKB, sementara itu dilaranglah..kader muhammadiyh yang aktif di PKS? walah sayang sekali, Muhammadiyah tidak dewasa menanggapi hal ini.
Hafez berkata
sejak kecil saya dibesarkan di lingkungan muhammadiyah, meskipun sekolah di tk dan sd nu pemikiran saya 90% lebih condong ke muhammadiyah daripada nu. bahkan sampai detik ini, saya tinggal di lingkungan nu. di setiap kesempatan saya selalu “mempromosikan” muhammadiyah, supaya umat ini satu, supaya kejadian ke kelurahan sebelah tidak terjadi. perlu diketahui di kelurahan sebelah ikhwan sempat dikucilkan dicap muhammadiyah juga karena sholat subuh ga pake qunut..jangan jamaah subuh sama mereka, ga sah sholatnya..dan banyak kejadian lain. bahkan dalam aksi munasaroh palestina di tamanapsari surabaya, ada seorang gus “aseli nu” yang berkata: wah saya kira orang pks tuh muhammadiyah..
begitu lekat pks dan kader-kadernya dengan citra muhammadiyah dan sekarang PP muhammadiyah mengeluarkan dekrit macam itu?? saya pribadi sakit hati..lha wong saya tiap kali selalu mempromosikan muhammadiyah kok malah diginikan?? dan akhirnya tadi malam saya bertemu dengan seorang ustad yang sudah lama ingin saya temui. beliau berkata: “ah, ustad r**** tetep kok jadi ketua muhammadiyah di kota ****** dan tetep jadi ustad kita..cuma memang di kota ******* sempat kisruh soal ini. tapi wong yang kisruh tuh pendukung amien rais dan tidak semua orang muhammadiyah mendukung amien rais”
soal membabi buta atau tidak silahkan menilai sendiri. lagipula ini kan blog pribadi. i can be myself atau saya bisa menjadi seseorang yang ASS = asal semua senang. maaf buat yang kecewa tapi kalau belum ada hukuman mati buat yang jadi diri sendiri, i would prefer to be myself, my style
@muhammadiyun
oh 100% ga masalah buat saya minta maaf karena buat saya minta maaf tuh tidak sulit. toh saya niatkan itu untuk memuaskan saudara-saudara saya sekali-kali (pastilah ga kan keseringan wakakakakak)
saya juga tidak berharap orang muhammadiyah atau nu sependapat dengan saya (wah kalau itu terjadi, paus benedictus bisa masuk islam) dan itu wajar kalao mereka tidak setuju, karena mereka merasa benar, its fine with me. tulisan ini saya buat karena saya ingin menyampaikan pendapat saya, bukan untuk memaksakan pendapat saya pada orang lain. soal orang lain ingin memaksakan pendapatnya disini, ya silahkan saja..its fine with me but it wont be me
aji berkata
sebaiknya memang pks buat jaringan sendiri dan tidak menggunakan badan lain katanya pks sudah besar pemenang pemilu jaringannya solid kadernya militan dan pergerakannya cepat sampai sampai anak kecil digendong ikut demopun dibangga banggakan sebaqgai calon kader partai maka menurut saya memang sebaiknya ya jaringan sendiri jangan sudah besar nanti baru bilang kita tidak pernah ada hubungan dengan ormas islam kita ini partai yg bergerak sendiri dan bla bla bla waduch waduch atau kita bilang seperti dulu kita dukung ini setelah itu pindah pada putaran kedua he he hehe he
Hafez berkata
Buat jaringan sendiri mungkin bisa bagus, bisa juga tidak bagus. kalau saya sih blom bisa paham urgensi membuat jaringan sendiri. toh pks sudah cukup. partai dakwah iya, parpol juga iya. pks disebut parpol karena ikut pemilu..sejatinya ya partai dakwah. kalau berkaitan dengan politik ya pakai baju parpol, kalau masalah dakwah ya pakai baju partai dakwah..masuk mesjid yang ga bisa diakses dengan baju parpol ya pakai baju dakwah..ini kan cuma soal kulit yang ga begitu penting. mau bakar baju parpol? bakar aja..asal baju dakwahnya tetep utuh…mau bubarkan pks? bubarkan aja..asal dakwahnya tetep jalan. mau bunuh semua kadernya? tali duk tali layangan, nyowo situk ilang-ilangan cak!
JIBRIL berkata
PENGUMUMAN
TELAH DIBUKA KAPLING TANAH SYURGA ATAS NAMA “P.T PK SEJATERA PERMAI”.
-UANG MUKA RINGAN CUKUP 1 DOLLAR
-PERSYARATAN MUDAH : CUKUP JADI ANGGOTA PKS YANG KEARAS KEPALA
-TANPA CICILAN BULANAN,CUKUP NGEYEL SAJA KALAU PKS DI NASEHATI SAMA SAUDARANYA.
WARNING : WARGA NU DAN MUHAMMADIYAH DILARANG MASUK SURGA INI!!
BURUAN DAFTAR SAMA YANG PUNYA BLOG INI..KADER PKS SEJATI.BELA PARTAI SAMPAI MATI..!!
TTD
HAFEDZ
Mujahidin berkata
Astaghfirullah…
Ingat pesan Allah : “walaa tafarroquu..” jangan berpecah belah…Bukan “walaa takhtalifuu..” alias jangan berbeda pendapat..Perbedaan itu fitrah kok..Tapi jangan membuat bererai berai…
Daripada ngeyel disini,mending pada surfing di http://www.freefaithindonesia.com
Disitu tuhan kita dihina habis-habisan,Rasulullah diganbar di atas pantat kerbau..Kitab suci kita di jelek-jelekkan tanpa ada yang membela…Saya kasih salah satu contoh penghinaan mereka kepada baginda Rasul :
“Ada seorang laki-laki bangkotan keturunan arab,punya istri 9,salah satunya berumur 11 tahun (pedofilia),yang ikut partainya dijanjikan mendapat 70 anak perawan..Kalau ntar tahun 2009 dia ikut kampanye pilpres ada yang mau coblos dia ga??”
Nah,antum semua apa pada ga panas baca penghinaan kepada Rasulullah sampai kaya gitu,itu baru contoh kecil,kalau mau lebih komplit browsing aja sendiri.
Dari dulu saya tunggu ada yang lawan bloger-bloger kafir itu,ga ada yang muncul-muncul..Eh,ga taunya malah pada eker-ekeran sama sodaranya sendiri di sini…
Akhi Hafidz..Tunjukkan Jihad antum dengan jawaban di Bolg kafir itu,jangan jago kandang dong…Ana tunggu ya…
Syadzwan berkata
Tolong perhatikan baik-baik bayanat DPW PKS Jogjakarta mengenai permasalahan ini,saya forward langsung lho mas hafidz :
BAYANAT DPW PKS
Tentang “Pensikapan terhadap Upaya Pembenturan PKS dengan Muhammadiyah”
Bismillahirrahmanir rahim
“Sesungguhnya Allah Mengetahui apa yang ghoib di langit dan di bumi. Dan
Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al Hujurat : 18)
Mencermati perkembangan akhir-akhir ini bahwa person-person Muhammadiyah
sangat intensif mengopinikan dan mempersoalkan kehadiran PKS sebagai “gerakan
dan paham Islam lain” dalam tubuh persyarikatan Muhammadiyah, baik melalui
pernyataan tokoh-tokohnya, melalui opini di media massa, selebaran yang
dibagi-bagikan, buku yang diterbitkan sampai pada tindakan organisasi.
Mengingat persoalan ini sangat berpengaruh bagi perkembangan dakwah Islam ke
depan, maka dengan ini Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Daerah Istimewa Yogyakarta memberi bayanat sebagai berikut :
1. Hendaklah seluruh kader dan simpatisan PKS tetap bersabar dan
istiqomah, santun tidak emosional apalagi sampai terprovokasi sehingga dapat
terjerumus ke hal-hal yang negatif, atau terjebak pada perilaku dan sikap yang
keluar dari aklhakul karimah, karena perilaku dan sikap tersebut jelas tidak
dicintai Allah SWT.
2. Hendaknya seluruh kader dan simpatisan PKS yang aktif di
Muhammadiyah tetap menjaga diri, tetap bermuayasah secara ma’ruf (berhubungan
baik), serta tetap ikut mengembangkan dan membantu gerakan Muhammadiyah secara
positif sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku dalam persyarikatan
Muhammadiyah.
3. Hendaknya seluruh kader dan simpatisan PKS terutama yang aktif di
lingkungan Muhammadiyah lebih bisa menata diri dan tidak melakukan hal-hal yang
dapat memancing kecemburuan, persoalan, apalagi sampai ada insiden yang
menimbulkan gejolak di kalangan internal Muhammadiyah, dengan tetap menjaga
etika, yaitu bersikap menghormati urusan internal Muhammadiyah, tidak melakukan
aktifitas-aktifitas yang atraktif dengan simbol, pernyataan, istilah-istilah
dan pertemuan-pertemuan yang dapat dianggap bentuk intervensi dan infiltrasi
terhadap Muhammadiyah.
4. Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah, amar ma’ruf nahi mungkar yang
sudah mapan, memiliki jaringan yang luas dan ummat yang banyak sehingga
merupakan asset besar bagi kemajuan dakwah Islam, khususnya di Indonesia, maka
PKS akan selalu menjaga kebersamaan, meminimalisasi segala permasalahan yang
muncul, bersinergi, menjaga ukhuwah dan silaturrahim, serta berusaha senantiasa
bekerjasama dengan Muhammadiyah dalam dakwah dan menggerakkan amar ma’ruf nahi
munkar. Oleh karena itu, bagi kader dan simpatisan PKS tidak ada alasan untuk
bermasalah dengan persyarikatan Muhammadiyah. Oleh karena itu pula, hendaknya
seluruh kader dan simpatisan PKS ke depan harus lebih sensitif terhadap
lingkungan dimana dia berada.
5. Jika di dalam perjalanan dakwah, didapati “permasalahan” dengan
aktifitas atau personal pengurus Muhammadiyah, berupa pernyataan atau tulisan,
atau tindakan, hendaknya kader dan simpatisan PKS selalu berkonsultasi dan
mensyurokan dengan struktur Partai yang ada serta tidak lupa menyampaikan
secara tertulis inti permasalahan dan kronologi peristiwa yang sebenarnya
sebagai bahan klarifikasi (tabayyun) dengan pihak-pihak terkait.
Dengan butir-butir pernyataan bayanat ini. Kami berharap kader dan simpatisan
PKS memperhatikan dengan seksama bayanat ini sehingga dapat menjadi bekal,
pemahaman dan etos bagi seluruh kader dan simpatisan PKS di semua level serta
menjadi pedoman dalam berinteraksi dengan Muhammadiyah di tengah-tengah
kehidupan ini. Semoga Allah SWT melindungi kita dari upaya-upaya yang
membenturkan PKS dengan Umat Islam, dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan
keteguhan sikap dan kekuatan hati dalam menjaga keikhlasan, memegang akhlaqul
karimah, dan berdakwah dan berjihad di jalan Allah. Amiin.
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar
akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah
benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Ankabuut : 69)
Yogyakarta, 10 November 2006
Ahmad Sumiyanto, SE, M.S.I
Ketua Umum DPW PKS DIY
Ya Allah..betapa besar hati ustadz-ustadz dan kader kader kami di Jogjakarata…Semoga yang DI JAWA TIMUR bisa mengikuti…Amien…
fuda berkata
apa benar sampeyan kader muhammadiyah? kalo iya coba tunjukkan..! kalau memang muhammadiyah macet, sebgai kader yang baik bukan malah meninggalkannya dan hijrah ke partai politik, sebagai kader yang baik, kalo emang lembaga kita macet ayo kita perbaioki bersama, itu tandanya kader yang bertanggung jawab. coba anda lacak kasus TK Aisyiah Prambanan, di sana kader PKS merebut tanah milik asisk muhammadiyah..silahkan dicek. inget partai politik tidak lain hanyalah untuk kekuasaan..saya siap berdialog dengan anda…fuad kader muhammadiyah
yuda berkata
ass, sebelumnya saya minta maaf, jika ada kata-kata saya nanti banyak yang tersinggung, tapi jujur, dalam hati saya tidak pernah untuk bertujuan untuk menyinggung siapa pun, karena kita sama sebagai saudara, bukan sebagai lawan.
saya melihat ada segelintir permasalahan, mungkin yang 1) sikap kita, yang secara ngk sengaja (saya yakin)terlalu wah dalam menyikapi persoalan. contoh aja, isi dektit diatas.mungkin aja benar, mungkin aja salah. itu kan buatan manusia, yang emang ngk sempurna. kalo pun itu bener, kita masih tetap ngk boleh wah juga dalam memvonisnya. biar aja, toh hak seseorang untuk menulis bahkan memberi kritik yang pedas sekalipun, tapi yang terpenting adalah tindakan /action kita di dalam dakwah, ngk penting kan orang mo bilang kita apaan, yang penting tindkan kita diridhoi oelh Allah SWT. just it.
2)masalah “baju”, sebaiknya jangan dipermasalahkan terlalu dalam, yang akhirnya menjebak diri kita sendiri dalam sikap yang sombong. setiap baju itu punya aturan. contoh, baju anak, ya pasti untuk anak, ngk boleh yang lain. baju bapak2 pasti untuk bapak, masak untuk ibu, ngk pas kan. sama kayak alat dakwah. tiap sarana/ormas/partai/dll, itu punya spesifikasi untuk siapa “alat dakwah ” itu dibuat. YANG TERPENTING ADALAH KITA MENEGAKKAN ISLAM DI INDONESIA, BAHKAN DI DUNIA ( itu pun kalo bisa, ngk pa2, yang penting cita2 harus setinggi langit).
3)tentang aliran yang dianut. setiap orang pasti punya rujukan atas apa yang diyakini. selama rujukan itu ngk bertentangan dengan aturan ALLAH, it’s fine. Allah ngk pernah menyebutkan salah satu faham akan dijamin masuk surga, tetapi Allah hanya menyebutkan islam. jadi apapun jenis aliran, baik itu dari barat, timur tengah, atau pun dari angkasa sekalipun, Allah ngk pernah memblack list, selama sesuai dengan aturan Allah. so, mari kita saling menguatkan barisan sesama islam, kalo kita beradu terus, enak yang liat dong, kan rugi kita.
mungkin hanya itu, sekali lagi, saya minta maaf, bukan maksud saya menggurui rekan2 sekalian yang saya yakin ilmu dan pengetahuannya lebih dari saya, dan maaf lagi kalo ada kata2 saya yang kasar, keras, atau menyakiti hati rekan sekalian, saya hanya bermaksud untuk menyatukan seluruh umat muslim agar kita mampu berdiri tegak di bawah bendera islam
bagi siapa aja yang berminat menambah kwan, bisa hub aku di shuriken55@yahoo.com
aji berkata
saya yakinkan jika kader pks seperti hafez ini maka kami kader muhammadiyah semakin mengerti cara kerja dari masing masing tingkatan di kader pks dan terima kasih atas terbukanya mata batin saya, KAMI yang kemaren memilih pks maka kami mencoba untuk melihat kinerjanya lagi apabila masih banyak kader yg terima dana diam diam dan memberitakan hanya yg baik serta tidak merubah cara cara egonya kami tidak pilih PKS tapi kami pilih dakwah
aji berkata
hafez baiknya blognya ditutup saja atau pilih berita yg enteng saja nanti kayak dkp itu wong jelas terima kok malah dibuat di blog he he he he tapi ngomong ngomong sudah tau belum 11 orang yang dimimpi saya itu yg terima dan dastang ke rumahnya pak rochmin kalau kamu ijinkan maka jawab komen saya dan saya sebutkan kronologis semuanya
aji berkata
atau kamu tutup berita soal comment ini dari blog anda karena ini sangat menyakitkan kami
Heri Setiawan berkata
Nasehat…
Silakan berorganisasi, ataupun berpartai untuk memperkuat barisan…
Tapi… janganlah bersikap FANATIK…
sekali lagi, JANGAN FANATIK…!
Sesama “Organisasi Da’wah” kok seperti itu..
Perlu ditanyakan apakah kalian “ikhlas” dalam berda’wah..?
Jujur saja, saya sangat heran kenapa orang seperti “Amin Rais”, “Gus Dur” atau “Hasyim Muzadi” dianggap “kyai” dan dijadikan pemimpin… Mau dibawa kemana tuh organisasinya…?
Sudahlah… saya ndak tahu visi dan misi organisasi da’wah itu seperti apa, tapi kalau kenyataannya seperti ini, jangan salah kan kami(saya) kalau visi dan misi itu kami anggap sampah… membodohi anggota dan membohongi publik…
Hafez berkata
@ mujahidin
afwan, komentar antum saya hapus 1 karena double posting alias memposting tulisan yang sama dua kali. link yang antum kasih tuh reinkarnasi indonesia.faithfreedom? saya member lama di faithfreedom, id saya mujahid_4JJI saya member lama disana silahkan antum cek sendiri. alhamdulillah saya sudah berjihad disana bersama sedikit saudara-saudara kita umat islam, sedikit? ya emang jumlah mujahid dan mujahidah disana sangat sedikit…tanya kenapa? (numpang iklan wakakakakak).
Jihad saya disana: (semoga bisa jadi inspirasi yang lain)
1. melaporkan situs mereka ke anggota dpr/mpr
2. melaporkan situs mereka ke ketua mpr
3. melayani debat babi-babi kafir harby disana
4. saya tantang mereka duel sampai mati face to face
alhamdulillah beberapa bulan kemudian, situs mereka ditutup. tapi rupanya ga lama ya? sekarang reinkarnasi jadi link yang antum kasih itu? penghinaan mereka pada ilah dan rasul kita hanya bisa ditebus dengan darah mereka!. saya berikan secara terbuka alamat saya lengkap berikut petunjuk jalan. sudah lama sekali ternyata tidak ada yang berani memenuhi tantangan saya. mereka cuma pengecut-pengecut yang cuma berani omong besar di internet. tantang mereka ketemu face to face dan lihat nyali siapa yang segede semut. saya sudah ingatkan pada mereka baik-baik berkali-kali jangan menghina islam eh diterusin…tantang aja..eh keder
Hafez berkata
@ aji
afwan, posting antum saya hapus juga 1 karena double posting alias memposting hal yang sama dua kali. oalah minta blog ini ditutup karena menyakiti perasaan antum? boleh..tapi lebih dulu bubarkan muhammadiyah karena sudah menyakiti perasaan saya! gimana?
ya ga bisa gitu dong..kalo gitu aturannya, islam sudah bubar sejak jaman nabi dulu karena menyinggung perasaan kaum kafir.
soal kader pks seperti saya, maklumlah saya kader kader tingkat paling rendah yang baru kemaren sore, tentu berbeda dengan antum dan para pengunjung blog saya yang lain yang saya yakin ilmu agamanya jauh lebih tinggi dari saya. (BUKAN MAJAS!!!!!
) nah antum mungkin khilaf sampai melakukan generalisasi; oh kader pks semua seperti ini to?? hanya karena bertemu dengan 1 orang kader. semoga memang cuma khilaf. oh ya kalau antum ingin blog ini ditutup, silahkan laporkan ke wordpress.com dan kita lihat apa mereka mau menutup blog ini.
Hafez berkata
@ fuda…atau fuad yakk… soalnya nama pengirimnya fuda, tapi penutupnya fuad
Dimana saya bilang saya kader muhammadiyah? tolong tunjukkan…saya bilang pemikiran saya 90% ke muhammadiyah. soal dakwah mereka macet, ya konsolidasikan dengan sesama kader muhammadiyah, kenapa antum nggigit saya? antum mempersilahkan saya mengecek? ok..boleh minta alamat/telpon orang-orang yang antum klaim menyerobot? kalo ga mau lewat blog saya bisa ke email saya di mujahid@k.st
saya asli jogja mas, tk saya di masjid syuhada. tk ini juga tk nya semua anak-anak amien rais. antum tau kan masjid syuhada? subhanallah…mereka kalo bikin acara mengisi ramadhan, yang ngisi TOP BANGET!!! ada ketua mpr, ustad ja’far umar thalib, ustad din syamsudin wuahhh pokoknya hebat dah…saya tau karena kalau saya ke jogja saya pasti menginap di rumah pas disebelah masjid syuhada
afwan jadi melenceng
Hafez berkata
@ JIBRIL
eh, itu komentar putus asa ya? wakakakak
@Yuda
saya setuju dengan komentar anda..alangkah indahnya jika semua tidak saling sikut….
@ akh heri
terimakasih atas nasihatnya, jazakallah
Hafez berkata
@syadwan
afwan, tanda-tanda baca yang ga jelas di posting antum saya koreksi biar nyaman dibaca
. Membaca bayan itu saya malah mengelus dada..kasihan sekali ustad-ustad pks disana…..ya allah, jadilah saksi….
Padahal dulu kalau saya pulang ke jogja, rasanya adem soalnya rumah muhammadiyah, karena saya memang lebih condong ke mereka…bahkan saya punya rencana menetap di jogja suatu hari nanti..salah satu alasannya ya itu tadi, lebih adem deket orang muhammadiyah
tapi terus terang saya ga tau apa perasaan itu masih ada saat saya pulang kesana lain kali.
sifat jahiliyah saya memang masih banyak..mungkin tak terhitung..antara lain ya itu tadi..lebih adem deket orang muhammadiyah daripada orang NU, padahal seharusnya dekat siapapun ga masalah asal berjuang untuk islam.
hira berkata
muhammadiya keluarin dekrit setengah2 kenapa ga di pecat saja kader pks yg ada di masjid, sekolah dan kampus muhammadiyah, saya yakin masjid, sekolah dan kampus muhammadiyah ga berjalan dengan baik.
endock_ceplock berkata
“The term Islam may be used in three sense: originally a religion, Islam later became a state, and finally a culture.” (Philip K. Hitti, History of Arab).
Ideologi transnasional kembali dipersoalkan. Kali ini yang dimaksud adalah ideologi yang berasal dari Timur Tengah seperti yang diemban Hizbut Tahrir, Ikhwanul Muslimin, Mujahidin dan Al-Qaeda. Ideologi transnasional dipersoalkan antara lain karena: (1) tidak bersumber dari akar budaya Indonesia sehingga berbahaya bagi keutuhan bangsa; (2) menggunakan Islam sebagai ideologi politik, bukan sebagai way of life (jalan hidup); (3) Islam adalah gerakan politik, bukan gerakan keagamaan; (4) mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pernyataan pertama perlu dipertanyakan. Akar budaya Indonesia mana yang dimaksud? Sebab, hingga kini belum ada definisi yang jelas tentang budaya asli Indonesia; apakah animisme, Hindu, Budha, Islam atau kapitalistik seperti yang terjadi sekarang. Secara jujur, sulit untuk mengklaim budaya asli Indonesia. Indonesia dengan posisi strategisnya telah bersentuhan dengan semua ideologi dan budaya dunia. Sebutkan satu ’tradisi’ di Indonesia, pasti memiliki akar ke budaya luar. Sistem politik kita juga sama; tidak asli Indonesia. Demokrasi, parlemen, bahkan kata republik dalam NKRI saja bukan asli Indonesia, tetapi berasal dari Barat. Sama halnya dengan istilah musyarawarah, rakyat, atau dewan; berasal dari bahasa Arab yang berhubungan erat dengan Islam.
Masuknya Islam ke Indonesia tidak lepas dari watak ’transnasional’ Islam. Pada tahun 808 H (1404 M) datang sembilan ulama utusan Daulah Khilafah Ustamaniyah ke Tanah Jawa melalui kesultan Samudera Pasai untuk berdakwah. Tahun 1421-1436, datang ulama ’transnasional’ ke Jawa menggantikan utusan sebelumnya yang wafat. Ulama tersebut adalah Sayyid Ali Rahmatullah dari Samarkand, Sayyid Ja‘far Shadiq (Sunan Kudus) dari Palestina, Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) dari Palestina, cucu Raja Siliwangi Pajajaran. Watak transnasional ini wajar saja, mengingat Islam memang agama bagi seluruh manusia (rahmat lil ‘alamin).
Organisasi Islam di Indonesia pun tidak bisa dilepaskan dari ciri ’transnasional’-nya. Sebagian pendiri organisasi Islam di Indonesia belajar Islam dari Timur Tengah. Pendiri NU KH Hasyim Ash‘ary dan KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah sama-sama belajar di Timur Tengah. Bisa dipahami, sebab pusatnya Islam sejak kelahirannya hingga zaman keemasan Islam memang ada di Timur Tengah. Jadi, menolak pemikiran Islam hanya karena berasal dari luar, apalagi Timur Tengah, adalah ahistoris.
Pertanyaan berikutnya, apakah budaya Indonesia dijamin benar? Tentu, tidak bisa dikatakan bahwa budaya perang antarsuku di Papua, budaya carok di Madura baik, budaya kemusyrikan menyembah leluhur, atau budaya Indonesia sekarang yang kental dengan corak kapitalistik itu baik. Karena itu, yang harus dipersoalkan bukanlah asalnya, namun apakah ideologi itu benar atau salah, dari manapun asalnya.
Tudingan bahwa gerakan Islam menjadikan agama sebagai ideologi bukan way of life, juga penting untuk dikritik. Bukankah ideologi itu adalah way of life? Justru fungsi terpenting ideologi itu adalah way of life (jalan hidup). Memang, ada wacana yang berkembang, apakah Islam itu sekadar agama ritual atau ideologi. Kalau yang dimaksud dengan agama itu hanya berisi ajaran tentang ketuhanan, ibadah ritual, dan moralitas, jelas Islam tidak seperti itu. Ajaran Islam berisi berbagai aspek kehidupan; dari hubungan manusia dengan Tuhannya secara langsung (akidah dan ibadah ritual/mahdhah), hubungan manusia dengan dirinya sendiri (akhlak, berpakaian, minuman, makanan) hingga hubungan manusia dengan sesamanya (politik, ekonomi, pendidikan, sosial, negara ).
Di dalam al-Quran, di samping ada perintah shalat, juga ada perintah untuk menaati ulil amri/penguasa yang merupakan aspek politik; di samping kewajiban shaum Ramadhan, ada kewajiban jihad fi sabilillah (perang di jalan Allah); di samping kewajiban zakat, ada juga keharaman riba yang jelas berhubungan dengan aspek ekonomi. Islam juga mengenal secara jelas dan rinci hukum qishash bagi pembunuh, cambuk/rajam bagi pezina, dan potong tangan bagi pencuri. Demikian seterusnya. Karena itu, kalau yang dimaksud ideologi itu adalah sistem hidup yang mengatur seluruh aspek kehidupan dengan berbasis pada pandangan hidup tertentu, maka Islam adalah ideologi.
Pengakuan Islam bukan sekadar sebagai agama ritual juga muncul dari pemikir dan sejarahwan Barat. Philip K. Hitti menyebut Islam sebagai agama, negara, dan budaya. “The term Islam may be used in three sense: originally a religion, Islam later became a state, and finally a culture.” (Philip K. Hitti, History of Arab). Hal yang sama disebut oleh Joseph Schact, bahwa ajaran Islam mengatur seluruh aspek kehidupan. Dia menulis, “The ideal of Islam is the rule of religion over all of life; as a religion as at the same time the Weltanschauung and way of life its believers.” (Joseph Schact; Encylopedia of Social Sciences).
Pemisahan secara mutlak gerakan keagamaan dan politik, apalagi kemudian membenturkan keduanya, adalah cara pandang sekular dan tidak pas dinisbatkan pada Islam. Kalau aktivitas mengoreksi penguasa yang zalim merupakan aktvitas politik, jelas Islam merupakan gerakan politik. Islam bahkan mewajibkan umatnya untuk mengoreksi penguasa yang zalim. Kalau aktivitas Rasulullah saw. mendirikan sistem Islam di Madinah dan menumbangkan sistem Jahiliah yang ada merupakan aktivitas politik, maka Islam juga merupakan gerakan politik. Karena itu, politik adalah bagian dari ajaran agama Islam itu sendiri. Dengan demikian, gerakan Islam transnasional lebih tepat disebut sebagai gerakan politik yang berdasarkan pada agama (Islam).
Dalam konteks ini, Hizbut Tahrir memang merupakan gerakan politik yang berasaskan Islam—sebagai sebuah ideologi transnasional—yang bertujuan untuk menegakkan syariah Islam di bawah naungan Khilafah Islam. Sebab, selain karena Islam telah mewajibkannya, syariah Islam juga merupakan solusi atas berbagai persoalan bangsa ini. Karena itu, perjuangan semacam ini sah-sah saja, bahkan harus didukung. Justru, yang harus ditolak adalah ideologi transnasional di luar Islam, yakni Kapitalisme dan Sosialisme/Komunisme, yang telah terbukti menimbulkan berbagai kerusakan di dunia ini.
rizal berkata
blog tentunya ada maksud untuk membuat opini, blog pribadi ini dg membuat judul seperti ini memang menarik utk dikomentari tapi taukah anda bahwa apa saja yg ditulis tetap dibaca dan akan menyakitkan bagi pihak lain, interopeksi lah semua yang dilakukan Muhammadiyah adalah hanya menjaga garis batas dan itu sdh diakui kawan kawan muhammadiyah dalam opini di blog ini, utk loebih aktif tapi mengisi dakwah dsbnya tapi malah dibuat ancaman teman teman pks dg berhentikasn saja biar sarana dakwahnya sepi (wach hebat bener maksudnya pks tanpa muhammadiyah mau ditutup gitu) atau mau bilang pks sdh bekerja utk rakyat dan Muhammadiyah hanya simbol (masya ALLAH) kalau seperti itu ya sdh kawan kawan pks buat jaringan sendiri saja kalau saya balik apakah anda mau membuat opini kader pks menerima dana dkp dan dikomentari yg lain
ANTO berkata
Assalamualaikum.wr.wb.
jujur aja dulu saya simpatisan PKS dan ikut kajian teman-teman PKS dan kini ikut kajian salaf biarpun begitu PKS MASIH menjadi simpati buat saya semoga teman-teman ikhwan dan akhwat tidak terjebak HIZBIYAH atau fanatik buta, kita belajar ISLAM bukan golongan ISLAM. bravo PKS.
Hafez berkata
@ Rizal
mohon diandai-andaikan
1. Ada yang menuntut saya minta maaf, sayapun minta maaf. Kira-kira apa muhammadiyah dan NU mau minta maaf kalau saya menuntut mereka minta maaf atas keluarnya surat badan amal itu? i dont think so
2. Ada yang menuntut saya menutup blog ini karena tersinggung dengan isinya, saya siap menutup blog ini kalau muhammadiyah dan NU mau membubarkan diri karena sudah menyakiti perasaan saya, kira-kira apa mereka mau? i dont think so
3. Saya siap keluar dari PKS, membakar semua atribut dan simbol-simbol PKS kalau itu dianggap menimbulkan fanatisme pada organisasi. Kira-kira apa muhammadiyah mau membakar fanatisme organisasinya? i dont think so
Soal dana DKP, sudah jelas kader PKS memang menerima tapi penerimanya individu bukan partai. Dan menerima dana DKP itu belum tentu korupsi..korupsi itu kan kalau tidak tercatat, alias ngembat, alias sembunyi-sembunyi.. lha wong kader PKS pinjem duit DKP dicatat kok di pembukuan dan saat jatuh tempo pembayaran juga dilunasi. Silahkan lihat thread saya soal ini. soal komentarnya apa silahkan saja..silahkan posting segala macam hal di blog saya dengan satu catatan; bukan dusta
kaconk berkata
weleh-weleh ko’ jadi ruwet sampai ada istilah pembubaran Muhammadiyah ma NU segala edan……2X
buat mas hafedz….
kalau anda paham organisasi anda pasti tahu apa itu ETIKA ORGANISASI?
kalau anda berbicara tentang dakwah Islam, antara muhammadiyah dan PKS tidak ada masalah. bahkan harus saling mendukung satu sama lain karena tujuannya sama yaitu ingin menegakkan kalimat Allah. jadi sekali lagi dalam hal ini tidak ada masalah.
tetapi, ketika kita berbicara muhammadiyah dan PKS dalam konteks sebagai organisasi maka disitulah pentingnya memahami dan memperhatikan etika organisasi.
sebagai organisasi, Muhammadiyah memiliki AD/ART, visi misi dan sistem gerakan yang menjadi ciri khas Muhammadiyah termasuk di dalamnya metode dakwah Muhammadiyah. sehingga siapapun yang ingin masuk ke dalam amal usaha muhammadiyah harus mematuhi apa yang sudah menjadi sistem baku di dalam Muhammadiyah.
yang sering terjadi terutama di daerah-daerah adalah banyaknya amal usaha muhammadiyah termasuk mesjid yang dikelolah muhammadiyah justru dimanfaatkan bukan untuk kepentingan dakwah muhammadiyah tetapi untuk kepentingan PKS.
inilah yang kemudian membuat orang-orang muhammadiyah yang masih punya komitmen dan loyalitas merasa gelisah.
apalagi kalau kita berbicara muhammadiyah dan PKS, keduanya mempunyai perbedaan yang sangat jelas. Muhammadiyah adalah organisasi sosial keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan umat sedangkan PKS adalah organisasi politik yang berorientasi pada kekuasaan semaTA.
Mungkin kata-kata bijak berikut masih cukup relefan untuk kita renungkan “tidak ada kawan dan lawan abadi dalam politik, yang ada adalah kepentingan abadi”.
sekian dulu mas..
wass……………
muhamadiyah juga berkata
Saya Sejak Kecil dalam lingkungan Muhamadiyah, dan setelah besar saya kenal dan dekat PKS.. Saya sarankan ke Mas Hafez, sudahlah untuk tidak usah banyak bicara dan menjawab.. Semakin banyak biaca akan semakin banyak salahnya kalau tidak hati-hati. Tidak usah mati-matian bela PKS malah nanti Anda tidak Islami, tetapi belalah Islam. Muhammadiyah untuk Islam, PKS untuk Islam, NU untuk Islam…
Silakan download file baitul Arqom di **************
Catatan Hafez: Atas permintaan muhammadiyah juga, linknya saya hapus. Jadi saya menghapus bukan atas keinginan saya sendiri. Silahkan cek sendiri kepada beliau
Hafez berkata
@ Kaconk
silahkan scroll keatas dan lihat siapa yang mulai wacana pembubaran/ penutupan. saya? tunjukkan dimana. lha wong yang mulai itu aji.. kenapa nggigit saya? gigit aja si aji. soal pks adalah murni parpol itu kan bahasa PP muhammadiyah. padahal faktanya pks bukan murni parpol tapi partai dakwah. kalo parpol kerjanya cuma pas masa pemungutan suara dan kampanye mas… kalo partai dakwah ga cuma pas pemungutan suara..ada pengkaderan yang jelas dan lain-lain. tapi sekali lagi saya tegaskan (saya sampai hampir bosan mengulang) bahwa saya memilih untuk menyampaikan buah pikir saya dan TIDAK MEMAKSAKANNYA PADA ORANG LAIN. soal orang lain mau memaksakan keinginannya disini ya silahkan saja
@ muhammadiyah juga
kira-kira kalau saya bilang ke orang muhammadiyah:
“Sudahlah untuk tidak usah banyak bicara dan menjawab.. Semakin banyak bicara akan semakin banyak salahnya kalau tidak hati-hati. Tidak usah mati-matian bela muhammadiyah malah nanti anda tidak islami”
anda bisa kasih tau saya ga apa kira-kira reaksi mereka? saya tunggu jawaban anda
Rahmad Budi berkata
to young to die soon.
Kalau mas Hafez masih tidak puas dengan surat edaran PP Muhammadyah. Coba sekarang bayangkan jika surat edaran itu tak pernah ada. Punya gambarankah kira-kira dalam 10 tahun mendatang kondisinya bagaimana?
Bagaimana kondisi amal usaha Muhammadyah itu?
Apakah memang akan dikuasai kader PKS?
Jika ya, apa jeleknya?
Tapi, apa juga bagusnya kader PKS menguasai amal Muhammadyah dibandingkan dikuasai orang biasa atau kader Muhammadyah, ditinjau dari kemaslahatan umat?
Apa bedanya jika suatu RS Muhammadyah dikuasai kader PKS atau bukan? Apakah lalu pengobatan lebih Islami? Tapi apakah akan lebih murah juga?
Berikan kami idealita Anda, seharusnya Muhammadyah bersikap apa pada PKS dan juga partai lainnya.
Oh, boy…
Hafez berkata
@rahmad budi
Tidak sekalipun saya pernah mendapati PKS mengambil alih aset muhammadiyah seperti yang di klaim fuad (fuda) diatas, mungkin kira-kira seperti ini:
Dengan ini DPP PKS mengambil alih Rumah Sakit Muhammadiyah, Mulai saat ini, rumah sakit ini akan disebut rumah sakit PKS
oleh karena itu saya mempersilahkan fuad (fuda) untuk membuktikan klaimnya, atau itu akan dinilai sebagai fitnah disisi allah swt.
Dan saya tidak melihat satupun kemunduran amal muhammadiyah ditangan orang-orang pks. kalau meninggalkan ke fanatikan disebut kemunduran berarti ya, kader pks membuat kemunduran pada amal muhammadiyah, contoh kecil: ciri khas orang muhammadiyah tuh melempar cap bid’ah pada tahlilan. disaat orang pks mensosialisasikan tahlilan dianggaplah merusak amal muhammadiyah, dihujat sana-sini.(ga terdengar orang NU mencela kader pks, tanya kenapa?)
disisi lain, di saat ada yang mempromosikan amal muhammadiyah di kalangan NU, kader pks itu dicap merusak amal NU, dihujat sana-sini (ga terdengar orang muhammadiyah mencela kader dakwah, tanya kenapa?)
lho ngapain pake acara saling promosi gituan? menurut saya; untuk menyatukan. supaya jurang pemisah umat ini menyempit..supaya umat ini satu..tak lagi saling sikut..sulit amat sih kita bersatu..
tapi yah…sejak kapan jalan dakwah itu mudah?
oh, boy…
aji berkata
buat mas rizal
saya setuju ini era opini, blog blog pribadi bisa dipakai untuk banyak kepentingan termasuk partai politik dan dapat juga mencerminkan si empunya blog, kira kira opini apa yg akan dikembangkan dg tulisan pada topik kita ini, jika ada yg terang terang bilang kader pks dan menulis blog dan mengomentari serta sdh dikasih tau ….. termasuk dg kader lainnya tapi tidak mengerti ( 2 kemungkinan memang kader yg ngeyel atau pengkaderannya partai politiknya yg salah) karena sekali lagi kita harus bersama sama untuk umat silahkan Muhammadiyah berkembang dg dakwah dan jaringannya juga pks dg jaringannya sendiri kalau mau pakai jaringan orang lain ya jaringan orang lain itu ada aturannya tapi dijawab seenaknya saja kayak abunawas oh ya buat hafez blog anda yg soal dkp kenapa diturunkan ….. karena ini juga akan membuat opini kan atau kurang menguntungkan buat hitungan opini, Masya Allah
aji berkata
hafez
ini terakhir, saya komentar atas blog anda saya pedas karena saya melihat opini anda tentang pks didzhalimi NU dan Muhammadiyah tetunya topik seperti ini akan cepat di gulung di google dan yahoo(anda tau mesin pencari ini milik siapa), anda tau topik anda sdh masuk rating 1 (coba cari dari 2 suku kata muhammadiyah dan pks) sehingga kalau kita bicara utk Ummat saya jadi ragu karena menurut saya tentunya topik seperti ini riskan (atau memang ada target popular untuk si empunya blog atau partai politiknya) kalau dikembangkan kemungkinan pks tambah banyak peminatnya karena simpati ( he he he) (karena bahasa didzhalimi……NU dan Muhammadiyah)apa benar Muhammadiyah dan NU mendzalimi partai anda COBA INTROPEKSI………. atau berkurang karena dengan berbagai cara yg penting UNTUK KEPENTINGAN. (jadi perut mual)
jangan lupa bomber email membuat blog blog untuk opini bisa juga dibuat utk menyerang siapa saja termnasuk partai politik, utk tarik dukunganpun bisa dilakukan …. sebaiknya blog dibuat untuk silaturrahmi diskusi dan bukan judul didzaliminya (he he he) atau memang targetnya POPULER dan UNTUK KEPENTINGAN Masya Allah begini ini yg dimaksud hafez membela ISLAM
Heri Setiawan berkata
Yup… sudahlah… damai… damai…
Semua bisa dibicarakan baik2…, kalau gini cuman bikin bingung orang awam… okey..
Hafez berkata
@ aji
soal kenapa tulisan tentang dkp diturunkan karena menurut anda secara opini tidak menguntungkan. nah menurut sudut pandang saya: terserah orang mau dianggap merugikan atau menguntungkan saya kembalikan pada masing-masing pembaca, saya hanya menyampaikan fakta (disamping juga cuma copy paste dari situs dpd surabaya wakakakak)
soal ranking di search engine saya tidak melihat hal yang buruk dari itu. kalau ada yang masuk kesini ngomel karena saya menyampaikan pendapat pribadi ya silahkan saja. nah kalau ada yang khilaf melakukan generalisasi ya saya minta lihat header blog diatas: BLOG PRIBADI. toh saya tidak pernah menganggap anda representasi KAMMI, atau fuad sebagai representasi Muhammadiyah.. toh dengan adanya komunikasi disini sejauh ini semuanya clear tuh.. ntar kalo ada yang ga clear baru di clear kan
terimakasih sudah mengingatkan saya akan banyak hal. oya kalo suka situs yang isinya menghujat PKS, silahkan masuk ke PKS watch, insyaallah isinya akan menuntaskan dahaga akan penghujatan. jangan kuatir, bahasa disana keras kok, ga ada yang lembut so dijamin puas
Hafez berkata
@ akh heri
tapi abis itu ya udah..ga ada masalah lagi
terimakasih masih sudi mengingatkan saya terus. jazakallah
wadaw pagi-pagi dah maintenance blog nih akh? soal damai insyaallah saya akan terus ingat bahwa yang berdikusi disini adalah saudara-saudara saya seiman. biasalah akh..kayak rapat dpw pas pembahasan target dakwah para ustad saling ngotot sampe keluar urat lehernya, merah wajahnya
Heri Setiawan berkata
Yup… Tetap Semangat Akh…
ms berkata
rizal
ass. terimakasih sudah memberitahukan kesaya adanya blog pribadi yg beropini dg topik didzhalimi ini, saya sempatkan baca cepat semua komentarnya blog ini trims atas komentarnya dan mengingatkannya si empunya blog soal bahayanya atau pentingnya PR LITIGASI dan tidak menyudutkan pihak lain semoga kita bermanfaat untuk orang lain
ikrar berkata
assalamualaikum.wr.wb
ingat! kita ini semua bersaudara…
ingat! metode dakwah rasulullah di mekkah yang sangat jauh dengan metode dakwah di madinah…
ingat wahai ikhwa sekalian seruan Rasulullah untuk saling berkasih sayang dengan sesama muslim dan sama2 memerangi orang kafir…
menurut ana yang paling penting dimiliki oleh seluruh kader PKS sekarang adalah + thinking.
Yakinlah… saudara kita di NU dan MUHAMMADIYAH sebenarnya sayang dengan kita. kalau kita saling memojokkan terus, saling menyenggol, saling menjatuhkan, lalu siapa yang akan bersatu, berjuang, menegakkan islam???
wahai seluruh saudaraku kader PKS (ukhibbukifilla) bersatulah ……………
rapatkan shafmu……………
kemlbalilah ke niat suci kita…………….. ridho Allah kan selalu menyertaikita…………..
teruslah berjuang…………..
berbuatlah yang terbaik untuk diri antum sendiri, untuk keluarga, masyarakat, partai, negara, kejayaan islam dan terutama dan tujuan akhir kita untuk ALLAH.
ALLAHU AKBAR….
ARRUHUL JADID…..
two tumbs for akh Hafez, salaut akan semanngat yang antum miliki, sebagai seorang saudara ana mendoakan semoga semangat itu tak akan pernah padam, jangan teerlalu keras dalam menyikapi sesuatu, sebagai seorang dara bugis ana ingin berbagi petuah bugis:
rebba sipatokkong (jika jatuh saling membangunkan)
mali’ siparappe (jika hanyut saling menyelamatkan)
mallilu sipakainge (jika lupa saling mengingatkan)
jika antum menganggap saudara antum berada pada posisi “jika” maka masukkah antum menduduki element posisi “saling”.
Afwan jiddan jika commentnya tidak mengenang di hati antum.
wassalam.
arifn berkata
kosongkan dulu gelas anda sebelum anda mengisinya kembali…
Fajri Ar Razy berkata
Apa yang salah dengan PKS ya? Tarbiyah memang diajarakan Rasulullah. Dakwah dan negara juga gak boleh dipisahin (itu namanya sekularisme). Saya ga akan berpanjang kata, insya Allah ikhwah harakah di jalan yang benar. Lihat surat Al Hujuuraat, di situ tertulis “sesungguhnya orang mu’min bersaudara”. Seharusnya menimbulkan pertanyaan bagi orang yang berakal. Kenapa Allah tidak menyebut “sesungguhnya orang islam bersaudara”? Yup, karena memang persaudaraan dilandaskan pada aqidah. Mari perbaiki aqidah kita.
akhi hendri berkata
buat akh hafedz
sabar ya….saya sarankan antum lebih baik jangan ngotot membela PKS nanti timbul mujadalah. Kita sama-sama cinta PKS dengan mengharap ridho Allah. Ingat…jalan dakwah adalah berat penuh nestapa dan rintangan. Ingat juga kemenangan bukan tujuan partai ini. Tujuan kita adalah teraplikasinya nilai islam dalam berbagai sendi kehidupan. Allah yang akan memelihara kita dari berbagai tudingan dan fitnah. Skali lagi JANGAN NGOTOT MEMELA PKS.Afwan
Untung berkata
sahabat perjuangan Unit Kegiatan Mahasiswa Islam UPS Tegal mengadakan diskusi tarbiyah Muhammadiyah. Dan hasilnya yang datang orang tarbiyah semua.Tampangnya alim-alim. Cuakep yang cowok yang cewek anggun-anggun. Tapi orang Muhammadiyah………duh jilbaber pada pake celana ketat, bikin ikhwan UKMI bingung. he..he..
duh, gue nulis apalagi
Dodo berkata
gue pengin dong akhwat PKS buat bini. siapa bisa bantu neh?
Hafez berkata
@ ms
setuju..seandainya surat badan amal muhammadiyah tidak menyudutkan pihak lain (seperti yang antum bilang : tidak menyudutkan pihak lain), niscaya tulisan ini tidak akan pernah saya buat. terimakasih sudah mengingatkan
@ Akh hendri
terimakasih atas nasihatnya
jazakallah.. kalau ditelusuri mulai dari posting pualinggg atas, bukan saya yang ngotot duluan. setau dan seingat saya nih (tolong terus diingatkan kalau lupa ya) urutannya begini:
1. saya nulis topik
2. ada yang menanggapi baik-baik
3. saya tanggapi dengan baik-baik juga
4. ada yang nanggapi dengan ngotot
5. saya ngotot juga..
makin ngotot yang menanggapi, saya juga makin ngotot. makin keras orang berkomentar saya juga makin keras. makin lembut orang berkomentar saya juga lembut kok. posting-posting nun jauh diatas sana juga banyak kok yang mengingatkan saya dengan baik-baik ga ngotot dan lembut dan saya juga segan kalau mau ngotot. semoga ini menjadi tarbiyah untuk kita semua..ya maklumlah namanya masih brondong di jalan dakwah wakakakakak. lain dengan ustad2 yang dah bertahun-tahun di tarbiyah.. 1 day i want to be like them…
@ Akh Fajri
terimakasih atas nasihatnya. semoga tidak bosan dan lelah mengingatkan saya. jazakallah
@ untung
ya udah biarin aja..mungkin menurut mereka celana ketat itu syar’i ya udah…kita bisa apa? mengingatkan mereka kalo celana ketat ga syar’i? awas, ntar dicap menggerogoti amal muhammadiyah.
aulia berkata
aslm.wr.wb
untuk saudara or saudari ku sekalian…..semangat juang jgn terlintas untuk sesaat saja….,sesungguhnya perjuangan kita msh puaaaaaaaaaaaaaaaaajaaaaang sekali. kita BANGKIT jgn hanya bermodal semangat,tnpa adanya robithah yaitu “aqidah Islam” maka semangt hanyalah smngat tetapi tidak akan langgeng.terutama dalam dakwah Islam dg bergelut disebuah parpol Islam.why dengan Aqidah Islam(kaidah yg tetap)?krn aqidah Islam adalh pemikiran yang menyeluruh dan mendasar. inilah yg urgent untuk qt smua muslim MILIKI DAN PAHAMI BENAR2.dg Aqidah yang benar maka akan lahirlah pola pikir dan pola sikap Islam yang benar dan sgla sesuatunya dlm perbuatan hrs distandarkan dengan aqidah Islam yng merujuk pada syariatNya sesuai dg alquran,assunah,ijma n qiyas. it’s oke!!!
La izzata ila bil ISLAM.
hamba Alloh berkata
mas aq cm ngingetin.prnyataan anda tu sangat kliru krn anda tu trmasuk provokator intern islam.jka anda menyikapi rumor yg ada dg emosional dan fanatisme (PKS) mk bs trjadi konflik horizontal sesama kaum muslim dan kepala anda bisa putus gara2 masalah sepele trsebut.karena NU dan Muhammadiyah ini mrpakan founding Fathernya Indonesia, ya klo bicara hati2 aja srta jka anda menyikapi rumor yang ada tanpa akal yag jernih anda trmasuk perusak Islam di Indonesia makanya harus tetap memeliraha ukhuwah islamiyah biar Islam tu bersatu.
Hafez berkata
surat edaran itu bukan rumor. lihat sendiri diatas sana. ga percaya? lihat sendiri di situs muhammadiyah. setiap kata yang ada dalam surat edaran itu bukan rumor. bahkan dpw pks jogja pun mengeluarkan bayan sebagai reaksi atas surat edaran itu. rumornya yang mana?? antum baca secara keseluruhan ga sih?
jika antum menyikapi dengan emosional dan fanatisme (muhammadiyah, nu) maka anda akan memperlebar konflik. kenapa saya tidak bilang “dan kepala antum bisa putus gara-gara masalah sepele seperti ini” ? gampang..karena ikhwan tidak memutus leher saudaranya sendiri. mungkin lain dengan golongan yang lain, kalah debat penggal leher..naudzubillah…yang model gini nih yang merusak citra islam, provokator.
makanya antum juga hati-hati kalo bicara.ooo jadi menurut antum keluarnya surat edaran muhammadiyah dan nu itu memelihara ukhuwah islamiyah? oooo ya ya ya…logika yang aneh…memelihara dari hongkong…
arul berkata
rame juga komentnya..
Ikhwan berkata
walah kog rame banget….ada pa sich.ya sblumnya aq g mihak sapa2 aja,krn gara2 allisan(mulut)dan tulisan mk smuanya bisa terjadi konflik.qta sbg kaum muslimin g usah sperti itu menghina kelompok lain dan jangan merasa benar sendiri meskipun ada fakta.qta tu perlu bersatu.saya mrasa antum smua g ada gunanya memperdebatkan hal sepele itu.mending yg qta lakukan saat ini membangun kekuatan Islam tuk mlawan barat dan israel yang tlah byk membunuh saudara2 qta di Palestina, irak,dsb.mk saya mengkritik website ini jika dibaca orang lain yg beda konsep dg antum.mk saya minta usul jika tulisan yg mnurut saya mgkin bs memancing emosi seperti : “PKS Didzalimi NU dan Muhammadiyah…”, WARGA NU DAN MUHAMMADIYAH DILARANG MASUK SURGA INI!! BURUAN DAFTAR SAMA YANG PUNYA BLOG INI..KADER PKS SEJATI.BELA PARTAI SAMPAI MATI. …” seharusnya di hapus ya mas.itu kan bagi orang NU dan Muhammadiyah yg membaca maka PKS tercoreng jelek namanya donk……..ASTAGHFIRULLOOOHHHHHHHHHH.
ASSALAMUALAIKUMMM.
ORA_TRIMO berkata
mas mulutnya dan klo nulis tolong dijaga.jujur aja saya sangat emosi…………
dengan tampilan web anda scara tidak langsung anda tlang menghina kelompok lain.maka dengan tegas saya akan mencari tau siapa sebenarnya anda itu. klo nanti bisa ktemu sama kmu akan saya penggal leher kmu!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.
karena website ini isinya sangat menyakitkan hati jutaan kaum muslim di indonesia.
smoga anda “LAKNATULLOOOOOOHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH” KENA LAKNAT.
skali lagi saya beri waktu 7 kali 24 jam isi situs ini harus segera di ganti.ok.klo tidak Nyawa anda taruhannya.
gakusahpakainama berkata
tlong mata anda baca ini!!!!!!! MATANE MELEK!!!anda bisa baca nggak tooo…..(matamu cah PKS iso moco pora)
PKS anjing(PKS ASU).ini kutipan aku baca komentar sebelumnya dari mas Ksatria Alamsyah :
————————————————–
sikap NU dan Muhammadiyah sudah tepat yang tidak ingin menjadikan Islam Indonesia sebagai “satelit” dari gerarakan Pan-Islamisme Ikhwanul Muslimin (Mesir) yang diusung oleh PKS. Islam Indonesia ingin menjadi tuan bagi dirinya sendiri, bukan budak dari gerakan transnasional asing yang tak berakar dalam bangsa ini. NU dan Muhammadiyah punya saham mendirikan Republik Indonesia ini. So, jika PKS ingin bangun basis jangan menjadi free-rider atas jamiyyah yang sudah eksis. Bersaing saja secara terbuka dan fair, bukan menyusup dan bertingkah polah seperti Yahudi.
wassalam,
Ksatria Alamsyah
Comment by ksatria alamsyah — June 17, 2007 #
————————————————–
gmn kmu dah sadar blummmmmm.
sadar…………………………………………………….
kmu tu stressssssssssssssssssss ya…………………………………………………………………………………………………………….kmu tu pemecah islam…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………PKS ASUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU.
PKS ANJINGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGG.
APA YG DI BANGGAKAN PKS……………………………………………………………………………………………….PARTAI KALAH SETERUSNYA (PKS)…………………==…ANJING,ASU,JANCOK,MATAMU,GATEL,ANJING.
Hafez berkata
@ gakusahpakainama, ikhwan dan ora_trimo
anda liat ga siapa yang ngepost tulisan itu? ini, saya perlihatkan
Comment by JIBRIL — June 27, 2007
artinya, yang nulis bukan saya mas, tapi seorang tamu dengan memakai id JIBRIL. kenapa tidak saya hapus? karena saya menghargai pendapat tamu-tamu saya yang terhormat. saya bisa saja menghapusnya, atau tulisan si ora_trimo atau gakusahpakainama diatas itu tapi buat apa? karena saya coba memposisikan diri sebagai seorang tamu. dan sebagai seorang tamu saya akan jengkel kalau komentar saya dihapus atau diedit hanya karena tuan rumah tidak suka komentar saya. saya memakai judul itu karena itu yang saya rasakan. itu kan pendapat ksatria alamsyah. dia berpendapat seperti itu, silahkan saja. dan saya tetap pada pendirian saya. anda baca ga komentar saya atas pendapat alamsyah diatas? anda tau ga bahwa NU dan muhammadiyah bukan asli indonesia? karena ajaran islam bukan asli indonesia mas, import dari arab sono. silahkan belajar sejarah asal muasal NU dan muhammadiyah. anda anggap saya keras kepala? bagaimana dengan anda? anda anggap pendapat dia benar, silahkan ikut dia dan jangan paksakan kehendak anda disini. kalau anda paksakan kehendak anda disini, silahkan pergi dan jangan kembali lagi.
saya menghargai kebebasan berpendapat bukan memaksakan pendapat. saya harap anda maklum. sengaja komentar anda tidak saya edit supaya tamu-tamu yang lain tau bahwa ada yang mengaku muslim tapi kata-katanya seperti anda. oh ya anda muslim bukan? bagian mana yang menghina? semua yang saya sampaikan disini adalah fakta yang saya temui sendiri. mau penggal saya? tau ga kalo darah seorang muslim itu haram atas muslim lainnya? atau anda menilai saya sudah murtad? beranikah anda melontarkan tuduhan macam itu? ingat, kalau tuduhan anda tidak terbukti maka akan kembali pada anda sendiri. kalau anda masih ngotot, ini alamat lengkap saya
jl. raya bangkingan 34 rt 1 rw 1 kelurahan bangkingan kecamatan lakarsantri, surabaya 60214
nomor hp saya 081931046501
kalau dari terminal bungurasih, naik angkot ke pasar sepanjang. dari pasar sepanjang naik angkot ke bangkingan. anda bilang saja turun di rumah hafez bangkingan, insyaallah mereka tau.
kalau anda ingin blog ini ditutup, silahkan hubungi wordpress.com dan minta mereka menutup blog ini karena saya tidak akan menutup blog ini.
Seperti Apa sih Islam di Minangkabau? « d’Ranah berkata
[...] Islam dengan gaya modern mulai didirikan. Embrio-embrio ini kemudian ada yang menjadi Muhammadiyah sekarang. Era ini adalah era kebebasan berpendapat. Segala macam faham diluar Hanafi dan Syafii [...]
islamsyiah berkata
Kenapa kaum muslimin bertikai hanya karena organisasi dan partai? Inilah akibat bendera organisasi dan partai lebih dikedepankan dari pada bendera islam, padahal musuh-musuh Islam (terkhusus USA dan Israel) terus saja berusaha memporakporandakan barisan Islam dan kaum muslimin. Jika kaum muslimin mudah dipecah belah, kapan Islam akan jaya? Silahkan kalian berpartai politik dan berorganisasi, namun ingat, musuh Islam selalu mencari kelemahan kita (kaum muslimin). Jangan kalian letakkan bendera partai dan organisasi di depan bendera Islam Muhammadi karena jika itu kalian lakukan maka kalian akan hancur…Persatuan Islam dan kaum muslimin harus selalu dijaga agar kejayaan Islam akan segera terealisasi.
Hafez berkata
agree islamsyiah. ahlan wa sahlan di blog saya yang sederhana ini
perlu diketahui, bahwa ikhwan, ora_trimo dan gakusahpakainama adalah orang yang sama. 1 orang yang memposting 3 hal berbeda dengan id yang berbeda. id bisa menipu tapi IP Address tidak dan IP Address ketiganya sama. rupanya beliau ini tamu setia blog saya tapi memakai id yang berbeda-beda tiap kali berkomentar
gakusahpakainama berkata
==================================================
agree islamsyiah. ahlan wa sahlan di blog saya yang sederhana ini
perlu diketahui, bahwa ikhwan, ora_trimo dan gakusahpakainama adalah orang yang sama. 1 orang yang memposting 3 hal berbeda dengan id yang berbeda. id bisa menipu tapi IP Address tidak dan IP Address ketiganya sama. rupanya beliau ini tamu setia blog saya tapi memakai id yang berbeda-beda tiap kali berkomentar
Comment by Hafez — July 10, 2007 #
==================================================
komentarmu tu kayak anak kecil aja.ya saya mengakui.ya emang knapa…..
aq juga tau IP mu dan tempat dmn kmu OnLine
aq dah dpatkan informasi siapa kmu tu sbenarnya…
klo ktemu sama kmu tak bacok leher kmu…
Ingat!!!!!!!!!
Hafez berkata
dan komentar anda seperti orang dewasa? wakakakakak. tentu anda sudah tau dimana saya, lha wong sudah saya kasih tau
saya tunggu 7 x 24 jam. saya tidak akan menanggapi posting anda sampai anda bertemu saya face to face
Politik dan “kotoran” (itu) (?) « HERIANTO ’s blog berkata
[...] ini menjadi lebih sederhana lagi mendefenisikannya. Partai dakwah adalah suatu aktivitas yang menjadikan partai sebagai salah satu sarananya untuk berdakwah. Kalau [...]
Makhfud berkata
Mas, saya rasa mas Hafez dapat mengambil pelajaran selama berpartai. Hal-berikut boleh mas HAfez renungkan:
* Suara 2 preman akan mengalahkan suara 1 ulama, artinya kebenaran tidak dapat diperjuangkan via politik demokrasi/politik partai. Kebenaran tidak akan pernah menang via partai.
* MAna lebih banyak, saling mengumpat atau berkasih sayang selama mas Hafez berpartai?
sila kunjungi blog saya: http://whasid.wordpress.com/2007/07/06/politik-demokrasi-jahiliah-akhir-zaman/
Hafez berkata
@makhfud
assalammualaikum
para ustad tidak mengumpat. saat mereka diumpat mereka diam dan mendoakan kebaikan. saya tau dengan mata kepala sendiri dan mereka mengajarkan saya untuk itu tapi saya tidak rela ada yang mengumpat para penolong saya, sama seperti umar r.a tak rela abu jahal mengumpat rasulullah. rasulullahnya sendiri tenang-tenang saja diumpat, umar yang kebakaran jenggot. kalau anda baca kisah saya di thread saya Kisah Nyata insyaallah anda paham kenapa saya begitu setia pada jamaah ini.
suara preman? siapa yang anda tuding preman disini??? anda lho yang menuding bukan saya. silahkan saja anda berpikir tidak akan menang via partai kalau menurut saya insyaallah pasti akan menang via politik/partai. dan kalau anda berpendapat demikian, saya juga boleh dong bilang bahwa kebenaran/ kemenangan tidak akan bisa ditegakkan dengan premanisme.
wassalam
Makhfud berkata
suara preman ya preman betulan yang ada di pasar itu
Maksud saya,
dalam sistem demokrasi suara 1 ulama = suara 1 preman.
PAdahal, sudah sunnatulah dan fakta sejarah membuktikan bahwa preman akan lebih banyak daripada ulama, hatta/bahkan di zaman RAsulullah saw. Golongan kebenaran itu dalam sejarah selalu-nya sedikit, qalilammatasykuruun (sedikit sekali hambaku yang bersyukur). Artinya, kalau umat Islam ikut cara demokrasi, Insya Allah pasti kalah.
Islam juga nggak mungkin ditegakkan lewat premanisme, itu sih pasti!
Makhfud berkata
Islam akan menang di akhir zaman ini dibawah pimpinan seorang khalifah Rasulullah saw, yang kedatangannya sudah Rasulullah sebutkan 1400th yang lalu.
coba simak:
http://aboutmiracle.wordpress.com/god-script/
sandi berkata
kalo menurut ane sih ga usah ditutup blognya,tapi ganti aja topik pembicaraanya supaya lebih maslahat
Hafez berkata
Assalamm’alaikum
@ makhfud
blom tentu yang sedikit kalah. kalo ga salah ada kok ayat soal ini tapi saya lupa.. intinya jumlah orang beriman yang sedikit dapat mengalahkan jumlah yang lebih banyak. mohon dikoreksi. soal pimpinan seorang khalifah di akhir zaman nanti waallahu alam karena saya bukan ahli tafsir juga bukan fuqaha. saya cuma bemper
kalo soal banyak-banyakan sih anda bener sekali. dari dulu emang gitu tapi soal menang kalah eit ntar dulu
@sandi
ada alasan lain selain saya menyampaikan pendapat saya atas semua yang saya alami di blog ini yaitu sedikitnya publikasi pembelaan terhadap kejadian-kejadian yang menimpa para aktivis dakwah. dan saya tergerak untuk membela dengan kemampuan yang ada. mungkin sebentar lagi saya akan menulis tentang HTI dan PKS karena beberapa hari lalu saya mendengar dari seorang ikhwan kampus bahwa HTI “mengakali” (kalo ga mau dibilang menusuk dari belakang) ikhwah kampus saat penerimaan mahasiswa baru di surabaya. tapi ya tunggu aja lah..bisa saya tulis bisa juga ga…
terimakasih atas perhatian dan sarannya
wassalam
indra berkata
Assalamu ‘alaikum…sodara-sodara seiman. Saya tinggal di Bandung. Di masjid tempat saya biasa shalat berjama’ah, ada macam-macam orang dengan berbagai macam latar belakang organisasi dan partai. Ada Muhammadiyah, NU, Persis, PKS, Golkar, dlsb. Tapi semuanya bisa akur dan saling bantu membantu dalam kebaikan dan tidak pernah muncul rasa saling curiga.
Sesepuh dari Muhammadiyah sering mengimami kami berjama’ah, Yang dari NU biasa mengadakan pengajian bada shubuh, dan ini diikuti oleh seluruh jama’ah masjid apa pun latar belakang organisasi nereka, saya yang aktif di PKS sering diminta untuk mengisi khutbah/ceramah juga meminpin shalat berja’amah, ada yang dari golkar yang begitu semangat memelihara kegiatan2 PHBI.
Kami di sana berdiskusi dan berdialog dengan suasana ukhuwah yang sangat menyejukan. Masing-masing mau saling mendengar dan belajar.
Masing-masing kami berfastabiqul khairot tanpa ada rasa saling curiga. Saya pikir suasana seperti inilah yang harus kita bangun bersama.
Terakhir yang ingin saya sampaikan, semua perdebatan dalam blog ini sebetulnya berawal dari lemahnya ta’aruf kita satu sama lain.
Jadi sebaiknya hentikan sudah perdebatan ini dan mulailah saling mengenal satu sama lain….
Semoga Allah menyatukan hati kita…
Hafez berkata
@ indra
Assalammualaikum
alhamdulillah kalau disana bisa akur… situasi jatim beda dengan jabar..lebih rumit….karena seperti yang saya ceritakan nun jauh diatas sana, setau saya NU jabar lebih “lunak” kepada golongan lain yang tidak sealiran. kadang saya berpikir “apa bisa ya satu saat saya merasakan atmosfir seperti di jabar..mungkin kalo menetap disana satu hari nanti” kalo ga salah beberapa tahun lalu saya memergoki sekelompok pemuda jam’iyah NU yang lagi membaca buku NU Jabar dan mereka kaget betapa berbedanya NU disana dan Jatim. nah kalo disana sudah sejuk, berarti dakwah sudah berhasil kan? sekarang buruan pindah ke Jatim
wassalam
aboutmiracle berkata
Aslmkum mas Hafez…
silakan baca artikel menarik di sini :
http://barokah.wordpress.com/2007/07/08/buku-politik-islam-membawa-kasih-sayang/
sandi berkata
Afwan Akhi.ane juga faham dan ngerti maksud dan keinginan antum.tapi yang dikhawatirkan ane topik pembicaraan yang di blog antum ini akan membentuk sebuah opini ditengah-tengah umat islam ane jadi teringat kata ust di daerah ane”banyak orang yang ingin menyampaikan nilai-nilai kebenaran/sunah nabi tapi caranya tidak menyunah nabi”ini juga bukan berarti topik diblog ini termasuk kata-kata seperti ingin menyampaikan sunah caranya tak nyunah,tapi mari kita afaluasi,bagaiman tatacara berdakwah yang mana baginda nabi contohkan.apalagi temanyakan pks dizhalimi,untuk itu kita berusaha supaya tidak ada orang yang terdzalimi dengan kata-kata.lagian ane aktif di pks khususnya ane nih ane gamerasa terdzhalimi oleh mereka.tapi ane berusaha menyikapi mereka dengan dewasa,terus sampe antum dituduh orang pks ane juga ga percaya sama orang yang nuduh antum pks,pks ga seperti antum cara menyikapinya.afwan banget ane banyak salahnya moga Allah ngasih petunjuk kita semua…amin
aboutmiracle berkata
elok juga diganti topiknya atau judulnya, atau ditutup threadnya. Soalnya ini mungkin masalah internal tapi ter-expose keluar.
Kalau ingin berdiskusi mencari kebenaran mungkin baiknya judulnya diganti.
Gitu mas Hafez, sedih juga kan? memperuncing perbedaan yang sifatnya furu’ ( cabang ) toh akidah kita insyaAllah sama.Padahal semestinya, kata Rasulullah perbedaan dikalangan umat Islam itu Rahmat, tapi saya lihat diskusi disini bukan mengarah kepada Rahmat. Ini mesti ada yang salah, entah dimana salahnya…ampun maaf
Hafez berkata
Assalammualaikum
@ aboutmiracle
jazakallah linknya. itu preview buku ya? wah artikel atum soal keikhlasan bikin tetes airmata, jazakallah. kalau buat saya pribadi, surat edaran badan amal itu yang memperuncing masalah. saya sudah sampaikan diatas betapa saya dulu merasa sangat dekat dengan muhammadiyah, tapi karena keluarnya surat itu kedekatan itu sekarang sudah mulai hilang perlahan-lahan. yang saya heran, kenapa ya ga ada yang bilang ke pp muhammadiyah: “eh cabut dong surat edaran itu, memperuncing masalah lho” atau saat ada yang minta saya menutup blog ini disertai ancaman pembunuhan, kenapa ga ada yang bilang ke pp muhammadiyah: “eh kalo lo ga tutup muhammadiyah dalam 7×24 jam gua bacok lo” (atau mungkin sudah ada yang bilang tapi saya ga tau waallahu alam)
@sandi
ga perlu orang nuduh saya pks, karena saya emang kader pemula pks, masuk 2004. baca aja di thread saya Sebuah Kisah Nyata.. soal antum ga percaya silahkan aja karena saya tidak mencari pengakuan disini. kalau antum bertanya tanya kenapa orang sebejat, sekasar, sekeras, sebajiangan, sekotor, serendah, sebodoh, setolol saya bisa jadi kader pks coba main ke situs DPW Jatim. pks jatim punya program namanya Gema Keadilan. Program ini merangkul para pemabuk dll yang bejat-bejat untuk dibina. kenapa? karena islam bukan hanya milik santri, islam bukan cuma milik ustad, islam bukan cuma milik orang-orang alim seperti antum dan tamu-tamu saya yang lain. tapi islam juga milik saya dan saya masih belajar dan terus belajar. tapi dalam proses belajar ini tidak mungkin saya menutup mata dan hati atas apa yang saya rasakan. tapi sekali lagi, saya buka thread dan blog ini bukan mencari pengakuan. percaya ya syukur, ga percaya ya silahkan. saya tidak pernah memaksa: EH KALO GA PERCAYA GUA ORANG PKS GUA BACOK LO atau EH KALO GA NURUT PENDAPAT GUA, GUA PENGGAL LEHER LO. tidak, saya tidak pernah berkata demikian.
wassalam
sandih berkata
semoga Allah melindungi Amtum
ditunggu maen kejabarnya
Hafez berkata
assalammualaikum
kalau ingin menetap dan berdakwah di surabaya insyaallah akan saya bantu carikan properti dah
oya saya ingat, ada ketua dpc di salah satu kecamatan di pusat kota yang menawarkan insentif alias bantuan bulanan 300 ribu rupiah kepada kader dakwah yang mau tinggal menetap berdakwah di kecamatannya. gimana? mau?
@sandi
yah antum ini gimana..kan saya yang ngundang duluan
wassalam
Syadzwan berkata
Assalamualaikum akhi…
Lama juga saya ga silturrahmi dgn antum,tapi ya Alahmdulillah saya masih terus bisa nyambangi antum dan tamu0tamu antum disini…
Saya lihat perbinacangan kita makin menghangat dan cenderung panas saya kira.Terakhir saya miris membaca tulisan anacaman pembunuhan buat mas hafedz ini,lha kok trus ditambah-tambahi daftar penghuni kebun binatang segala…Wah,jadi hilang ukhuwahnya nih,jadi hilang niat tabyyun-nya kalau begitu…
Untuk semuanya saja yang bertamu di blog ini,saya hanya ingi sampaikan bahwa mas Hafrdz bukanlah representasi dari PKS,dan tulisan ini,sebagaimana yang diakui oleh mas hafez juga adalah sebuah pemikran pribadi yang juga bukan representasi sikap PKS secara kesluruhan.Buktinya bayanat dari DPW PKS Jogja yang sempat juga saya forward, justru mengajak segenap kader pks untuk menghormati surat edaran PP Muhammadiyah itu sebagai senuah nasehat yang bijak untuk PKS,agar bisa berbenah,bisa lebih berhati-hati dan mengambangkan sikap tasammuh kepada sesama organisasi Islam.Surat edaran itulah yang saya mohon dibaca lagi dan dimengerti sebagai sikap “resmi” PKS terhadap surat edaran PP muhammadiyah itu..Maka itu janganlah hanya gara-gara “kekhilafan” mas hafez yang seperti pengakuannya sendiri adalah kader PKS “pemula” ini lantas menyama ratakan bahwa PKS adalah apa yang ditulis mas Hafez…
Coba perhatikan lagi baik-baik bayanat DPW PKS diatas,apa ada pernyataan bahwa Muhammadiyah telah menzalimi PKS? Tidak ada bukan?? Cuma mas Hafez yang memang laghi semangt-semangatnya berjuang di PKS ini merasa muhammadiyah menghalangi perjuangan PKS,tapi ini pendapat pribadinya,bukan PKS…Bukti yang lain,komentar ikhwan di bandung yang justru bisa sholat berjamaah dengan sesama Muslim dalam baju yang berbeda..Ya NU,ya Muihammadiyah, Ya HTI,dan sebagainya…Lho,ternyata ga ada masalah kok dengan surat edaran itu..PKS juga ga kebakaran jenggot,kader Muhammadiyah bandung juga ga ngancam membunuh,kader NU juga rela sholat ga pake qunut..Lalu yang ribut disini itu siapa to??
Buat hafez saudaraku..Menurut saya memang,judul yang antuma angkat juga sedikit bersifat profokatif (afwan kalau keliru) sehingga memberikan kesan bahwa NU dan Muhammadiyah itu organisasi dzalim yang gemar menyakiti saudaranya seiman..Padahal itu kan pendapat pribadi antum,mungkin tidak akan seheboh ini kalau misalnya saja antum angkat judul..”Saya terzalimi Surat edaran Muhammadiyah” misalnya.Nah,ketika antum menggunakan atas nama PKS untuk mewakili pendapat pribadi antu,maka kesan yang timbul ya seperti tadi,kader muhammadiyah merasa perlu membela diri atas “su’udzan” antum kepada muhammadiyah,tapi juga jadinya salah alamat,karena yang dihujat justru PKS,bukan kepada antum yang punya pemikiran,sebagian ikhwan PKS yang membaca hujatan itu juga jadi tersinggung,maka terjadilah mujadalah ini..
Akhi,apa yang PKS alami sekarang ini menurut saya adalh de javu dari apa yang terjadi tyerhadap Muhammadiyah dulu.Sedikit bercerita ya,untuk sekedar mengingatkan,KH Ahmad Dahlan adalah seorang santri yang tumbuh dan dibesarkan di lingkungan NU kultural (Karena NU struktural belum berdiri,malah Muhammadiyah berdiri lebih dahulu)terbukti bahwa beliau juga sempat mondok di Jombang (mohon dikoreksi kalau salah) yang mana merupakan pusat NU kulutural saat itu.Pemikran pembaharuan beliau baru muncul setelah beliau pulang dari makkah untuk menimba ilmu.Saat itulah beliau melihat adanya ke jumudan dan syirik yang dicampur adukkan dengan agama.Maka beliau mengadakan pembaruan itu,tantangannya berat.Karena beliau juga “dituduh” merebut “amal usaha” NU kultural waktu itu,Seperti merubah arah kiblat di masjid Agung Jogja,melarang tahlilan dan qunut dan sebagainya..Nah,karena dituduh merusak “amal usaha” NU kultural itulah maka beliau diusir-usir dari lingkungan-nya sehingga beliau berinisiatif mendirikan jammah muhammadiyah untuk merealisasikan ide-idenya…Bukan untuk foraq dari uamt Islam,tapi untuk menguhkan dan memudahkan perjuangan beliau untuk mecerahakan umat dari kejumudan..Nah,terbukti sekarang muhammadiyah tumbuh besar sebagai organisasi Islam yang mampu membiayai sekian amal usahanya untuk kemaslahatan umat,dari mulai Rumah sakit,sekolah sekolah samapai perguruan tinggi..Ada hikmahnya juga kan “perpisahan” dengan NU kultural??
Saat ini saya lihat juga begitu,diakui atau tidak,mayoritas kader PKS potensial saat ini berasl dari kultur Muhammadiyah bahkan ada yang dari stuktur muhammadiah (ini yang saya sebut muhammadiayah stuktural).Termasuk antum juga kan dari muhammadiyah kultural kan?? Tujuan PKS kurang lebih sama dengan tujuan pendirian muhammadiyah dulu,ingin memberikan pencerahan dana kebangkitan umat setelah terkurung dalam ideologi kapitalis selama 32 tahun.Mah,kegelisahan inilah yang melahirkan PKS dari masjid-masjid kampuas dan gerakan dakwah kampus..Nah,muhammadiyah jelas merasa terkejut (kalau mau jujur,warga muhammadiyah yang mendukung PAN)lho,kader-kader muhammdiyah pada kemana ini,kok suara PAN tidak signifikan?? Lebih kaget lagi ternyata suara itu lari ke PKS,bukan kepada PAN yang secara historis lebih dekat dengan muhammadiyah (bahkan lambanganya juga matahari) Dari sini sebtulnya masalah itu bermula,dari unsur politik..Maka timbullah dorongan untuk mempermasalahkan keberadaan kader-kader muhammadiyah “murtad” itu yang bekerja di Muhammadiyah struktural,tapi berafiliasi ke PKS.
PP Muhammdiyah juga melihat ini sebagai hal yang serius,setelah melihat adanya perpecahan ditubih mereka,ada muhammadiyah PAN,ada muhammadiyah PKS,dan yang terakhir ada muhammadiyah PMB.Ini yang dianggap berbahaya bagi kelangsungan jamaah muhammdiyah,maka PP Muhammdiayah memutuskan untuk meluruskan kembali gerakan muhammdiyah untuk lebih menjurus kepada politik kebudayaan,bukan politik praktis.Dan memulai gerakan kembali ke khittah dengan menjaga jarak yang sama kepada semua partai politik dengan tidak mengijinkan amal usah muhammadiyah digunakan sebagai sarana berpolitik dengan cara apapun.Itulah latar belakang lahirnya “dekrit aneh” dari PP muhammadiyah itu,sebagaimana yang saya dengar dari salah seorang tokoh muhammadiyah di Solo,pas ketemu saya di pesawat sebelum terbang ke Jakarta.
Percayalah saudaraku,tidak ada yang cacat dari segala keputusan Allah di muka bumi ini,termasuk dengan adanya kejadian ini.Jadiaknlah ini sebagai pupuk buat PKS untuk mandiri,santun,merapatkan barisan,dan teguh berjuang,Istibaaq fil khairat,tawashauw bil haq wa asshabr,atta’awun bil birri wa attaqwa,wa attasammuh fil ikhtilaaf..
Oh ya satu lagi,saya hanya ingin mengingatkan antum semua akan Firman Allah
“Dan janganlah kebencian kamu kepada seuatu kaum membuat kamu berbuat tidak adil (kepada mereka).Berbuat adllah,seseunnguhnya keadilan itu mendekatkan kepada taqwa.”
Semoga yang tersinggung dengan tulisan mas hafez juga tidak lantas menghakimi PKS sememna-mena.Dan semoga mas hafiz juga bisa lebih sabar menghadapi perjuangan di JAWA TIMUR..Jangan lagi antum mambalas permintaan teman-teman untuk menutup blog antum dengan meminta mereka membubarkan NU atau muhammadiyah.Kayaknya kok ga sepadan,kalau blog antum disandingkan dengan Jami’ah sebesar NU dan mihammadiyah..Anggap saja itu pemikiran mereka yang emosional,karena saya yakin mereka juga bukan representasi Muhammadiyah atau NU,sebagaiman antum juga bukan representasi PKS…Perjuangan masih panjang akhi,tapi janji Allah pasti datang, Islam akan kembali bangkit dan berjaya,meski mungkin kita tidak ikut mersaskn masa-masa itu kelak..Tapi anak cucu kita semoga bisa bahagia dalam indahnya Islam….
Ma’a taufiq akhi
wassalam…
Makhfud berkata
Syadzwan: “Perjuangan masih panjang akhi,tapi janji Allah pasti datang, Islam akan kembali bangkit dan berjaya,”
Yoi mas…
Coba baca-baca buku keren ini:
http://asoib.com/buku/politik_islam/
Mungkin bisa melihat partai politik dari sudut lain
Hafez berkata
Assalammualaikum
@syadwan
waduh kalo dejavu apa berarti bakal bikin jamiyah sendiri? tambah satu lagi dong pembeda…. maksud saya dulu kan ga ada tuh pembeda..trus lahirlah muhammadiyah dan mempunyai pembeda dengan golongan lainnya. trus yang kedua lahirlah NU yang juga mempunyai pembeda dengan muhammadiyah dan golongan sebelumnya..kalo lahir jamiyah tarbiyah apa bakal nambah panjang daftar pembeda? padahal setau saya pks hadir untuk menyatukan.. only time will tell….
soal generalisasi alias penyamarataan saya kira hanya segelintir orang yang khilaf melakukannya karena kurang cermat. tapi biasanya setelah diingatkan mereka sadar dengan sendirinya kok ustad.
kira-kira 6 bulan lalu seorang aktivis dakwah kampus pernah mengeluh pada saya: “perluasan dakwah ini terlalu cepat, saya kuatir kita mengendurkan kualitas berganti kuantitas”. saya sebenarnya kasihan dengan pks. seandainya pks tidak terjun ke kubangan lumpur mengangkat orang-orang seperti saya niscaya pks akan tetap bersih tak tersentuh lumpur lapindo wakakakak.
mungkin sebaiknya saya mundur saja. kuatir kalo kegelapan memadamkan cahaya lilin (seorang ustad pernah nyelutuk: salahnya sendiri pake lilin kenapa ga lampu neon ) toh saya menganggap ini sebuah pengorbanan. artinya selama saya ikut pks saya merasa dibina terus menerus dll dll tapi efeknya pks terkena cipratan lumpur dari saya. percayalah, demi allah yang menguasi nyawa ini, kalau saya keluar dari pks akan membersihkan lumpur yang melekat pada mereka detik ini juga saya keluar. semoga allah mencatat sebagai sebuah pengorbanan di jalan dakwah amin.
abu akhdan berkata
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuhu wasa’adah
Akhi fillah, let us learn more how to tell ideas, not just telling what u know, but is it good for them to know this;
OUR BEST TOPIC NOWADAYS IS UKHUWAH & RAHMAH
MAKE THEM CARE & CLEAN; TOUCH THE HEARTH & FEELING
ISLAM IS RAHMAH & PKS GOES TOBE LIKE THAT
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi wabarokatuhu wasa’adah
NAJRAM berkata
Assalamu’alaikum
wewewewewewe…..
ada apa ini, ngak ada angin gak ada hujan, kayaknya anteng-anteng aja tuh, Islam itu akan terpecah menjadi 71 (yahudi), 72 (nasrani), 73(Islam). Jadi ngapaian pada bertengkar.Fastabiqul Khairat aja. Rugi hidup sekali untuk berantem aja. Lain kali kalo ngomong yang lembut SESAMA MUSLIM, KERAS HANYA UNTUK NON MUSLIM ATAU YANG MENGHINGA ISLAM. NGARTI LU PADE. DAH TUTUP AJA Fez. Topik tidak bermutu. Tampilkan ummat Islam berprestasi tahun ini, biar bisa jadi contoh . Trim.
abuakhdan berkata
Wa’alaikum Salam WR.WB.WS
setuju, tapi ada yang kurang tu Najram, dari 73 golongan yang masuk selamat Ahlusunah wal jama’ah; yang ikhlas menerapkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasulnya. Sejauh mana kita menjalankannya sekarang. ayo kita bahas bagaimana caranya membiasakan melakukannya.
Allohu AKBAR bless us…………………….
Hafez berkata
Assalammu’alaikum
@abuakhdan n NAJRAM
ahlan wa sahlan di blog saya ustad
waduh kalo antum yang bicara saya nurut aja dah. lagian ahad kemaren waktu konsolidasi di menur dapet pencerahan. jangankan satu surat edaran, 1000 surat edaran macam itu ga kan menghentikan dakwah pks, insyaallah. coba deh liat mulai atas sampai bawah yang ga lembut duluan siapa? selama ini saya hanya bereaksi saja. seperti yang saya katakan berkali-kali; kalau tamu saya bersikap lembut saya juga lembut kok. kalo tamu saya keras saya juga bisa keras. coba deh tunjukkan salah satu posting diatas dimana saya mulai keras duluan. ga ada kan? yang ada adalah tamu saya bersikap keras lebih dulu. ( email antum gak valid tuh ustad
) oya..afwan nih pulsanya baru bisa saya bayar awal bulan 
aduh ustad jangan godain saya kayak si gakpakainama dong
Wassalam
ms berkata
hafez
kata PKS dizhalimi menurut saya anda sdh mempresentasikan sebagai PKS (partai keadilan sejahtera)apa benar pks di zhalimi Muhammadiyah dan NU, apa seperti ini kondisinya apa topik ini sdh mendapat izin PKS (partai Keadilan Sejahtera)atau memang topik ini “diciptakan” diizinkan PKS untuk populer, saya pikir sebagai kader muhammadiyah saya melihat apa yg dilakukan Muhammadiyah biasa saja tapi anda memutarbalikkan kata PKS DIZHALIMI MUHAMMADIYAH dan NU, wach wach wach bagus sekali maksudnya karena blog anda sudah
bisa dicari di google karena pakai DIZHALIMI MUHAMMADIYAH dan NU dan menurut hemat saya sangat MENYUDUTKAN MUHAMMADIYAH dan anda lebih hebat lagi sudah MENGATASNAMAKAN PKS untuk kepopuleran anda tersebut di Universitas Muhammadiyah Jakarta ketum IKALUM menteri Perumahan Rakyat (kader PKS) pak yusuf dan sekjennya saya juga penasehatnya patrialis (PAN) kami rukun saja tapi kenapa anda membuat TOPIK PKS DIZHALIMI, opini apa yg anda inginkan, maksud tujuan apa anda sebagai kader PKS menyebarkan dalam blog ini, keuntungan apa yg akan anda terima, jangan lupa setiap judul topik ada maknanya, bisa tertarik PKS dan bisa membenci PKS jika ini dikembangkan saya yakin akan memperburuk hubungan PKS dengan Muhammadiyah
Hafez berkata
assalammualaikum
@ ms
silahkan antum lihat di halaman About, izinkan saya akan mengutipnya
” Ini adalah blog blog pribadi, artinya TIDAK berhubungan secara struktural dengan PKS di tingkat manapun ” mungkin antum khilaf dan melakukan generalisasi..ya kalau tidak sreg dikatakan khilaf bolehlah dengan bahasa lain “tidak mengunjungi halaman About”
toh biarpun para tamu yang terhormat datang dengan membawa bendera harokah sendiri-sendiri saya tidak pernah menganggap mereka mewakili harokahnya.
soal judul, sebuah judul tidak merepresentasikan dimana penulisnya berdiri. saya rasa semua media massa kita melakukan ini. jadi kalau ada media cetak menulis “PKS mengecam pendudukan Israel atas Palestina” bukan berarti media itu bagian dari PKS kan? media itu menulis apa yang mereka lihat dan pendapat mereka soal itu.
soal memperburuk hubungan PKS Muhammadiyah saya tidak yakin setitik debu seperti saya akan membawa dampak sebesar itu. justru PP muhammadiyah yang harusnya berpikir seperti itu sebelum mengeluarkan surat edaran tersebut. karena seperti perbandingan yang syadwan sampaikan bahwa muhammadiyah jauh lebih besar dari blog saya. nah yang besar harusnya paham karena mereka besar, tindakan mereka akan membawa efek yang jauh lebih besar dari blog pribadi saya ini. berapa sih manusia yang tahu keberadaan blog saya? bandingkan dengan jumlah manusia yang tahu keberadaan muhammadiyah.
soal antum sebagai kader muhammadiyah melihat surat edaran itu sebagai sesuatu yang wajar ya silahkan.. wajar antum bersikap demikian karena antum orang muhammadiyah
soal keuntungan, saya tidak mencari keuntungan. percaya ya syukur ga percaya ya silahkan..toh ini negara bebas..dan kalau pertanyaan yang sama saya ajukan pada pp muhammadiyah kira-kira apa ya jawaban mereka?
kalau misalnya suatu saat saya berdiri didepan forum para pengurus pp muhammadiyah yang terhormat itu saya akan berkata:
“Opini apa yg kalian inginkan, maksud tujuan apa kalian sebagai kader muhammadiyah mengeluarkan surat edaran ini, keuntungan apa yg akan kalian terima, jangan lupa setiap keputusan organisasi yang besar akan membawa dampak yang besar pula, bisa tertarik muhammadiyah dan bisa membenci muhammadiyah jika ini dikembangkan saya yakin akan memperburuk hubungan PKS dengan Muhammadiyah”
tapi saya yakin mereka akan mengacuhkan setitik debu. paling-paling mereka akan mengibaskan tangannya supaya setitik debu tidak membuat pakaian mereka menjadi najis
Wassalam
ms berkata
hafez
terima kasih komentarnya itu menunjukkan memang anda kader pks sejati wass.
Hafez berkata
assalammualaikum
@ms
saya bukan kader sejati, cuma kader kacangan; kelas paling rendah. kader sejati tuh macam ustad tiffatul sembiring, ustad abuakhdan, ustad andri dan masih banyak lagi.. satu hari nanti saya ingin mengikuti jejak mereka..dan insyaallah sekarang sedang merentas jalan kesana.. langkah pertama adalah ijazah —> maisah —> aisyah —> syahadah
anyway… saya melihat ada yang menarik.. topik-topik dengan judul semacam ini dengan isi yang dicela banyak orang ternyata mendapat rating kunjungan tertinggi di blog ini. bandingkan dengan posting kajian lain yang juga saya pasang di blog ini ratingnya 10 kali lebih rendah. tentu akan ada banyak pemikiran dan pendapat soal ini; antara lain adalah orang menyukai kontroversi, suka melihat citra baik terlihat buruk.. tentu ada juga pendapat: ” lho saya ini meluruskan jalan kamu yang bengkok, jalanmu tuh jalan syaitan tau gak? ” dan banyak macam pendapat lain. sah- sah saja dan di blog ini emang bebas berpendapat
Wassalam
ms berkata
Hafez
ass
ya sudah jika anda sendiri sdh mengetahui sebagai kader pks bahwa blog anda dengan topik PKS DIZHALIMI MUHAMMADIYAH dan NU tentu bermaksud kontroversi (dari atas sdh banyak nasehat)bahwa semua topik adalah opini dan semua opini ada kepentingan dan semakin banyak di komentari semakin tinggi ratingnya dan tentunya tidak salah jika dikemudian hari anda menjadi senang dan menjadi kader utama PKS (selamat)tapi menurut saya jika sistem berpikir kontroversi/rating dsbnya menjadi andalan anda atau pks dalam beropini dan jenjang karir politik (terutama di MUhammadiyah), maka kami dan kawan kawan di UMJ pun sdh mendiskusikan topik anda (anda jadi terkenal, maksud tercapai, ketartarikan kontroversi, he he he) tapi sayang hasil rapat menyebutkan topik seperti ini membuat jurang semakin dalam antara PKS dan Muhammadiyah di UMJ
wass.
Muhajir Sodruddin (sekjen IKalum UMJ)
hari berkata
mas hafez bagaimana kalau judulnya agak kontroversi juga misalnya…. PKS “menzhalimi” MUHAMMADIYAH dan NU pasti yg posting juga banyak
Hafez berkata
Assalammualaikum
@hari
silahkan saja kalau ada yang ingin membuat thread dengan judul seperti itu dan ingin dipublikasikan di blog saya silahkan kirim ke mujahid@k.st syaratnya mudah saja, tidak mengandung dusta. ada salah seorang tamu menganggap topik saya dusta, gosip. lha..surat edaran itu bukan gosip, bukan juga dusta kan? ada juga lho tamu yang menuding pks merebut salah satu amal usaha muhammadiyah tapi egitu saya tantang memberikan bukti beliau diam seribu bahasa…
@ms
ha? saya senang? senang dari hongkong?
mangsud saya seperti yang saya sebut diatas, bahwa topik kajian seperti: Tawazun dalam berjuang dan sejenisnya ternyata tidak menarik minat para tamu saya, soalnya hits nya jauh lebih rendah dari thread ini. padahal, pembuatan thread ini belakangan dibandingkan thread-thread kajian yang lain. Dalam bayangan saya sih: saat para tamu melihat judul kajian mereka tak tertarik “ah yang gituan saya mah udah khatam” saat mereka akan beranjak meninggalkan blog saya, mata mereka tertuju pada judul thread ini ” nah yang kayak gini nih seru” jadi kalo antum menebak saya senang, antum salah. saya malah senang kalo thread saya yang lain juga dibaca. tapi ya itu tadi, mungkin karena para tamu sudah khatam dengan thread-thread lain yang saya tampilkan disini jadi mereka tidak tertarik. waallahu alam.
bermaksud kontroversi? dimana saya bilang gitu? ah antum salah baca tuh baca lagi dah pelan-pelan
soal antum dan kawan-kawan menganggap thread ini membuat jurang semakin dalam, yang dituding kok yang dianggap memperdalam..tuding saja yang menciptakan jurang
trus siapa yang menciptakan jurang?..menurut saya sih ini jurangnya:
“Secara khusus seluruh anggota dan lini organisasi Persyarikatan termasuk di lingkungan amal usaha Muhammadiyah harus bebas dari pengaruh, misi, infiltrasi, dan kepentingan partai politik yang selama ini mengusung misi dakwah atau partai politik bersayap dakwah”
Wassalam
Ibnu Ahmad berkata
tak pikir wajar-wajar aja didzalimi karena mereka merasa ‘terancam’ dengan keberadaan PKS. Nah penyebab perasaan ‘terancam’ tadi yang sekarang sedang menjadi penyakit yang menjangkiti umat islam di indonesia, terlebih lagi yang Islamnya sekedar taklid buta
sandi berkata
Aslm..jadi banyak pelajaran di blog ini,dan subhanallah bang hafez ini selalu ada aja jawabannya.terus ane liat orang-orang yang berkomentar kaya kebakaran jenggot dengan jawaban-jawaban antum akh istigfar..mohon pertolongan pada Allah mudah-mudahan antum ada dalam jalan yang haq.terus buat yang lainnya mau ust.mau sapa aja tolong ambil jalan banyak maslahatnya
Hafez berkata
assalammualaikum
@ sandi
terimakasih sudah sudi berkunjung ke blog saya lagi
insyaallah semua tamu blog saya termasuk 1 golongan yang selamat masuk surga seperti yang ustad abuakhdan sampaikan, jadi bukan masalah jalan saya benar dan para tamu salah..atau sebaliknya.. insyaallah jalan orang-orang yang memegang syahadatnya sampai ajal adalah jalan yang benar amin. afwan tapi saya benar-benar tidak berniat membakar jenggot para tamu..karena saya yakin mayoritas tidak memelihara jenggot wakakakak. beda harokah kan bukan berarti beda barisan kan? walaupun beda harokah asal tetap dalam barisan berbendera islam kan ga masalah?. menurut saya, biasa sih sesama saudara bertengkar..asal saat ada pihak luar menyerang, bisa bersatu. waallahu alam
wassalam
egi berkata
all kader PKS emang keras kepala alias sotoy.. sok tahu… , pake bilang2 berdasarkan alquran dan hadist padahal jelas2 mereka produk impor berstempel wahabi, yg membenci ajaran rosulullah.. apa-apa dibilang bid`ah.. dan katanya harus diberantas.. yg mananya..? Maulid ? rosul emang gak pernah ngajarin “peringatan ultah”, tapi kita selaku umat akhir zaman harus memuliakan rasulullah , i means.. kita khan nanti hanya dapet syafaat dari rosulullah SAW, .. ya, kalo mo dapet syafaat , cintai dulu dong rosulnya dan amalkan sunnahnya, nah maksud maulid tuh begitu.. biar kita dapat syafaat nya..dgn baca shalawat salah satunya.. bid`ah juga ada yg hasanah kalee….. , kalo emang apa2 bid`ah.. makanya hafiz kalo mo naik haji..(insya allah saya doain biar pikiran loe kebuka akan kebejatan partai loe tersayang itu..) gak usah naik pesawat di maskapai apapun, khan bid`ah.. (di jaman nabi gak ada pesawat , en nabi ga pernah ngajarin naek pesawat khan..justru beliau sendiri naek onto yg kurus2..) loe baiknya naek onta yg kurus2 dari indonesia ke mekkah karena seperti kata PKS, tidak boleh bid`ah bukan ?!!, hafiz.. kasihan gw lihat loe.. udah sotoy, gak ngaji kitab..cuma ngaji liqo en ngaji kuping..(gak punya duit buat bli kitab mas..?),maulid dibilang bid`ah lah.. eh, pas awal tahun kemarin tiba2 nekad ngadain maulid “dadakan”..ladang kampanye adang-dani yah.., udah gak pake qunut.. dibilang bid`ah lah.. padahal qunut tuh sunnah.. katanya mengikuti sunnah rasul.. apa cuma sunnah yg poligami doang diikutin mas, melihara jenggot kayak pager doang, celana pada ngatung.. ..(kurang bahan ya..), beli cuma pangsi doang..katanya biar sholatnya gampang… yg perempuannya gak lagi pake mukena, cuma pake jilbab panjang dan gamis dekil.. eh mabk2, kalian tahu khan.. baju sholat tuh gak boleh kena najis apapun.. bisa gak sah sholatnya.. kalo baju “jalan” jadi satu sama baju sholat… ? emang kalian tau itu baju kena najis ato enggak selama aktivitas.. makanya pake mukenah bersih dong biar aman.., kalo sodakoh ngomongnya begini…”biarin, biar dikit yg penting ikhlas..”.. salah mas..yg banyak itu justru yg ikhlas…!!!, emang kalian mengajarkan kesesatan pada generasi muda ini.. payaah.. udah pelit, gak bisa baca kitab, sotoy, keras kepala lagi… hafiz, ngomong sama antek pks macam loe tuh ya mesti begini ini…
iwan.r berkata
allhamdulillah saya dah baca smua diskusi ini,saya bisa banyak ngambil manfaatnya, tuk hafez keep istiqomah di jalan dakwah, jalan masih panjang ingat banyak onak dan duri
egi berkata
oh iya.. satu lagi.. kita2 ini bukannya kebakaran jenggot seperti yg kalian bialng itu.. justru kita yg tertawa belakangan.. kita2 “GEMES” demi ngelihat sifat keras kepala nya kamu itu, gak mau berfikir terbuka, dibilangin tetep aja ngeotot, dengan kata lain.. ya rada susah emang kalo ngasih tau orang bodoh….. sekali bodoh ya.. tetep bodoh.. gitu looh.
salam buat ksatria alamsyah !!
iwan.r berkata
tolong kesampingkan emosi bina ukhuwah,hadapi permasalah dengan kepala dingin jangan emosi,ingat diluar kita sedang bertepuk tangan melihat kita seperti ini,ane jga pernah berkecimpung dalam amal usaha muhammadiyah yang ane lihat mungkin oknum muhammadiyahnya bukan muhammadiyahnya.oke
Hafez berkata
Assalammualaikum
waduh bukan saya lho yang menyebut beliau2 “oknum” wakakakak
@ iwan.r
jazakallah khair sudah mampir ke blog saya ustad n tausyiahnya
@egi
oya jawaban komentar antum ada nun jauh diatas sana dan sudah saya jawab berkali-kali, silahkan telusuri sendiri
Tambahan: model-model gakpakainama nih atau emang dia tapi ngepost dari warnet laen hehehehehe
terimakasih sudah menengok blog yang sederhana ini
wassalam
sandi berkata
mas egi afwan yah tolong agak sedikit berakhlak kalo bertamu ke blog mas hafez bukannya ane bela hafez demi menjaga nilai-nilai kita sebagai umat islam gitu lo .coba lebih jauh lagi gimna akhlak rosul cape deh…
The Eye berkata
Salut untuk Hafez. Ente cerdas! Sy ngikutin komen perdebatan dari awal sampe akhir, logika ente kagak pernah mati. Sy banyak belajar soal cara berdebat dari ente.
Hafez berkata
assalammualaikum
wah ngikuti dari awwal sampai sekarang baru kasih komen
kalau saya lihat tamu dengan id muhammadiyun, syadwan dll lebih bagus cara debatnya…cuma untuk sampai ke level beliau-beliau rasanya saya masih jauh banget
wassalam
alkhaf berkata
Assalamu alaikum
Jangan kita jadikan perbeedaan pendapat itu sebagai Lagnat tapi jadikanlah sebagai Rahmat.
Islam itu Satu..
Walaupun jalannya berbeda tetapi tujuannya satu yaitu Allah Swt.
Wasssalam
faisal berkata
Syukurlah kalo begitu. Sejarah NU dan Muhamadiyah yang selalu gontok-gontokkan aja bikin kita pusing. Mending gak usah masuk golongan kayak gitu. Yang penting bagi kita dakwah aja. Ikhwan dan akhwat PKS jangan cemas. Selama niat kita baik buat dakwah, Insya Allah kita menang. Amin.
iwan.r berkata
selama ini saya masuk pks tidak ada perbedaan antara nu dan muhammadiyah, ustd saya orang nu dan banyak lagi dari muhammadiyah, kita akur-akur aja tuh!!!, bahkan ada ustad dari nu yang bilang bahwa di pks katanya beliau dapat pelajaran tentang ukhuwah islamiyah tidak ada perbedaan antara nu dan muhammadiyah yang ada hanya satu yaitu……. dakwah coy…..!!!!!!!so yang mengkritik pks, nt masuk dulu ke jamaah pks baru nt rasain gimana rasanya. jangan ngejelekin pks tapi nt tidak tahu jamaah pks. ingat pks itu adalah wasilah dakwah, kendaraan dakwah. bukan segala-galanya tapi misi kita adalah dakwah. so yang yang masih penasaran ane tunggu ni masuk jamaah ini. tuk ikhwahfillah trus istiqomah.doain yach tuk kemenangan dakwah di dki.
Hafez berkata
assalammualaikum
nah itu dia repotnya…mereka yang “memberikan perhatian lebih” pada pks umumnya – meski tidak semuanya- hanya tau sedikit soal pks..kayak kemaren hasyim muzadi di jawapos berkomentar lagi soal faham trans-nasional. halah…emang harokahnya ga trans-nasional apa
becanda melulu nih pak yai
wassalam
Lukman Hakim berkata
Assalaamu’alaykum
Wahai manusia! Kami telah ciptakan kamu lelaki dan wanita, dan kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu kenal-mengenal antara satu sama lain. Sesungguhnya yang paling mulia daripada kalangan kamu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengenal.Al-Hujurat, ayat 13
Dan hendaklah kamu berpegang-teguh dengan tali Allah (agama Islam) dan janganlah kamu bercerai-berai. Ali-Imran, ayat 103
E GI, Emang GItu orangnya. Blak-blakan. Ketika berbicara cuma jarinya aja yang ngomong. Ntah, itu jari habis “buang hajat” belum istinja’ kali, atau mungkin udah, tapi ga’ ngikut sunnah nabi beristinja’nya. makanya ga’ karu-karuan hasil ketikannya. Maklumlah, yah?
semoga ga nambah kritikan-kritikan dari orang model begitu di blog ini.
rosulullah bersabda:
Wahai manusia! Sesungguhnya Tuhan kamu adalah satu, dan sesungguhnya asal kamu adalah satu. Ketahuilah bahwa tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang yang bukan Arab. Dan tiada juga kelebihan bagi orang bukan Arab atas orang Arab. orang berkulit putih kemerahan juga tidak ada kelebihan atas orang orang yang berkulit hitam, dan begitu juga sebaliknya, kecuali dengan taqwa. Sesungguhnya yang paling mulia di kalangan kamu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa.
Nabi SAW bersabda, “Semua umatku masuk surga kecuali orang yang tidak menginginkannya.” “Para sahabat bertanya, “Siapa yang tidak menginginkannya?” Beliau menjawab, “orang yang mentaatiku masuk surga, sedangkan orang yang durhaka kepada-ku tidak menginginkan masuk surga. Setiap amalan yang tidak berdasarkan Sunnahku adalah kemaksiatan.”
Lalu, di mana lagi tempat untuk pernyataan Islam Arab, Islam Nusantara, Islam Persia, Islam kulit sawo matang, Islam kulit Putih, ISlam kulit Hitam, dan lain sebagainya?
Pernyataan semacam itu hanyalah dikeluarkan oleh para ahli bid’ah yang mengelompokkan islam menjadi beberapa golongan.
Apakah nabi pernah mengatakan kepada tindak tanduk beliau, “bahwa yang ini hanya tradisi dalam negeriku maka tidak perlu kalian tiru, dan yang ini adalah dari Allah maka tiru”. Islam jauh dari stetmen seperti itu.
Bukanlah orang itu disebut pintar/cendikiawan yang menganggap sesuatu itu keputusan yang tepat jika hanya baru berprasangka dalam akal, layaknya para filsuf atau berlagak ala filsuf. namun orang pintar (yakni, orang islam) adalah orang yang ketika Allah dan rasul memberikan perintah maka ia mengatakan, “Kami dengar dan kami ta’at”.
sabda Nabi SAW, “Barangsiapa yang mengabaikan Sunnahku, haram baginya syafaatku.”
“Barangsiapa mengadakan hal yang baru yang bukan dari kami maka perbuatannya tertolak.”
Jangankan perayaan Ulang Tahun rasulullah Muhammad saw. Kita melakukan ruku’ dengan tulang belakang tidak lurus pun, hari ini sah-sah saja. Lalu, bagaimana zaman rasulullah Muhammad saw?
Katakanlah bahwa kami adalah manusia, maka kami harus berpikir berkali-kali untuk membenarkan atau sekedar mengikuti Muhammad, maka mati menjemput kita sebelum iman. Semoga Allah menghantarkan taubat ke pada kita semua sebelum kita mati.
Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu ….(al-Anfal: 46)
Assalaamu’alaykum!
iksanudin berkata
Ass.
Ndak pa-pa, walaupun saya nyoblos PKS tapi saya masih bisa sedikit netral. Saya bersahabat( sampai saya menganggap saudara angkat ) teman dari ( Muhamadiyah; kebetulan jadi ketua DPD PAN ). tetapi memang, hembusa permusuhan kayaknya sengaja dikibarkan oleh orang-orang PAN ( oknum muhamadiyah ) yang secara Internasional sinergi dengan Kepentingan BARAT ( Yahudi ) ingat di Muhamadiyah duduk seorang yang perpaham JIL ( ketua kaderisasi ) di NU duduk orang JIL ; yang notabene merupakan gerakan Massa terbesar di Indonesia. Jadi sangat wajar ketika kepentingan sempit ( kekuasan, oleh ; maaf orang PKB serta PAN yang sangat mahfum sekali dipisahkan dengan NU dan muhamadiyah) seiring sejalan dengan kepentingan Barat, mematikan gerakan Islam ( maaf, NU,Muhammadiyah serta JIL mendapat dana yang cukup besar dari Amerika untuk ikut mengubah kurikulum Pendidikan Indonesia )yang mana dinegara-negara Muslim sudah ada kesadara yang tinggi bahwa Nilai-nilai Islam ( kalau kita tak mau bilang idelogi Islam ) merupakan solusi terhadap permasalahan Negara serta Dunia secara keseluruhan yang dalam massa Kediktatoran ( Suatu negara Bisa diserang oleh AS dengan sekutunya ketika dia tidak sejalan ). Mereka malah tidak mengeritik Petinggi PAN ( yang secara tidak langsung suara Muhamadiyah Dipaksa ke PAN )yang punya isteri tak berJilbab) rk pendek malah, atau ide pendirian tempat karaoke di Markas PAN. Kalau kita mau fair lebih bahaya mana??????
Mari kita tanyakan pada Hati nurani kita, atas kemunafikan Pikiran kita yang sudah berbohong terhadap hati Kecil kita…. Maf kalau sedikit menyiggung perasaan saudara..
Wass
Hafez berkata
assalammualaikum
@lukman hakim
terimakasih sudi mampir ke blog saya
jazakallah tausyiahnya..membuat saya merenung…
@iksanudin
terimakasih sudah meluangkan waktu menengok blog ini
soal beberapa jabatan yang antum sebutkan berpaham JIL sebaiknya antum punya bukti atau bisa membuktikannya, soalnya bisa saja ada orang-orang dari harokah yang antum sebut itu menantang memberikan bukti/membuktikan pernyataan antum. tapi biasanya, kalau hal yang antum sebutkan itu benar adanya maka tidak akan ada tantangan meskipun telinga mereka sudah memerah
. kemungkinannya ada dua; satu, akan ada orang dari/simpatisan organisasi yang antum sebut marah-marah macam gakpakainama, egi, dan id-idnya yang lain..kemungkinan kedua akan ada tanggapan positif dan memakainya sebagai koreksi internal di organisasi mereka. kalau ada yang ketiga, keempat, kelima dan seterusnya ya waallahu alam
terus terang saya tidak mempunyai pengetahuan tentang hal-hal yang antum sebut jadi saya no comment saja yakk
wassalam
jose artefa berkata
PKS ASU BAJINGAN, Muhammadiyah NU podho bosoke, tapi luweh bosok PKS
Hafez berkata
oalah model gakpakainama lagi cuma berani omong doang di internet wakakakakak
Kupluk berkata
PKS corongnya Ikhwanul Muslimin
Kupluk berkata
kasihan kader PKS, mereka tdk tahu ada seorang petinggi di PKS dulunya naik sepeda butut sekarang udh pake mobil dia bilang mumpung ada kesempatan sikat, udh gitu terlibat money laudry pula dgn adiknya. Ironis memang!!
Hafez berkata
kalau anda bisa membuktikan ucapan anda “dia bilang mumpung ada kesempatan sikat, udh gitu terlibat money laudry pula dgn adiknya” , buktikan tuduhan anda, jangan asal cuap sebar fitnah. kalau cuma gitu sih si gakpakainama lebih jago dari anda
ironis memang kalau ada yang cuma omong doang wakakakak
nailul berkata
buat jose artefa. emang apa buktinya kalo asu bajingan? kalo memang iya, PKS ko banyak yang suka ya, sampe-sampe partai-partai di Jakarta panik dan mbuat koalisi. saking paranoidnya mereka menghalalkan segala cara untuk memenangkan pilkada DKI, mulai dari memanipulasi daftar pemilih siluman, kampanye hitam, sampe… ah ga enak mau bilang yang laen. udah ah.
Hafez berkata
assalammualaikum
@akh nailul
wadaw abis nyikut akh agung ke laut sekarang mampir kesini wakakakakak.. eh antum bilang manipulasi daftar pemilih and black campaign tuh ada buktinya ga akhi? ntar antum kena somasi lho
wassalam
syadzwan berkata
assalamualaikum..
Gimana kabarnya nih,akh hafedz?? tambah semangat aja nih tampaknya.Afwan ya,baru sempat silturrahmi lagi,susah sekali saat saat ini meluangkan waktu untuk sebentar menengok antum,maklumlah..lagi musim pilkada…he..he…
kalu melihat sekilas perkembangan diskusi kita,ada hal yang menarik ya,ada yang merasa PKS itu ahli bid’ah,karena dalam kegiatannya membiarkan beberapa hal yang selama ini memang “dianggap” bida’ah macam tahlilan,yasinan,ruqyah,istighasah untuk mencari masa dan sebagainya.Sekedar mengingatkan,ini juga yang menjadi salh satu alasan PP Muhammadiyah bersikap “progesiif agresif” terhadap PKS,karena merasa apa yang selam ini berusaha do berantas justru “dipelihara” oleh PKS.Tapi kalau kita baca posting diatas,ada juga yang memusuhi PKS dengan alasan justru karena menganggap PKS sok wahabi,karena melarang-larang qunut,melarang tahlilan,mengubah tradisi tarwih 23 rakkat menjadi 11,dan sebagainya, yang mana hal-hal tersebut selama ini sudah menjadi “trade mark”-nya gerakan muhammadiyah.Lho kok lucu?? sebenarnya PKS itu “ahli bid’ah” atau “ahli tajdid”?? Kalu “ahli bid’ah” kok dituduh wahabi?? kalau “ahli tajdid” kok dituduh memelihara bid’ah….
Sekitar du hari yang lalu saya mengantarkan istri saya periksa kehamilan di RS muhammadiyah.Diruang tunggu ada beberapa bacaan yang disediakan oleh pihak RS,diantaranya adalah “suara Muahmmadiyah” dan “MATAN”.Kita semua tentu mafhum,suara muhammadiyah adalah bacaan resmi waraga muhammadiayah dengan sekala nasional tapi diterbitkan di Jogja,sedangkan MATAN adalah majalh bulanan yang diterbitkan PW Muhammadiyah Jawa timur.Karena antrean agak panjang,saya berkesampatan membaca bebrpa edisi kedua majalah tersebut.
Ada yang menggelitik saya untuk membaca suara muhammadiyah edisi no 92/edisi maret 2007.Dengan tajuk utama,”mencari kafer yang Istiqomah”.yang dalam ulasannya diantaranya berisi pencarian metode yang tepat untuk pengakderan organisasi agar tidak “di gerogoti” oleh partai poltik bersayap dakwah,ahar tidak terjadi “perampasan” kader dan “penggembosan” amal usaha Muhammadiyah oleh organisasi lain untuk kepentungan politik.Saya sempat mengelus dada membaca bahasa pemberitaan yang diangkat oleh suara muhammadiyah.Terlepas dari majalah itu memang corong muhammadiyah,saya anggap bahasa bahasa seperti “perampasan kader,penggembosan organisasi,dogerogoti” dan lain sebagainya tentu sangata kurang arif kalu digunakan untuk membuat opini tentang sesama organisasi dakwah.kalau toh memang apa yang diberitakan itu benar adanya,alangkah indahnya kalau redaksi penulisannya diganti seperti “perpindahan ideologi kader,pangambil alihan amal usah muhammadiayh” dan yang sejenisnya.Saya kira warga muhammadiyah adlah warga yang cukup cerdas untuk memahami maksud dari berita tersbut meskipun ditulis dengan bahasa majazi,tidak sefulgar itu.Saya sedikit su’udzan,jangan-jangan memang Muhammdiyah sudah pasang badan untuk bersikap konfrontatif dengan PKS..
Tapi su’udzan saya menghilang,setelah saya baca “MATAN”,yang diterbitakan PWM JawA Timur.Bahasa penulisannya jauh lebih sejuk.Tidak ada kata-kata penggembosan,perampasan,penggerogotan dan kalimat-kalimat keras lainnya.Majalh ini cenderung menyikapi surat edaran PP Muhammdiyah itu dengan sikap “Progesif Introspektif”.U;asan-ulasanny bukan sekedar menyalahkan PKS,tapi lebih banyak membahas kekurangan-kekurangan muhammadiyah dan sekaligus mencari solusinya dengan contoh gerakan beberpa PDM di Jawa Timur.Betul-betul membangun dan menyejukkan.Memang PKS diposisikan sebagai rival,tapi apa yang dibahas di majalah tersebut sungguh sangat menyenangkan.Tidak ada kata-kata profokatif yang memojokkan PKS,yang ada hanya sekedar “kewaspadaan” yang dikemas dengan bahasa yang sangat santun.
Pensaran atas tangapan umat akan PKS.saya juga buka NU_ONLINE,sebelum buka blog ini.Saya baca komentar Ust.masdar masduki yang merupakan salah satu ketua PBNU,dimana beliau juga mengomentari “pengambil alihan” masjid-masjid NU oleh kader sebuah partaitermasuk pelarangan ritual-ritual ibadah yang menurut kader-kadaer perampas masjid itu adalah “bid’ah” yang harus dihentikan.Lebiha jauh beliau memberikan instruksi agar segenap kader NU merebut kembali hak milik mreka yang “dirampas” oleh kader-kader partai itu..Wah…wah…Ngeri saya mebacanya,dan lagi saya bersu”udzan apa NU memang dalam posisi konfrontatif dengan PKS…
Tapi lagi-lagi kecurigaan saya hilang,ketiaka membaca pendapat dan komentar para pengunjung sitis NU tersebut yang rata-rata kaum muda NU.Meraka dengan sangat jantan mengakui kalau masjid-masjid NU sudah tidak banyak berfungsi lagi.Para kyai terlalu sibuk mengurusi polotik,sehinggan umat dan masjidnya terlupakan.Metode pengkaderanny jugasudah sangat usang,sehingga kader-kader partai dakwah memasuki masjid-masjid NU.Banser NU yang dulu membanggakan sekarang justru jadi pengawal poltik daripada pengawal umat.Ketika ada istighasa,atau acara partai yang didirikan NU,maka banswer bertindak cepat dan aktif dengan seragam lorengnya.Tapi ketika ada bencana tsunami di aceh,jogja,banjir di jakarta dan sebagainya,banser entah dimana.(Mohon maaf kalau ada yang tersinggung,saya hanya menuliskan kembali pendapat dari pengunjung situs NU Online yang mengmentari tulisan Ust.Masdar masduki diatas)
Saya akhirnya mengambil sebuah kesimpulan subjektif dari kaca mata saya,bahwa yang paling kebakaran jenggot akan gerakan PKS adalah yang berada di “ibu kota” masing-masing organisasi.Suara muhammadiyah yang diterbitkan di Jogja sebagai “ibu kota” Muhammadiyah,merasapaling paling risih dan merasa bahwa gerakan PKS sudah termasuk infasi “kedaulatan” ibu kota muhammdiyah.maknya komentar-komenarny cenderung keras dan membangkitakan “semangat tempur”.Buktinya,majalah matan bisa mengemas maslah ini dengan jauh lebih sejuk dan santun,meskipun sama-sama dibawah naungan muhammadiyah.Karena MATAN terbit di jawa timur yang nota bene,”ibu kotanya” NU.Nah.hal=hal yang disebutkan Ust masdar masduki diatas saya yakin mayorotas terjadi di jawa timur,sehingga NU juga merasa “terjajah” oleh gerakan PKS.Buktinya di daerah lain diluar dua “ibu kota” diatas,tidak terlalu signifikan kok perselisihannya.Di Bandung,jakarta,makasar,dan kota-kota lain yang fanatidame organisasiny tidak terlalu buta.Justru umat bisa bersatu.Justru di daerah-daerah itu kita banyak menemui masjid-masjid yang betul-betul berfungsi sebagai “baitullah”,bukan “baitu muhammadyyiin” atau “baitu nahdliyyiin”.Betul-betul masjid yang “ussisa ‘ala taqwa”.Siapapun yang ingin menggunakan masjid asal bukan untuk maksiat dipersilahkan.Subhanallah…
Tapi saya yakin ada hikmah besar dibalik semua ini.Kaum-kaum muda muhmmadiyah maupun NU sudah sama-sama menyadari ada yang salah dalam sistem pengkedran mereka.Semoga hal ini bisa ditindak lanjuti denga bijak oleh para sesepuh organisasi tersebut dengan gerakan yang tidak kalah bijaknya.Karena jikalau NU mengaku senagai gerakan ahlu sunnah wal jamaah,tentu bisa mencontoh dakwah nabi yang begitu elegan,yang begitu santun,bahkan orang yang kencing di masjid-pun dulu baginda nabi memaafkannya..Begitu juga dengan muhmmadiyah yang giat memberntas “bid’ah”.Maka janganlah memberantas bid’ah dengan bid’ah yang baru.Karena nabi tidak pernah berdakwah dengan mengolok-olok orang kafir,bahkan untuk mengancam orang kafirpun,nabi menggunakan kata-kata “barang siapa”,artinya tidak spesifik menuding orang kafor,sehingga tidak ada yang tersinggung.Kalau kita tidak ikut cara-cara dakwah nabi,bukanlah berarti kita juga “bid’ah” dalah berdakwah??? Untuk teman-teman PKS demikian juga,marilah kita saling bersilaturrahmi dengan “kakak-kakak” kita,sering mohon nasehat mereka sehingga kita bisa belajar banayak tenatnag manajemen organisasi dan kondisi lapangan dakwah kita.
Dulu Kyai saya di Gontor pernah “meramal”,bahwa kejayaan suatu kaum itu beredar selama 7 abad.Beliau mendasarkan kepada kejayaan Romawi kristen yang dimulai yang dimulai dari kelahiran nabi Isa AS,sampai lahiornya Rasulullah Muhammaad.Kita tentu mafhum baginda rasul lahir pada tahun 571M,dan Islam mengalami perkembangan pesat satu abad kemudian dijaman khulafa rayidun.Nah tujuh abad kejayaan Eropa Kun telah runtuh berganti kejayaan islam.lalu tujuh abad kemudian,terjadilah prorgam infasi eropa sekitar abad ke tiga belas ( 7 abad setelah kelahiran nabi) dan lalu refolousi industri di Inggris da rintuhnya keklhlifahan turki usmani,mennadakan kebangktan eropa dan rintuhnya kejayaan Islam…Kini 7 abad stelah abad ke tiga blas adlag abad 20.dan sekarang abad 21…Tanda-tanda keruntuhan eropa sudah tampak,akaakah kita akan menjadi bagian dari kambalinya kejayaan Islam???
Hasbunallah wa ni;mal wakiel…
Wassalamualaikum…
Hafez berkata
assalammualaikum
@syadwan
terimakasih sudah meluangkan waktu mengengok blog saya lagi ustad
subhanallah kajian antum dalam banget
senada dengan pengalaman antum, saya juga heran atas sikap 2 “kakak besar” itu.. pas pks masuk ke wilayah nu mempromosikan ini itu bidah, orang muhammadiyah diam. giliran pks masuk ke muhammadiyah mempromosikan qunut dll, orang nu diam. ya sudahlah emang realitanya gitu mau gimana lagi…menyatukan umat emang sulit..kalo menyatukan ummat adalah pekerjaan mudah pasti dah dilaksanakan dari jaman kolobendu
wis jumatan dulu…
wassalam
hari berkata
ente bilang memang blog ini menciptakan opini tapi bagaimana dengan tema blog ente yg lain terutama SOAL dan JUDULNYA “KADER PKS TERIMA DANA DKP” koq diturunkan di blog anda ya mbok bersikap jujur dan adillah nanti ada azabnya lho
Zainul berkata
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh
kaifa khaluq Ikhwah fillah (saudara-saudaraku yang dicintai Allah SWT)…
Mudah2an kita semua sehat-sehat walafiat dan tetap istiqomah menegakkan dien Allah yaitu Al-Islam….
Ikhwah fillah, meskipun kita berbeda itu tidak akan menyurutkan semangat kita untuk membumikan islam.
Berbeda itu biasa dan pasti terjadi, tapi ikhwah kita harus tetap terjaga dan silaturrahmi harus tetap tersambung.
Allah melihat usaha dan kerja2 dakwah kita.
Bahkan kita dianjurkan sedikit berbicara tapi banyak bekerja…
Sekian Wassalamu alaikum.
Zainul
NB.
Ane di Bumi Nyiur Melambai “Manado”SULUT” yang penuh dengan tantangan dakwah, memperjuangkan kepentingan umat islam diantara kepentingan2 Nasara…
Tolong didoakan…Semoga tetap istiqomah
amin
iwan.r berkata
ya wis, sekarang berdakwah dimana aja bisa, di mesjid nu, dimesjid muhammadiyah dimanapun yang penting masih dibumi Allah,ingat jangat terlalu panatisme sempit, makannya 2 lembaga “geude” yang katanya kultur indonesia yang faktanya sama-sama keluaran timur tengah jangan terlalu konsen sama politik seimbanglah, ingat islam itu mencakup segala, pake lah islam secara kaffah jangan sebagian. dipake kalo menguntungkan secara materi,tapi kalo tuk dakwah males ah….!! eh pas ada partai dakwah yang katanya merebut lahannya malah kebakaran jenggot.inget sekali lagi pake dong islam secara kaffah….!!!!!(ane juga bingung ada partai yang katanya berbasis islam tapi malah mndukung cagub yang jelas2 bkin masalah,dengan memakai kampanye yang kurang bermartabat.fitnah lah, pembohongan publik lah)ikhwahfillah doain mdah2an jakarta menjadi pintu gerbang tuk dakwah yang lain.Allahu Akbar…..!!!!
FERNANDO berkata
sejak dulu di kampungku PKS-Muhammadiayah rukun-rukun aja. tidak perlu menggubris dekritnya muhammadiyah. paling-paling dibalik dekrit ada partai yang menunggangi muhammadiyah. hanya sekarang organisasi pemuda muhammadiyah sudah tidak ada alias musnah ditelan jaman. yang ada organisasinya bapak-bapak muhammadiyah. akan tetapi bapak-bapak juga sudah gabung dengan pengajian Salafy sedangkan pemudanya gabung dengan PKS. yang penting ditempatku Muhammadiyah-PKS tetap rukun-rukun saja.
Pirate berkata
Barangsiapa yang membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya. Barangsiapa yang membereskan urusan akheratnya, niscaya Allah akan membereskan baginya urusan dunianya. Barangsiapa yang selalu menjadi penasehat yang baik untuk dirinya sendiri, niscaya Allah akan menjaganya dari segala bencana.
Hafez berkata
Assalammualaikum
@fernando, pirate, iwan.r, zainul, hari
terimakasih sudah mampir di blog saya
afwan selama ini ga kasih komen karena sabtu kemaren sidang skripsi dan emang speedy ga bisa konek dah berhari-hari jadi sekarang terpaksa login dari warnet di kawasan UNAIR (ada yang tau ga kenapa speedy ga konek?)
soal tulisan kader pks terima dana dkp saya turunkan sebagai thread karena beliau memang mengaku menerima dana dkp kan? yang dipermasalahkan oleh beliau kan dalam konteks apa dana itu diterima dan apakah itu tergolong korupsi. dua hal ini yang menjadi bahan diskusi intens di kpk dan soal ini tidak saya turunkan disini. kan yang saya turunkan soal penerimaan dana itu bukan 2 hal tersebut
soal pilkadal jakarta ya semoga menang..tapi seperti kata murobi saya “kalau kita menang di jakarta, kita masyhur..gimana ga masyhur lha wong menang ditawur puluhan parpol. kalau kalah, tunggu 2009..antum tau ga? dalam pilkadal ini kita bisa ngadain dauroh rekrutmen tiap hari”. wah giliran saya yang kaget..walah bisa rekrutmen tiap hari????? subhanallah…. jadi kalau menurut saya sih syukurlah kalo menang..kalo kalah ya tunggu aja 2009
wassalam
@ustad m*******
saya ga salah kutip komen antum kan ustad?
abu faris berkata
ass. wr. wb.
salam silaturahim, fenomena yg terjadi skarang memang memungkinkan orang untuk berfanatisme untuk satu golongan dan itu sangat wajar… ane jg kader pks yg masih kacangan masih berusaha untuk menomorsatukan islam dalam semua kegiatan dakwah, bukan pks.. dan itu sangat susah sekali mungkin itu kali cobaannya…. btw untuk saudarauku hafez marilah kita lakukan yg terbaik yg bisa kita lakukan.. masalah fanatisme golongan emang wajar.. tapi jangan sampai kita semua menjadi pendorong golongan tp pendorong islam, pembela islam bukan pembela pks.. keep smile karena itu sedekah palin murah.. wasallam
asaduddin berkata
assalamu’alaikum wr. wb.
menurut saya sih “dakwah must go on”, semua muslim harus dibina ga’ peduli dia orang NU, Muhammadiyah, abangan atau yang lainnya. semua muslim berkewajiban amar ma’ruf nahi mungkar.
namun komunikasi dakwah antar kelompok / harokah harus berjalan baik. Untuk itu jangan sampai ada suatu kelompok dakwah yang berusaha “mengakuisisi aset” kelompok dakwah lain. Berdakwah & berfastabiqul khoirotlah di “daerah kosong”, seperti masjid yang tidak punya aktivitas, individu yang belum tersentuh pembinaan islam dsb, bukan pada masjid yang jelas2 sdh dimakmurkan kelompok lain, kader dakwah yang sudah aktif,lembaga yang sudah menjadi basis dan alat dakwah, majelis yg sudah terbina dll. Ini semata sebagai etika agar tidak terjadi salah paham dan benturan antar aktivis dakwah yang secara ikhlas beramal.
wassalam
Hafez berkata
assalammu’alaikum
@abu faris
wah keep smile akhir-akhir ini susah banget buat saya..mungkin karena banyak sifat jahiliyah yang berkarat dalam hati….saya masih belum ikhlas dengan jawaban “tidak” dari seorang akhwat…ya maklumlah…dia lebih dulu menapaki jalan dakwah daripada saya yang baru kemaren sore..anyway..semoga berkenan mampir lagi
terimakasih sudi singgah di blog saya
@asaduddin
kurang lebih seperti itulah jawaban seorang ustad saat saya melaporkan bahwa saya berhasil merekrut seorang kader baru mantan anggota sebuah harokah yang ga mau lagi ikut harokah itu.. kalo ga salah beliau bilang gini “sudahlah kita ga usah ngrekrut anggota harokah lain, biarkan saja mereka dengan urusannya sendiri. kita konsen saja ke halaman kaum abangan” dalam hati sayapun berkata..iyalah saya ga mau deket-deket mereka lagi.. oh ya afwan komentar antum saya hapus 1 karena double posting alias komentar yang sama 2 kali
no coment berkata
rame ya…
no coment ah
Radzuan berkata
Assalamualaikum wbt.
Saya dari Malaysia dan amat sedih dengan ulama Indonesia tertentu. Al-Quran: “Masuk ke dalam Islam sepenuhnya”. Nabi Muhammad SAW adalah pemimpin politik yang memerintah negara Madinah. Melaksanakan hukum Islam dan lain-lain. Teruskan PKS dalam menegak Islam di Indonesia.
faisal berkata
Intinya NU dan Muhammadiyah yang lebih tua harus mau menerima kritik, dan PKS yang lebih muda harus menghormati yang lebih tua
nailul berkata
rame ya. ikut ah (paling tidak jadi penggembira)
Hafez berkata
wadaw akh nailul ketularan virus veteran myquran… nambahin posting
wakakakakak
arifnur berkata
Salam, Saya yang juga orang Muhammadiyah. tadinya pengen komentar banyak,.. setelah liaht judul artikel di Google….eh ternyata udah banyak komentar. Ya udah…. semoga pedebatan ini ada gunanya,.. gak masalah lha wong Al Ghozali sama Ibnu Rusyd saja karena ketidak setujuan bisa nyumbangin buku tebel untuk peradaban….
berdebat itu penting, tapi yang penting lagi ya mengambil ilmu dari debat itu.
Salam kenal.
Wassalam
Hafez berkata
bismillah
assalammualaikum, salam kenal juga
saya rasa semua jenis komentar sudah ada diatas sana..mulai yang halus sampai kasar, mulai fakta sampai fitnah. mulai yang membangun sampai yang caci maki. mulai yang khusnudzon sampai suudzon komplit ada diatas sana
tapi kalau ingin menambahkan, silahkan aja. terimakasih sudah sudi mampir di blog sederhana ini. semoga berkenan mampir lagi
wassalam
biasa_aja berkata
Kalo forum yang ngejawab faithfreedom ya ini –> http://faithfreedom.myforumportal.com Selamat Bergabung.
Hafez berkata
apa hubungannya dengan thread ini yakk…..biarin ajalah..ga usah dihapus
ukhti kecil berkata
Masya Allah…kenapa konflik semacam ini harus disiram dan dipupuk hingga subur dan makin merusakkan kekuatan umat ini…
Grass root adalah pihak yang paling patut dikasihani, banyak sekali isu2 yang tidak benar berkembang disana karena kekurang pahaman mereka…
jika KITA CINTA ISLAM, CINTA DAKWAH…mari akhiri semua ini…qta satukan tekad untuk lawan musuh2 yang sebenarnya tengah mengatur strategi jitu melawan umat Islam…
MUSUH QTA jelas…orang2 kafir laknatullah itu…kebobrokan moral…kebodohan umat…
Muhammadiyah, NU, PKS, HTI, Salafy, MMI…adalah SAUDARA2 QTA…teman2 Qta dalam berjuang,berdakwah…
Mungkin kata2 saya terlalu lugu…tapi sungguh, umat, khususnya saya sendiri yang ikut merasakan konflik ini sudah sangat capek…letih!
bukankah qta semua ingin seperti yang digambarkan Allah dalam QS Al Maidah:54???
egi berkata
Janganlah memecahkan suatu masalah menurut akal pikiran kita, kembalikanlah masalah itu pada AL-Quran dan AL-Hadits.
Sesungguhnya AL-Quran dan AL-Hadits adalah pedoman hidup bagi semua umat.
Nggak perlu ribut seperti ini kan!!!
Mustofa Sarbini berkata
Assalamu’alaikum wr wb
Salam kenal semua, smoga kita tegar dalam dakwah. Smoga kita teteap akur.
Wassalam
wahyudin berkata
sunnah sering dikatakan oleh para ulama baik dari muhammadiyah, NU dan PKS bahwa muslim itu bersaudara dan perbedaan adalah rahmat. tapi koko begini gonto-gontoan bahkan airmata darah terlalu sering berjatuhan dinegeri ini gara perang antar saudara sendiri. lantas jangan berharap Islam menjadi kuat dinegeri ini, sudahi saja persoalan seperti ini, justru kami berharap NU, Muhammadiyah, PKS dan yang lainnya bersatu menuju pemilu 2009 dan selanjutnya.tapi kalau hal initerus muncul kami sebagai komunitas yang suka golput pada orde baru dulu akan kembali bergerak untuk kampanye golput tidak seberap sih tapi lumayanlah… palagi sekarang calon independent terus melaju dan berpeluang…mari kita maju bersama untuk menegakkan kekuatan islam dinegeri tercinta ini… amin ya Allah….
Ihwan berkata
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saya hanya ingin mengingatkan semuanya, termasuk diri saya dengan firman-firman Allah berikut ini :
016:092 Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu.
017:053 Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar)?. Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.
011:111 Dan sesungguhnya kepada masing-masing (mereka yang berselisih itu) pasti Tuhanmu akan menyempurnakan dengan cukup, (balasan) pekerjaan mereka. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
011:112 Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah tobat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
011:113 Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolong pun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan.
011:114 Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.
011:115 Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.
Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang memecahbelah umat Islam. Karena ketidaksadaran kita terhadap firman Allah berikut ini:
002:120 Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
endas berkata
Assalamu’alaikum waRahmatullah
Allah maha tahu apa yang terjadi dan Allah lah yang merencanakan. smua politik saling garuk dan saling fitnah. Saya hanya berharap Islam bangkit dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Hanya itu… saya tidak berharap barisan politik mana pun.
Dan hal itu pasti akan segera disadari oleh seluruh umat Islam umat Muhammad SAw
Insya’allah
Wassalamu’alaikum waRahmatullah
Keep istiqomah, say dakwah, on dakwah street
erfalah berkata
Mas Hafez…bolehlah anda kecewa dgn surat edaran Muhammadiyah. tapi pernahkah mas hafez turun di lapangan. saya kasih logika seperti ini. umpamanya mas hafez punya TK dan tentunya punya guru di situ, kebetulan tak jauh dari TK anda berdiri TK juga. nah ternyata ada salah satu guru di TK anda yang bukannya mempromosikan TK anda tapi mempromosikan TK yang ada di dekat TK anda. Itulah yang terjadi di daerah-daerah mas hafez, itu salah satu contoh…banyak kasus penyerobotan Amal Usaha Muhammadiyah yang di serobot oleh ikhwah-ikhwah PKS. inikah muamalah?inikah ukhuwah?
Hafez berkata
bismillah…
assalammualaikum
@ikhwan dan endas
terimakasih sudah singgah sejenak, semoga berkenan menengok blog ini lagi
jazakallah tausiyahnya
@ erfalah
dimana salahnya berpromosi?
karena menurut saya yang salah itu menyikut dan memecah belah. dan dalam perumpamaan yang anda buat, persaingan dalam bisnis itu wajar karena bisnis itu berorientasi keuntungan duniawi. sedangkan dakwah seharusnya hanya untuk 4JJI sehingga persaingan didalam dakwah tidak seharusnya memecah belah seperti surat edaran itu. coba deh baca bagian yang saya kutip diatas yang menurut bahasa saya yang berpendidikan rendah ini ” eh lo jangan deket-deket pks ya, jauh-jauh deh lo dari pks ” masak yang begini ini ukhuwah? terilhami pernyataan ustad syadwan diatas saya jadi bertanya-tanya… sebenernya masjid dan musholla itu baitu muhammadyyiin atau baitu nahdliyyiin atau baitullah??
sedangkan saya belum pernah 1 kalipun bertemu/mendengar orang pks bilang ” eh lo jangan deket-deket muhammadiyah / NU lho, jauh-jauh deh dari muhammadiyah / NU ” dan kalau ada yang mengklaim mengetahui yang seperti itu maka saya minta bukti, sebagaimana setiap perkataan saya siap saya buktikan kebenarannya
wassalam
kinanti berkata
hahaha.. ada2 saja. agama kalau sudah dijadikan kendaraan politik memang jadi busuk.
yang A bilang didzalimi si B
yang C bilang didzalimi si D
yang benar yang mana? hanya Allah SWT yang tahu.
yang menang yang mana? yang kuat & punya dana yang menang.
FYI pengakuan dari NU:
Jadi yang menyerang NU dalam peribadatan itu kelompok Salafy, sedang yang menyerang NU dari segi politik kelompok Hizbut Tahrir dan Tarbiyah (PKS). Jadi orang NU itu harus sadar, bahwa sekarang mereka diserang dari berbagai arah.
untuk selengkapnya baca sendiri di: http://groups.yahoo.com/group/pluralitas-icrp/message/4714
saya sendiri percaya islam.
tapi saya gak percaya PKS, HTI, NU, Muhammadiyah dan semua ormas politik.
susah banget sih mau beragama saja..
Hafez berkata
bismillah…
assalammualaikum
lha iya…wong melancarkan dakwah yang mampet dibilang menyerang wakakakakak… tapi saya yakin itu pendapat pribadi dan tidak mewakili NU sebagaimana kita semua bebas berpendapat disini atas nama pribadi
lha wong kader pks yang orang NU juga ga merasa terserang
bisa sih saya minta kader NU yang memegang posisi strategis di pks untuk berkomentar tapi saya yakin beliau tidak bersedia sebagaimana banyak lainnya yang membaca blog ini namun tidak berkomentar karena “kader dakwah bukanlah golongan yang suka berdebat tapi golongan yang gemar bekerja”
wassalam
Noor Chozin Agham berkata
Begini saja, saya sangat berharap kepada semua aktivis PKS, supaya sadar, bener-bener sadar, bahwa Antum semua telah diperbudak oleh Pertai Politik dengan gaya dakwah. Sadarkah Antum semua, bahwa berdakwah lewat partai politik itu jahat? Jahat sekali!
Sungguh jahat dan sangat jahat!
Kenapa Antum ikutan jahat?
Mungkin Antum tidak terasa apa yang Antum lakukan sekarang dengan bersimpati atau malah menjadi anggota PKS.
Antum tidak sadar, bahwa keanggotaan Antum secara nyata telah mendukung “politik” gaya PKS yang nyata-nyata menggunakan atau bahkan menjual kata dakwah (Islam) untuk merebut kekuasaan. Misalnya, dalam Pilgub DKI belum lama ini, gara-gara Antum simpati dan jadi anggota PKS, Antum harus memilih calon yang secara nurani mungkin tidak pas. Antum pilih Adang yang sesungguhnya juga terlibat dalam kelembagaan polisi orde baru. Dan yang paling rawan, setiap Pilkada di beberapa daerah, PKS senantiasa ambil jalan beda dalam pencalonan dengan partai-partai Islam yang lain, yang secara nyata berarti berlawanan bahkan bermusuhan.
Permusuhan atau berlawanan dalam berpolitik, itulah yang disyahkan dalam dunia politik praktis, dan itu pulalah KESALAHAN BESAR PKS khususnya dan Partai Islam umumnya. Ya, karena membawa bendera Islam (dakwah).
Jadi, Antum semua, kalau mau berdakwah, ya, berdakwahlah tanpa pamrih. Jangan berdakwah karena PKS! ITU SYIRIK Namanya!.
Hafez berkata
mas mas, antum salah masuk thread
harusnya masuk ke thread khusus pks yang sudah saya sediakan
syirik? beranikah antum menghukumi kami syirik? kalau salah tuduh bakal kembali ke diri antum sendiri lho….
hanichi.wordpress.com berkata
Wah.. Mas Hafez ini ternyata orang yang tersakiti juga ya.. Wong PKS yang didzlimi kok cuman anda yang teriak-teriak mana yang lain..?? Jangan -jangan anda adalah provokator pemecah belah ummat.. semoga tidak..
priyanto berkata
@Hafez
om.om…
mas…mas..
ikhwah sekalin
GINI AJA KOK REPOT….udahlah kagak ada manfaatnya pade berdebat kaya gini.Ane aja yang asli kader PKS kagak pusing ada “surat edaran” PP Muhammadiyah, …santai aja… (wajarlah di dunia ini) harus ada yang pro dan kontra tapi, INGAT jangan sampe pada bantah2x-an kaya gini..
yang penting buat kita semua yang ngaku pade kader2x DAKWAH (NU,MHDYH,PKS) ,..yuk kita sama2x bekerja membantu ummat ini yang sedang tertidur pulas.Dan kita saling menghormati Perbedaan yang ada pada diri kita
I Love U Muhammadiyah
I Love U Nahdtul Ulama
I Love U PKS
I Love U Muslimin wa Muslimat
I Love U All forever ):
Hafez berkata
@ Hanichi
soal provokator, kenapa anda tidak melayangkan perkataan itu pada muhammadiyah dan nu?
lha wong surat itu lebih dulu keluar daripada blog ini
jadi yang provokator menurut bahasa anda siapa??
soal kenapa hanya saya, jawabannya mudah.. karena saya bemper
and im damn proud to be one.. para ustad dan senior dakwah yang lain hanya diam dan mendoakan kebaikan bagi mereka yang mengeluarkan dekrit aneh itu. kok saya tau mereka mendoakan kebaikan? karena saya hadir melihat dengan mata kepala dan telinga sendiri doa yang mereka ucapkan.
sama seperti saat rasulullah dimaki oleh orang-orang kafir, beliau tenang tenang saja, tapi malah umar r.a yang menghunus pedang. tuh liat mas priyanto, tenang-tenang saja kan?
Hanif al-Falimbani berkata
SubhanaLLah.. AlhamduliLlah…
Paidjo berkata
Bung Hafez, saya tertarik dgn tulisan anda berikut:
>anda tau ga sumber NU darimana? tau ga asal gerakan
>muhammadiyah darimana? sampai anda bilang mereka
>tidak ingin jadi satelit ikhwanul muslimin? tau ga
>sumber gerakan mereka darimana? atau perlu saya
>jelaskan?
Tolong dong saya diberi penjelasannya. NU dan Muhammadiyah sumber gerakannya dari Ikhwanul Muslimin? Yg benar saja……..
Hafez berkata
bismillah…
assalammualaikum
yang diungkit diatas itu konteksnya ikhwan sebagai gerakan import. lha islam sendiri kan import dari arab. NU dan Muhammadiyah juga import dari arab kan? lha kalo sama-sama import kok ada pihak-pihak yang gencar menghembuskan isu ikhwan sebagai gerakan trans nasional. lha wong yang menghembuskan ide juga trans nasional gitu lho wakakakakakak
wassalam
abdullah berkata
Subhanallah ‘amma yaquluun
wa subhanallah ‘amma yunzharuun
hizbiy…. hizbiy….
nggak pernah adem ayem
Ahsanallahu quluubina wa quluubukum ajma’in
Wa ahsanallahu ‘aqidatana, wa ‘ibadatana, wa akhlaqina, wa sabiluna
Allahu yahdiina wa yahdiikum kulluhum
hizbiy… hizbiy…
Rosyanto berkata
Assalamu’alaikum wr. Wb.
tulisan ini saya tujukan khusus untuk saudaraku Ksatria Alamsyah. Dalam komentar anda bahwa, “jika PKS ingin bangun basis jangan menjadi free-rider atas jamiyyah yang sudah eksis. Bersaing saja secara terbuka dan fair, bukan menyusup dan bertingkah polah seperti Yahudi.Mohon maaf menurut saya ini pernyataan yang berlebihan tentang PKS. Kurang pantas apabila seorang muslim menuding saudaranya. Bukankah kita diminta untuk berhusnudzan terhadap saudaranya. Saya berharap komentar-komentar yang tidak ada dasar sebaiknya tidak dimuat di sini. hanya mengotor hati.
Rosyanto (Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Jawa Barat)
mafaza 96.7 Fm berkata
Assalamu’alaikum…
Kaifahal ya ikwah…
Semoga Allah senantiasa melindungi dan menjaga antum,Amiin.
Ana membaca dari awal hingga akhir postingan antum.Subhanallah..antum semua memiliki hamasah yang luar biasa.Mudah_mudahan ini menjadi pengayaan ilmu untuk antum sekalian dan tidak menutup mata atas kekurangan diri yang antum miliki.Muhasabah gitu..^_^.sehingga apapun harakah antum,semoga tetap ber’amal sholeh dan berdakwah kepada saudara2 kita yang belum mengenal cahaya illahi.beristirahatlah sejenak untuk membayangkan wajah saudara2 kita itu. Apakah yang sudah kita berikan untuk mereka??? Atau kita merasa sombong dengan atribut kesholehan kita???Merasa tidak nyaman dengan aroma yang jauh dari apa yang kita rasakan sekarang.Astagfirullah…Ana Uhibukumfillah…
Telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu…
Syukron katsiron ‘ala ihtimaminkum..
Alfa berkata
Saya cukup salut + setuju dgn Muhammadiyyah, utk tidak terjerumus dalam politik praktis.
OK dech…marilah kita luruskan niat
berdakwah karna Allah Ta’ala
bukan demi status sosial
bukan demi status pendidikan
bukan demi status politik
dan bukan demi tujuan duniawi lainnya…
mari kita luruskan niat, rekan-rekan
berda’wah hanya karna Allah Ta’ala
berda’wah hanya demi Allah Ta’ala
berda’wah hanya untuk Allah Ta’ala
Rifqi berkata
Assalamualaikum….
Kaifal hal akhi hafedz?? Perkenalkan,saya adiknya mas Syadwan.Katanya dia sering mampir ke blog antum.Beliau banyak cerita tentang antum dan blog antum ini.Semalam sambil menunggu istrinya yang baru melahirkan kami ngobrol-ngobrol banayak tentang diskusi di sini.Mas Syadwan minta saya silaturrahmi sebebntar di blog antum kalau sempat.Dia juga titip salam,terima kasih doanya…Alhamdulillah,ponakan saya laki-laki,lucu…Semoga kelak dia bisa menjadi mujahid penerus perjuangan amien….
Wah,kalau melihat perkembangan diskusi yang antum fasilitasi ini,saya mulai bisa tersenyum,karena kebanayakan tamu antum sudah mulai bisa memahami perbedaan yang terjadi ini dengan melihat masalah kepada hal yang lebih luas.Dan dari sudut pandang yang lain.Mungkin setelah banyak membaca pendapat dari teman-teman yang posting lebih dulu ya…Tapi meski begitu,saya masih melihat ada beberapa teman-teman yang salah paham terhadap hal ini.Baik salah paham terhadap konteks doktrin PP muhammadiyah itu dan ada juga yang malah menyalah-nyalahkan PKS dan kebijakan kebijakannya,utamanya menyangkut pilihan calon pemimpin daerah yang dicalonkan PKS dalam beberapa pilkada,dan terutamanya PILKADA DKI yang memang paling heboh diantara pilkada yanga lain.Bahkan diatas,saya juga sedikit mengelus dada,dengan bebrapa ungkapan subjektif teman-teman terhadap salah seorang anggota dewan penasehat PKS,yaitu Bpk Soeripto yang kembali mengungkit-ungkit masa lalu beliau ditambah tuduhan tangan beliau yang berlumuran darah kaum muslimin selama beliau menjabat anggota BIN…Juga tuduahan terhadap pak Adang yang disebut-sebut juga orang yang terlibat orde baru sehingga keputusan PKS menyalonkan Pak adang sebagai cagub DKI adalah pengkhianatan terhadap reformasi dsb.Terlepas dari benar-tidaknya tuduhan itu,mungkin yang lebih berhak menjawab adalah bpk Soeripto dan Pak Adang sendiri.Saya hanya kembali ingin bertabayyun dengan langka-langaka politis PKS yang mungkin dianggap “menyimpang” oleh sebagian warga Indonesia,bahkan mungkin oleh sebagaian ihkwan PKS sendiri…
Ikhwanii fillah….
Keputusan DPP PKS menempatkan Bpk Suripto bukan tanpa alasan.Selain karena keahlian beliau dalam bidang intelejen,dan pengalaman beliau melihat kondisi sosial poltik masyarakat Indonesia dari kacamata intelejen yang beliau miliki.PKS juga melihat perjuangan beliau membongkar habis rahasia-rahasia konspirasi zionisme yang dari dulu ternyata begitu ingin mencapakan pengaruhnya di Indonesia,baik secara terang-terangan atau melalui kekuatan modal dan pengaruh luar negeri dari beberapa negara bisar dunia,utamanya barat.Belia bersam Alm ZA Maulani yang sama-sama mantan anggota BIN dulunya terus berupaya menyadarkan bangsa ini dari upaya penggerogotan keIslaman yang dilakukan konspirasi zionis internasional.Karena usaha keras beliau inilah yang salah satu alasan yang mendasari PKS mengangkat beliau sebagai anggota dewan penasehat partai.Karena salah satu cita-cita perjuangan PKS keluar adalah ingin melihat negara palestina merdeka terbebas dari cengraman zionis Israel.Mengenai tuduhan bahwa tangan beliau berlumuran darah kaum muslimin selama menjadi anggota BIN,PKS tidak atau belum melihat adanya indikasi beliau terlibat langsung dalam berbagai peristiwa yang menyakiti umat Islam selama orde baru berlangsung.Mungkin saja memang PKS kurang informasi menganai hal ini.Maka jikalau teman-teman yang hadir di blog ini punya informasi yang jelas mengenai keterlibatan beliau secara langsung dalam peristiwa-peristiwa yang menyakiti umat Islam selama orde baru,kami persilahakan memberikan info tersebut kepada DPP PKS,atau bahkan kepada pihak berwajib kalau memang terbukti.Agar DPP PKS juga bisa melakukan evaluasi terhadap beliau.Tapi tentunya harus juga diikuti dengan pembuktian yang jelas.Kalau sekedar menyebut beliau berlumur darah kaum muslimin hanya karena beliau anggota BIN,ya sama saja dengan menyebut imam masjid nabawi itu seorang teroris,hanya karena amrozi yang kebetulan sama-sama beragama Islam dan sama- sama imam masjid (meski kalau amrozi imam di lamongan) melakukan teror Bom di bali…Wah,ga adil juga rasanya kalau itu jadi perbandingan kan…
Mungkin sebagian antum ada yang bilang,siapa yang bisa membongkar jaringan intelejen untuk membuktikan keterlibatan beliau?? Padahal soal polycarpus saja susahnya minta ampun…Okelah,seandainya,sekali lagi seandainya memang karena tuntutan tugas yang harus diemban beliau sebagai abdi negara yang harus melaksanakan tugas dari atasan apapun tugas itu dan bagaiamanpun beratnya,sehingga beliau secara tidak langsung terlibat dalam berbagai peristiwa pembunuhan umat Islam.Maka marilah kita coba melihat beliau dalam konteks kekinian.Bukankah beliau sekarang begitu aktif dalam perjuangan pembelaan hak-hak umat.Dan terus berjuang mengakkan tegaknya syariat di bumi Indonesia?? Setidaknya anggaplah sekarang beliau telah menyadari kesalahan masa lalu beliau,dan begitu ingin mohon pengampunan dari Allah dan mencoba “membayarnya” dengan perjuangan tiada hanti demi tegaknya syariat Islam di Indonesia.Apa kita akan menghalangi orang yang berharap pengampunan Allah?? Apa kita membiarkan saja keinginan beliau untuk berbuat kebajikan tanapa wadah perjuangan?? Coba kita lihat sejarah nabi,siapa yang ditunjuk oleh nabi menjadi panglima expedisi tabuk untuk menahan laju tentara Romawi menuju madinah?? Baginda nabi menunjuk “Khalid bin walid” sebagai panglima,sekaligus menjulukinya “saifullah”,si pedang Allah..Siapapun tahu siapa khalid di masa lalu,dia adalah seorang panglima kafir yang tangannya begitu berlumur darah kaum muslimin di perang uhud,sekaligus arsitek utama kekalahan kaum muslimin di perang yang menewaskan paman nabi itu.Tapi begitu dia memeluk Islam,Rasulullah dengan bangga mengangkat beliau sebagai panglima perang yang memimpin pasukan madinah,yang mungkin saja ada diantara tentara yang dipimpinnya itu adalah veteran perang uhud yang dulu dilukainya..Sebuah kebesaran jiwa Rasulullah dan kaumj muslimin,yang kemudian dibayar lunas oleh khalid dengan perjuangan tanpa henti dalam expansi islam smapai spanyol,sebelum sahabat unar menggantinya dengan sahabat Ja’far…Nah,kenapa kita tidak mencoba berbesar hati sebagaiman baginda rasul yang merupakan panutan kita sampai akhir jaman?? Karena kalau kita senantiasa melihat kelamnya masa lalu seseorang sebagai penialaian akan pribadi orang itu,maka bagaimana dengan misalnya mas Hari mukti, ukhti Inneke koesherawati, Ust.Jefry, Anton Medan, Jhony Indo,dan bahkan para muallaf yang masa lalunya begitu kelam?? Apa mereka juga akan kita tolak kalau ingin berjuang bersama-sama kita??
Sahabat-sahabat sekalian….
Lalu kenapa Pak Adang?? Apa PKS kurang kader untuk dicalonkan menjadi Gubernur DKI?? Bukankah Pak Adang adalah anggota kepolisian yang aktif yang berarti juga pendukung setia orde baru dan bagian dari bobroknya sistem kepolsian selama orde baru??
Inilah realita politik dinegeri kita dimana perang idiologi selalu mewarnai persaingan perebutan kekuasaan.Kita tentu tahu,posisi PKS yang dikeroyok habis-habisan oleh partai-partai lain hanya gara-gara perbedaan idologi perjuangan.Meski ini dibantah oleh partai-partai besar DKI,tapi siapa yang bisa menyanggah dugaan rivalitas ideologi ini?? Kalau seandainya calon PKS (yang mungkin bukan pak Adang) yang jadi gubernur DKI,bisakah dibayangkan tekanan politik dari partai-partai rival yang pasti akan pasang badan sebagai oposisi.Bisa saja energi gubernur dan PKS akan tersedot untuk “meladeni” partai-paratai itu,dan terbengkalai untuk membangun ibu kota.
Itulah salah satu alasan kenapa PKS memilih pak Adang,karena PKS melihat beliau sebagai figur yang kuat dan tangguh.Pengalaman sebagai anggota kepolisian diharapkan bisa memberikan ketegasan dalam kuatnya tekanan kemaksiatan dan kerasnya Jakarta.Banyak yang meragukan komitmen Pak Adang kepada umat Islam, bahkan tidak sedikit yang menilai ke-Islaman beliau kurang “kuat” hanya karena melihat Istrinya yang kurang Islami dalam berbusana..Tanpa bermaksud menilai bahwa berjilbab belum tentu baik,saya hanya ingin mengingatkan kisah sufi tentang seorang pelacur yang masuk surga karena memberi minum anjing yang kehausan,sedangkan nenek-nenek ahli tahajud justru “mampir” ke neraka hanya karena membiarkan kucingnya kelaparan tanpa diberi makan.Hal ini menandakan bahwa komitmen dan kerja nyata untuk membangun umat dan bangsa jauh lebih diharagai Allah daripada “formalitas busana” tanpa disertai perjuangan nyata.Sekalai lagi saya mohon maaf,karena saya tidak bermaksud menganjurkan bahwa boleh tidak berjilbab asal berbuat baik,tapi berjilbab juga harus bisa lebih bisa berbuat baik.Dan ini saya kira juga sudah disadari sebagian akhwat di Indonesia….
Dalam Fiqh Siyasah para ulama berpendapat bahwa pemimpin yang kuat tapi fasiq (cacat/kurang agamanya) lebih utama daripada pemimpin yang Alim tapi lemah.Karena ke-Fasiqan-nya hanya akan merugikan dirinya sendiri,tapi kekuatannya dalam memimpin akan memberi manfaat kepada orang banyak,sedang pemimpin yang lemah,ke-aliman-nya hanya menguntungkan dirinya sndiri,sedangkan kelemahannya akan merugikan masyarakat banyak.Ini juga yang menjadi pertimbangan PKS memilih figur Adang,jaringannya yang luas sebagai mantan wakapolri diharapkan bisa memberi pengaruh yang kuat dan dukungan yang kokoh dalam setiap program pembangunan yang diusung,sekaligus benteng yang tangguh melawan kekutan pengusaha kemaksiatan yang siapa akan merajalela di ibu kota dengan kekuatan modalnya.
Ada satu contoh konkrit akan hal ini dalam sejarah bangsa kita.Dulu ketika majapahit Runtuh dan kerajaan Demak Bintoro mulai berdiri.Para wali bermusyawarah untuk memutuskan siapa yang akan menjadi raja Demak untuk kali pertama.Ada dua nama yang masuk,yaitu Sunan Giri dan Raden Patah.Kalau melihat kualitas keilmuan,pengalaman,seniorotas,dan tingkat “kewalian”, jelas sunan giri lebih unggul dari Raden Patah.Tapi ada satu hal yang membuat raden patah akhirnya maju menjadi Raja Demak pertama.Hal itu ialah nasab beliau yang memang masih berdarah majapahit dan putra dari raja brawijaya.Sosio kulturil masyarakat Jawa yang masih menganggap bahwa sabda Raja adalah sabda tuhan,dan yang harus ditaati adalah keturunan Raja-raja Agung,adalah salah satu alasan akhirnya sidang para wali memutuskan Raden Patah sebagai Raja Demak Bintoro.Selain karena beliau relatif masih muda dan enerjik.Tapi untuk menutupi kekurangan Raden Patah,maka dibentuklah majlis para wali dengan sunan giri sebagai ketuanya untuk mengontrol segala kebijakan Raden patah sekaligus penyumbang ide bagi raden Patah.Bahkan sunan giri diangkat juga sebagai “mufti agung ing tanah jawi”.Inilah dasar pertama sistem kepemimpinan yang banyak ditiru organisasi Islam Indonesia saat ini.Coba kita tengok,dalam hirarki kepemimpinan,diatas ketua umum suatu organisasi,pasti ada lembaga penasehat yang banyak diisi oleh para senior,orang-orang yang alim,dan memiliki “kekhususan”…Sedangkan pelaksanaan program organisasi dilaksanakan oleh ketua umum yang lebih muda,lebih enerjik,dan lebih semangat.Coba lihat…Ada Dewan Syura diatas jabatan ketua umum PKB,ada Rois Syuriah diatas Rois Aam PBNU,ada dewan penasehat partai diatas presiden PKS,bahkan dulu ada Dewan Pertimbangan Agung,sebagai penasehat kepresidenan jaman Suharto.Hal ini memberi Contoh kepada kita,bahwa selain ideologi perjuangan,realitas politik juga harus menjadi pertimbangan.
Sahabat-sahabat sekalian….
Mengenai tuduhan bahwa beliau adalah antek orde baru hanya karena beliau anggota kepolisian di jaman pak harto,saya kira sama saja dengan tuduhan kepada pak Suripto diatas.Dan jawabannya juga sama.Lagian siapa sih yang betul-betul suci dari pengaruh orde baru?? Kalau antum ingat,dulu ketika kita di SMP,SMA.kuliah, bukankah akan selalu ada kuliah pancasila dan P4?? Pemaksaan ideologi tunggal yang sekarang diapakai muhammadiayah dan NU adalah juga produk orede baru kan?? Karena saya yakain,ideologi awl dari NU dan Muhmmadiyah bukanlah pancasila,alasannya jelas,Muhammadiyah lahir tahun 1912,dan NU lahir tahun 1926,sedangkan pancasila lahir tahun 1945…Gimana mau dijadikan idologi dasar kalau pancasilanya belum lahir?? Apa kita juga akan bilang Muhammadiyah dan NU itu produk orde baru?? Atau yang paling konkrit,coba buka sejarah Pak Din Syamsudin,beliau dulu bahkan menjabat ketua BALITBANG GOLKAR,kitapun tahu Apa dan bagaiamana peran Golkar sepanjang orde baru,nah apa dengan itu bisa kita simpulkan kalau ketua Muhammadiyah adalah antek orde baru,dan karena jamaah muhammadiyah memilihnya senagai ketua maka Muhammadiyah menghianati reformasi yang notabene dipelopori oleh amin Rais?? Subhanallah….tentu tidak!!
Demokrasi memang pilihan sulit.Idealnya memang khilafah.Tapi untuk menuju kesana kita harus menata kemabli undang-undang negara kita.Nah,untuk menata kembali undang-undang kita maka kita butuh keterwakilan di parlemen.Kita tidak bias merubah keadaan negeri ini hanya dengan berteriak-teriak diluar system.Khilafah tidak bisa berdiri dengan revolusi.Karena ongkosnya pasti sangat mahal.Kita butuh keterwakilan di parlemen untuk menuju kesana.Meskipun parlemen kita juga sangat kotor dengan tipu daya.Tapi resiko itulah yang diambil oleh PKS.Meskipun polotok demorasi itu kotor,tapi untuk membersihkannya,mau tidak mau kita juga harus kecipratan kotornya meskipun kita tidak menghendakinya.Tapi kekotoran ini tetap harus dibersihkan.Ibarat mobil mogok,dia tidak akan pernah bias diperbaiki hanya dengan teriak-teriak tanpa berbuat sesuatu.Kalau mau mobil itu jalan lagi,ya harus kita perbaiki.Resikonya ya kita bakalan kotor oleh oli,debu,dan kotoran mobil lain.Itu resiko.Wong mau memperbaiki mobil kok takut kotor.Asalakan setelah itu kita bersihkan diri dan mobil bias jalan lagi,tentu tidak masalah…Itulah,dakwah memang bersih dan suci,politik demokrasi memang kotor,tapi bukan berarti kita biarkan.Akan tetapi harus terus kita perbaiki.Meskipun dengan resiko ikut-ikutan kotor oleh kotoran yang bukan kita buat…
Resiko ini yang NU maupun Muhmmadiyah tidak mau mengambilnya.Inipun bias dimaklumi.Karena sejak berdirinya,kedua organisasi tersebut tidak pernah memposisikan diri sebagai gerakan polotik praktis.NU yang pernah coba-coba akhirnya pun harus menyadari bahwa lapangan NU lebih besar dari sekekdar politik praktis.Dan akhirnya harus kembali kepada khittah NU.Buya Syafi’i Ma’arif pernah menulis bahwa salah satu alas an kenapa Muhammadiyah bias tegak berdiri dari mulai penjajahan Belanda,Jepang,era orde lama,orde baru,sampai orde Reformasi adalah karena Muhammadiyah memposisikan diri sebagai gerakan kemasyarakatan dan bukan kekuatan politik.Karena yang ditakuti penguasa bukanalah Islam sebagai agama,tapi Islam sebagai kekuatan politik.Nah,kalau begitu kenapa kita tidak bagi tugas?? Biaraka NU dan Muhamadiyah mencerdaskan umat,sedang PKS dijalur resmi meskipun “kotor” berjuang menegakkan maqasid syariah secara formal…
Kami juga tidak pernah merasa tertipu,terpengaruhi,atau dibohongi oleh PKS.Kami memilih PKS sebagai representasi hak poltik kami secara sadar.Dengan berbagai pertimbangan.Bahkan saya pribadi yakin,mayoritas pendukung PKS memilih karena dituntun nurani dan akal sehatnya.Kami bukan pemilih yang ikut-ikutan memilih partai karena iming-iming kaos,uang,atau aspal jalan.Pun kami juga bukan memilih karena sekedar mengikuti sabda sesepuh kampung karena kalau tidak ikut kata-kata beliau nanati kualat.Kami tidak merasa diperalat.kami memilih dengan kebebasan berfikir kami…
Akhi hafedz…afwan ya saya bertamu kelamaan…Tapi semoga ini bias menjadi jawaban bagi semua pertanyaan maupun pernyataan yang di lontarkan teman-teman diatas,dan semoga ini bias menjadi tabyyun untuk mengindari salah faham diantara kita…
Sekian dulu akhi…Wassalamualaikum….
Hafez berkata
bismillah…
assalammualaikum
alhamdulillahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! sudah lahir yaa
walahhhhhhhh seandainya saya bisa… pengen jenguk keluarga beliau disana
terimakasih ya allah sudah engkau mudahkan kelahiran satu lagi prajuritMu T_T. semoga allah memberkahi beliau sekeluarga, mencukupkan rizki dan karunia untuk mereka, amin.
subhanallah…. terimakasih sudi meluangkan waktu antum menjenguk blog saya akh rifqi
soal kedua figur yang antum sebut diatas, saya sependapat. di beberapa forum diskusi yang pernah saya ikutipun muncul komentar miring senada. saya sih jawab senada dengan jawaban antum. lha kok adang yang katanya korup… lha umar r.a dulu musuh islam #1 tapi setelah masuk islam jadi pembela islam #1
dan mereka semuapun terdiam
begitu juga dengan pak ripto.
kebetulan, beberapa bulan lalu saat masih ramainya pemberitaan lumpur lapindo, saya sempat mengantar pak suripto mengunjungi konstituen di sebuah dusun terpencil di surabaya. saat beliau turun dari mobil pinjaman dari teman, saya agak kaget… beliau ini wakil rakyat dengan gaji puluhan juta…tapi… baju yang saya kenakan saat itu saya yakin lebih mahal dari baju beliau (padahal saya pengangguran). sangat sederhana sekali penampilannya (saya hampir berpikir; orang ini lebih miskin dari saya)
– waduh kalo pak ripto mbaca ini: maaf pak, maaf ya
-
tapi setelah sesi dialog, beliau mengeluarkan uang kontan jutaan untuk membantu pembangunan balai rw, musholla dan membantu karang taruna, subhanallah..! – saya lihat dengan mata kepala sendiri, jadi kalo ada yang menuduh saya bohong ayo kita ketemu dan adu fakta – sampai sampai di akhir acara, saya melihat dompet beliau kosong
duh maap out of topik, ini thread tentang NU dan muhammadiyah
ehm…. kembali ke jalur… soal pemisahan fungsi, seorang ustad dpw jatim pernah berkata: ada 24 aliran politik di seluruh dunia, pks adalah aliran politik ke 25
wassalam
hnim berkata
tabayyun dulu…….. pasti ada misscommunication
ada salah paham mungkin…
*commentnya dilanjut ntar, dah mo pulang cak*
faisal berkata
merendahlah,
Kau kan seperti bintang geminang,
berkilau dipandang orang,
di atas riak air dan sang bintang nun jauh di tinggi,
janganlah seperti asap,
yang mengangkat diri tinggi,
padahal dirinya rendah hina…….
ibek berkata
Semua berbedaan adalah rohmah, yang muda yang menjadi penyambung zaman, jiwa kita boleh muda, semangat boleh membara, jihat wajib di tegakkan, agama harus disebarkan tapi……………………………………………………………………………………………….. orang tua tetap dihormati, emang kita beda zaman, emang kita beda pola pikir tapi prinsip kita adalah sama yaitu fii sabilillah, dibalik perbedaan pastilah orang tua punya pengalaman, punya alasan yang perlu kita renungkan tanpa mengangkat hati dan dada kita, orang tua tetap orang tua kita perlu nasihatnya, motivasinya tanpa memandang dari kalanngan mana asalnya, makasih moga manfaat. lunakkan hati, ashorkan tingkah laku, mulailah berjuang dengan keiklasan
haq berkata
dulu pertama saya ikut kegiatan pks, saya simpati…
ikut iktikaf(istlah saya), mabit(istilah mereka).
dalam acara iktikaf ada sesi2 muhasabah..
dimana doa dengan di pimpin oleh ustad dari pks.
disaar Doa itu setiap orang menangis tersengguk2..
sedangkan isi doanya melaknat diri sendiri..
misalnya “Ya Alloh ampuni Dosa2 kami yang telah mamakan yang haram…”
kemudia ada juga sesi Rukyah (beradu ilmu dengan Jin). dan pernah, sewaktu penentuan hari Lebaran, dimana NU dengan Rukyah, dan Muhammadiyah dengan Hisab, namun PKS menyamakan dengan waktu Mekah(ini namanya ibadah tanpa ilmu).
setelah saya tau banyak ke bid’ahan didalam PKS saya menjadi tidak simpati terhadap Mereka.
semoga Alloh memisahkan kami dari orang2 yang munafik..Amien..
Pengawal Eyang Kakung berkata
Makanya Dakwah kok Pakek Demokrasi, Ilal Partai Lagi
Emang Partai itu menjamin masuk surga,Harus dirubah itu semua
salim berkata
Nabi SAW : satu ketika umat lain mengerumuni kalian seperti orang yang lapar mengerumuni sebuah hidangan
sahabat : apakah karena bilangan kami (ummat islam) sedikit saat itu, ya rosuluLlah?
Nabi SAW : tidak, pada saat itu jumlah kalian banyak, namun kalian seperti buih di lautan. Allah menghilangkan rasa takut dari hati musuh kalian dan memberikan Wahn kedalam hati kalian
sahabat : apa itu Wahn ya rosuluLlah?
Nabi SAW : cinta akan dunia dan takut akan kematian
sungguh betapa girangnya orang kafir melihat situs ini, perselisihan antara NU,PKS, dan Muhammadiyah, dimana kaum muslimin bercerai berai layaknya buih dilautan. semua memperjuangkan kelompoknya masing2..
ada satu aspek penting yang terlupakan dari ajaran islam yang membuat kalian bercerai berai, adalah karena hilangnya institusi syar’i, yaitu khilafah islamiyah, yang menerakan islam secara kaffah dan mempersatukan ummat.
ingatlah komentar lord curzon menlu inggris tahun 1924, saat di sidang ditanya, mengapa bangsa turki (pusat daulah khilafah islamiyah) dimerdekakan sementara bangsa arab dijajah?
dijawab “turki untuk selamanya telah kita hancurkan dan tidak akan bangkit lagi karena kita telah menghancurkan kekuatan spiritualnya, yaitu KHilafah dan islam”. sejak saat itu permasalahan dunia islam meledak dahsyat, perpecahan, diadu domba oleh orang kafir, dan bahkan dibantai tanpa bisa melakukan perlawanan.
apakah kalian akan menuruti seruan tokoh-tokoh dari NU,PKS atw Muhammadiyah yang tentunya memiliki argumen yang berbeda2?, atau mari kita coba buka kitab2 yang menjadi rujukannya, anda akan dapatkan bahwa 4 imam mahzab (maliki,hanafi,hambali syafi’i) itu sepakat bahwa
menegakkan khilafah adalah wajib,
bahkan imam gozali menyatakan dalam kitab al iqtishodi fil i’tiqod ” agama adalah pondasi dan kekuasaan (khiafah) adalah penjaganya”, dan juga “sesuatu yang tak berpondasi akan roboh dan sesuatu yang tak berpenjaga akan hilang”
apakah kalian akan mati matian membela kelompok anda yang pasti akan masuk neraka karena ahsobiyah atau anda akan mati-matian memperjuangkan khilafah intitusi penerap syariat/hukum2 Allah yang akan menawarkan surga? terserah anda memilih surga dan neraka adalah pilihan
tentu sebelum memilih anda akan berfikir untuk mempertimbangkan, semoga pertimbangan anda tepat sebelum terlalu jauh melangkah
Hafez berkata
@pengawal eyang kakung
emang kalo masuk hizbi ente dijamin masuk surga?
@haq
oooo jadi pks tidak berilmu, taqlid, ahlul bid’ah sedangkan ente berilmu dan ahlussunnah gitu?
rasanya cuma satu golongan yang doyang melempar cap ahlul bid’ah.. dan kita semua tau golongan mana itu
@salim
tidak ada jaminan ummat akan bersatu setelah khilafah tegak. jangankan kita, di zaman khulafaur rasyidin aja umat sudah pecah kok… jalan penyatuan ummat tidak akan berhenti. saya tertarik dengan kefanatikan anda – bahasa arabnya ashobiyah yakk
– dengan tegaknya institusi khilafah sampai sampai anda berani berkata khilafah menawarkan surga. wah wah wah…
Pengawal Eyang Kakung berkata
heee heee ente salah tebak
ane juga berpartai tapi bukan partai sekuler
yang hidup di bawah ketiak Demokrasi
Preeeeeet
Pengawal Eyang Kakung berkata
ente gak lihat ya tulisan ane
Dakwah ilal Partai,itu yang ahobiyah, Harus dirubah itu semua
Masak tarjet Dakwah kok 2009
hanya ada dua partai di dunia
Hizbulloh dan hizbusyaithon
Khilafah adalah JanjiNya,Kamu ngomong apapun, Khilafah akan tetap Tegak
Ibarat anjing menggonggong kafilah tetap berlalu
Hafez berkata
@pengawal eyang kakung
paling-paling juga orang Partai Pembebas
oooo dua golongan.. saya yakin ente mengklaim sebagai hizbullah dan saya hizbut syaithan. ya biasalah.. ada aja orang yang mengklaim macam itu.. ” ane ahlussunnah, ente ahlul bid’ah. ane ahli ibadah ente ahli maksiyat. ane ahli surga, ente ahli neraka. ane hizbullah, ente hizbut syaithan ” ya begitulah manusia
saya juga punya kenalan seorang wakil resmi HTI tapi kita biasa aja walauw emang beda pemikiran tetep aja akrab. ga pernah dia mengklaim diri hizbullah dan mencap golongan lain hizbut syaithan. malah terakhir kali dia menegur keras syababnya yang mencaci ketua MPR
dimana saya bilang ente tidak berpartai?
Pengawal Eyang Kakung berkata
Antum yang salah persepsi
mana ada pernyataan ane yang mengklaim sebagai kelompok hizbulloh dan paling benar sendiri
ane cuma memberikan gambaran bahwa secara global pembagian kelompok manusia itu seperti itu
antum yang merasa dan memposisikan sendiri
Saran ane jangan mengambil kesimpulan berdasarkan persepsi
Persepsi/prasangka itu sifatnya dzon
dan kebanyakan dzon adalah menyesatkan
Hafez berkata
oh kalau saya salah ya saya mohon maaf yang sebesar besarnya. karena saya terbiasa membaca maksud tulisan bukan hanya harfiahnya tapi apa yang saya lihat tersirat dibaliknya. nah kalau saya salah melihat apa yang tersirat mohon dimaafkan. maklumlah keislaman saya masih jauh dibawah ente
daripada keluar jalur mending diskusinya kita pindah ke soal HT aja soalnya thread ini khusus pks, nu dan muhammadiyah. terimakasih sudah berkenan mengunjungi blog saya
zanif berkata
duh, kok malah muter2, jadi dikut sana-sikut sini. Lebih baik ada tindakan nyata, silaturrahim… sering kita berpolemik panjang lebar, eee sebetulnya yang diatas ternyata rukun, malah mencari cara mensosialisasikannya. terakhir, pak Hidayat, bermain bola dengan ustadz-ustadz di Muhammadiyah. Kalo mas-masnya punya rekaman pak Hasyim ketika silaturrahim PC NU Pasuruan-Malang- Situbondo itu maka yang beliau kemukakan tidak terlalu menyerang PKS tuh.. atau yang lain. Anggap saja sebagai masukan yang baik dari sesama Muslim. Nah, sayangnya kita seneng berkomentar dari katanya-katanya… bukan begitu?
Hafez berkata
lha kalo ndak berkomentar dari kata-katanya trus masak jadi ahli nujum; berkomentar dengan meramal?
dan kalauw memang masukan yang baik dari sesama muslim bukankah seharusnya memakai perkataan yang baik pula?
Fadli berkata
saya setuju dengan pak zanif, perbedaan tentunya ada namun persamaan jutru lebih banyak lagi…klo kita berbicara hal persamaan niscaya tdk sikut sana sini yang dapat dimanfaat pihak musuh…so kita hiasa diri kita dengan Islam yang indah…
tetaplah dijalan sunnah dengan menggunakan kata-kata terbaik untuk saudaramu..
insya Allah menjadi berkah hidup kita
Fadli berkata
untuk pak haq…
menyimpulkan perbuatan orang lain, hendaknya didiskusi ke orang tersebut…jangan dari orang lain…bisa terjebak dalam hal menyimpulkan lho…apalagi memberi gelar2 yang tidak baik…
saya saran untuk lebih hati2 dan tetaplah banyak mencari ilmu, doakan saya untuk menjadi pencari ilmu hingga akhir hayat
kimmys_hubby berkata
assalammualaikum
wah topiknya panas nih bang hafez?
udah biarin aja orang berkomentar apapun soal pks bang. kalo cuma sekedar bicara paling-paling telinga kita merah, bagus buat latihan dijewer istri
nanti kalo mereka berbuat lebih dari bicara, biar ane ama anak-anak yang turun tangan, abang kagak perlu ikut-ikut.
abang ingat kan siapa yang ngajarin ane baca quran? ngajarin ane sholat yang bener? bang, ane sama-sama ditolong ustad-ustad itu dari masa jahil bareng abang, jadi biar ane yang ngadepin mereka. abang kan lebih duluan ngaji jadi kagak usah ikutan yang begini..
eh bang, ada akhwat siap nikah nih barusan ane dikasih tau ustad S
ayo bang buruan nikah biar ikutan barisan suami dijewer istri
Hafez berkata
waalaikumsalam
waks! barisan suami dijewer istri?? jangan jangan ini akhi T**** ya??? subhanallah…kangen akh..kapan ya kita ketemu lagi? jadi inget waktu saya kesasar di jakarta timur dulu hehehehehehe. anak-anak dah berkurang kan maboknya? pelan-pelan aja brentinya, kalo dulu 3 hari sekali dikurangi sebulan sekali dah bagus kok akh
. salam buat anak-anak ya besok kalo saya kesana kita maen PS lagi ya
soal blog ini, jangan dianggap terlalu serius. saya sih biasa aja menerima tamu model bagaimanapun tetep saya hormati semaksimal saya. soal bagaimana mereka bersikap saya ga terlalu ambil pusing. toh sama-sama muslim
wassalam
NB: Akh, saya ndak mau ikut barisan suami dijewer istri bikinan antum!!
haq berkata
@semua
iyaa tidaklah baik jika selalu menjelek2an saudara sendiri…kalo ingin menegur lebih baik langsung ke orangnya yang bersangkutan, janganlah suka menggunjing di belakang.
ciri orang yang suka menggunjing adalah ciri orang
munafik.
@pak fadli
setahu saya, Rukyah berkomunikasi dengan jin secara sengaja dengan cara apapun adalah perbuatan yang dikutuk Alloh.
dan setahu saya,berdoa yang baik adalah yang di contohkan Alloh di Al Qur’an dan yang di contohkan Rosul, yaitu bertawasul dengan amal2 baik, bukannya dengan amal2 buruk.
dan setahu saya beda waktu sini dengan Mekah adalah kurang lebih 4 ato 5 jam, bagaimana bisa disamakan.
kita semua adalah wajib menuntut ilmu, Semoga Alloh memberikan ilmu pada kita, dan membukakan hati kita, amien.
Fadli berkata
setahu saya ada yang disebut ruqyah syar’iyah dan ada ruqyah yang tidak syar’i. tidak ada salahnya khan, apalagi kepada sesama muslim untuk menayakan terlebih dahulu sebelum menjatuhkan kesimpulan. karen hal tsb menyangkut orang lain.
banyak dech kejadian seperti ini namun hak saudaranya tidak diberikan….
seandainya romadhon ini yang terakhir….
Rifqi berkata
Assalamualaikum akh hafez…gimana nih kabarnya??
Jadi kangen pengin silaturrahi lagi nih..Kebetulan saya lihat ada yang butuh tabyyun tentang PKS nih…
@akhi Haq,beberapa point yang antum merasa keberatan tentang PKS akan coba kami jawab,dan karena antum adalah orang yang Al-Quran dan hadis minded (Dan itu bagus) maka kami juga mengajak anda untuk membuka al-quran dan hadis antum…
1.mengenai doa yang mengutuk diri sendiri di acara mabit PKS,coba antum baca surat al-baqarah,maka disitu antum akan menemukan doa nabi adam ketika diusir dari surga.Doa yang sangat masyhur sekali : “Ya Allah.sesungguhnya kami telah mendalimi diri kami sendiri,jikalau Engkau tidak mengampuni kami,maka sungguh kami akan termasuk kedalam golongan orang-orang merugi.Nah,coba antyum perhatikan,bukankah nabi Adama juga “mencela” dirinya sendiri karena lalai dari perintah Allah??
2.Mengenai Ruqyah,coba antum baca tafsir Ibnu Katsir atau yang berbahsa Indonesia tafsir “al-misbah” karangan Quraish Shihab,coba ntum baca Azbabun Nuzul diturunkannya surat Al-Falaq,bukankah Allah mengajarkan kepada nabi untuk bebas dari pengaruh sihir yang dilalkukan Syaitan?? memang tidak semua ruqyah itu syar”i,memang sekarang banyak Ruqyah yang cenderung malah syirik.Tapi metode Ruqyah memang ada dan diajarkan oleh Allah kepada nabi.Tapi memang kita harus hati-hati memilih metode Ruqyah yang syar”i,sebab ada qualifikasi yng berat untuk bisa disebut Ruqyah sya”i.Bahkan guru saya dulu berkata,kalau Ruqyah itu bersifat komersil,maka itu sudah bukan kategori Syariah lagi,karena ditakutkan jadi mengada-ada sesuatu yang tidak ada untuk sekedar mencari uang.
3.Perbedaan mekah jakarta memang 5 Jam,tapi perhitungan tanggal dijaman modern ini kan bisa jadi patokan.Kalau memang tanggal sekian mekkah sudah lebaran,maka tinggal menghitung selisih waktunya,lalu menunggu datangnya hari yang sama di Indonesia.Dan saya yakin,ulam-ulam di mekkah bukan anak kemarin sore untuk memahami metodologi Ru’yah dan hisab.Dan lagi,ini adalah masalah Ijtihadi,jadi selama dasarnya kuat,saya kira tidak masalah untuk dianut.Yang tidak boleh justru yang taqlid tanpa dasar.Sehingga cuma bisa ikut-ikutan.
4.Soal bid’ah,coba telaah sejarah Islam.Sahabat abu bakar pernah memerangi para pembangkakang Zakat,padahal baginda Rasul tidak pernah megajarkan ini,apa ini bid’ah?? Sahabta umar merubah jumlah rakaat tarawih dan witir menjadi 23 Rakaat dan menjadikannya Jamaah,padahal nabi melakukannya 11 Rakaat,dan melakukannya munfarid sebagai sholat mala,bukan setelah sholat Isya,apakah ini bid’ah?? Sahabat Usman menambah adzan jumat menjadi dua kali,sedangk Rasul memerintahkan sekali adzan setelah khatib berdiri diatas mimbar,apakah ini bid’ah?? kalau memang semua itu bid’ah dlolalah yang diancam neraka,lalu kenapa nabi menyebutka nama ketiga khulafa rasyidun itu dianrata 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga?? Apa nabi berbohong?? Mustahil bukan?? Karena memang tidak semua bid’ah itu dlolal,sebab ada bid’ah hasanah juga.
5.Untuk sifat munafik,yang anda maksud tentu kebikjakan-kebijakan PKS yang terlihat mencla-mencle menurut antum.Nah,silahka baca posting saya sebelum ini tentang kebikjakan politik PKS..
Saya tutup posting saya dengan Firman Allah : “Dan janganlah kamu berbicara tentang apa-apa yang tidak mengtahui tentangnya…”
Semoga ini bisa menjadi tabyyun yang baik bagi kita semua…Amien…
Hafez berkata
@haq
nambahin poin 1 posting akh rifqi:
do’a nabi yunus waktu ditelan ikan
tragista berkata
ass…
salam kenal….
blog anda bagus…
cuma saya perhatikan dari postingannya, penuh dengan luapan emosi aja…
saran saya pahami setiap persoalan dengan komprehensif, baru berkomentar…
anda itu terlalu fanatik pada golongan..
ingat kita ini muslim, tak apalah kita berbeda toh yang kita inginkan ridho Allah. bukan begitu?
berhentilah mencibir orang tanpa argumen yang intelek…
toh pada akhirnya itu dapat memecah belah umat..
salam…
Hafez berkata
1.oooooooo jadi saya termasuk ashobiyah menurut anda? inilah bedanya…blom pernah saya dengar satupun kader dakwah yang memberi cap ashobiyah pada orang yang beda pendapat dengan mereka
tapi alangkah gemar orang lain memberi cap ashobiyah ke bemper-bemper dakwah
2. intelek? saya memang tidak se-intelek anda jadi mohon bantuan untuk jadi intelek seperti anda
(heran kenapa cuma saya yang dicap ga intelek…jangan-jangan temennya gakpakainama nih
)
haq berkata
iyaa saya tau beberapa Do’a yang di ajarkan dalam Alqur’an
Misalnya Doa Nabi Yunus…
La ilahailalloh Subhanaka Inni Kuntu Minal Dzolimin…
Dan Begitulah Doa seharusnya..
tanpa menyebut Dosa apa yang telah di perbuat karena sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui Apa2 yang tersembunyi.
Dan Alloh menutupi Dosa2 tiap HambaNya…jadi Kalo Alloh telah menutupi mengapa kita harus menyebut2 dosa kita dengan cara berteriak2?
Dosa itu harus ditutupi dengan Amalan Soleh…dan tidak untuk di ceritakan pada orang lain, karena Cukup Alloh saja lah yang tau.
sedangkan kalo kita berbuat salah pada orang lain, maka harus ditutupi dengan perbuatan baik pada orang lain itu dan meminta Maaf pada orang bersangkutan.
yaa kalo pandangan hafez dan Rifqi tentang Bi’dah berbeda dengan kami..itu hak saudara. Bid’ah Ibadah langsung kepada Alloh adalah Hukumnya Dholalah, sedangkan Bidah dalam Urusan Duniawi sangat dianjurkan, misalnya membangun Tempat Pendidikan, Membangun Teknologi. sedangkan tata cara beribadah telah di contohkan Rosul dan harus mengikuti Rosul.
trus masalah Sihir, kita hanya dianjurkan untuk tetap bertauhid kepada Alloh, dengan membaca Surat Annas, ato Al Falaq,
bukan dengan cara membacakan jampi2 lalu berkomunikasi dengan bangsa jin yang merasuki orang yang di jampi2.
Hafez berkata
@ haq
saya kok blom pernah ada orang yang mengumbar dosanya sendiri kalo pas – misalnya – dzikir bersama. yang saya lihat dari ustad arifin ilham kok ndak ada ya orang-orang masing-masing triak-triak “ya allah hamba sudah minum khamr, ampuni hamba” atau “ya allah hamba sudah berzina, ampuni hamba”, “ya allah hamba sudah membunuh, ampuni hamba” seperti yang antum sebut di posting awal antum. TAPI kalo yang ngomong pemimpin dzikir trus terang saya ndak tau hukumnya.
saya setuju dengan pendapat antum bahwa aib seharusnya ditutupi oleh masing-masing orang supaya allah juga menutupnya di hari kiamat kelak. tapi seperti yang saya katakan diatas, kalo yang ngomong aib itu bukan personnya ya saya ndak tau hukumnya bagaimana.
salim berkata
Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS;24:51)
Siapa saja yang melepaskan tangan dari ketaatan (pada kholifah), niscaya ia akan menemui Allah kelak pada Hari Kiamat tanpa memiliki hujjah, dan siapa saja yang mati, sementara tidak ada baiat (khalifah) di pundaknya, maka ia mati seperti kematian jahiliah. (HR. Muslim)
waLlahu a’lam bishowab
Hafez berkata
Assalammu’alaikum
nebeng komen bentar
@salim
maaf komentar antum saya hapus 2…soalnya bukan cuma double posting tapi triple posting! alias posting hal yang sama 3 kali
semoga antum berkenan mampir dan berbagi ilmu lagi disini
wassalam
salim berkata
jikalau sekiranya penduduk suatu negeri itu beriman dan bertaqwa (taat pada syari’at), maka pasti Kami bukakan berkah dari langit dan bumi, tapi mereka ingkar kepada ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka dengan azab yang pedih yang diakibatkan perbuatannya. (al A’raf;96)
salim berkata
inilah kemuliaan mu wahai kaum muslimin!!!!!!!!!!!!!
Khalifahlah yang akan menghantarkan bala
tentaranya, setiap kali ada seorang
muslimah yang menjerit karena
kemuliaannya dicabuli!!!
Khalifahlah yang akan menghantarkan
balatentaranya, setiap kali jiwa kita
tergugah akibat dari penyerangan atas
saudara-saudara kita!!!
Khalifahlah yang akan membebaskan
kawasan-kawasan yang terjajah dan
membawa Islam untuk seluruh umat manusia!!!
Wahai kaum muslimin!!! Kalian adalah
umat terkuat karena aqidah kalian
Wahai kaum muslimin!!! Kalian adalah
umat terkuat karena sistem syariah kalian
Wahai kaum muslimin!!! Kalian adalah
umat terkuat karena kedudukan strategis
kalian
Wahai kaum muslimin!!! Kalian adalah
umat terkuat karena kekayaan alam yang
ada pada kalian
Wahai kaum muslimin!!! Kalian adalah
umat terkuat karena banyaknya jumlah kalian
Demi Allah yang kalian perlukan adalah
pemerintahan yang ikhlas, taat dan
memiliki kesadaran politik yang tinggi
Dan kalian akan melihat bahwa Allah
mengatakan yang Haq didalam firmanNya,
” Kemuliaan itu hanyalah disisi Allah
dan rasulNya, serta kaum muslimin namun
kaum munafik tidak mengetahuinya ”
sungguh saat inilah kesempatan anda
untuk meraih kemuliaan
Bergabunglah dalam barisan dakwah
sebagai thoriqoh/metode yang akan
memperjuangkan tegaknya daulah Khilafah
yang akan menerapkan syariah Islam
secara kaffah.
“hai orang-orang yang beriman, jika
kalian menolong agama Allah, pasti Allah
akan menolong kalian dan mengokohkan
kedudukan kalian” (QS Muhammad;7)
fied berkata
ass
buat mas hafez dan semuanya ayoo dunk melakukan hal-hal yang kongkrit buat saudara-saudara kita yang saat ini py banyak problem kemiskinan, perburuhan isu upah rendah ini yang riil kali..jangan berantem terus ayo kita bareng lakuakn hal-hal yang lebih kongkrit ex: bantu tuh kader PKS yang juga buruh untuk perjuangan upah
bantu tuh kader muhammadiyah yang jadi buruh migran
wah pokoknya banyak
f
rommee berkata
Salam,
The most soothing posts I have ever read [among this pointless war of shuttling flaming words] are noticeably from Syadzwan (and his brother too). Balanced perspective is well-spoken, through a serene, mild-mannered choice of expression as well as levelheaded consideration..
..drawing much sympathy and respect from a fool like me.
Unfortunately, the owner of this blog doesn’t help cooling down the situation, much to everyone’s chagrin, on the contrary he pours oil on fire that burns already at the height.
Ah sorry Hafez, for making you third-person object. I hope you can learn from Syadzwan so as to make your post acceptable to others. I especially highlight the subject which suggesting institutional involvement, whereas it is only your personal view. You make a good defense but please accommodate healthy contribution from wiser people. Indispensable for your journey of life afterwards.
Wassalam.
gausss berkata
assalaamu’alaikum!
sepakat dengan postingan rommee, Bung Hafiz si empunya blog kurang arif dan cenderung emosi menurut saya. walopun mungkin niat awalnya baik, namun saya menilai caranya berargumentasi kurang baik, jadinya hasil akhirnya …. (entahlah!)
wajar aja klo pihak non pks memandang negatif kepada pks klo ‘oknum’ (ya, saya anggap bung Hafis oknum) kader PKS berdakwah debgan cara ini.
lagian setahu saya PKS tidak bermaksud mengkotakkan dirinya, (kecuali manhajnya udah berubah) dalam golongan manapun kecuali golongan yang ingin di ridhoi Allah
cuma sekedar mengingatkan, sebagai suatu hak seorang muslim
terserah saya mau dikelompokin kemana, asal jangan kafir (aja na’udzubillah!)
perbanyak silaturahim dan amal baik
Hafez berkata
thanks for your comment romy. everybody’s got their own style. rich and highly educated people surely speaks different from poor and low educated like me. this is my style now. of course its everyone’s rights to like and dislike and i never did push my oppinion to others.
if you like my style thats good, if you hate it, its good too. unlike some people who just love to wrap something stinks in a fancy box i prefer to serve it on a plate for everyone to see.
but i am trying to improve. hey, nobody wanna stay poor right?
anyway thanks for dropping by
Hafez berkata
@ gauss
terserah saya mau dikelompokin kemana, asal jangan kafir (aja na’udzubillah!) mau dikelompokin oknum kek, ini kek, itu kek terserah orang aja. i dont care. wuahh baru nih… jadi kalo penyampaiannya cocok dengan audience bukan oknum, kalo ga cocok dengan audience pastilah oknum
boleh juga logikanya… silahkan aja dipake, itu hak tiap manusia. oh ya satu lagi, silahkan kunjungi halaman about
ini blog pribadi dan tidak berhubungan dengan pks di tingkat manapun
hmm….mungkin halaman about harus saya taruh didepan jadi tiap tamu harus tau hal ini dulu sebelum komentar…
Aa' berkata